NovelToon NovelToon
Cinta Di Tapal Batas

Cinta Di Tapal Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Romansa pedesaan / Diam-Diam Cinta / Cintamanis
Popularitas:14.1k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Dini Kirana yang masih kelas dua SMA dijual oleh ayah tirinya kepada pria kaya yang sudah banyak istri untuk melunasi hutang. Dini memilih kabur dari rumah dan akhirnya kesasar ke salah satu Desa. Di tempat itu, Dini bertemu Aksa yang sudah berusia 28 tahun.

"Mas, boleh ya saya tidur di rumah kamu? Tolong Mas, saya butuh tempat tinggal."

"Kamu bukan siapa-siapa saya Dini, saya tidak mau digerebek warga Desa."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

"Kenapa Ayah saya Dini? Apakah beliu pernah berbuat salah sama kamu?" Aksa menatap mata Dini yang merah dan menggenang air sepertinya menyimpan masalah besar. Terlebih Dini kemarin ketakutan dan semarah itu kepadanya.

"Tanyakan saja sendiri kepadanya, Pak!" Dini melengos, kakinya bergerak cepat naik ke atas motor.

Aksa pun mendekat menahan stang. "Aku mencintai kamu Dini. Ceritakan, siapa tahu aku bisa membantu" kata itu akhirnya keluar juga dari bibir Aksa, tapi bagi Dini sudah tidak berguna.

Dini angkat tangan Aksa dari stang sebelum motornya meninggalkan tempat itu. Dia sebenarnya tahu jika Aksa tidak salah, tapi kenapa harus Aksa yang menjadi anak Burhan? Dini merasa takdir begitu kejam, kenapa bisa kebetulan seperti ini.

Begitu sulitnya Dini keluar dari lingkaran setan yang dipagar oleh Ringgo dan Burhan. Hingga akhirnya Dini bisa lolos dan menemukan ketentraman di desa ini tapi kenapa begitu cepat berlalu.

Sementara Aksa hanya bisa memandangi motor Dini yang sudah menjauh dan akhirnya tidak terlihat lagi. Ia tinggalkan motor miliknya lalu berjalan di pinggir parit tidak peduli dengan kemeja yang ia kenakan kotor. Bertemu ibu secepatnya dan bertanya tentang ayahnya itu yang ingin Aksa lakukan. Ia sudah tidak sabar jika harus menunggu malam.

Tiba di pinggir gubuk, Aksa menatap bapak tirinya yang sedang beristirahat seorang diri ditemani secangkir teh dan singkong goreng. "Pak" panggil Aksa.

"Aksa... kenapa kamu ke sawah?" Tanya pak Tono menoleh Aksa cepat, ia kaget karena tidak biasanya Aksa ke sawah saat baru pulang mengajar.

"Ada perlu sama Ibu, Pak. Ibu tidak ke sawah?" Aksa duduk di pinggir gubuk model gazebo itu tapi tidak melihat ibunya.

"Ibu kamu baru saja pulang," pak Tono yakin jika Aksa ingin berbicara serius dengan Wati. Jika tidak ada yang penting, Aksa pasti datang ketika malam. "Ibu kamu ambil makan siang," Tono mengatakan jika bu Susilo Wati yang biasa dipanggil Wati itu sedang ambil bekal untuknya daripada bolak balik pulang.

 "Ada apa, Nak?" Lanjut pak Tono sudah tidak sabar ingin tahu tujuan Aksa datang ke sawah.

Aksa menarik napas panjang menghirup udara sawah yang bau lumpur khas persawahan. "Pak, tolong ceritakan. Kenapa Ibu dulu sampai bercerai dengan Ayah lalu menikah dengan Bapak?" Tanya Aksa mengejutkan pak Tono.

"Kenapa baru kamu tanyakan sekarang?" Pak Tono bingung, sejak kecil Aksa tidak pernah menyinggung soal Burhan, Tono merasa jika pikiran anak tirinya sedang terganggu.

