FOLLOW IG AUTHOR.
Balqis 7850
Kisah cinta Tari yang tiba tiba kandas di masa lalu dengan pria yang sudah beristri membuat dirinya mengalami trauma akan cinta, hatinya seakan mati terhadap makhluk yang bernama cinta, hingga ia bertemu dengan David James yang ternyata mengalami nasib yang sama seperti nya, David yang sudah tertarik pada pandangan pertama pada Tari pun dengan taktik cepat ia menjerat Tari dalam kehidupan nya, hingga benih benih cinta pun hadir di antara keduanya.
Namun cinta mereka juga tak semulus yang mereka bayangkan, banyak nya masalah yang hadir dari orang orang terdekat mereka.
Bagaimanakah nasib percintaan mereka?
Akankah mereka bisa bertahan saat badai datang menghantam hubungan mereka?
Akankah Tari mulai goyah dan hilang kepercayaan pada David, terlebih lagi hadirnya Nesya di antara mereka?
Begitu juga dengan David, apakah ia sanggup mempertahankan Tari di sisinya terlebih lagi hadir Alex sepupunya yang ternyata menaruh hati pada Tari juga?
Tidak akan ada konflik yang berat, karena cerita ini komedi🤣🤣🤣..
Dan tidak akan ada pelakor meski judul nya seperti itu yah kakak...ini adalah kisah mantan pelakor yang menyadari kesalahannya...akan banyak tingkah yang mengocok perut di setiap tokoh.
MOHON BERKOMENTAR LAH YANG BIJAK DAN TIDAK MENYAKITI HATI AUTHOR, KARENA SETIAP ORANG MEMPUNYAI KEKURANGAN DALAM HAL APAPUN🙏🙏🙏
INI MURNI KARYA AUTHOR YAH KAKAK, JADI YANG PLATGIAT PERGI MENJAUH..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bernegosiasi
Mentari keluar dari ufuk timur, sinarnya yang hangat masuk ke sela sela jendela setiap perumahan membangunkan si pemilik rumah, begitu juga dengan kedua wanita yang baru saja bangun.
Mereka adalah Tari dan Rika, semalam disaat Tari pulang ia melihat Rika menunggu nya di depan rumah dengan wajah panik, ia pun langsung mengajak Rika masuk untuk segera beristirahat.
"Apa enak semalam jalan jalan sama pak CEO?"tanya Rika seraya menyisir rambut nya.
"Enak apanya, wong dia sering ngambil kesempatan dalam kesempitan bikin aku kesal saja,"ketus Tari membuat Rika terkekeh geli.
"Ya wajar lah orang kamu semalam sangat cantik, kalau saja aku yang menjadi pak David sudah pasti habis kau ku makan semalam,"ungkap Rika membuat Tari rasanya ingin muntah.
"Hoekk kau bukan lesbi kan Ri?"tanya Tari dengan tatapan menyelidik.
"Hahaha aku masih suka sama yang batangan Tar, jadi jangan berpikiran macam macam,"ujar Rika tertawa lepas karena melihat wajah Tari yang seperti jijik kepadanya.
"Oh iya Ri, ada suatu hal yang ingin aku bicarakan dengan mu,"ucap Tari yang mengingat tentang penawaran David semalam.
"Apa Tar?"tanya Rika penasaran.
Tari pun menjelaskan apa yang terjadi semalam hingga ia bertemu dengan orang tua David, bertengkar dengan Nesya, dan sampai David menawarkan nya menikah kontrak serta dengan gaji sepuluh kali lipat lebih tinggi.
"Bagaimana menurut mu Ri, apakah aku harus menerima tawaran pak David?"tanya Tari menatap lekat wajah Rika.
"Jangan mau,"tegas Rika membuat Tari tersentak.
"Sepuluh kali lipat loh Ri, 840 juta perbulan masa aku harus menolak nya, kan kasian rejeki lewat malah gak di ambil,"jelas Tari dengan cemberut.
