NovelToon NovelToon
Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)

Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:22.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mickey Mouse24

"sakit memang sakit rasanya, kecewa memang kecewa yang ku dapatkan, tapi akulah yang memilih untuk mencintaimu.
namun, gadis sepertiku pun juga masih punya hati, bukan?

aku lelah, sungguh

dan aku memilih menyerah untuk membebaskan diri dari belenggu istri tak di anggap" Bila

"seharusnya aku membelikanmu bunga dan memegang tanganmu,
seharusnya aku memberikanmu seluruh waktuku selama aku masih memiliki kesempatan" Marva

##
jangan terlalu membenci sesuatu yang akan menjebakmu terperangkap dalam lubang penyesalan

karna akan tiba masanya yang disia-siakan berhenti mencintai dan yang menyia-nyiakan baru mulai mencintai saat semuanya sudah tak terjangkau lagi

dan jangan memanfaatkan kesempatan kedua karna tak semua orang akan memberikannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mickey Mouse24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku membencimu!

~ aku membencimu! dulu, kini hingga nanti! dulu aku membenci dirimu karna kehadiranmu yang tiba tiba dan mengacaukan segala rencana hidupku, kini aku membecimu karna kau selalu menjadi mimpi burukku dan sampai akhir aku akan membencimu, karena dirimu, aku berada dalam 2 keadaan itu~ Marva

*************

Marva mematikan mesin mobil, dengan langkah lelah dan perasaan kalut, Marva melangkahkan kakinya dan membuka pintu rumah

bayang bayang itu menyambut kehadirannya, Marva dengan sekuat tenaga mencoba mengabaikan, ia harus mengatasi imajinasi yang memenuhi pikirannya, ia harus bisa memerangi bayangan sosok itu, jika tidak, mau sampai kapan Marva menghindar, ia akan kalah jika terus menghindar. pikir Marva

kaki penjangnya ia langkahkan selangkah demi selangkah memasuki rumahnya

"Maafkan Bila kak"

"Ampuni Bila"

"Sakit hiks" mohon gadis remaja dengan air mata mengalir deras di pipi dengan keadaan tersungkur menggenaskan di lantai, memohon ampun pada lelaki di depannya yang tengah menginjak pahanya dengan sepatu pantofel hitam mengkilap milik suaminya.

Kopi hitam panas yang baru saja di hidangkan sang gadis karna permintaan suaminya sudah melepuhkan punggung tangan si gadis karna lelaki itu sengaja menyiramkannya

"menyerahlah dan pergi! kau itu hanya pembawa si4l dalam hidupku" maki lelaki itu dengan kilatan amarah yang sudah memuncak

"tinggalkan aku! aku muak dengan semua ini!" teriak lelaki itu mengeraskan injakan kakinya pada paha si gadis seolah ingin mematahkan tulang pahanya saat itu juga

si gadis hanya bisa menangis menikmati rasa sakit pada tubuhnya juga pada hatinya. ia seorang istri yang tak di inginkan oleh suaminya.

langkah Marva yang terasa berat itu ia tuntun menuju lantai 2 dimana kamarnya berada, mengabaikan semua bayangan bayangan yang terputar jelas di ingatannya

"Kakak ada tamu di depan" sahut gadis remaja dengan suara lirihnya

suara itu terdengar jelas di telinga Marva seolah itu nyata, ia berbalik dan benar saja ia melihat sosok nyata seorang gadis yang terus mengganggunya belakangan ini, disana gadis remaja dengan pakaian daster biru muda rumahannya sedang menunduk setelah memberitahukan Marva jika ada tamu

"si.. siapa?" tanya Marva tergagap,ia masih berada pada kebingungannya, apakah ini nyata atau ia kembali berhalusinasi

"perempuan cantik kak, katanya teman kakak" lirih gadis itu masih dengan kepala menunduk menjawab pertanyaannya

DEG

Djafu. Marva pernah mengalami ini sebelumnya, sekitar beberapa bulan lalu saat gadis itu masih bersamanya dan ia kedatangan wanita bayaran yang telah dipesannya untuk membuat istrinya sakit hati

jadi ini hanya halusinasi bercampur kenangan yang pernah terjadi sebelumnya untuk mengingatkan Marva akan perilaku kejamnya pada sosok gadis malang itu

Marva memejamkan mata sambil menarik napasnya dalam-dalam dan menghembuskannya dengan kasar, setelah membuka matanya, benar saja, gadis remaja yang selalu terlihat ketakutan saat berhadapan dengannya itu yang tadi berada di depan matanya kini hilang entah kemana

