NovelToon NovelToon
Pria Yang Seharusnya Tidak Ada

Pria Yang Seharusnya Tidak Ada

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Action / Romantis
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Chitholl

Di dunia yang dikendalikan elite global, Rafael Alkava tumbuh sebagai anak buangan yang seharusnya tidak pernah hidup. Tanpa mengetahui asal-usulnya, ia bangkit dari kemiskinan, menaklukkan dunia trading, dan berangkat ke Amerika demi mencari kebenaran tentang dirinya.
Namun langkahnya justru menyeret Rafael ke dalam konflik mafia internasional, konspirasi negara, dan organisasi bayangan yang menguasai dunia dari kegelapan. Perlahan, ia menyadari bahwa hidupnya adalah bagian dari perang lama yang belum pernah berakhir.
Ketika semua rahasia terbuka, satu pertarungan mematikan mengubah segalanya.
Rafael Alkava dinyatakan mati.
Tapi di balik kematian itu, sesuatu justru mulai terbangun—
dan dunia akan segera tahu bahwa kesalahan terbesar mereka adalah membiarkannya hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Chitholl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Raid Terakhir

Manhattan – Jalanan Malam – Dalam Lamborghini Merah.

Seraph menyetir Lamborghini Aventador SVJ-nya dengan kecepatan yang melampaui batas. Mesin V12 menderu keras, lampu jalanan melesat seperti garis-garis cahaya di kedua sisi.

Tapi pikirannya tidak pada kecepatan.

Tidak pada jalan di depannya.

*Rafael hidup.*

*Rafael Alkava masih hidup.*

*Tapi kenapa dia disembunyikan?*

Seraph mengerti logika di balik keputusan itu. Berita kematian Rafael sudah tersebar ke seluruh dunia.

Dia tidak bisa muncul kembali dengan alasan yang asal-asalan.

Harus ada story yang solid, yang bisa diterima publik tanpa menimbulkan kecurigaan.

Tapi ada pertanyaan lain yang mengganjal di kepalanya.

Kenapa dulu Kael mengumumkan kematian Rafael ke publik?

Kenapa dia bahkan membuat kecelakaan palsu untuk membuat hal itu terasa nyata?

Apakah Kael mengetahui bahwa Rafael masih hidup saat itu?

Atau dia benar-benar percaya Rafael sudah mati?

Seraph menggelengkan kepalanya.

Tidak mungkin Kael bohong ke teman-temannya sendiri.

Apalagi ke Ryzen.

Ryzen Zinhai—komandan mereka. Kapten dari The Deadly Seven Sins. Orang yang paling terpukul saat mendengar kematian Rafael.

Seraph yang di beri tahu oleh Adrian ekspresi Ryzen saat itu—mata yang kosong, wajah yang pucat, tubuh yang gemetar. Dia yang biasanya selalu tenang, selalu terkontrol, tiba-tiba runtuh.

Kael tidak mungkin bohong ke Ryzen. Karena jika Ryzen tahu Kael berbohong tentang kematian Rafael, konsekuensinya akan fatal untuk Kael.

Jadi Kael pasti benar-benar percaya Rafael sudah mati saat itu.

Tapi sekarang Rafael hidup. Dan Ryzen tidak tahu.

Pertanyaan berikutnya—apa reaksi Ryzen saat dia mendengar Rafael masih hidup?

Apakah dia akan menyesali keputusan-keputusannya sekarang?

Keputusan untuk melanjutkan operasi tanpa Rafael?

Keputusan untuk bergerak di balik bayangan tanpa menunggu Rafael pulih?

Atau... pikiran yang lebih gelap muncul di kepala Seraph... apakah Ryzen akan mencoba membunuh Rafael untuk kedua kalinya demi kelanjutan rencananya?

Seraph langsung menggelengkan kepala keras-keras.

Tidak.

Opsi terakhir sangat mustahil.

Ryzen tidak akan pernah melakukan itu.

Karena Ryzen adalah komandan mereka. Tapi lebih dari itu—Rafael adalah orang yang ditunjuk untuk memimpin mereka semua.

***

The Deadly Seven Sins – Valhalla.

Organisasi rahasia yang bergerak di balik layar. Organisasi yang akan meruntuhkan elite global.

Valhalla diwariskan secara turun-temurun—dimulai oleh generasi pertama yang menyaksikan kejahatan elite global dengan mata kepala sendiri. Lalu generasi kedua yang memperkuat fondasi. Dan sekarang generasi ketiga—The Deadly Seven Sins.