"Justru karena sepuluh kali lipat jangan mau Tar, kamu harus minta 50 kali lipat atau 100 kali lipat Tar,"ujar Rika menggenggam tangan Tari.
"Tapi apa itu tidak kemahalan Ri?"tanya Tari ragu.
Pletakk.
"Haduh." Tari meringis kesakitan dikala keningnya di sentil oleh Rika.
"Makanya itu otak harus lancar sesekali, apa kamu tidak tahu kalau bayaran mu itu terlalu murah, bahkan bayaran mu itu hanya seujung kuku dari kekayaan pak David,"jelas Rika membuat Tari berfikir bahwa semua yang dikatakan oleh Rika ada benar nya juga.
"Baiklah aku akan bernegosiasi dengannya,"balas Tari menyeringai licik.
"Yasudah ayo pakai seragam mu biar kita bisa berangkat sekarang,"ujar Rika membuat Tari sadar bahwa dirinya masih dengan handuk.
"Hehehe pantesan dingin padahal belum pakai baju toh,"balas Tari tertawa cengengesan.
Sedangkan di tempat lain Nesya mendatangi perusahaan David memakai baju seksi nya, ia berjalan dengan angkuh masuk kedalam ruangan David, tampan seringai kecil pada wajah Nesya dikala melihat David yang duduk dengan gagah di kursi kebesaran nya.
"Dav,"panggil Nesya dengan nada suara sensual membuat David menoleh ke arahnya.
"Apa kau tidak punya tata Krama dalam bertamu Nes, biasakan ketuk pintu dulu bila kau ingin masuk ke ruangan ku,"tegas David namun tak di gubris oleh Nesya.
"Dav, aku rindu,"bisik Nesya di telinga David seraya duduk di pangkuan David.
"Apa maksud mu?"tanya David sambil menikmati jari jari Nesya yang bermain di dada bidangnya.
"Aku tahu kamu tidak ingin bersama ku karena aku tidak mau tidur dengan mu kan,"balas Nesya menatap David penuh damba.
"Apa aku pernah berkata seperti itu?"tanya David dingin membuat Nesya tersentak.
"Kau tidak berkata seperti itu Dav, tapi tubuh mu yang berkata pada ku, kau setiap malam menghabiskan one night stand dengan wanita bayaran mu, aku ingin mulai sekarang kau hanya menghabiskan waktu mu di ranjang hanya dengan ku,"bisik Nesya mencium telinga David.
"Awww, Dav what are you doing,"pekik Nesya dikala David tiba tiba bangun dan mendorong tubuhnya hingga terjatuh ke lantai.
"Kau kira aku akan tergiur dengan tawaran mu itu Nes, apa kau lupa bahwa aku sudah memiliki calon istri,"sarkas David menatap tajam ke arah Nesya.
"Kau tidak mungkin menikah dengan gadis OG itu Dav, karena aku lebih berhak dari dia, aku yang menemani mu disaat wanita brengsek itu meninggal kan mu dalam keadaan terpuruk Dav, kau harus ingat itu,"teriak Nesya membuat David mengeraskan rahangnya.
"Cukup Nes, kau tidak tahu apa apa tentang dia, jadi lebih baik kamu pergi dadi ruangan ku sekarang sebelum aku menyuruh Dono untuk menyeret mu masuk ke kandang singa peliharaan ku,"sentak David dengan nafas naik turun membuat Nesya ketakutan karena ia tahu bagaimana David kalau sedang marah.
"Dav, aku mencintaimu dan kau tahu itu,"ujar Nesya dengan suara yang lembut berusaha meredam emosi David.
"Keluar,"bentak David menggelegar membuat Nesya langsung lari terbirit-birit keluar dari ruangan David.
David masuk kedalam ruangan pribadinya, ia mengambil sebuah lukisan indah, terlihat seorang wanita memakai baju berwarna putih tersenyum manis dengan memegang bunga mawar.
"Kenapa kamu tinggalkan aku,"lirih David memeluk hangat lukisan tersebut seolah olah lukisan itu nyata.
**Bersambung
hai kak author balik lagi nih
pagi pagi..
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**