NovelToon NovelToon
Suami Selingkuh, Ku Buat Menyesal

Suami Selingkuh, Ku Buat Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moms Al

demi mendukung karier suaminya Arga Prasetyo, Ariana rela menikah selama delapan tahun secara diam-diam. Ariana menemani Arga berjuang di perusahaan nya tapi balasan yang didapatnya adalah perselingkuhan, bahkan pelakor itu terang-terangan menantang nya.

setelah menyiapkan perceraian dan pergi dengan tenang ternyata Arga menolak untuk melepaskan nya. hingga seorang laki-laki lain datang membuka babak baru untuk nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Arga...sikap sok peduli mu itu benar-benar membuat ku merinding...".

"semua yang kamu lihat itu salah paham Ariana, putri tadi tiba-tiba jatuh dan tidak sengaja jatuh di pangkuan ku". Arga mencoba menjelaskan hal kebohongan.

"sudah...tidak usah banyak alasan, sengaja atau tidak itu urusan kalian. Tapi kamu sudah sangat keterlaluan karena mendorong ku demi membela selingkuhan murahan mu itu". Wajah Ariana merah padam. Sedangkan Mery menatap nya kemudian mengelus punggung sahabat nya itu.

"baiklah...aku salah, aku memang salah. Puas sekarang ?". Ariana menjauhkan ponsel Mery dari telinga nya karena Arga setengah berteriak.

"sekarang kirim cepat alamat Mery, aku akan menjemput mu pulang". Kali ini suara Arga pelan.

"aku sudah mengatakan pada mu, kalau aku akan pulang. Tapi bukan malam ini". Terdengar hembusan nafas kasar diseberang telepon.

"tidak bisa, kamu harus pulang malam ini. Kalau tidak aku akan menghancurkan tempat Mery jika aku dapatkan alamatnya dari Raka, dia sedang melacak GPS melalui ponsel sahabat mu itu". Ancam Arga pada Ariana.

"satu jam lagi aku akan pulang".

Tut

Ariana langsung mematikan telepon nya, merasa kesal pada Arga karena ingin membawa Mery juga dalam masalah rumah tangga mereka.

"dasar gila!!!! Aku barusan aku melihat pria seangkuh itu. bahkan dia tidak benar-benar merasa bersalah sedikitpun". Mery sampai meneteskan air matanya karena Arga begitu memaksa sahabatnya.

Ariana terus saja menghela nafas nya pelan, rasa emosi bercampur semua menjadi satu.

Mery memegang lengan Ariana. "Ariana..pria brengsek itu sudah banyak menyakiti mu, tapi masih saja sok berkuasa. Temperamen nya sungguh mengerikan, kalau dia tau kalau kamu menipunya tentang tanda tangan perceraian kalian, aku takut nanti dia kan mencekik mu". Khawatir Mery, Arga sangat berbahaya ketika marah.

Ariana tersenyum menatap sahabatnya. "kalau begitu, aku akan menyiapkan racun untuk nya".

"ha ?". Mery sampai tercengang mendengar ucapan Ariana.

"kalau dia ingin mencekik ku, Maka aku akan meracuni nya duluan". Lanjut Ariana lagi menatap Mery.

"jadi kamu tetap ingin pulang kerumah pria brengsek itu ?". Dengan cepat Ariana menganggukkan kepalanya.

"iya...aku takut dia betul-betul akan menghancurkan apartemen mu. Dia sudah gila". Mery hanya mampu menghela nafas berat mendengarnya.

"segera hubungi aku jika Arga berani macam-macam, aku akan datang membantu mu atau tidak sekalian aku membawa polisi". Tekad Mery memegang kedua telapak tangan Ariana.

"terimakasih selalu ada untuk ku, aku tidak akan melupakan semua nya". Ariana memeluk Mery sambil menangis.

* * *

Ariana berjalan keluar setelah pintu lift terbuka, tatapan nya begitu datar. Tapi Ariana tidak sadar jika seseorang yang baru saja masuk lift sedang melihatnya.

"tuan ada apa ?" tanya asisten nya menatap Adrian.

"tidak ada apa-apa". Keduanya kembali diam.

'punggung itu, dia...".

Ariana kini sudah didalam mobil nya, dengan kecepatan sedang membelah jalanan malam. Beberapa pengemudi dan pemotor terlihat masih banyak karena belum tengah malam.

Setengah jam membawa mobil nya, akhirnya Ariana sampai didepan gerbang rumah Arga.

Tak lama pintu gerbang terbuka, terlihat dua orang penjaga membungkuk hormat melihat mobil nyonya mereka lewat.

Setelah mobil nya terparkir sempurna, Aruna segera keluar dari mobil itu, berjalan masuk kedalam rumah.

Ariana masih merasa jika bokong nya terasa sakit, Arga yang melihat istrinya datang langsung menghampiri nya.

