NovelToon NovelToon
Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Selingkuh / Romansa / Cintapertama
Popularitas:506
Nilai: 5
Nama Author: Jaena19

Bagaimana rasanya mengetahui jika kekasihmu selingkuh dengan adikmu sendiri? Kayla terkejut mendengar pembicaraan Arga dan Kanaya adiknya di UKS,ia tak menyangka jika selama ini keduanya menjalin hubungan di belakangnya.Walaupun merasa sakit,ia memilih untuk diam dan berpura-pura tidak tahu.Selain belum siap melepaskan Arga,ia juga ingin melihat sejauh mana keduanya dapat menyembunyikan hubungan itu.Tapi lama-lama Kayla tak tahan, terlebih ketika ayahnya meninggal Arga lebih mementingkan Kanaya di banding dirinya. "Kalau dari awal lo suka Kanaya,kenapa lo harus deketin gue dan jadiin gue kekasih lo Arga?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaena19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dua belas

Kayla tersenyum manis melihat ponsel di tangannya, akhir-akhir ini Arga selalu mengirim pesan padanya dan itu merupakan perubahan yang cukup signifikan.

"Arga kalau ngirim pesan romantis juga ya"

Ucap Kayla, ia kembali menggulir pesan yang dikirim beberapa jam yang lalu dan membaca ulang pesan mereka.

Arga perlahan telah berubah, laki-laki itu sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dengannya. Tapi jika mengajaknya pergi keluar, hal itu masih jarang di lakukan, tak apa meski begitu perubahan ini sangat membuatnya senang.

Ia berharap kedepannya Arga akan selalu seperti ini.

Arga

Kayla,sudah dulu ya aku mau nongkrong sama teman-teman ku.

Kayla menarik napasnya, walaupun sudah berubah tapi Arga masih tetap mengutamakan teman-temannya.

Anda

Iya gapapa,have fun ya

Jangan tidur terlalu malam

Arga

Iya,bye❤️

Kayla mematikan ponselnya, ia keluar dan berjalan menuju ke dapur terlalu asyik bertukar pesan dengan Arga sampai lupa untuk makan malam.

Ia membuka rak tempat makanan, ia melihat-lihat sebentar lalu kembali menutupnya, sepertinya ia memutuskan untuk memakan makanan ringan saja.

Ia membuka rak lain di dapur dan membawa beberapa cemilan ke ruang TV.

"Mau kemana jam segini?"tanya Kayla pada Kanaya yang baru saja turun dari tangga, ia melihat adiknya itu berpakaian rapih.

Ia lihat Kayla sedikit terkejut. "Mau ke luar sebentar beli beberapa peralatan buat praktik besok"

Kayla melihat Kanaya dari atas sampai bawah, hanya keluar sebentar tapi memakai pakaian rapih seperti ini?

Ingatannya tiba-tiba tertuju pada Arga,apakah mereka akan bertemu lagi? semalam ini?

"Besok aja Lo belinya, liat udah mau jam 9."

Kanaya cemberut. "Sebentar doang kak, cuma beli beberapa peralatan doang. Gue udah izin sama mamah tadi."

"Yaudah, jangan lama-lama."

Wajah Kanaya berbinar ketika mendapatkan izin darinya "Iya kak, gue berangkat ya."

Setelah Kanaya keluar, ia segera menuju jendela mengintip ke arah luar, ia cukup penasaran bersama siapa adiknya keluar.

Ia melihat sebuah motor berhenti di depan rumah nya, ia cukup asing dengan motor itu. Ia memicingkan matanya berusaha untuk mengenali sosok laki-laki yang mengantar adiknya, sayangnya ia kesulitan untuk mengenalinya karena laki-laki itu menggunakan helm dan jaket hitam.

Ia kembali ke duduk, masih berpikir tentang sosok laki-laki tadi,siapa laki-laki itu? Yang pasti itu bukan Arga karena sepengetahuannya kekasihnya tak memiliki motor.

Ia berusaha berbaik sangka, bisa jadi itu temannya Kanaya. Arga sudah berubah dan tidak mungkin laki-laki itu tiba-tiba membeli motor hanya karena untuk menemui adiknya. Tapi bagaimana jika selama ini Arga memang memiliki motor tanpa sepengetahuannya?Arga memang tidak terlalu terbuka padanya bahkan kekasihnya itu jarang bercerita mengenai keluarganya.

___

"Aku berangkat ya mah, pah."

Kayla mengalami tangan kedua orang tuanya, hari ini Kanaya tidak berangkat sekolah karena sakit. Semalam adiknya pulang cukup malam karena terjebak hujan dan ia pulang dengan keadaan basah dengan menenteng beberapa peralatan di tangannya.

