Zahra Aulia, putri Lili Kirana, tumbuh dengan dendam setelah ibunya meninggalkannya di hari ulang tahunnya yang ke-5. Lili dipaksa menikah dengan Bara Hendra, tapi akhirnya ditinggalkan. Zahra diusir keluarga Hendra dan berjanji membalas dendam. Dia mendekati tuan muda Henderson, orang terkaya dan kejam, untuk perlindungan dan balas dendam. Tapi, apakah dia bisa menaklukkan hati Henderson dan mencapai tujuannya?"
mendekati tuan muda Henderson bukan lah sesuatu yang gampang, selain kejam dia juga tidak suka wanita yang sengaja datang karena tujuan tertentu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sama sama menikah.
disebuah gedung besar dan mewah keluarga Luther, disitulah diadakan pernikahan Nevi dan Jesica cucu keluarga Luther yang terkenal kaya dan sangat terhormat itu.
Di ruangan pengantin laki laki , Nevi dan ibunya sedang berbicara.
" nak , apakah kamu benar benar tulus menikah dengan Jesica ..? " tanya ibu Herlina.
Nevi melangkah dan melihat keluar jendela. " Bu , mungkin ini takdir atau rencana yang kuasa. Tapi Nevi gak janji akan mencintai nya dengan tulus. Susah sekali untuk melupakan lili Bu. Lili adalah gadis pertama yang saya cintai dan pernah saya inginkan untuk dinikahi. ini hanya pernikahan untuk membuat nenek senang saja, Jesica juga begitu dan bilang tidak memaksa hubungan ini"
" nak , walaupun begitu Jesica sekarang akan menjadi istri kamu. Jangan membuat dia kecewa. Ibu juga melihat dia adalah gadis yang baik ,lili tidak bisa lagi kita dapatkan nak. Lupakan lah dia, mungkin saja dia sudah menemui bahagia nya."
Tok...! Tok..!
ibu Herlina dan Nevi menoleh, seorang laki laki berbaju hitam masuk dan itu adalah manajer keluarga Luther.
" nona dan tamu lain sudah datang. Silahkan .."
" baik.." Nevi dan ibunya keluar dan melangkah menuju pelaminan mewah yang sudah dihias dengan indah. Dari arah lainya, Jesica dan nenek berjalan . Keduanya bertemu.
nenek mengambil tangan Jesica dan memberikan nya kepada Nevi yang langsung menggenggam nya.
" nak , Jesica saya berikan padamu. Pimpin lah dia dan sayangilah dia."
" terimakasih nek. "
keduanya pun berjalan menuju pelaminan dan duduk di singgasana kursi layak nya ratu dan raja. Semua tamu bertepuk tangan.
Acara pernikahan selesai, nenek langsung memberikan Sebuah vila kepada mereka berdua Sebagai hadiah pernikahan.
" mulai sekarang ,kalian tinggal disana. Vila ini mewah dan merupakan vila yang sudah lama nenek siapkan untuk hadiah pernikahan Jesica, dan hari ini saya akan memberikan nya kepada kalian. "
" terimakasih nek. "
" nak Nevi, ibumu akan tinggal di keluarga Luther. Kamu tidak perlu khawatir, nenek akan jamin keluarga Luther memperlakukan nya dengan baik. "
" terimakasih nek, Bu mohon doanya. " ujar Nevi lalu menyalami ibu Herlina.
" Bu ,saya juga mohon doanya.." ujar Jesica lalu menyalami ibu Herlina.
" iya ,ibu akan selalu mendoakan kalian. Semoga kalian menjadi keluarga yang harmonis dan langgeng. "
" amin.." jawab Nevi dan Jesica bersamaan.
" lahirkan cucu dan cicit yang gemuk gemuk untuk nenek ya.."
" nenek..." Jesica tersipu saat nenek mengatakan itu.
" baiklah nek ,Bu. Kami akan ke villa. Kami akan sering berkunjung disini."ujar Nevi.
" um "
Nevi dan Jesica berangkat ke villa keluarga Luther.
...----------------...
hari pernikahan yang sama , lili juga menikah dengan bara hari itu.
Tapi pernikahan nya tidak sebahagia Nevi dan Jesica. Saat sampai di keluarga besar keluarga Hendra, dia malah menerima caci maki oleh anggota keluarga Hendra saat makan malam.
" ini gadis yang akan menjadi menantu keluarga Hendra..? gadis biasa begini, kenapa bisa masuk di keluarga kita yang terhormat..? "
" iya , bara selera kamu Kenapa berubah begitu..? Kok malah mau nikahi wanita biasa ini..? "
Lili cuman menunduk di samping bara yang sedang sibuk memainkan game nya dan tidak membela nya sedikit pun.