Marva kembali membalikan tubuhnya, melanjutkan langkahnya ke tangga menuju kamarnya

"Aaaaaaaa" teriak memekakan nan menyakitkan seorang gadis remaja yang tubuhnya terguling di tangga dari lantai 2 ke lantai satu karna sengaja didorong oleh lelaki dengan alasan kesal kepada si gadis

sang pelaku yang tak lain adalah Marva dan wanita seksi dengan hanya memakai bra dan cd disamping Marva menepel bak perangko pada tubuhnya terbahak menyaksikan adengan berbahaya itu

"Hahahahah" tawa keduanya mengelegar

sedangkan gadis remaja itu sudah pingsan di bawah sana dengan luka luka di tubuhnya

"Aaarrgghh" Marva menjambak rambutnya frustasi, tubuhnya terkulai lemas di anak tangga pertama, Marva tak kuat, Marva tak bisa berada di rumah ini lagi, Marva harus pergi jika tak mau terbangun di rumah sakit jiwa esok pagi

susah payah Marva mengumpulkan tenaganya agar bisa bangkit, tubuhnya gematar karna bayangan seorang gadis yang terkapar menggenaskan di lantai ini akibat perbuatannya

lelaki yang belakangan terlihat kurus karna kurang makan, kurang tidur dan dihantui akan kenangan kenangan penyiksaan yang pernah dilakukannya pada istrinya terus mengganggu dirinya ditambah kerjaan kantor yang menumpuk membuatnya terlihat bagaikan lekaki pesakitan itu berusaha mengumpulkan tenaganya.

setelah bangkit Marva segera berlari keluar dari rumah, gadis remaja itu yang tak lain adalah Bila, mantan istri Marva benar benar menyiksa pikirannya

setelah di dalam mobil Marva segera merogoh ponsel di saku celana bahannya

"Carikan pembeli rumah sekarang" perintah Marva dengan suara serak pada seseorang di seberang telpon

Marva harus menjual rumah itu tak peduli hatinya yang meronta menolak

"aku membencimu" umpat Marva menatap rumah berlantai 2 di depannya namun di sana yang Marva lihat seorang gadis remaja sedang menatap mengiba dan ketakutan pada Marva, Argh, kenapa rasanya melihat itu dirinya ikut tersiksa? bukankah dulu ia adalah sumber dari penderitaan yang di alami oleh gadis muda itu?

tak ingin lagi berlama-lama berada pada suasana yang membuat dadanya sesak, Marva memutuskan tatapannya dan memacu mobil mewahnya meninggalkan rumah itu

bersambunggg...

\=\=\=\=\=\=\=\=\=

satu kata untuk Marva?

Salam Mickey Mouse 24

Dari Dunia Halu

1
Nani Yurismah
AQ suka alur cerita mu Thor... lanjut n tetap💪
Nani Yurismah
ya begitulah cinta🤭
Nani Yurismah
bawang merah oh bawang merah
Nani Yurismah
coba qu tebak...pasti masih berjodoh nih...nanti anak2 nya yg m.nyatukan
Elara francesca
kupikir kak akan buat ceritanya rain sama jeff
Husnaa: aku juga nunggu novel rain dan jeff
total 1 replies
Aghnia Raina
Luar biasa
Nur Ahmad
pas hamil
Nur Ahmad
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Ahmad
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Ahmad
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Irwan ramadhan Irwanramadhan
Buruk
Azizah Syahrofa Limbong
cerita Raina dan Jef ada kah?
shadowone
SEMANGAT THOR, ceritanya bagus aku suka.
shadowone
kok aku cari di profile author ga ada ya ceritanya Raina. Thor, kalu mau buat cerita Rain jangan bagi dia balik sama Jefry buat beda dari ceritanya Marva. Biarkan Jefry meliat mantan istrinya bahagia dengan pria lain. Maunya sih sama uncle Mario tapi uncle Mario uda nikah... Pokoknya biarkan Rain bahagia bukan sama Jefry. Jefry, baik sih tapi cintanya habis sama Manda yang ga bisa dia capai. Tapi Rain juga ga salah masuk dalam hubunganya dengan Manda, lagian Manda juga ga cinta sama Jefry.
shadowone
😂😂😂😂😂 marva🤦
shadowone
😂😂😂😂
shadowone
mama tirinya vino kan?
shadowone
🤣🤣🤣🤣🤣
shadowone
🤣🤣🤣🤣🤣 kayaknya aku harus baca ni cerita tuan daniel
shadowone
main cekik cekik😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!