Kayla cukup lega karena adiknya tidak berbohong semalam mengenai tujuannya keluar, tapi ia cukup kesal karena Kanaya berbohong mengenai izin pada mamahnya, ternyata gadis itu belum izin pada mamahnya, alhasil ia pun ikut di ceramahi karena mengizinkan Kanaya keluar malam-malam tanpa diantar oleh papahnya.

"Loh Kanaya gak sekolah?"yg Arga ketika baru saja memasuki mobil.

Hari ini Arga datang agak terlambat jadi laki-laki itu tidak ikut sarapan bersama, Kayla melihat Arga mencari sosok Kanaya.

"Dia sakit, semalam keluar beli peralatan untuk praktek dan kehujanan."

"Kesian banget, nanti pulang sekolah aku jenguk dia ya."

Ia melirik ke arah Arga yang mulai melajukan mobilnya, terlihat pergerakan tangan Arga yang terlihat seperti orang gelisah. Apakah Arga khawatir dengan keadaan Kanaya?

"Perhatian banget si kamu, "ujar Kayla

"Iya dong, dia kan udah aku anggap kaya adikku sendiri jadi wajar dong aku khawatir,"ujar Arga dengan entengnya.

Kayla terkekeh dalam hati, bahkan saat ia sakit Arga tak pernah sekhawatir ini, laki-laki itu pasti mementingkan basket dan teman-temannya. Terkadang Arga hanya datang sekejap atau hanya menitipkan buah pada Kanaya.

"Kayanya aku lebih baik jadi adik kamu aja Ga."

"Loh kenapa begitu?"

"Kamu bahkan lebih terlihat khawatir sama Kanaya yang kamu anggap sebagai adik, daripada aku pacar kamu."

Arga diam, ia tak menjawab apapun perkataannya.

"Aku jadi penasaran, kenapa kamu pilih aku sebagai pacar kamu. Padahal perempuan yang tertarik sama kamu banyak dan bahkan gak sebanding sama aku."

Arga menghentikan mobilnya di samping jalan, ia membalikkan badannya ke arahnya dan menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Kamu kalau cemburu bilang aja, jangan bicara kaya gini Kay. Aku gak mau pagi-pagi ribut sama kamu, kalau kamu gak izinin aku jenguk Kanaya gapapa."ujar Arga dengan nada sedikit tegas.

Kayla meremas roknya, sorot mata Arga terlihat sedikit menakutkan sekarang.

"Aku gak cemburu, aku gak nyari ribut atau ngelarang kamu buat jenguk Kanaya."

"Terus kenapa bicara kaya tadi? Aku pacarin kamu karena aku sayang, aku gak peduli dengan wanita itu. Soal sikap aku yang dulu,aku minta maaf. "

Ia lihat Arga menarik napasnya lalu laki-laki itu kembali melajukan mobilnya.

Ia bingung kenapa Arga terlihat seperti marah?apa karena ia marah karena perkataannya seolah melarang nya untuk menjenguk Kanaya?atau Arga marah karena pertanyaan nya tadi?

"Maaf, "ucap Kayla, tak ada perkataan yang bisa ia katakan selain maaf.

"Aku juga minta maaf, hari ini mood ku sedang buruk"

"Iya"

Kayla tak mau melanjutkan pembicaraannya dan memilih melihat ke luar jendela.

"Jadi aku boleh jenguk adik kamu?"tanya Arga ketika mobilnya sudah mulai memasuki area sekolah.

"Iya," ujar Kayla lalu ia segera keluar ketika mobilnya sudah terparkir.

Mereka berjalan beriringan menuju kelas, kali ini Kayla tidak menggandeng tangan Arga. Suasana hatinya sedang buruk, sudah dua minggu ia berusaha sedikit mengubah sikapnya untuk menarik perhatian Arga, ia juga melakukan semua yang biasa di lakukan Kanaya pada Arga dan itu berhasil membuat laki-laki itu sedikit berubah. Tapi Arga masih saja menunjukkan perhatiannya pada Kanaya, ini Arga yang memang sulit untuk melepaskan Kanaya atau dirinya yang terlalu cemburu?

Tanpa di sangka di tengah pikiran buruknya, Arga menggenggam tangannya "Jalannya jangan jauhan, udah kaya orang berantem aja."

Kayla sedikit tersenyum, Arga memang pandai membuat suasana hatinya berubah.

"Udah sampai, kamu masuk ya." Arga mengusap sebentar kepalanya lalu laki-laki itu melanjutkan langkah menuju kelasnya.

Ia menatap punggung tegap Arga yang mulai menjauh, raga laki-laki itu memang sudah menjadi miliknya, tapi ia ragu apakah hati Arga juga adalah miliknya?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!