NovelToon NovelToon
Billionaire Obsession Of Martine

Billionaire Obsession Of Martine

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wahyu Ela Safitri

Pengusaha muda, Kevin Martine Abraham bertemu dengan penulis novel Sarah Nicole. Kevin yang memiliki segalanya, berusaha mendapatkan hati Sarah, pria itu diam-diam mengikuti Sarah hingga membuat Sarah risih.
Mungkinkah Sarah akan menerima Kevin masuk ke dalam kehidupan sederhananya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyu Ela Safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

Ronald berdiri didepan pintu dengan sebuah kantong berisi pakaian Kevin.

“selamat pagi nona Sarah, apakah tuan Martine ada di dalam?”.

“ya masuklah”.

Sarah mempersilakan Ronald masuk menemui Kevin. Setelah bertemu Kevin, Ronald memberikan pakaian

itu pada Kevin untuk di pakai.

Sedangkan Ronald duduk di ruang tamu. Begitu pula Sarah yang duduk di sebrang Ronald.

“apakah kau sangat mengenal Kevin?”.

“ya, saya menemani tuan Martine sejak lama”.

“menurutmu bagaimana Kevin itu?”.

“tuan Martine adalah sosok hebat, dia pintar dan juga pekerja keras, dia menyayangi keluarganya,

kedua adiknya”.

“adik?”.

“iya, adiknya yang tinggal di Los Angeles”.

Sarah mengangguk dan terdiam tat kala Kevin datang.

“tuan, hari ini kita ada meeting penting dan besok harus kembali ke Los Angeles untuk urusan

mendadak”. Ucap Ronald

Kevin melihat kearah Sarah

“pergilah, kenapa kau melihatku seperti itu?”. Tanya Sarah bingung

“baiklah, aku akan segera kembali, jaga dirimu baik-baik”. Kevin mengecup bibir Sarah kemudian

dahi wanita itu dengan sayang.

Sarah Nampak terlihat cantik dengan balutan sweater biru tua, dia melangkahkan kakinya memasuki

kantor. Wajahnya cerah, walaupun ada sedikit bekas lebam di pipinya yang ia samarkan menggunakan make up tipis.

“selamat pagi Natali?”. Sapa Sarah tat kala melewati ruangan Natali, bahkan Natali hanya melongo

melihat sikap Sarah yang berubah.

“kau sedang kerasukan?”. Tanya Natali

“tidak”.

“kau terlihat sangat bahagia”.

“tentu saja, aku akan mentraktirmu makan siang”.

“serius?”.

“ya”.

Natali menyenggol lengan Sarah dengan senyuman menggoda.

“kau tidak ingin bercerita padaku?”.

Sarah hanya menggeleng sembari meninggalkan Natali dan masuk ke ruangannya sendiri.

Beberapa menit Sarah duduk di balik komputer, fokusnya kabur kemana-mana, hanya ada bayangan Kevin

dalam otaknya.

Sebuah pesan masuk ke ponselnya, Sarah mengernyit, karena nomor asing yang mengiriminya pesan.

Pesan singkat yang mengatakan bahwa ada seseorang yang mengintainya dan akan membunuhnya cepat

atau lambat. Sarah berfikir tentang Brian, hanya dia yang berusaha untuk membunuh Sarah selama ini.

Sarah memasukkan ponselnya ke laci saat Natali masuk membawa tumpukan kertas penting padanya.

“ada apa denganmu? Kau terlihat pucat, bukankah tadi kau bahagia?”. Tanya Natali

“ah hahaha tidak, apa yang kau bawa?”.

“ini pekerjaan yang harus di selesaikan hari ini”.

“oke, thank you nat”.

“sama-sama”.

Natali meninggalkan ruangan Sarah.

Sarah melihat ke luar kearah jalanan, seorang pria mengenakan jaket hitam memandang ke arahnya, tapi

itu bukan Brian, Sarah tau bagaimana wajah Brian, dia yakin itu bukan Brian. Sebuah

pisau terlihat jelas berada di genggaman pria itu, walaupun Sarah tidak pernah takut apapun, tapi dia tau kalau banyak yang tidak menyukainya saat ini entah karena hal apa.

