Duo kembar mengajak bermain ke mall di kota agak jauh dari tempat tingal kami dan tidak segaja malah bertemu papanya padahal aku menyembunyikan keberadaan mereka dari papanya
kami di jodohkan orang tua dia tidak pernah menerima perjodohan ini kerena dia punya kekasih bahkan aku sempat di madu
Saat dia menceraikan aku dia tidak tahu kalau aku hamil dan aku sembunyikan kehamilanku dengan bersembunyi di tempat lain memang tak mudah perjuanganku hamil anak kembar tetapi semua aku jalani dengan dukungan adek almarhum ibu yang selalu mendukung ku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 12 Mendengar pertengkaran mas Adit dan Sarah
Menjelang subuh mas Adit minta bercinta lagi bahkan kami melanjutkan lagi bercinta di kamar mandi karena sudah subuh aku mandi dan sholat selesai sholat aku mamakai pakaian ku dan memakai hijab
" Mas nanti aku mau masuk kerja jadi antarkan aku pulang dulu mau ganti baju" pinta ku sambil memasukkan baju kotor ke dalam paperbag yang di beri tadi
" Iya sayang ini masih pagi kita sarapan dulu" jawab mas Adit
" Sini mas peluk" kata dia sambil mencium pipiku
" kamu mau sarapan di sini atau di mana mungkin" tanya dia
" Sarapan roti sama kopi saja di rumah" jawabku Mas Adit pun mengandeng ku dan kami menuju ke mobilnya dan dia pun menstarter mobil nya dan melaju perlahan Sampai rumah aku segera masuk kamar mau ganti baju seragam kerja dan tentu saja memakai skincare pemberian mama mertua kemudian aku keluar kamar dan mas Adit sudah bikin kopi dan roti panggang
" Kalau makan siang kamu beli di mana" tanya dia
" Beli di showroom biasanya banyak orang jualan lewat" jawabku
" Besok hari Minggu libur kan" tanya dia
" Iya sih tapi mingu kan waktunya mas sendiri di larang sama aku ataupun Tante Sarah" jawabku
" Sarah pulang hari Senin karena belum selesai bikin vidio konten" kata mas Adit
"Emang Tante Sarah kerja apa" tanya ku
" Dia kan asisten si salsa selebgram dan model yang cantik itu" kata mas Adit
" Kira in tante Sarah selebgram" kata ku
" Bukan dia hanya asisten nya si salsa" kata dia
"O ternyata cuma asisten to gitu aja belagu" kata ku sambil bibirku mengerucut
" sudah jangan bicara tentang dia nggak baik ghibah"kata mas Adit
" Sudah siap ayo mas antar " kata dia aku masuk mobil dan di antar sampai tempat kerja dan mas Adit mencium keningku dan aku mencium punggung tangan nya
Sore aku di jemput di tempat kerja tumben aku di jemput ada apa ini
" Kita mampir cari makan ya mas lapar" kata dia
" Ini sudah hampir magrib mas aku mau sholat dulu di rumah" jawabku
" Iya sudah kita mandi dulu nanti kita keluar malam Minggu kita jalan jalan" kata dia aku pun mengangguk setuju Sampai rumah aku mandi dan sholat kemudian berdandan karena mau di ajak jalan nggak tahu ke mana
" Ayo berangkat kami sudah siap" tanya dia
" Memang kita mau kemana" tanya ku
" Kita jalan ke mall makan dan nonton bioskop " kata dia.
Kami sampai mall dan mas Adit ngajak aku makan seperti biasa sukanya tanpa sayur dan makanan junk food dia mengajak makan ayam goreng spicy dengan lelehan keju
" kamu pesan apa sayang" tanya dia
" Sayang yang di duakan, sama kan saja" jawabku sambil protes
" Aku akan adil laki laki kan boleh punya istri dua Samapi empat sayang asal bisa adil dan itu juga mengikuti sunah rosul" kata dia
"Hallo ngikuti sunah rosul sholat saja setahun sekali pada waktu idul Fitri" jawabku. Dia tertawa
" Belum dapat hidayah ayo makan enak lho kejunya meleleh apa mas suapin" kata dia ketika makanan datang
" Nggak ah aku makan sendiri saja " kata ku sambil berdiri mau cuci tangan kemudian kau makan teryata enak bumbunya terasa Sampai ke tulang selesai makan kami nonton film dia membeli tiket dan aku membeli popcorn dan juga air mineral selesai dapat tiket kami masuk dan nonton sambil makan popcorn yang tadi aku beli dan yang kami tonton film romantis sehingga dia memelukku dan menciumi pipiku
Sampai film selesai pun kaki pulang Sampai rumah masih sepi pasti Sarah belum pulang aku langsung masuk kamar ganti baju dan berwudhu kemudian sholat isya selesai sholat isya aku ngantuk banget aku tidur di ranjang ku tak lama terlelap. nggak tahu berapa lama aku tidur terasa ada yang menciumi aku dan ada yng mengganjal di bokongku
" Ih apaan sih mas menggangu orang tidur saja kan sudah habis waktunya sana ke kamar ku kembali" kata ku sambil merem
" Sarah belum pulang Sarah nggak akan tahu kalau kamu nggak cerita" kata dia.Aki dipaksa melayani semakin aku berontak semakin aku kalah dan aku kalah tenaga sama dia dan akhirnya aku melayani dia satu ronde dan dia kurang lagi hem besok pasti cape tapi besok Minggu libur nggak papa deh aku juga menikmati percintaan kami apa aku sudah jatuh cinta sama dia ya bahkan sekarang aku tidur dalam dekapan nya.