Tujuh orang.

Tujuh pilar inti.

Tujuh dosa besar yang dilambangkan dalam nama mereka.

Ryzen Zinhai – Sloth.

Umur tujuh belas tahun. Rambut perak yang menjadi pembeda dari yang lain—begitu terang sampai terlihat seperti cahaya bulan. Mata merah yang selalu terlihat setengah tertutup, seperti orang yang mengantuk. Tapi di balik kemalasannya, Ryzen adalah otak digital terhebat yang pernah ada.

Dia adalah komandan The Deadly Seven Sins. Orang terkuat di Valhalla—tidak hanya dalam konteks kekuatan fisik, tapi dalam konteks kekuatan strategi, inteligensi, dan kontrol.

Saat Ryzen bicara, semua orang diam. Saat Ryzen memberi perintah, semua orang tunduk.

Dia adalah teman sekelas Rafael. Sahabat terbaik Rafael. Dan orang yang paling hancur saat Rafael dinyatakan mati.

Zen Feng – Wrath.

Umur tujuh belas tahun. Orang kedua yang paling berbahaya di Valhalla. Kepribadiannya tenang—terlalu tenang untuk orang yang melambangkan amarah. Tapi itu karena amarahnya tidak seperti api yang menyala—lebih seperti es yang membakar.

Zen selalu mengikuti kemanapun Ryzen pergi. Karena hanya Ryzen yang bisa menghentikannya saat Zen kehilangan kontrol.

Dan saat Zen marah—saat mata hijaunya berubah menjadi warna yang lebih gelap—tidak ada yang bisa berdiri di hadapannya.

Dia adalah crafter Valhalla. Pembuat senjata. Pembuat teknologi. Orang yang mengubah ide menjadi realitas.

Kael Irios – Pride.

Umur dua puluh empat tahun. Otak strategi Valhalla. Setiap operasi, setiap misi, setiap pertempuran—Kael yang merencanakan semuanya dengan presisi yang mengerikan.

Kepribadiannya tenang dan tidak mudah panik. Bahkan dalam situasi paling chaos, Kael tetap berpikir jernih.

Salah satu jenius di antara jenius. Dan juga sniper terbaik—saat dia memegang senjata laras panjang, tidak ada target yang aman.

Draven Czar – Greed.

Umur dua puluh tiga tahun. Pria bertubuh paling besar di antara Seven Sins—hampir dua meter tingginya, otot-otot seperti beton yang dipahat. Selalu membawa pedang berat yang beratnya bisa mencapai lima puluh kilogram.

Kepribadiannya dingin—tidak banyak bicara, tidak menunjukkan emosi. Dia menganggap Zen sebagai rivalnya—satu-satunya orang yang bisa menandingi kekuatannya.

Dia adalah tameng Valhalla. Pertahanan terakhir. Dinding yang tidak bisa ditembus.

Adrian Solenne – Gluttony.

Umur dua puluh dua tahun. Tampan tapi tidak punya rambut—kepalanya botak mengkilap, tapi entah kenapa itu justru menambah daya tariknya. Dia adalah yang tercepat di antara semuanya—gerakan-gerakannya seperti blur, mata tidak bisa mengikuti.

Dan yang paling ceria. Selalu tersenyum, selalu bercanda, bahkan di tengah pertempuran. Energi positifnya yang berlebihan terkadang mengganggu—tapi juga menjadi perekat tim.

Aurelia Nightshade – Envy.

Umur dua puluh dua tahun. Rambut hitam dipotong pendek—pixie cut yang membuatnya terlihat tomboy. Selalu memandang rendah semua orang—bukan karena dia arogan, tapi karena standarnya memang sangat tinggi.

Dia cantik—sangat cantik—tapi tidak mau mengakuinya. Lebih nyaman dengan tactical gear daripada dress.

Sangat dekat dengan Zen—mereka seperti dua kutub magnet yang saling tarik. Tapi diam-diam, Aurelia menaruh perasaan pada Kael—perasaan yang tidak pernah dia ungkapkan.

Dia adalah anggota yang paling perhitungan di antara yang lain. Setiap langkahnya sudah dipikir matang. Tidak ada yang spontan.

Dia ditugaskan bersama Rafael dan Kael untuk melawan Lyra Vantross tiga bulan lalu.