"Dulu aku sering tanya sama Ibu kok, Pak" jujur Aksa, tapi tidak pernah mendapat jawaban yang memuaskan hingga usia 29 tahun. Aksa tidak pernah tahu alasan Wati bercerai dengan Burhan. Sebab, Aksa sejak kecil tidak pernah kekurangan kasih sayang walaupun pak Tono hanya bapak sambung.

"Bapak juga tidak tahu persis Sa" pak Tono menceritakan sepenggal kisahnya dengan Wati. Ketika remaja Tono mencintai Wati tanpa wanita yang sudah mendampingi puluhan tahun itu tahu. Tetapi ketika lulus sekolah Wati bekerja di kota hingga akhirnya menikah dengan pria kaya raya yaitu Burhan.

Ketika Aksa berusia dua tahun Wati pulang tapi sudah menjadi janda. Hingga usia Aksa genap tiga tahun, Tono menemukan cintanya kembali lalu menikahi Wati. "Bapak sempat bertanya kenapa bercerai? Ibu kamu hanya mengatakan tidak mau menjadi perusak rumah tangga Burhan dan istri pertamanya" lanjut pak Tono.

"Berarti, Ayah saya mempunyai istri lebih dari satu dan juga anak selain aku, Pak?" Tanya Aksa kaget.

"Sepertinya begitu, Sa. Tetapi Ibu kamu tidak mau menceritakan rumah tangganya dengan Burhan. Ibu kamu tampak ingin menutup masa lalunya," Pak Tono hanya menyimpulkan sendiri. Sebelum dan setelah menikah dengan Wati, ia sering bertanya soal Burhan, tapi karena Wati tidak mau membuka rahasianya, Tono pun tidak pernah ingin tahu lagi. Toh rumah tangganya dengan Wati adem dan tentram.

 Aksa menggangguk saja, tapi dia yakin jika ayahnya di kota punya anak dan lebih mementingkan darah dagingnya dengan istri lain daripada dirinya. Pernah beberapa kali Aksa hendak silaturahmi ke kediaman ayahnya, tapi Wati melarang keras seperti menyembunyikan rahasia. "Ya Allah... segitu pandai Ibu menyembunyikan kisahnya dengan Ayah, ada apa sebenarnya?" Aksa menyesal kenapa selama ini tidak menyelidiki siapa ayahnya. Jika bukan karena Dini, Aksa sebenarnya tidak mau tahu tentang ayahnya, karena Aksa sendiri pun tidak begitu akrab.

"Sudahlah Sa, lebih baik kamu minum dulu..." pak Tono menuang air ke dalam gelas lalu memberikan kepada Aksa. Bapak 52 tahun itu tahu jika Aksa haus.

"Biar aku ambil sendiri, Pak..." Aksa menatap pak Tono yang memang selalu perhatian kepadanya sampai hal kecil seperti ini. Untuk itu, Aksa membalas kebaikan ayah tirinya itu dengan cara membantu biaya sekolah adiknya.

 Aksa mempunyai satu adik kandung tentu saja hasil pernikahan pak Tono bersama ibunya yang saat ini masih kuliah di kota dan tinggal di kos.

"Tidak apa-apa, sebaiknya kamu minum."

Aksa mengucapkan terima kasih lalu meneguk air tersebut.

"Sebenarnya ada apa Sa? Kamu ingin tahu tentang Pak Burhan?" Pak Tono mengulang pertanyaan.

"Bapak pasti tahu murid saya yang datang tempo hari. Dia ketakutan ketika melihat Ayah, Pak," Aksa yakin jika sang ayah yang jarang sekali datang itu berbuat tidak baik kepada Dini.

"Sebaiknya nanti malam kamu ke rumah, Sa," pak Tono ingin Aksa bertanya serius kepada ibunya.

"Baik Pak, kalau gitu saya pulang," Aksa turun dari gazebo ambil motor lalu melesat pulang..