Dering ponsel dari dalam laci membuyarkan pandangan Sarah, dia menggambil ponselnya dan menerima

panggilan masuk.

“halo”.

“sayang, ayo makan siang sama-sama?”. Ucap Kevin di sebrang sana

“aku ada janji makan siang dengan Natali”.

“aku akan pulan ke Los Angeles, tidak kan sedikit waktu untukku saja”.

“tapi-“.

“baiklah kalau kau tidak mau”.

“ya aku mau, aku akan makan siang denganmu”.

“bagus, aku akan menjemputmu nanti siang”.

“ya”.

Sarah menutup ponselnya. Dilihatnya kembali kearah jalanan, tapi pria itu sudah tidak ada di

sana.

Mobil Kevin berhenti di depan kantor Sarah, benyak pegawai yang melihat dari dalam tat kala Kevin

keluar dari mobilnya, pria itu bahkan berdiri di luar menunggu seseorang. Hingga Sarah keluar dari ruangannya.

“Sarah, kau mau kemana?”. Tanya Natali menahan tangan Sarah

“pergi makan siang, ini jam istirahat kan?”.

“dengan siapa? Bukannya kau mengajakku?”.

“nanti malam, aku akan mentraktirmu minum”.

“sungguh?”.

“ya, aku harus pergi sekarang”.

“kau berhuutang cerita tentang pria tampan di luar”. Bisik Natali yang membuat sarah tersipu malu

Sarah keluar dari kantor menuju Kevin, Pria itu mengecup bibir sarah singkat dan membukakan pintu

untuk wanitanya. Lekas dia sendiri masuk ke dalam.

“selamat siang tuan Ronald”. Sapa Sarah pada Ronald yang tengah menyetir

“siang nona Sarah”.

Kevin terus memeluk pinggang Sarah posesif, sesekali mencium rambut wanita itu bahkan mengusapnya

sayang. Ronald yang melihat dari kaca sangat senang melihat Kevin yang tidak hanya diam dan berwajah dingin pada wanita. Setidaknya Kevin sudah mengurangi aktifitasnya dengan jalang di luar sejak mengenal Sarah.

Mobil mereka berhenti di sebuah restaurant mewah, Kevin dan Sarah turun dari mobil, Kevin terus

menggenggam tangan Sarah. Hingga masuk pun pria itu enggan melepaskannya.

Restaurant yang sepi, tidak ada orang sama sekali di dalamnya.

“kenapa sangat sepi?”. Tanya sarah bingung

“aku sengaja menyewanya untuk kita berdua”.

“hah? Aku tidak menyukai hal seperti ini kev”.

“tapi aku senang melakukan ini untukmu”.

“baiklah aku berterima kasih ,karena kau bersikap mengistimewakanku, tapi ku harap ini yang terakhir

kau melakukan hal ini”.

“ya aku mengerti sayang”.

Kevin menarik kursi untuk Sarah duduk.

Makanan pesanan mereka datang, hanya beberapa makanan yang harus mengeluarkan uang banyak. Mereka memakan makanannya dengan tenang, sesekali Kevin melihat keparah Sarah, pria itu sangat

bahagia akhirnya bisa mendapatkan Sarah, entahlah Kevin tidak tau apa yang di rasakan, cinta atau hanya sebatas obesesi pada Sarah.

“malam ini kau akan kemana?”. Tanya Kevin memecah keheningan

“aku harus jalan dengan Natali”.

“ke club?”.

“iya, aku sudah berjanji untuk mentraktirnya nanti malam”.

“aku tidak setuju kau pergi ke tempat itu”.

“tapi, apa salahnya, sebelumnya aku juga sering kesana”.

“kau milikku sar, aku tidak ingin milikku di sentuh orang lain”.

“aku bisa menjaga diriku kev, tidak apa”. Sarah menyentuh tangan Kevin berharap pria itu akan

luluh.

“aku tidak mengijikanmu pergi tanpa ku”.

“kevin kumohon”.

