Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 12
Para wartawan pun mulai berbisik-bisik dengan ngeri dan gemetar
"penggambaran nya membuat ku rasa nya seperti jatuh ke dalam laut...."
"Itu benar, aku juga bisa merasakan keputusasaan nya...."
"jika dia hanya akting, bagimana dengan kemampuan aktingnya? dia di kritik sebagai artis cantik tapi tidak berbakat dan memiliki kinerja artistik yang buruk, seperti nya dia jatuh ke laut memang kenyataannya!"salah watu wartawan menjelaskan secara logis
'kenapa Elva menolak untuk mengakui keterlibatan Adnan? Dia lah yang mengundang nya ke pantai Nyang Nyang, apa dia masih mencintai Adnan?'mona berpikir sambil melirik Elva
"Tapi dia adalah milik ku, dia tidak akan melihat mu bahkan jika kau mati di depan nya. Untungnya tadi aku tetap tenang, Elva sangat bodoh telah melepaskan kesempatan untuk menjatuhkan kami'mona tersenyum ke arah kamera tapi mata nya Menatap Elva dengan sinis
"Ekspresi yang paling lucu apa nya? Saat kau baru sadar kau hanya lah tikus di bawah genggaman kucing saat kau merasa berhasil kabar. Nikmati saat-saat kesenangan terakhir mu'elva berpikir sinis
"Selamat atas kelahiran kembali mu! Namun, bagaimana kau akan menjelaskan cinta mu yang tak terhitung untuk tuan Hazard jauh di lubuk hati mu, yang telah di ungkapkan kan teman baik mu nona Mona?"salah satu wartawan bertanya langsung pada inti nya
Wartawan yang lain menatap nya pandang tidak percaya bahwa ada salah satu dari mereka bertanya hal Seperti itu tapi mereka juga penasaran dengan jawaban atau penjelasan apa yang akan di katakan Elva
"Terlalu konyol untuk di jelaskan!"Elva berkata pelan sambil merapikan rambut nya
"Artinya, kau tidak mencintai tuan Hazard?" wartawan laki-laki bertanya dengan heran
Beberapa wartawan pun mulai berpikir di antara diri mereka sendiri tentang....
'Pertanyaan ini menempatkan nya dalam dilema. Kalau dia menjawab iya, berita besok akan melaporkan kan nona Elva tidak mencintai tuan Hazard dan dia akan membuat marah penggemar nya'
'Kalau dia menjawab tidak dua akan terjebak dalam jebakan yang sama hingga, akibat dari diam-diam menyukai tuan Hazard bahkan lebih parah, mari kita lihat apa jawaban nya'
"Tuan Hazard sangat baik tapi dia bukan tipeku, karena aku mencintai pria muda yang tampan"Elva menjelaskan dengan nada yang Tenang tapi sedikit malu-malu
Di siaran langsung konferensi pers terlihat beberapa komentar dari para netizen
"Hah, tuan Hazard membuat dirinya tidak di sukai?"
"Tuan Hazard, katanya bahwa kau semakin tua"
"dari mana si jalang ini memanfaatkan popularitas tuan Hazard?"
"Aku kan juga menyukai pria muda yang tampan!"
"Nona Elva sangat-sangat pintar, aku menyukai mu"
"penggemar bodoh tuan Hazard, entahlah!"
"Tipe mu tidak pernah berubah apa kau seorang iblis?"
"Tuan Hazard yang polos Telah di libatkan"
"kita memiliki tipe yang sama"
"Elva tidak tahu malu!"
"Terlebih lagi, aku sudah memiliki pacar yang baik yang sangat mencintai ku"Elva memalingkan wajahnya yang merona
"mona, mau juga tahu itu. kenapa kau mengatakan aku mencintai tuan Hazard?"Elva bertanya pada mona dengan nada polos
"Walaupun aku tidak bisa langsung membunuh serangga, tapi di siksa sedikit demi sedikit lebih baik'elva tersenyum sadis secara diam-diam
'Jelas-jelas kalian sudah putus...tapi itu masih belum banyak diketahui, dan kau akan menjadi wanita lain selama aku masih menjalin hubungan dengan Adnan'mona menatap Elva dengan kesal
Para wartawan pun mulai berbisik-bisik saling berdiskusi di antara mereka
"Itu benar, nona Elva memiliki pacar terkenal yang melindungi nya dari serangan cedera"
"Dia juga pria muda yang tampan yang bernama Andan. Ketenaran nya meningkat"
"nona Mona yang merusak hubungan mereka dasar teman baik palsu!"
Mona mengepalkan tangannya dengan kesal dan benci
"Elva, aku sering melihat mu melihat karya tuan Hazard dari debut nya hingga sekarang di kumpulkan oleh mu di tengah malam. Apa akh salah paham terhadap mu?"Mona menatap Elva dengan senyum canggung
"Tak ku sangka ternyata imejku begitu di mata mu... penampilan artistik ku sangat buruk hingga aku ingin belajar dari tuan Hazard" Elva menjelaskan dengan nada kecewa
"Seharusnya aku tidak menggunakan nya jadi aku harus tetap mempelajari masing-masing peran yang dia mainkan. Dan aku mengetahui penampilan nya sangat menakjubkan dan menarik. Itu akan menjadi keberuntungan ku kalau aku bisa mempelajari sepersepuluh dari kemampuan penampilan dari nya"lanjut Elva dengan nada yang ceria
Di sebuah rumah mewah terlihat kucing melompat ke atas sofa, di sofa itu terlihat pria muda yang tampan berambut pirang bermata hijau mint sedang duduk menonton televisi yang menampilkan berita konferensi pers Elva Kirana sambil minum wine.
"Dia selicik diri mu"pira itu berkata Tenang sambil melihat kucing nya
MEOW