NovelToon NovelToon
TAKDIR CINTA

TAKDIR CINTA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: violla

Sequel Mantan Tercinta, biar gak bingung, boleh baca Mantan Tercinta.

Season satu (Sudah tamat di bab 50)

Suci khaidar mengejar cinta laki-laki dewasa yaitu Fery Irawan yang pernah menjadi calon suami sepupunya Anggun.

Awalnya Fery irawan menerima cinta Suci hanya untuk menghilangkan rasa traumanya, namun karena kebersamaan yang mereka jalani, benar-benar membuat Fery mencintai Suci.

Namun sayang disaat keduanya sudah sama-sama saling mencintai, takdir memisahkan dan mempermainkan CINTA SUCI FERY.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Masih bisakah CINTA SUCI FERY bersatu?
Peringatan!! Banyak bersabar ya!


Season dua

Pertemuan di malam pertama dengan orang asing di malam itu, membuat Dinda kehilangan kesuciannya, laki-laki yang sudah punya istri itu merenggut kehormatannya dengan paksa.

Kenyataan pahit itu mengubah hidupnya, ternyata benih itu tumbuh di dalam rahimnya. Apa yang terjadi selanjutnya? Mungkinkah Dinda rela menjadi istri kedua Lucas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Putus (kalung)

Satu persatu pengunjung cafe berdatangan, dan sebagian berlalu meninggalkan tempat ini, Fery merasa sebagian dari mereka memperhatikan Tasya yang masih menangis, kemudian Fery memegang kedua sisi lengan Tasya dan melepaskan pelukan itu.

Fery masih diam, ia memandang lekat pada Tasya yang masih menunduk, sementara isakan tangisnya masih terdengar jelas.

"Duduklah!" Titah Fery ia membawa Tasya ke kurai yang semula didudukinya, kemudian Fery menarik kursi di samping Tasya, "kenapa bisa ada di sini?" Tanya Fery.

"Sebenarnya, aku yang meminta Yogi untuk manggilmu ke tempat ini," Jawab Tasya lirih, Fery terlihat mengusap wajahnya.

"Setelah sekian lama, kenapa baru sekarang ada di sini?" Tanya Fery.

"Aku tahu, aku salah Fer ... Fery tolong maafkan aku," pinta Tasya sembari memegang tangan Fery, namun Fery menarik tangnnya.

"Memaafkan tidak semudah itu Tasya, aku hampir gila karenamu. Kamu pergi tanpa pesan, bahkan disaat aku begitu menyayangi kamu."

"Tolong ... tolong kasih aku kesempatan sekali lagi, hanya untuk kata maaf saja," Tasya kembali memelas, Fery menarik napas.

"Sudahlah, jangan menangis lagi. Aku gak mau orang lain mengira, kalau aku menyakitimu," ucap Fery dan Tasya terdiam seraya menghapus air matanya.

"Fer, dulu aku terpaksa pergi karena aku tidak mau membuat kamu malu, aku merasa tidak pantas untukmu Fery, kamu tumbuh dari keluarga yang harmonis, sementara aku, " Tasya menggantungkan ucapannya dan kembali tersedu, "seperti yang kamu tahu, mamaku menikah lagi, dan papa tiriku, dia hampir melecehkanku, aku tidak punya pilihan lain selain pergi Fer, tidak ada hiks," Tasya kembali menangis.

Fery masih diam, namun batinnya juga ikut bersedih, "kenapa tidak menemui aku?" Tanya Fery.

"Aku tidak punya waktu, dan tidak mau Papa tiriku juga menyakitimu, dia orang yang jahat Fer, aku tidak berani kembali ke sini saat dia masih ada di rumah, aku trauma Fer, tapi saat ini dia sudah meninggal, karena itu aku ada di sini, Fery aku mohon maafkan aku, kasih aku satu kesempatan untuk menebus kesalahanku," Tasya menatap Fery dengan wajah yang sendu, ia memegang tangan Fery dengan erat.

"Sudahlah, kita tidak perlu mengungkit masa lalu, biarkan semua berjalan dengan sendirinya," ucap Fery mengulas senyum di bibirnya.