Seraph Vale – Lust.

Umur dua puluh tahun. Terobsesi pada pria yang lebih kuat dan lebih cerdas darinya. Itulah kenapa dia lebih terobsesi pada Rafael daripada menyukai—karena Rafael adalah manifestasi dari semua yang dia cari.

Dia adalah anggota yang paling lincah. Gerakan akrobatiknya seperti penari—indah tapi mematikan. Cantik dan elegant—selalu tampil sempurna bahkan dalam pertempuran.

Tujuh orang ini adalah fondasi Valhalla. Generasi ketiga yang akan menyelesaikan misi yang dimulai oleh pendahulu mereka.

Dan Rafael Alkava—dia adalah orang yang ditunjuk untuk memimpin mereka semua.

Bukan karena dia yang terkuat.

Tapi karena dia punya sesuatu yang tidak dimiliki yang lain—visi yang jelas tentang dunia yang lebih baik.

***

Lantai 30 – Elysium Medical Institute – Ruang Isolasi Rafael.

Rafael berdiri di depan jendela besar—posisi favoritnya. Menatap kota yang terus bergerak tanpa henti.

Jutaan orang di luar sana. Jutaan kehidupan yang terus berjalan. Dan dia terjebak di sini—di dalam ruangan yang mewah tapi tetap saja penjara.

Dia tidak tahu apa yang terjadi di dunia luar.

Tidak tahu apa yang dilakukan teman-temannya.

Tidak tahu apakah AGE baik-baik saja.

Tidak tahu apakah Salma masih menunggu—atau sudah melepaskan.

Rafael hanya bisa berdoa.

Berdoa yang terbaik untuk mereka semua.

Dia belum mengetahui tujuan asli dari Valhalla. Dia tahu Ryzen dan yang lain adalah anggota organisasi itu—tapi untuk visi-misi detailnya, Rafael sama sekali tidak tahu apapun.

Mereka tidak pernah menceritakan semuanya padanya. Hanya memberikan informasi secukupnya—cukup untuk dia berpartisipasi dalam operasi, tapi tidak cukup untuk dia mengerti gambaran besarnya.

Dan sekarang—saat dia terisolasi di sini—Rafael benar-benar buta tentang apa yang terjadi di luar.

***

Lantai 15 – Elysium Medical Institute – Laboratorium Neurologi.

Sementara Rafael menatap kota dengan pikiran yang berkecamuk, di lantai bawah, Daniel dan tim dokternya masih sibuk dengan penelitian yang tidak kenal waktu.

Monitor-monitor menampilkan scan otak terbaru. Tabung-tabung berisi sampel darah dan cairan cerebrospinal tertata rapi. Alat-alat bedah micro steril bersinar di bawah lampu operasi.

"Pasien kelima menunjukkan peningkatan signifikan," kata Sophia sambil menunjuk grafik.

"Aktivitas neural naik 15% setelah kombinasi terapi yang baru."

Daniel menatap grafik itu dengan mata yang bersinar. "Akhirnya. Akhirnya ada progress."

Marcus tersenyum tipis. "Ini baru awal. Tapi awal yang bagus."

"Kita lanjutkan," kata Daniel dengan tegas.

"Tingkatkan frekuensi stimulasi. Tingkatkan dosis neurotropik. Aku mau melihat apakah kita bisa mendorong regenerasi lebih cepat."

Helena menatap Daniel dengan khawatir. "Daniel, kau belum tidur selama dua hari. Kau perlu istirahat."

"Aku akan istirahat setelah kita menemukan solusi," jawab Daniel tanpa mengalihkan pandangan dari monitor.

Tidak peduli apa yang harus mereka lakukan.

Tidak peduli apa yang harus mereka dapatkan.

Tidak peduli dengan pandangan orang lain.

Daniel pasti akan menemukan obat untuk menyembuhkan DAI.

Bukan hanya untuk melindungi cover story Rafael. Tapi untuk mengubah dunia medis selamanya.

***

Los Angeles – Markas Rahasia – Malam Hari.

Di kota yang jauh dari New York, di gudang yang tampak terbengkalai di tepi kota Los Angeles, lima orang berkumpul di sekitar meja holografik yang menampilkan blueprint gedung yang sangat besar.

Ryzen duduk di kursi dengan kaki diangkat ke meja—postur yang santai tapi mata yang tajam menatap blueprint. Rambut peraknya bersinar di bawah cahaya hologram.