"Nanti malam aku harus mendapat keterangan dari ibu," Aksa bertekat. Kenapa ibunya menutup rapat tentang rumah tangganya dengan Burhan padahal sebagai anak Aksa seharusnya wajib tahu. Aksa menyimpulkan bahwa rumah tangga ibunya dulu begitu menyakitkan hingga tidak mau berbagi cerita. Ibu Wati hanya menceritakan jika Aksa anak biologis Burhan.

Aksa semakin yakin jika ayahnya bukan orang baik, nyatanya pria itu tidak pernah mencukupi kebutuhanya sejak tk hingga s2. Untuk itu lah Aksa cukup tahu diri untuk tidak membebani pak Tono selaku bapak tiri walaupun ia baik dan sayang kepadanya. Sejak SMP Aksa memilih kerja keras sendiri demi masa depannya.

**********

Di salah satu rumah mewah, dua orang pria sedang tegang. Si pria tua yang tak lain adalah Burhan sedang menagih janji kepada pria yang lebih muda 30 tahun darinya.

"Kamu sengaja menyembunyikan anak tirimu bukan?" Tanya Burhan menuduh. Dia sudah memberi uang muka tapi Ringgo tidak juga menyerahkan Dini. Dia pikir Ringgo curang.

"Saya benar-benar tidak tahu keberadaan Dini Bos" jujur Ringgo. Selama satu setengah tahun ini, ia berusaha mencari Dini tapi tidak menemukan.

"Jangan bohong Ringgo. Kamu sengaja menyembunyikan anak tirimu di rumah Ambar Wati bukan?!" Suara Burhan menggelegar.

...~Bersambung~...

1
Darti abdullah
luar biasa
Eka ELissa
knpa tu Lusi..... entahlah hy emk yg tau.....
Buna Seta: Jangan jangan bunting
total 1 replies
Attaya Zahro
typo kak..yang memberi Burhan bukan Ringgo
Attaya Zahro: Iya kak 😍😍
total 2 replies
Ita rahmawati
ada apa nih dg bu lusi
Ita rahmawati
polisi dateng,,apakah 22 nya ditangkep 🤔
Eka ELissa
nah lohh.... Burhan Ringgo msuk bui.,. tu bersiap udh di jmput mo di bawa ke hotel 🏨🏨🏨 prodeo 😄😄😄😄🤭
Buna Seta: Kapok dia 😁
total 1 replies
neng ade
aku hadir disini thor .. 🙏😍
Buna Seta: Lanjut ya
total 1 replies
Ita rahmawati
aksa kah yg dateng atau orang lain
vj'z tri
🫣🫣🫣🫣 semoga selamat 🫣🫣
Eka ELissa
Lusi pa Ringgo.....yg culik....dini... entahlah hy emak yg tau...
Eka ELissa
aduh....Bu ..dini....di culik tau ...smoga GK knpa2....yaaa......🤦🤦🤦
Bu Kus
lanjut
Fitriah Fitri
pleazee thor ... 2 bab tudey. nti sore up lg kan dr kmrn 1 bab trs up nya
Buna Seta: Lagi galau say, retensi buruk 😭
total 1 replies
vj'z tri
sabar Mak sabar tanya pelan pelan jangan langsung gas 🤭🤭🤭🤭
Ita rahmawati
siapa ya yg nyulik,,lusikah atau ringgo kah atau ada lg orang baru 🤔
Eka ELissa
dini....pak....msih inget kan kmu...😡😡😡
Ita rahmawati
hadeuh siapa nih yg bekap dini
Attaya Zahro
Jangan² nih kerjaan si Bu Lusi,.dan malah membuat Aksa jadi salah paham ma Burhan..
Attaya Zahro
Waduh..Dini di culik..tolong Dini Bang Aksa
Bu Kus
lebih baik jujur aja dini kan Aska gak tahu dengan kamu jujur pasti akan bertindak jangan main curiga nanti kamu nyesel lho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!