Perjalanan kisah cinta seorang CEO yang hilang ingatan dan jatuh cinta pada kurir yang telah menabraknya yang ternyata cinta masa kecilnya.
Keduanya sama-sama tidak pernah jatuh cinta. Namun, ketika rasa cinta itu hadir, mereka harus memperjuangkan kisah cinta mereka agar tetap bisa bersama.
"Cinta itu datang karena terbiasa bersama," ucap Sean Alinskie dengan wajah datarnya.
"Bukan!" bentak Laluna yang tidak mau kalah.
"Cinta itu bisa tumbuh karena kita bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing pasangan," ucap Laluna dengan senyuman manisnya.
Bagaimanakah kisah cinta CEO dingin dengan gadis kecilnya itu? Apakah rahasia di antara mereka bisa terbuka satu demi satu dan memperkuat ikatan cinta mereka?
Simak kisah serunya dalam cinta romantis ala Laluna yang dilengkapi dengan kebucinan ala Sean, ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 12. KETAHUAN
Kejadian kemarin benar-benar membuat Seam dan Laluna semakin terikat satu sama lain. Meskipun awalnya Laluna hendak marah, akan tetapi Sean bisa memberikan penjelasan kepadanya. Sehingga amarah Laluna merenda dengan sendirinya.
"Loh, stok makanan di kulkas sudah menipis," keluh Laluna.
"Kalau kalau kita keluar untuk membeli stok makanan."
"Tumben kamu tidak minta tolong sama Jo? Bukan kacu adalah seorang asisten yang serbaguna dan dapat diandalkan di setiap waktu?"
Sean berdecih, "Kamu lupa kalau jam segini adalah jam kerja. Bukankah biasanya di jam seperti ini, Jo akan menghandle semua pekerjaanku di kantor. Apalagi aku masih dalam masa persembunyian."
"Ketika nanti aku sudah menemukan semua bukti itu, barulah kita muncul ke permukaan dan mengungkap siapa dalang di balik kecelakaanku selama ini."
Laluna menatap Sean yang terlihat begitu tegas. "Maaf bukannya aku tidak percaya padamu, hanya saja aku lupa."
Laluna membuang muka, "Oh ya, daripada kita nanti keburu kelaparan, sebaiknya kita berangkat dari sekarang. Apalagi cuaca di saat ini tidak menentu, kadang setengah hari saja sudah turun hujan."
"Baiklah kalau itu yang kamu mau. Ayo kita segera sekarang berangkat!"
Laluna mengangguk lalu mengambil tas cangklong miliknya. Segera mungkin ia mengikuti arah Sean keluar dari rumah tersebut.
"Tapi kamu jangan menyesal, ya ... karena kita menggunakan angkutan umum dan bukan mobil pribadi."
Laluna tersenyum, "Kamu jangan bilang seperti itu. Kamu 'kan tahu kalau biasanya memang aku pergi dengan menggunakan kendaraan umum. Aku loh termasuk rakyat jelata!" kekehnya.
"Baiklah kalau kamu tidak merasa keberatan. Mari kita segera berangkat!"
Kedua anak muda tersebut segera mengendarai kendaraan umum. Tidak lupa keduanya memakai masker agar keberadaan mereka tidak terendus oleh media. Akan tetapi sen menambah aksesoris dengan menggunakan kacamata hitam untuk menutupi matanya.
Sebenarnya tanpa menggunakan apapun keberadaan Sean sudah pasti mencolok. Terlihat dari semua branded yang melekat pada tubuhnya, sehingga ia mudah dikenali.
Beruntung, sebelum mereka berangkat Laluna memberikan sebuah jaket hoodie merk biasa kepada Sean. Hal itu agar tidak terlalu menarik karena penampilan Sean yang uwow.
"Baru pertama kali naik angkutan ya, Mas?" tanya salah seorang gadis kepada Sean.
Seketika Sean menoleh lalu menjawab pertanyaannya. "Iya Mbak, kamu kok tahu."
Gadis itu tersenyum lalu memandang Sean.
"Tentu saja aku tahu karena jarang sekali melihat orang sepertimu naik angkutan umum. Bukankah biasanya Anda selalu menggunakan kendaraan pribadi?"
"Bagaimana Anda menyimpulkan hal itu padahal kita baru saja bertemu!"
Wanita itu terkekeh. Melihat hal itu tentu saja Laluna geram, kemudian ia menarik lengan baju Sean dan bertukar posisi berdiri dengan Sean.
Kedua mata Laluna melotot ke arahnya, "Apa kamu lihat-lihat?" gertak Laluna seolah marah ketika Sean diganggu oleh wanita lain.
Tentu saja wanita itu mundur dan memilih membuang wajahnya ketika Laluna menatapnya dengan garang.
"Wow, wanitaku ternyata sangat keren."
Sesekali mereka bercanda di dalam angkutan bus. Hanya beberapa saat kemudian, keduanya telah tiba di sebuah minimarket.
Keduanya turun di sana, lalu bergandengan tangan untuk menyeberang jalan. Kebetulan toko minimarket itu ada di seberang jalan, terlihat banyak sekali kendaraan yang lalu-lalang sehingga Sean sengaja menggandeng tangan Laluna.
Secara tidak sengaja Angel pergi ke luar kota dan melihat jika Sean di tengah perjalanan.