Zen berdiri di sampingnya—tangan dilipat di dada, wajah tanpa ekspresi tapi mata hijaunya fokus pada setiap detail blueprint.

Kael berdiri di seberang meja—menunjuk beberapa titik di blueprint dengan laser pointer.

"Lima entry point. Tiga exit route. Security berlapis—biometric scanner, patrol bersenjata, drone surveillance."

Draven berdiri di ujung ruangan—pedang besarnya bersandar di dinding.

Tidak bicara.

Hanya mendengarkan.

Adrian duduk di lantai—mengutak-atik gadget elektronik di tangannya sambil setengah mendengarkan.

"Null Order," kata Ryzen dengan suara yang rendah tapi terdengar jelas di seluruh ruangan.

"Organisasi yang beroperasi langsung di bawah elite global. Trafficking, drug cartel, money laundering, assassination—mereka menangani semua pekerjaan kotor."

Zen menambahkan tanpa mengalihkan pandangan dari blueprint. "Markas terakhir mereka di Los Angeles. Gedung berlantai dua puluh yang tampak seperti kantor biasa dari luar. Tapi di dalamnya—senjata, data, dan ratusan orang yang siap membunuh siapapun yang mencoba masuk."

Kael menekan tombol di controller—blueprint berubah menampilkan jadwal patrol. "Mereka berganti shift setiap enam jam. Window terbaik untuk menyerang adalah pukul tiga pagi—saat pergantian shift, saat personel paling sedikit dan paling lengah."

Ryzen menurunkan kakinya dari meja, berdiri dengan gerakan yang malas tapi penuh otoritas. "Ini adalah serangan terakhir kita sebelum kita naik ke level berikutnya. Setelah Null Order jatuh, elite global akan tahu bahwa Valhalla bukan lagi ancaman di bayangan—kita adalah ancaman nyata."

Dia menatap satu per satu anggota timnya.

"Kael, lo handle strategi dan sniper support dari gedung seberang. Zen, lo buat EMP device untuk melumpuhkan sistem security mereka. Draven, lo breakthrough pertahanan depan. Adrian, lo infiltrasi dan sabotase dari dalam."

Lalu dia terdiam sejenak.

"Dan gue," Ryzen tersenyum—senyum tipis yang dingin,

"gue akan memastikan tidak ada yang lolos hidup-hidup."

Keheningan memenuhi ruangan. Lalu Zen berbicara dengan suara yang sangat rendah.

"Rafael seharusnya ada di sini."

Semua orang terdiam. Nama itu—nama yang tabu untuk disebutkan—tergantung di udara seperti kabut tebal.

Ryzen tidak menjawab. Matanya menatap kosong ke blueprint.

Lalu dia berbalik, berjalan menuju pintu.

"Kita bergerak dalam tiga hari," katanya tanpa menoleh.

"Bersiaplah."

Dan di balik pintu itu, di dalam kegelapan yang lebih dalam, rencana yang lebih besar sedang bergulir.

Rencana untuk menghancurkan Null Order.

Rencana untuk memulai perang melawan elite global.

Rencana yang dimulai tanpa Rafael—tapi akan berakhir dengannya.

 ***

BERSAMBUNG...

1
Danil Septia n
lanjut thor
Arlen Mirza
lanjut Thor
Kurniawan Wawan
🥺🥺🥺
My Name Is Koplo
panjangin lagi min, nanti gua ngambek
ricky hayathe
mantap. lanjutin jga anak nya si rafael thot
mielle
keren bgt kalimatnya 😍
Bang Chitholl: makasih loh ya🙏
total 1 replies
ricky hayathe
smangat thorr
Arlen Mirza
dikit banget gila
Dandung Lamase
taek dikit bngtttt🤣
ricky hayathe
gacorrr
Arlen Mirza
kek terlalu dikit Thor
KIMI
mana nih
Bang Chitholl: apanya?
total 1 replies
Rifqi Ilham
Lanjutt thorr, jangan nanggung
KIMI: mn nih
total 1 replies
Arlen Mirza
dikit banget thorr
Bang Chitholl
buset dah kenapa pada ngamuk cok 🤣
Michael Bangun
kambing lah
KIMI
monyet lh Thor🤣🤣
Dandung Lamase
chitol taek suka bngt gantungggg🤣
My Name Is Koplo
yang panjang thor
Kurniawan Wawan
lanjut thor😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!