"sayang... kamu tidak apa-apa ?". tanya Arga memegang lengan sang istri. Tapi Ariana menepisnya.

"jangan menyentuh ku". Tepis Ariana sambil membuka highlight nya dan berganti menjadi sendal rumah.

Tanpa menghiraukan Arga yang mencoba membantunya, Ariana berjalan sendiri walau terasa sakit bokongnya.

"sayang...". panggil Arga mengikuti langkah Ariana.

"tunggu sebentar". Ariana memejamkan mata menghela nafas berat, lalu berbalik melihat Arga yang sedang mengotak Atik ponsel nya.

"aku sudah memasang cctv dalam ruangan ku, kamu bisa melihatnya kapan saja. aku jamin kejadian tadi tidak akan terulang lagi". Arga memperlihatkan rekaman cctv di ruangan perusahaan nya.

"takut aku seperti hari ini lagi, muncul saat kalian lengah dan bikin selingkuhan mu malu, makanya kamu memasang cctv ?". Senyum miring muncul pada mulut Ariana.

Arga menurunkan ponsel nya, rasa kesal melanda karena Ariana seperti nya tidak mempercayai nya sekarang.

"aku dan putri sungguh tidak memiliki hubungan apa-apa, aku akui memang dia kadang datang dan sedikit manja, tapi aku hanya menganggap nya sebagai adik". Arga menjeda ucapannya menatap Ariana agar terus mempercayai nya. "dia ke perusahaan juga karena ayah nya dan kakak nya menitipkan pada ku untuk belajar berbisnis". Ariana hanya tersenyum miring menanggapi penjelasan Arga.

"Minggu depan aku dan keluarga Darmawan akan menandatangani sebuah kerja sama besar, keluarga mereka cuma meminta permintaan kecil padaku untuk mengajari putri, masa aku menolak nya". Ariana menganggukkan kepalanya tersenyum kecut.

"alasan yang bagus sekali, ternyata cuma adik ? Tapi bukanya dia bilang kalian menghabiskan banyak waktu malam bersama". Tatapan Ariana mengintimidasi Arga.

Perlahan Ariana melangkahkan kakinya menuju ke Arga sambil menatap Arga dengan tatapan tajam. Pria itu memundurkan langkah karena Ariana terus maju.

"kakak dan dik tidur bersama ? Bercumbu bersama ? Bahkan sampai bermesraan di perusahaannya dengan putri hanya memakai handuk ? Apa itu yang dinamakan kakak adik ?". Mata Ariana melotot pada Arga.

Arga merasa terpojok karena terbentur oleh sofa. "itu...itu cuman....putri berbicara ngawur, tidak ada yang terjadi diantara kami".

"hahahaha....". Ariana tiba-tiba tertawa keras sampai air matanya keluar, wanita itu memegang perutnya dengan satu tangan menyapu air matanya.

"ngawur ? Apa kamu sadar dengan ucapan mu itu ? Kamu menikmati semua sentuhan putri dan kamu selalu bilang padaku jika kalian tidak memiliki hubungan apapun, itu terus yang menjadi alasan mu setiap kita berdebat. Lama-lama para pembaca juga bosan mendengar nya karena kamu tidak memiliki kata-kata lain". Arga memegang pundak Ariana tapi dengan cepat Ariana mundur.

"karena yang aku katakan adalah kebenaran Ariana, rasa cemburu mu yang membuatmu berpikir macam-macam, jika kamu tidak cemburu, mungkin saja kejadiannya tidak akan seperti ini". Arga menatap manik mata Ariana.

"sudahlah...aku malas berdebat dengan mu tentang putri yang tidak ada habis nya. Aku cemburu ? berpikirlah terus begitu, karena aku sangat muak melihat mu". Ariana berbalik ingin naik kelantai atas.

"sayang...". Arga mencegat Ariana untuk ke kamar.

"sayang tolong percaya padaku, hanya kamu nyonya Prasetyo, kita akan membuat anak dan nyonya Prasetyo akan menjadi milik mu seutuh nya, tinggal di rumah dan merawat anak-anak kita". Arga tersenyum membayangkan bagaimana nantinya mereka akan memiliki anak yang lucu-lucu.

'kamu kira aku akan melahirkan anak untuk mu, kemudian kamu seenak selingkuh diluar sana. Bayangan yang menjijikkan'. Batin Ariana menatap Arga.

Bersambung....

1
Adinda
lanjut thor
sunaryati jarum
Ayo balasan apa yang akan kamu berikan pada Arga, Martha dan Putri,Ariana? Emak makin penasaran
sunaryati jarum
Emak menunggu pembalasan kamu pada Arga,Putri,dan Bu Martha,maka 5 🌟 kuberikan.Emak sabar menunggu momen itu
sunaryati jarum
Lega Ariana selamat,putri dan Martha harus bertanggungjawab jawab, karena preman suruhannya pasti berkicau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!