"Berhenti sebentar, Pak!"
Ckit
Mobil Angel berhenti tepat di seberang jalan. Dimana ia melihat sosok Sean.
"Apakah itu benar-benar, Sean?"
Iya bahkan sampai menurunkan kacamatanya untuk melihat dan memastikan yang dilihat itu adalah Sean kekasihnya. Namun, betapa marahnya ketika ia melihat Sean menggandeng seorang wanita.
"Dasar lelaki si-alan, bisa-bisanya ia mengacuhkan aku dan memilih bergandengan dengan dia! Tunggu sebentar, bukankah itu Laluna Si Anak Haram?"
Betapa cemburunya dia melihat kekasihnya masih hidup dan bersama wanita lain yang sangat ia benci.
"Tunggu di sini dan pastikan jangan pergi sebelum aku kembali!"
"Baik, Nona!"
Dengan langkah pongah Angel mendekati Laluna. Langkahnya yang cepat sampai menyamai langkah mereka. Entah kenapa sen berpisah dengan Laluna sehingga kesempatan emas pun diraih oleh Angel.
Dalam sekejap ia sudah sampai di belakang Laluna. Secara tidak sadar tangannya langsung meraih Hoodie milik Laluna hingga membuat ia hampir terjungkal ke belakang.
"Argh!" pekiknya kesakitan.
Sean yang baru pergi membeli ice cream segera menoleh ketika mendengar jeritan Laluna. Tidak disangka ia meninggalkan penjual ice cream untuk menolong Laluna.
"Angel?"
Seketika kedua saudara tiri itu saling bertatapan. Ada rasa kebencian di dalam mata Angel, sementara di dalam mata Laluna tidak ada rasa kebencian sama sekali.
Namun, amarah Angel semakin menjadi ketika teringat dimana Sean menggandeng mesra Laluna tadi.
"Kenapa kamu di sini, dan atas dasar apa kamu berbuat demikian terhadapku."
Ketika hendak mendekati Laluna, Sean mengurungkan langkahnya karena ingin melihat bagaimana Laluna membela dirinya.
Tidak disangka Laluna berani mengertak Angel.
Senyuman Sean tersungging sempurna, ketika mendapati Laluna yang berani menghadapi sosok seperti Angel. Wanita itu (Angel) memang sangat menyebalkan. Sean bahkan berkali-kali menghindarinya.
Namun, ia masih menghormati Ibu Angel sehingga membiarkan acara pertunangannya berlangsung. Beruntung karena takdir membuat pertunangan antara dirinya dan Angel terpaksa batal.
Di saat yang sama ada media yang melihat hal itu dan mengambil fotonya. John yang tahu akan hal itu segera menyuruh para bodyguard untuk melindungi Sean dan Laluna.
"Sepertinya memberikan pelajaran kepada Angel tidak cukup seperti ini. Aku harus muncul di hadapannya dan mengumumkan bahwa aku dan Laluna adalah sepasang kekasih. Mungkin dengan cara seperti itu ia akan pergi dari hidupku."
Tidak berapa lama kemudian Sean benar-benar muncul di permukaan. Ia bahkan datang dan mendekati Laluna.
Tidak lupa ia membuka masker dan juga kacamatanya sama seperti yang dilakukan oleh Laluna. Secara tidak langsung media massa langsung mengabadikan hal itu dan kemunculan Sean untuk kali ini benar-benar menghebohkan dunia bisnis untuk kedua kalinya.
"Media massa kembali digemparkan oleh kemunculan pebisnis muda yang dikabarkan telah mengalami kecelakaan dan meninggal untuk yang kedua kalinya. Ia benar-benar menghebohkan dunia bisnis karena Sean sama sekali tidak terlihat bahwa ia baru saja mengalami kecelakaan. Saat itu ditemukan dia bersama seorang wanita. Mungkinkah itu adalah pasangannya?"
"Mari kita tunggu conferensi pers yang resmi!"
Angel mengepalkan kembali tangan untuk kedua kalinya. Ia benar-benar marah kali ini. Secepat kilat ia meninggalkan lokasi tersebut dan melanjutkan perjalanan yang menuju rumah.
"Aku sudah tidak peduli lagi dengan urusan pekerjaan. Masa bodoh semuanya! Selama pertunanganku dengan Sean tidak kembali maka jangan harap aku bisa membantu semua impianmu, Ma!" ancam Angel kepada Mamanya.
Sean kedua kali nya...tunggu pembalasan darie Jo Leo ♌♌.
dunia sempit ya Lun 😁😁 diusir dari kost merantau ke kota ketemu orang mencari orang bisa gambar...eh memang jodoh Lun ketemu deh sama Arogan Sean aasiap semangat 🤗🤗💪💪😄😄
pengitian CEO...tereng muncul CEO lama Sean....oh semua melongo mirip kerbo....ooooo...kocak CEO Arogan kekasih Aluna...Luna kasian di tinggal...😭😭😭🤫🤫🤫
Cinta emang datang jika kita saling mengisi d dalam perbedaan.
cinta emang datang ngk terduga.
cinta sejati hadir kalau sesama pasangan saling mengerti dan menghargai pasangany...dan sadar akan hak dan kewajiban masing"🥰🥰