Pagi aku bangun mandi sholat subuh dia masak pernah sholat kemudian aku bikin kopi dua sekalian bikin roti selai mas Adit bangun dan duduk di dekat ku dia minum kopi sambil merokok
" Mas jangan rokok di sini sana di belakang" kata ku dan dia pun duduk di teras belakang merokok sambil minum kopi aku makan roti selai kemudian aku tidur lagi karena aku ngantuk banget dan kali ini aku kunci pintu kamar biar nggak di ganggu
Aku bangun merasa lapar Hem aku lupa aku tadi tidak mencuci biar aku kumpulkan baju kotor juga sprei kemudian akan aku bawa ke laundry rumah sepi pasti mas Adit keluar kalau Minggu bi Sumi juga libur aku aku hanya menyapu saja kemudian pesan gojek dan menuju laundry selesai ke laundry aku pergi kerumah makan dan minta di turunkan di sana aku pun makan di warung tersebut dengan rendang dan juga sayur daun singkong juga gulai nangka muda selesai makan aku naik angkot menuju perumahan samping di gerbang perumahan aku turun dan aku mampir di mini market beli camilan biar aku nggak kelaparan nanti akan masukkan kamar sendiri ada keripik kentang dan keripik lain mau juga biskuit dan roti.
Aku berjalan pulang dan mobilnya mas Adit sudah terparkir di depan dan aku dengar suara orang bertengkar aku jadi kepo nggak jadi masuk tapi aku mendengarkan pertengkaran mereka dari jendela samping ku dengar Sarah menangis dan mas Adit bicara
" kamu sudah aku kasih belanja lebih dari pada Tiara kamu saja yang boros nggak bisa mengelola uang berapa pun habis" kata mas Adit
" Mas anak ku sakit dia butuh biaya banyak" jawab Sarah
" eh itu anak mu ya urusan mu bukan urusan ku dan bukan kewajiban ku lha kamu kan kerja seharusnya bisa menambah kebutuhan kamu bukan semakin kurang" kata dia eh teryata sarah punya anak jadi dia janda
" Aku tahu mas aku janda kamu jijik sama aku dan nggak mau punya anak sama aku sehingga kamu selalu pakai pengaman" kata Sarah
" Eh Sarah dengarkan aku pakai pengaman kerena aku nggak mau kita punya anak apalagi sampai papaku tahu bisa di bunuh aku lagian siapa juga yang menjebak duuan kata mas Adit
" kamu berhubungan dengan Ara juga pakai pengaman" kata Sarah
" Iya lah Ara kan masih muda kasihan dia kalau hamil" kata mas Adit padahal dia beberapa kali berhubungan dengan ku tanpa pengaman gimana nih kalau aku hamil
" Ok awas ya kalau aku tahu kamu hubungan dengan Tiara nggak pakai pengaman aku juga nggak mau pakai pengaman
" sudah nggak usah nangis aku akan sudah adil aku tambah belanja mu satu juta buat anak mu kalau kurang ya minta tanggung jawab bapak nya bukan aku" kata mas Adit kemudian terdengar dia keluar dari kamar dan kau segera bersembunyi di sebelah pot bunga dan setelah aman aku segera keluar dari persembunyian kemudian aku pura pura mengetuk pintu dan sama mas Adit di buka
" Dari mana kamu keluyuran nggak pamit" tanya dia dengan emosi
" Aku lapar beli makan sekalian belanja camilan di minimarket depan" jawabku
" Bikinin aku kopi" kata dia
" Bentar aku ke kamar dulu kemudian aku membuka kamar dan memasukan belanjaaku kemudian aku keluar lagi bikin kopi
" Mana katanya kamu beli makan" tanya dia
" Sudah aku makan di sana lah kalau ku bawa pulang ke buru aku lapar lagian mas tadi kemana aku bangun juga nggak ada" jawabku
Kemudian aku bikin kopi buat dia
" Mau di bikinkan mie instan" tanya ku
" Iya pakai telor dua di kasih cabe satu kasi kuah sedikit mienya yang ramen" kata dia sambil menyebut pesanannya. kemudian aku buatkan mie sesuai dengan pemintaannya selesai aku bikinkan dan aku tingal ke kamar biasa meneruskan bermain sosial media sambil lihat harga mobil second di pasaran.
Bersambung .......