"Terima kasih," jawab Tasya.

****

Keesokan harinya.

Yogi terkejut saat Suci mengatakan kalau ia sudah menanda tangani surat kerja sama dengan Nino, namun Suci masih tidak mengatakan alasannya meskipun Yogi berulang kali mendesaknya untuk bicara. Hani juga tidak bisa berkutik, ia sudah berjanji tidak akan mengatakan apapun.

Yogi selalu menemani dan selalu ada disetiap kegiatan Suci, sebagai orang yang bertanggung jawab untuk semua pekerjaan Suci, Yogi juga merangkap menjadi supir pribadinya, dan siang ini mereka sudah berada di sebuah villa mewah dimana Nino menagih Suci untuk menjadi model kalung berlian yang akan diluncurkannya.

"Seharusnya kamu tidak bertindak sendirian, saat ini kamu menjadi brand ambassador La Kosmetik, kenapa kamu terima kerja sama dengan Nino?" Yogi masih kesal, ia kembali mengungkit kesalahan Suci.

"Gak usah teriak juga kali!" Seru Hani, ia membulatkan matanya.

"Semua ini juga salahmu, kau tidak bisa menjaga Suci dengan baik! Kau memang gak becus!" Kesal Yogi.

"Kalau ngomong jangan asal! satu-satunya orang yang gak becus di sini ya kamu, bukannya kerja, malah asyik berduaan sama si Tasya itu!" Hani melemparkan pena sampai mengenai lengan Yogi.

"Oh, kamu cemburu ya?" Tanya Yogi.

"Idih, najis!" Hani mengibaskan tangannya, "gak level!" Serunya.

"Gak level? awas, siapa tahu kita jodoh!" Amarah Yogi mendadak hilang, kini ia tertarik menggoda Hani.

"Is amit-amit!" Jawab Hani.

"Kenapa jadi ribut sih? cepetan sebentar lagi acaranya dimulai."

Suci sudah tampil cantik, hanya sekali saja ia menjadi model kalung berlian ini, setelah semua selesai, Suci akan mendapatkan bukti visum dan beberapa berkas yang memberatkan Fery, seperti itulah yang dijanjikan Nino kepadanya.

"Aku sudah muak ada di sini, gaun ini, polesan di wajahku, semua ini aku sudah bosan!" Suci mengamati penampilannya di depan cermin, "setelah ini semua berakhir!" Suci mengepalkan tangan dengan semangat.

Hani hanya mengangkat bahu, ada rasa kasihan di hati Hani melihat pengorbanan Suci untuk Fery, namun ia hanya bisa diam dan berharap semua berjalan sesuai rencana, sedangkan Yogi keluar untuk melihat para pengunjung yang sedari tadi sudah memenuhi halaman Villa ini.

Ceklek (pintu dibuka)

Nino terlihat tampan dan gagah, ia tersenyum saat melihat wajah Suci yang cemberut, kemudian ia mendekati Suci dan menyerahkan kotak perhiasan berwarna merah.

"Kenapa kau masih memakai kalung itu?" Tanya Nino, ia menunjuk kalung yang dipakai Suci, belum sempat Suci menjawab, Nino sudah menarik kalung Suci hingga putus.

"Apa yang Anda lakukan?" Tanya Suci setelah memegang kalung ikatan cinta dari Fery.

"Kenapa marah? seharusnya kau tidak memakai kalung itu. Berlian ini lebih cantik menghiasi lehermu!" Nino mengambil kalung Berlian dan menunjukannya kepada Suci, "apa harus aku yang memakaikanny?" Tanya Nino.

"Ehhm Pak Nino, biar saya saja yang memakaikannya!" Hani mengambil kalung itu dari Nino.

"Acara sudah dimulai, semua sudah menunggumu!" Seru Nino lalu ia keluar dari ruangan ini.

Wajah Suci semakin sendu, kalung yang dipakaikan Fery beberapa hari yang lalu sebagai ikatan cinta mereka kini sudah putus karena ulah Nino.

"Sudah jangan diratapi." Hani mengalungkan kalung berlian itu di leher Suci, "semua sudah menunggumu, ini cuma sekali saja, setelah ini kita tidak perlu berhubungan dengan dia!"

