NovelToon NovelToon
Kembali Bersamamu

Kembali Bersamamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Romansa / Cintapertama / Cinta Murni / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:14.6k
Nilai: 5
Nama Author: Renjanaa

“Aku ingin kita kembali seperti dulu lagi, Alisha. Jangan berpikir untuk meninggalkan aku lagi.” Albiru Danzel berkata dengan sangat lembut ketika memohon pada Alisha.

“Bukannya kamu membenciku, Albi?”

“Mungkin dulu aku benci karena ditinggalkan olehmu, tapi sekarang, aku sadar kalau kehadiranmu jauh lebih aku inginkan.” Alisha Malaika menunduk dengan tangan yang masih digenggam oleh Albiru.

Akankah mereka bisa bersama kembali setelah perpisahan di masa lalu yang sempat merebut kebahagiaan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renjanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 13

Albiru menaruh barang Alisha dan meminta Alisha menunggu sebentar, dia menarik Naya ke dalam kamar untuk bicara berdua. Alisha tersenyum senang saat melihat ketakutan di mata Naya.

Di dalam kamar, Albiru mencoba untuk menenangkan istrinya itu, jelas saat ini Naya menangis sendu di hadapan suaminya.

“Ini alasan kamu mengabaikan aku ya? Karena kekasih kamu itu sudah kembali? Kamu selingkuh di belakang aku Mas?” tangis Naya.

“Nay, kamu kan tau sendiri bagaimana aku sangat mencintai Alisha. Aku tidak sengaja bertemu dengannya saat rapat di perusahaan Arta dan aku baru tau kalau dia baru saja berpisah dari suaminya. Aku berharap bisa kembali memiliki dia, Nay.” Naya menganga dengan sedikit melotot pada Albiru.

“Kembali? Lalu aku gimana, Mas?”

“Maaf Nay, aku gak bisa mencintai kamu, kamu masih bisa berpisah dariku karena kamu masih suci dan belum aku sentuh sama sekali. Kalau memang kamu tidak kuat dipoligami, kamu bisa menggugat cerai aku,” jawab Albiru yang membuat Naya menggeleng kuat. Tangisnya semakin kuat mendengar Albiru ingin berpisah darinya.

“Aku nggak mau pisah sama kamu, Mas. Aku masih ingin di sini sama kamu. Tapi aku gak kuat harus diduakan sama Alisha.”

“Nay, aku sangat mencintai dia, dan aku ingin dia tetap denganku.”

“Tapi dia sudah meninggalkan kamu dulu, dia sudah mengkhianati kamu dan menikah dengan pria lain. Kenapa kamu masih mau menerima dia sebagai istri?”

“Aku sangat mencintai dia, kan sudah aku bilang. Aku ingin memiliki dia lagi, Nay. Tolong mengertilah.” Naya terduduk lemas di atas kasur, dia tidak mengerti lagi dengan semua ini.

“Apa dia bercerita hal aneh padamu sampai kamu mau meninggalkan aku Mas?” Albiru menggeleng.

“Tidak. Dia hanya bercerita kalau suaminya dulu sering melakukan kekerasan makanya dia berpisah dan sekarang dia butuh aku, Nay.” Naya melihat kepolosan Albiru mengatakan semua itu, dia merasa aman karena Alisha tidak bercerita lebih jauh pada Albiru.

“Mas. Aku gak mau bercerai dari kamu.”

“Kalau begitu, tolong izinkan aku untuk menikah lagi, Nay. Aku mohon.” Albiru memohon agar bisa menikahi Alisha, dia memasang wajah polos seakan tak tahu apa-apa mengenai masalah Alisha dan Naya selama ini.

“Apa dengan menikah lagi, kamu bisa berlaku adil padaku dan Alisha?” Albi terdiam sesaat karena berpikir sejenak.

“Aku akan berusaha Nay. Aku akan berusaha berbuat adil dengan kalian berdua.”

“Kamu benar-benar mau menduakan aku?”

“Iya. Aku sangat ingin menikahi Alisha. Sangat ingin.” Naya tidak bisa lagi memaksa Albiru karena takut jika nanti Albiru malah menceraikan dirinya.

“Baiklah Mas. Aku setuju untuk mengizinkan kamu menikahi Alisha dengan syarat kamu harus berlaku adil padaku dan berusaha mencintai aku seperti kamu mencintai Alisha.” Albiru tersenyum menang lalu mengangguk setuju.

“Aku usahakan.” Albiru meraih tubuh istrinya itu dan memeluk Naya, di balik pelukan tersebut, keduanya sama-sama mengeluarkan ekspresi yang tidak mereka tunjukkan di hadapan masing-masing.

“Kena kamu, Nay. Kita akan lihat, sampai kapan kamu akan bertahan dalam hubungan ini? Kamu sudah keterlaluan karena sudah membuat aku dan Alisha berpisah. Apa yang kamu lakukan pada Alisha sungguh keterlaluan.” Albiru berkata di dalam hatinya.

Albiru dan Naya keluar dari kamar dan Albiru mengantarkan Alisha ke dalam kamarnya, dia tidak mengabaikan Naya yang saat ini merasa sakit akan kebersamaan itu. Di dalam kamar, Albiru menutup pintu dan mengajak Alisha ke arah balkon untuk bicara agar Naya tidak mendengar.

“Setelah ayah sembuh nanti, kamu dan orang tuamu harus ikut denganku ke Jakarta. Aku sudah menyiapkan rumah untuk kita berdua dan sebelum itu, aku akan menikahi kamu, Sha.” Alisha melotot dan memukul pelan lengan Albiru.

“Gila ya kamu, kamu mau jadiin aku istri kedua?”