“tidak, aku harus pergi ke Los Angeles nanti malam, aku tidak bisa berada di sampingmu, bagaimana kalau

terjadi sesuatu padamu”.

“baiklah aku tidak akan pergi, aku akan mengaatakan pada Natali, kalau aku tidak akan pergi”.

“baguslah”. Kevin menyentuh pipi Sarah lembut.

Mereka berdua keluar dari restaurant setelah menyelesaikan makan siang, Kevin mengantarkan Sarah

kembali untuk bekerja, begitu juga dirinya yang ada jadwal penting hari ini.

Natali menghadang Sarah tat kala Sarah masuk ke ruangannya, menutup pintu rapat-rapat.

“kau berhubungan dengan tuan Martine?”. Tanya Natali

Sarah mengangguk

“berapa lama?”.

“sejak tadi malam”.

“kalian having sex?”.

“tidak”.

“aku tau kau tidak menyukai hal itu, tapi bagaimana bisa kau berhubungan dengan pria itu?”.

“sebuah kebetulan. Ah, aku tidak bisa pergi malam ini ,pergilah, aku akan membayar tagihanmu nanti”.

“kenapa? Apa dia melarangmu pergi ke club, pria perhatian”.

Sarah kembali mengangguk

“bagaimana kalau kita pergi secara diam-diam, jangan katakana pada siapapun”.

“dia memiliki mata-mata yang banyak”.

“aku akan membuatmu tidak dikenali oleh siapapun”.

“bagaimana caranya?”.

“sudahlah percaya padaku”.

1
yen
kereeennn..
Rhenii RA
Apalah guna kaya tapi b e g o🤣
Shifa Burhan
ini bentuk paling dari wanita mereka tidak mau, tidak rela dan tidak akan memaafka kalau mereka (wanita) ditinggal tapi mereka (wanita) dengan enteng dan gampangnya meninggalkan pasanganya dan yang paling egois lagi mereka (wanita) tidak merasa bersalah sam sekali

dan inilah yang bnyak terjadi novel2
*kalau pemeran utama wanita meninggalkan pemeran utama pria, itu dianggap bukan kesalahan, kalau pun salah minta maaf semua beres yang parah lagi mereka akan menyalahkan pemeran utama pria

*tapi jika pemeran utama pria yang tinggalkan pemeran utama wanita itu adalah kesalahn paling besar, tidak akan mudah dimaafkan, pemeran akan dibuat mengemis2 maaf
Rizka Susanto
Astaga....Sampe baca ulang aku,kirain salah baca di bagian sibambang nasehatin adeknya agar bisa jaga diri mlh sendirinya mlh seorang player 🤣😅
Tari Aja
Luar biasa
DaniMid DaniMid DaniMid
si sarah keras kepala...seperti tidak mau d atur wlopun untuk kebaikannya...g menghargai smua yg d lakukan kevin untuknya
Kalsum Ajies
mantap Thor Terbaik
silviaanugrah
mampir ya kak ke ceritaku.
silviaanugrah
15like untuk ceritamu thor! aku tunggu feedback-nya di ceritaku ya. salam kenal, smg ceritanya sukses! 🌟
🌻
lah biasa nya dinovel² cowok yg suka main cewek,cwok nya main aman dengan pakai kond*m,ini pil KB 😂
🌻
lah laki² kayak Kevin ngomongin cinta,siapa yg percaya😏
Nenk Manieez
hadeh,kevin ni yaaaa....
gk suka sama klakuannya thoooor.......suka nabur benih🤣🤣🤣
Erni Ynnn
kq bodooohhh
Destra Vajrapratama
bodoh bpdoh sarah msu maunya di jebak..sudh tau vivian jahat msh mau menolongnya
Destra Vajrapratama
visual rhorr
Destra Vajrapratama
akhirnya sarah dan baron bertemu
Destra Vajrapratama
baron kk sarah..mudah2an mereka bertemu
Ayu Hardianty
..
Hanhan
Ternyata Kevin itu Bodoh bgt Yach😂😂😂
Cam
novel romantis itu nyeleneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!