*****

Nino menyambut satu persatu tamu yang datang menghadiri acaranya, ia bekerja sama dengan berbagai pengusaha berlian yang lain, tidak heran jika mobil mewah berjejeran di tempat ini, berbagai model kalung berlian sudah berjejer di tempat khusus di atas panggung, tentu dengan pengawalan yang ketat.

"Pak Nino, semua berlian sudah di perlihatkan, kenapa berlian Pak Nino masih disembunyikan?" Tanya seorang pria paruh baya.

"Saya menunggu tamu special Pak," jawab Nino seraya memperhatikan semua tamu di sana.

Nino mengulas senyum saat melihat tamu special yang ditunggunya sedari tadi sudah menampakkan diri, kemudian ia berjalan untuk menyambutnya.

"Akhirnya datang juga!" Nino menyambut kedatangan Fery dengan ramah, "silahkan duduk Pak Fery, saya sudah menyiapkan tempat khusus untuk Anda!" Seru Nino.

"Saya datang ke sini, bukan untuk menghadiri acara Anda, melainkan undangan dari rekan bisnis yang lain, yang kebetulan berlian itu juga ada di sana!" Fery menunjuk panggung yang bagian belakang tertutup tirai berwarna merah.

"Tidak masalah, jujur saya sangat bangga Pak Fery ada di sini," ucap Nino ia melirik seorang wanita yang ada di samping Fery.

******

Gimana ya? seperti Mantan Tercinta, harus banyak bersabar. Apa kita baca novel ini kalau sudah tamat saja ya?🤔

Aku tuh gak bisa merubah alur☺

Q :Ceritanya hampir sama dengan si Mantan thor?

A: Saya juga tidak tau☺

Saran saya, baca CINTA SUCI FERY kalau sudah END😍, kalau mau. Saya tidak memaksa mentemen untuk terus mengikuti cerita CINTA SUCI FERY

Sayang semualah pokoke❤

Silahkan Mampir❤

1
Hani Purwanti
bagus
Adelia ZahrotusShifa
seruuuuu
Anisa Lestari
cih ferel anak haram sok" an menjijikkan
udin si otak anjay
kalo gabut mending baca novelku, dijamin auto ngamuk:v😗🗿
kavena ayunda
kasih tau emak lu bahwa cucunya bkn cucunya biar stroke emak lu jijik liat laki.bodoh gini tasya uda ke neraka kali
kavena ayunda
aneh pada dukung fery hadeh🙄😂 menjijikan meski di jebak.q kasian suci nya lah mending kasih jodoh lain
kavena ayunda
suci.goblok🙄😂
Agustin Ria Astuti
mau dong dipeyuk ☺😍😍😘😘😘
Agustin Ria Astuti
aku jg dah ngantuk tp kutahan😌😌😌
Agustin Ria Astuti
si othor kok tau badan aku bulett 😄😄😄pede dikit napa cerita dah banyak bagus pula ceritanya😍😍😍 kok bilang ndak bisa ngarang, semangat2 aku pasti baca kok
Agustin Ria Astuti
tebak tebak buah manggis si othor suka banget bikin nangis
Agustin Ria Astuti
beugh othor nggak tau ya bawang lg mehong ini😭😭😭
Agustin Ria Astuti
lah klo nggak mau pening tidoorr aja sono, klo aku baca nopel justru hiburan daripada keluar rumah ngibahin orang malah nambah dosa, ceritanya dah keren thor tetap semangat ya👍👍👍
Agustin Ria Astuti
klo menurut aku semua yg aku dah baca 👍👍👍👍👍semangat terus ya thor
Agustin Ria Astuti
aku mampir lagi thor
✨viloki✨
Udaaaah biarkan Ferel sama bapaknyalaah, biar dia jg tanggung jwb.
Suci sama fery ntar bikin anak sendiri aja 😝
✨viloki✨
Aaarrggghhhh
✨viloki✨
Lieur ah
✨viloki✨
Suci nih gemana seh katanya cinta metong ma fery
Ngeselin ah
Neneng cinta
nyesel psti nih rendra....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!