" Haha, kalian salah paham. Selera anak saya tidak pernah salah. Cuman kali ini kami paksa dia nikahi wanita ini karena dia adalah putri pak Setyo. " ujar nyonya Hendra.
" pak Setyo..? Yang punya lahan besar itu..? "
" iya , itulah alasan nya. agar kami bisa bekerjasama dengan pak Setyo dan mau menjual lahan bagus itu kami paksa bara untuk nikahi gadis ini sebagai permintaan pak Setyo. "
" hahaha ternyata dijual ayahnya sendiri. Kami kira.."
" berarti kami gak perlu menahan diri untuk berkata semua kami, lagipula keluarga Hendra tidak suka dengan nya, dia cuman barang pembelian saja. "
" terserah kalian. Tapi jangan sampai pak Setyo tau akan hal itu. "
" yasudah , biarkan dia melayani kita untuk menuangkan anggur. "
Lili terdiam dan tidak berani melawan kata kata mereka.
" lili kamu mendengar itu..? tuangkan anggur di gelas tuan dan nyonya yang hadir di jamuan makan malam ini. Kamu tidak keberatan kan..? Perlihatkan sifat penurut mu itu.." ujar nyonya Hendra sambil tersenyum sinis kepada lili
lili mengangguk, walaupun sebenarnya ingin memberontak Karena dijadikan pembantu di rumah mertuanya sendiri. Bara juga tidak peduli kepada nya.
Lili melangkah untuk mengambil ceret berisi anggur dan menuangkan anggur itu dengan hati hati.
" ternyata gadis ini penurut sekali, baguslah tidak perlu repot-repot untuk menjadikan nya pembantu. "
" ahahaha..." semua anggota keluarga Hendra menertawakan nya.
Selesai acara makan malam , anggota keluarga Hendra pun pergi.
" bara ,urus wanita itu..." ujar tuan Hendra lalu pergi .
bara melihat ke arah lili.
" ini kunci kamar mu, jangan harap kita tidur bersama.."
Lili menerima kunci kamar itu. " kamarnya disebelah mana..? " ujar lili dengan nada sayu.
" disebelah sana. " ujar bara menunjuk kamar yang ada di pojok.
Lili melangkah menuju kamar itu, membuka nya dan melihat kamar itu sangat kecil dan sederhana.
" seperti nya kamar ini adalah kamar pembantu. Tapi tidak apa apa lah, yang penting tidak tidur bareng dengan laki laki brengsek itu.."
Lili merapikan kamar yang sedikit berantakan itu, menyapunya dan mengepel nya. Dia menaruh barang barang nya yang dibawa nya dari rumah nya sendiri dan menyusun rapi di dalam lemari.
tengah malam lili baru selesai membersihkan ruangan kamar itu dan menyusun barang barang nya.
" akhirnya selesai juga" lili merebahkan tubuhnya diatas ranjang dan tertidur.
penderitaan nya di rumah keluarga Hendra baru permulaan. Dalam tidurnya pun , air matanya tetep menetes.
di malam pertama nya bara Sebagai suaminya bahkan tidak mau menyentuh nya, dan memisahkan kamar dengan nya.
tok...! Tok...!
lili terbangun saat ada yang mengetok pintu kamar nya.
" iya , sebentar. " lili melihat jam baru menunjukkan pukul 2 pagi. Dengan langkah berat karena ngantuk lili berjalan untuk membuka pintu.
seorang wanita cantik dan seksi melihat nya dengan tatapan tidak seneng.
" maaf mba , ada apa mengetok pintu kamar saya..? "
" kami dan tuan muda bara akan tidur bersama malam ini, dia menyuruh mu untuk membuatkan susu untuk nya, diantar sekarang..! "
" baik mba , saya akan segera membawakan nya. "
Wanita itupun pergi.
" dasar pria brengsek..! Terserah dia saja lah, aku gak peduli dia mau tidur sama siapa, sama anjing pun gapapa. Apes sekali hidupku menikah dengan laki laki seperti itu. Memalukan..! " gumam lili dalam hati.
Lili melangkah ke dapur dan mengantar segelas susu di kamar bara yang sedang bermesraan dengan wanita cantik yang datang ke kamarnya tadi.
" permisi, maaf mengganggu. " ujar lili lalu meletakkan susu diatas meja kecil .
selesai itu, lili berbalik dan melangkah keluar.
" siapa suruh kamu pergi..? "
" susu nya sudah saya antar, apa lagi yang harus di lakukan..? Saya juga mau Istirahat..! " ujar lili dengan marah.