NovelToon NovelToon
KEISTIMEWAAAN AZAM

KEISTIMEWAAAN AZAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Horror Thriller-Horror / Matabatin / Hantu / Mata Batin
Popularitas:223
Nilai: 5
Nama Author: Alfrelen

kisah seorang anak laki laki yang memiliki keistimewaan dari lahir yaitu mata batin. bukan hanya bisa melihat mahkluk gaib namun bisa menyembuhkan dan mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan hal gaib. perjalanannya bahkan sampai ke alam gaib untuk membantu jin yang sedang kesulitan. bukan hanya manusia saja yang bisa di obati bahkan mahkluk tak kasat mata juga di obati. ikuti terus kisahnya dan petualangannya, semoga kalian terhibur dengan karya kami ini.
terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfrelen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Setelah satu jam lebih berkendara, mereka berdua berhenti di sebuah warung untuk istirahat sejenak. mereka memesan kopi dan juga sekalian merokok.

" Ndil kita udah sampe mana ini ya, keknya udah jauh banget kita jalannya " tanya Juber memulai obrolan

" gak tau juga aku ber, udah sampe mana kita ya " kata Tandil yang juga tidak tahu

kemudian kopi pesanan mereka datang yang di bawa penjual warung itu. " pak ini daerah mana ya kalau boleh tau " tanya Tandil

" ohh ini daerah Kota sega mas " jawab penjual

" wahh jauh juga perjalanan kita ni Ber, udah sampe sini aja " ucap Tandil

" emang mas mas ini dari mana dan mau kemana, maaf kalau boleh tanya " tanya Penjual

" kami dari kota melo mau mencari mobil ini pak. karena ada sesuatu urusan, kami mau menemui pemilik mobil ini " sambil memperlihatkan foto mobil kepada penjual warung.

penjual warung kemudian melihat foto itu dan berpikir sambil mengingat pemilik mobil yang di lihatnya. pasalnya penjual itu gak asing lagi dengan mobil itu. akhirnya penjual itu ingat kalau pemilik mobil itu adalah milik pak Fathir yang biasa nongkrong di warung miliknya.

" owhh ini saya tahu mas,,saya baru ingat. mobil ini milik pak Fathir beliau tinggal di kampung Salur " jelas penjual

" wahhh terimakasih pak, saya udah cari lama untuk menemukan tempat tinggal yang punya mobil ini " jawab senang tandil

" kampung Salur itu dimana ya pak, kasih tau kami pak jalannya dimana " tanya Juber

" mas nanti jalan aja lurus sekitar satu kiloan lah, nanti di sana ada pertigaan terus mas ambil sebelah kiri, nah jalan lagi nanti ada ketemu gapura sebelah kiri, masuk aja ke gapura itu, nah itu jalan menuju kampung Salur mas " jelas penjual sembari mengarahkan jalan menuju kampung tersebut.

" terimaksih banyak ya pak udah kasih tau jalannya, udah lelah kami pak nyarinya, untung aja bapak tau " ucap Tandil

" akhirnya selama pencarian kami ini, berhasil juga menemukan sumber kesulitan kami pak " timpal Juber sambil menghela napas lega

" iya mas sama sama, senang membantu mas " jawab penjual tersenyum

mereka akhirnya bisa bersantai karena pencarian tinggal sedikit lagi. jadi dengan rasa terima kasihnya mereka sama penjual tersebut, Juber dan tandil memberi uang lebih untuk penjual untuk bayar minum kopi pesanan mereka.

di rumah keluarga pak Fathir mereka sudah selesai makan malamnya. sang ibu seperti biasa menonton sinetron kesayangannya. sang ayah juga menemani istrinya menonton. sedangkan azam pergi ke kamarnya untuk main.

karena bosan sendirian main, azam mengingat perkataan Kanendra kalau ada keperluan tinggal sebut saja namanya.

" om kanendra " panggil azam

dan seketika muncul Kanendra dengan tersenyum. " iya Azam kenapa panggil om "

" Oom bisa sulap ya, bisa muncul gitu aja " tanya azam yang kaget

" iya Om bisa sulap dan sulapnya Om cuma Azam aja yang bisa lihat " jelas Kanendra biar azam tidak kaget nanti pada saat dia bersama orang lain yang tidak bisa melihatnya, karena Kanendra tahu kalau Azam masih kecil jadi belum paham sama sekali.

