Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.
Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.
"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"
MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.
Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 12. Saikyou vs Beast King
"Hahaha.. Memang seperti inilah seharusnya, ayo bertarung manusia. Namaku Beast king, kulihat kau cukup kuat manusia. Cobalah untuk memberikan kesenangan padaku!?" Mutan singa yang sebelumnya hanya menggeram dan melihat akhirnya maju ketika negosiasi Dr. Genus dan juga saikyou selesai.
"Hooh.. Baiklah biar aku lihat seberapa kuat kamu kepala singa?"
"Hahahahaha.. Tenang saja, akan kutunjukkan padamu. Diriku sebagai Beast King, siapapun lawannya tidak akan pernah mengampuni lawannya"
Mendengar Beast King yang ingin serius, Armored Gorilla dan Dr. Genus sedikit tidak senang "Beast.. King.. Ingatlah.. Untuk.. Jangan ..Membunuh.. Dia..!?" Dengan suara robotik dibalik helmetnya, Armored Gorilla mengingatkan Beast King untuk tidak berlebihan.
Tidak senang diperintah, Beast King membalas "Diamlah, ini pertarunganku. Kau jauh lebih lemah dariku. Jangan berani memerintahku!!"
"Tapi.. -" Tahu kalau Beast King adalah monster yang egois, Dr. Genus menekan kecamatan dan menenangkan Armored Gorilla "Cukup Armored Gorilla, tidak masalah"
"Beast King, tidak masalah kau mencincang tubuhnya. Tapi pastikan kau tidak membunuhnya. Itu saja cukup, apa kau mengerti?"
Mendengar perintah Dr. Genus. Beast King hanya mendengus dan tetap maju menuju saikyou.
"Yare..yare.. Ucapan kalian terdengar seperti aku akan kalah"
"Hahaha.. Saat aku sudah memutuskan melawanmu, takdirmu hanya satu. Dihancurkan oleh diriku Beast King. Hahahaha.." Sambil tertawa Beast King memamerkan cakar dan gigi-gigi taringnya.
"Gya.. Gya.. Gya.. Gyaa.. Kau ini berisik sekali, apakah kamu mau melawanku atau hanya ingin berbicara. Cepat pukul aku!!" Bosan karena Beast King terus berbicara. Saikyou hanya diam dan berdiri menunggu serangan.
"Hummpp. Sombong sekali manusia rasakanlah ini.. Haaaaaaaa" Ayunan besar dari Beast King mendekat dengan cepat, namun tidak ada tanda-tanda saikyou bergerak sedikitpun 'Dasar bodoh, jika kamu mati maka matilah!'
Melihat serangan cakar yang mengincar kepala saikyou, Dr. Genus ingin menghentikan Beast King karena takut dia akan langsung mati jika kepalanya dihancurkan "Tunggu Beast King-!!..Ehhh.. Tidak Mungkin!?"
Saat Dr. Genus berpikir seharusnya kepala saikyou akan hancur karena serangan Beast King, anehnya. Saikyou masih tetap berdiri dengan cakar besar dikepalanya.
Asap keluar dari benturan serangan Beast King, namun saikyou hanya tersenyum dan tidak merasa menerima damage apapun "Heeeeh.. Apa hanya segini saja kemampuanmu?" Tanya saikyou dengan nada meremehkan.
Beast King, Armored Gorilla, Dr. Genus dan bahkan Masquito Musume yang bersembunyi dibalik pohon melotot dan menganga melihat daya tahan tubuh saikyou.
Yang pertama tersadar dari keterkejutan mereka ada Beast King. Karena amarah dia sekali lagi menyerang tubuh saikyou. "Sialan jangan sombong dasar manusia!!"
"Shishi Zan" Sekali lagi Beast King melancarkan serangan, Namun kali ini serangannya lebih kuat
Shishi Zan merupakan tebasan terbang yang kuat menggunakan kelima cakarnya, serangan ini mampu memotong batu dan daging dalam jarak yang cukup jauh, bahkan serangan ini bisa menghancurkan seluruh bangunan dalam satu sapuan dalam animenya.
Namun serangan itu hanya bisa merobek Boxer saikyou dan membuatnya sekarang telanjang bulat. Mereka bisa melihat Belalai Gajah dewasa menggantung bebas disana "Hooh, jadi itu jurus penghancur pakaian"
Semakin kesal, Beast King melancarkan Shishi Zan ke arah saiyou berkali-kali. Namun tidak perduli berapa kali Beast King mencakar tubuh saikyou. Tidak ada goresan sama sekali di tubuh saikyou. Kulitnya masih mulus dan ototnya seperti berkilau dibawah cahaya rembulan. Bahkan rambutnya hanya kusut terbawa hempasan angin, tidak ada bagian yang terpotong sama sekali.
