NovelToon NovelToon
Rana

Rana

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Julia usman

dari kisah nya tentang kehidupan seorang wanita tangguh bernama Rana yang hidup nya penuh liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia usman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

sesampai nya di rumah ayah langsung menyuruh Rana beristirahat di kamar,

sementara ayah menemui ibu Rana yang sedang duduk di meja makan sambil termenung

dia tadi mendengar dari anak buah nya kalu ayah pergi menjemput Rana yang kena KDRT oleh suami nya, ibu Rana sangat menyesal karna terburu buru menikah nya padahal Rana baru saja selsai ujian terakhir sekolah nya, waktu itu, padahal ibu Rana tau Kalau anak nya itu ingin kuliah, Rana ingin sekali jadi guru

" ibu sekarang Rana sudah kembali aku ambil lagi dari suami nya yang kurang ajar itu" sekarang apa ibu puas, maksa anak yang belum cukup umur untuk menikah, dan lihat hasilnya Rana Putri ku menderita, menjadi janda di usia muda"

" apa tujuan mu sebenar nya?apa ingin cepat punya cucu, buru buru mengambil mantu, padahal anak kita saja banyak dan masih kecil kecil,

"apa kau ingin membuang Rana, apa Rana membebanimu, selama ini Rana tidak pernah ber malas malasan jika sedang libur sekolah, selalu membantuku, berbeda dengan adik adik nya yang suka Hura Hura keluyuran tidak jelas itu, katakan apa kau puas?"

" tidak yah, justru aku menyesal, kenapa aku egois pada nya, aku selalu ingin dia selalu sempurna,"

" iya, dari kecil putriku itu selalu kau peras tenaga nya, aku masih ingat dari dia masih SD, dia selalu membantu mengurus adik adik nya, memasak, walu tak bisa masak, pulang sekolah bukan istirahat kau suruh dia keliling pulau untuk jualan ikan.

" seketika itu juga air mata ibu Rana mengalir deras, mengingat masa kecil Rana yang selalu dia suruh ini dan itu

flashback on

" ibu Rana cape bu, bisa gak ibu sama ayah gak bikin anak terus, aku yang capek momong,"

waktu itu Rana sedang kesal karna kelelahan momong adik nya,dia juga ingin istirahat seperti adik nya Rita yang tak pernah di suruh apa pun oleh ibu nya.

dan Rana juga selalu iri pada Rita Karan pernah suatu hari Rana ingin sekali beli baju baru tapi tidak di belikan oleh ibu nya, sementara Rita asal ucap saja langsung dapat, kadang Rana berpikir dia bukan putri kandung ibu nya, karana terlalu mencolok sekali pilih kasih nya,

"ibu Rana ingin beli baju baru Bu, nanti ada acara di sekolah"

ibu Rana bukan membelikan baju justru Rana di lempar kayu pancang yang runcing hingga mengenai kaki nya, dengan ketakutan Rana lari dengan kaki berdarah yang mengalir,

Rana sembunyi di dekat batu besar, hingga wajah nya pucat kehabisan darah

ayah yang waktu itu baru pulang dari sebrang mendengar cerita anak buah nya langsung terkejut dan memarahi ibu

" ibu kamu sudah keterlaluan Rana itu anak kita Bu anak ku, kenapa ibu selalu menyakiti nya, dia hanya ingin di belikan baju kenapa kau lempar kayu, katanya kaki nya berdarah, sekarang kemana Rana apa sudah di obati?

ibu hanya diam saja,

lalu ayah berkata lagi, "kenapa kau membeda bedakan anak mu Bu, Rita putri mu yang pemalas itu selalu kau manja minta apa saja kau turuti, tapi Rana yang selalu bekerja keras malah kau lempar kayu hanya minta baju saja apa itu adil" ?.

ayah mencari Rana kemana mana dan akhirnya menemukan Rana di balik batu besar dengan kaki yang berdarah, ayah menangis Pulu melihat nya,

" Rana ayo pulang nak, nanti ayah belikan baju yang cantik untuk Rana putri ayah yang pang baik,

Rana yang lemas setengah sadar hanya bisa memanggil ayah dengan lirih

" ayah" apa aku anak ayah"?

ayah menangis sambil memeluk Rana

" tentu saja Rana adalah anak ayah anak kesayangan ayah".

tapi ibu seperti nya tidak pernah menyesal memperlakukan Rana berbeda, menurut ibu Rana harus bisa segalanya

Rana tidak bisa memasak nasi, selalu saja gagal kalau tidak gosong ya benyek

waktu itu ibu baru pulang dari jualan kain keliling,

"Rana ibu mau makan di mana nasinya?"

Rana menjawab" masih di panci Bu" jawab Rana Takut ibu nya murka karna nasi nya ke benyekan dan benar saja ibu langsung menumpahkan kan panci tersebut ketanah nasi pun tumpah ruah

flashback off

.

.

"ayah benar ibu egois, tidak memikirkan perasaan Rana aku selalu menuntut nya sempurna selalu ingin dia menuruti mau ku, padahal dia hanya seorang anak yang butuh di dengar di sayang dan di manja orang tua nya.

" Rana maafkan ibu nak, ibu kejam sekali pada mu"

di dalam kamar Rana mendengarkan pertengkaran ayah ibu nya, tapi tidak sedih Karana sudah terbiasa, ayah ibu selalu bertengkar jika menyangkut diri nya

1
Julia usman
terimakasih🙏
falea sezi
novel penulisannya buruk amburadul ceritanya
Julia usman: maklum masih belajar kakak, kedepan nya saya perbaiki lagi, terimkasih udah baca
total 1 replies
falea sezi
rana ini. goblok. mending pindah lah
Julia usman: jangan lah kan cerita nya belum ke tahap selanjut nya
total 1 replies
falea sezi
masih mending romi dlu meski tukang gampar tp g selingkuh bodohnya qm rana cerai. lah oon
falea sezi
romi gila masak cemburu main nampar
Julia usman: iya, emang kisah nya begitu, Karan ini terinspirasi cerita dari kejadian yang sebenar nya
total 1 replies
cimownim
karyamu bagus, tetap semangat ya❤️
cimownim: sama-sama ☺️
total 2 replies
cimownim
mampir ya kak❤️
cimownim
semangat ya kak🫶🏻
Penjilat Angker
mampir ya
Ai_Li
Sedikit saran kak, mungkin titik komanya perlu diperhatikan lagi yaa
semangat
Ai_Li: sama-sama kakak
semangat nulisnya yaa🥰
total 2 replies
Ai_Li
Semangat kak
Ai_Li
saya mampir kak
Rina Yustika
💪
Julia usman: terimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!