" ow gitu Om, hebat juga ya om. kalau Azam mau sesuatu Om bisa juga dong keluarin sesuatu, kan om jago sulapnya " kata Azam

" hehehe,,,iya bisa azam, asalkan jangan yang aneh aneh ya, dan ada satu hal janji yang harus azam taati " ucap Kanendra

" wihhh mantap om Kanendra, oke Om ! janji apa itu Om " kata Azam

" Azam harus janji, ini cuma kita aja yang tahu ya,,gak boleh orang tahu,,ini rahasia kita " jelas Kanendra

" siap Omm,,,azam janji ini rahasia kita " kata Azam

" pinter kamu zam " dengan tersenyum sambil mengacungi jempol untuk azam.

di ruang keluarga, suami istri tersebut mendengar suara Azam yang berbicara sendiri. pasalnya Azam emang kalau lagi bicara suaranya agak keras apa lagi menyangkut sesuatu yang bikin dia senang.

" ehhh bu coba deh dengerin, itu si azam keknya lagi ngomong sendiri " ucap Fathir

" udah lah yah,,,kek gak tau aja anak kita itu gimana, dia kan istimewa masa lupa ayah " kata Wati

" iya sih bu, tapi ayah penasaran sama siapa dia ngomongnya ya " penasaran Fathir

" kalau penasaran ya ayah aja yang cek sendiri, kalau ibu ogah, takut ibu yah,,udah trauma soalnya " ucap Wati

" hehehe,,,ibu masih aja di inget inget, tapi bu ayah khawatir sama azam takut kenapa kenapa " cemas Fathir

" mudah mudahan aja azam selalu di lindungi Allah yah,,,selama ini kan dia aman aman aja,,,kalau ada apa apa pasti dia kemari " kata Wati

" iya bu semoga tidak terjadi apa apa sama azam " ucap Fathir

orang tua Azam walau terlihat khawatir tapi mereka percaya kalau anaknya itu akan tetap baik baik saja. pasalnya tidak ada keluhan sedikitpun atau ketakutan dalam diri anaknya.

" Om kok baju Om kek gitu, gak dingin om, apa om gak punya baju lain " ucap Azam

" hehehe, gak kok zam, emang gini pakain om " kata Kanendra

" Om kalau bisa pake baju lain om, gak enak kek gitu kalau di lihat " pinta azam

" baik lah kalau itu permintaan Azam, Om rubah penampilan Om ya " dengan jentikan jarinya pakaian kanendra langsung berubah menyesuaikan pakain manusia saat ini.

" kereeennn omm,,,mantapp, azam suka liat baju om " puji azam

Kanendra hanya tersenyum saja, dia senang mendampingi azam yang polos. lalu Azam meminta Kanendra untuk menemaninya bermain. walaupun gak ngerti tapi tetap kanendra mau melakukannya.

Juber dan Tandil kini masih tetap santai karena sudah mendapatkan info penting dan tinggal eksekusi saja.

" Ndil terus ini gimana, apa mau lanjut aja apa kita cari penginapan dulu untuk istirahat " ucap Juber

" keknya kita istirahat aja dulu, aku udah lelah kali, yang penting tempatnya kita sudah tahu " kata Tandil

" cocok itu, cocok kali pun, kalo lanjut dengan keadaan kita, bisa bisa ke rumah sakit kita " ucap Juber

" udah deh gak usah lebay gitu, kek kerja rodi aja kamu ber " kata Tandil

" hehehe,,," sambil cengengesan Juber

mereka berdua selesai dengan istirahatnya di warung tersebut dan pergi mencari penginapan terdekat. agar besoknya tidak jauh lagi untuk pergi ke kampung Salur.

di kamar Azam mereka pun masih bermain dan di saat itu pintu kamar azam terbuka, sang ayah masuk. tapi beda dengan Azam yang heran pada saat sang ayah masuk, ayahnya tidak bisa melihat Kanendra yang masih di sisi azam.

" Azam ini udah malam, kamu segera tidur, di lanjutin aja besok mainnya ya " ucap Fathir

Azam masih belum fokus dengan omongan ayahnya. dia berkali kali menoleh ke ayahnya dan Kanendra. sang ayah jadi heran dengan tingkah anaknya.

" Azam kamu kenapa, kamu ada dengar gak apa yang ayah bilang " tegas ayahnya

Azam jadi tersadar dan langsung menjawab. " ehhh i,,ii,,iya yah,,,Azam langsung tidur " jawab azam yang tergagap.

" ya sudah beresin dulu mainannya setelah itu langsung tidur " ucap Fathir lalu keluar dari kamar anaknya.

Azam masih berpikir kenapa ayahnya tidak bisa melihat, di saat itu azam teringat dengan perkataan Kanendra bahwa hanya dia saja yang bisa melihatnya.

" wahhh kereen banget om kanendra sulapnya, sampe ayah gak bisa liat Om Kanendra " gumam azam.

Kanendra hanya tersenyum saja melihat Azam yang polos itu. setelah membereskan mainannya Azam ke ranjang tidurnya, berbaring dan langsung tertidur.

1
Andri Ristianto
seperti nya bagus nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!