'Sialan apa orang ini tidak punya kelemahan, bahkan benda yang menggantung itu tidak bisa dilukai sama sekali'
Karena Beast King terus menyerang tanpa menimbulkan apapun pada saikyou, saikyou mulai merasa bosan "Bukankah sudah cukup, mahluk lemah"
"Euggh" Dipanggil mahluk lemah, urat dikepala Beast King mulai menonjol dan tubuhnya mulai membesar hingga menghancurkan pakaiannya
"Aku mengakuimu manusia. Mulai sekarang aku akan serius, rasakanlah ini serangan pamungkasku" Tahu kalau Beast King mulai tidak terkendali, Dr. Genus ingin menghentikannya karena takut Beast King akan memotong saitama sampai tidak tersisa "Beast King Tungg-"
Tentu saja Beast King sudah tidak perduli lagi dengan perintah Dr. Genus dan tetap menggunakan skillnya.
"Shishi Zan Ryūsei-gun"
Shishi Zan Ryusei-gun atau Lion Slash Meteor Shower adalah serangan terkuat dari Beast King. Dia melepaskan serangkaian tebasan super cepat menggunakan transformasi terkuatnya.
Namun karena saikyou telah berjanji akan menerima serangannya. Dia tetap terdiam sambil tersenyum.
Saikyou membiarkan ratusan tebasan mengalir menyerang dirinya dengan kejam. Sama seperti nama jurusnya, dari dalam serangan Beast King. Saikyou melihat serangkaian kilatan cahaya darI cakar tajam Beast King. Kilatan cahaya itu cukup indah karena seperti melihat ratusan Meteor berjatuhan disekitarnya.
Saat serangan sudah berhenti, Beast King jatuh terduduk kelelahan. Sementara itu dia melihat saikyou berdiri di tempat yang sama.
Lingkungan sekitarnya telah hancur. Pepohonan, tanah semak-semak. Semua terpotong-potong menjadi beberapa bagian. Masquito Musume yang sebelumnya bersembunyi di balik pohon juga sudah melarikan diri ke langit.
Namun meskipun begitu, saikyou yang telanjang bulat berdiri ditanah kehancuran hanya tersenyum tanpa terluka sedikitpun.
Cahaya bulan yang menyinari saikyou sudah tidak terhalang pepohonan. Sosok tubuhnya sekarang sudah seperti karya seni. Bahkan Dr.Genus terpesona oleh keindahan itu.
Bukan dengan cara yang mesum, dia hanya terpesona dengan keindahan kekuatan yang luar biasa. Baginya dia seperti sosok manusia idealnya, Manusia yang telah berevolusi menjadi sempurna. 'Sungguh sangat indah'
"Sepertinya kamu sudah menggunakan semua kemampuanmu Beast King? Apakah sekarang giliranku?"
Melihat saikyou mendekat kearahnya, barulah insting hewan Beast King sadar. Dia baru bisa melihat dengan jelas kalau lawannya ini adalah sosok yang jauh lebih berbahaya daripada siapapun yang dia kenal.
"Tidak, Tunggu.. Tungg-" Tidak memberikan kesempatan lagi saikyou langsung melancarkan serangannya. "JUSTICEEEEE"
"SMAAAAASSSSSHHHHH" Dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari pukulannya saat melawan kaijin ikan lele. Dampak dari serangan saikyou kali ini jauh lebih brutal.
Tubuh Beast King terlahap oleh gelombang kejut dari pukulan saikyou hingga tidak tersisa, tidak sampai disitu. Tanah dibelakangnya hancur sekaligus gedung 8 lantai markas dari Rumah Evolusi juga terkena dampaknya.
Gedung itu hancur tidak tersisa karena gelombang kejut luar biasa dari serangan saikyou. Efeknya hampir mirip pukulan serius saitama. Hanya saja ini belum sepenuhnya serangan tipe serius.
Ini hanya serangan hampir serius. Namun dampaknya sudah terlihat menakjubkan. Ini sama seperti serangan gelombang kejut yang diberikan saitama saat latihan bersama dengan Genos.
"Sepertinya aku sedikit berlebihan, markas kalian sudah hancur" Saat saikyou melihat ke arah tempat Armored Gorilla dan Dr. Genus berada. Ternyata disana hanya ada Armored Gorilla yang tersisa.
"Hmmm. Dimana Dr. Genus?" Mendengar pertanyaannya saikyou, Armored Gorilla dengan panik langsung menjawab "Mohon Maaf dia sudah pergi sebelum anda mengalahkan Beast King"
"Ternyata dia cukup cepet kabur ya? Ngomong-ngomong bukankah gaya bicaramu sebelumnya seperti robot"
"Maaf tuan, itu hanya agar aku terdengar keren"
Bersambung~