“Untuk sementara iya, sampai nanti kejahatan Naya terungkap dan dia mendapat hukuman atas perbuatannya itu. Aku ingin memilikimu secara utuh, Sha. Aku akan menceraikan Naya saat semua terungkap.” Alisha menunduk, ada perasaan aneh menjalari hatinya saat ini.

“Kamu kenapa?” tanya Albiru menyentuh dagu Alisha dan mengangkat pandangan gadisnya.

“Aku jahat kalau begitu, Bi. Aku sudah merusak rumah tangga kamu dan membuat Naya teraniaya atas kehadiran aku.”

“Sha, dia yang lebih dulu menghancurkan kita berdua. Dia membuat kita terpisah dan menderita, dia juga yang sudah menganiaya kamu dan ayah kamu, itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Jangan merasa tidak enakan terus, Sha. Kamu harus bisa melawan orang yang sudah menganiaya kamu.”

“Aku jahat Bi.”

“Kamu gak jahat, Sha. Kamu hanya korban dalam situasi ini.”

“Jadi rencana kamu apa?”

“Aku akan menikahi kamu secara resmi dan kita akan mengadakan resepsi di rumahku. Aku akan membawa kalian tinggal di rumah yang telah aku persiapkan untuk kita dan Naya juga. Selama tinggal bersama, dia pasti akan terus mengancam kamu, kita bisa rekam perkataannya dan menjadikan bukti untuk semua kejahatannya itu.” Alisha mengangguk setuju karena memang dia ingin mengumpulkan bukti atas perbuatan Naya padanya.

“Emang dia setuju kalau kamu nikah lagi?”

“Dia setuju asalkan aku bisa berbuat adil, tapi kamu harus bersikap kalau kamu tidak menceritakan apapun padaku agar dia tidak curiga.”

“Kalau itu aku mengerti.”

...***...

Makan malam kali ini membuat Naya sangat kesal, dia melihat keromantisan Albiru dengan Alisha di meja makan. Mereka saling menyuapi dan berbincang ringan tanpa memikirkan bahwa Naya ada di sana juga.

“Nay, seperti yang aku katakan tadi, aku dan Alisha akan menikah setelah ayah Alisha sembuh. Nantinya kita akan tinggal di rumah yang baru saja aku beli, semua demi ketenangan kita juga.”

“Ketenangan gimana Mas? Kita akan tinggal bersama dan kamu bilang itu ketenangan?”

“Lalu aku harus gimana Nay? Katanya aku harus berlaku adil.”

“Ya bukan dengan tinggal bersama juga.”

“Ya sudah, kalau gitu biar aku tinggal di rumah aku yang dulu aja, Bi.” Alisha menimpali.

“Gak, aku mau kamu tinggal denganku. Dan kamu Nay, kalau kamu keberatan, kamu bisa tinggal di rumah papa aku.” Naya menghela nafasnya karena merasa terjebak.

“Baiklah, terserah kamu aja. Mau tinggal dimanapun aku tidak keberatan. Aku akan tetap ikut sama kamu Mas.” Naya akhirnya mengalah dan tentunya Alisha tersenyum melihat itu.

...***...

Alisha dan kedua orang tuanya dibawa oleh Albiru ke rumah Adipati. Kedua orang tua Albi cukup terkejut dengan kedatangan mereka dan Irma menyusul Naya ke dalam kamar karena melihat Naya terlihat sedih.

Albiru menceritakan semuanya pada Adipati, apa yang telah dilakukan oleh Naya sangat keterlaluan dan Adipati tak kaget mendengar penjelasan Albiru serta pembenaran dari Ibnu dan Dhevi.

“Sebenarnya kelakuan tak baik ini sudah Papa pantau dari Naya, dia tidak sebaik kelihatannya, Bi.” Adipati membenarkan.

Adipati setuju kalau Alisha menikah dengan Albiru dan dia yang akan mengatakan kepada keluarga besannya itu mengenai semua ini.

Malam perbincangan terjadi dan Naya bersedia dipoligami asal Albiru berlaku adil.

“Biar aku saja yang menyampaikan kabar ini pada keluargaku, mereka tidak akan keberatan selama aku tidak keberatan juga.”

1
Mediterina
Albiru mah bisa dipercaya ueiy
Yeyen Niri
Dafrina dafrina, sepupu tiri geh byk gaya, naya aja kalah apalagi lo
Annissa Riani
Untung Albiru cintanya amat besar buat Alisha ya
Rina Meylina
habis naya terbitlsh dafrina
Anita Lare
Mampos aja si naya
Veer Kuy
Baik banget albi ngutamain alisha selalu
Syifa Mahira
Cemen banget si Rafi pas depan Albiru/Slight/
Mediterina
Rafi langsung ciut berhadapan sama Albi/Facepalm/
Yeyen Niri
Jujur puas bnget sama apa yg dituai naya sama rafi🤣
Annissa Riani
Albiru menyala, polisi lambat dia cepat
Rina Meylina
Albiru gerak cepat dia💪
Rina Meylina
Naya bertindak gk pake otak
Anita Lare
Nah kenak juga kau rafi, mana adikmu udh gila dipenjara
Anita Lare
Emg gk bisa dibiarkan si naya sama rafi ini, udh keterlaluan
Veer Kuy
Rafi Rafi, lain kali klau bertindk yg pinter dikit dong🤣
Veer Kuy
naya ini gk ada kapoknya ya bikin ulah/Hammer/
Betty Tur
Gak ngerti lgi sama si Naya🤣
Roza Yuka
Lagian Naya mancing emosi bnget
Radeya Yefol
Dia mah semua tubuh Alisha hafal bnget
Timivo
Dia cinta ama alisha doang, mending lu mundur Nay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!