NovelToon NovelToon
Hot Daddy Favorite

Hot Daddy Favorite

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Janda / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

***++++++++

" Brengsek, benar benar Bajingan kalian ." teriak seorang gadis cantik saat memergoki suaminya sedang bergulat panas dengan pelayan di rumah nya.


Mari nantikan kelanjutannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jule

Perjalanan memakan waktu hampir satu jam, Dean mengendarai mobil dengan kecepatan sedang, sesekali melirik ke arah Rea yang tampak diam namun sesekali tersenyum melihat pemandangan di luar jendela, mobil yang mereka tumpangi akhirnya memasuki sebuah jalanan yang cukup luas dan berhenti di depan sebuah rumah dua lantai yang tampak megah namun tetap berkesan hangat.

" Ayok Dek, kita turun ." ucap Dean sambil melepas sabuk pengaman nya dan tersenyum lebar. " ini rumah kita, rumah yang akan menjadi saksi perjalanan rumah tangga kita."

Rea tertegun sejenak, mata nya berkeliling memandangi halaman yang tertata rapi dan bangunan yang tampak kokoh dengan chat berwarna putih.

" Iya Mas, rumah kamu besar sekali." ucap nya dengan kagum, dia masih belum percaya bahwa tempat indah itu kini menjadi miliknya juga.

Belum sempat Dean menjawab, seorang paruh bayah tampak berlari kecil mendekati mobil mereka, wajah nya berseri seri seakan menunggu kedatangan sang majikan.

Pria itu adalah oak Budi seorang tukang kebun sekaligus satpam yang sudah lama bekerja di keluarga Dean.

" Selamat datang pak Dean." sapa pak Budi dengan nada ramah dan penuh hormat. " Akhirnya pulang juga ya pak, wah ini pasti Bu Rea ya ." sambil tersenyum sopan kepada istri sang majikan.

Rea tersenyum malu dan mengangguk pelan, sementara Dean menepuk bahu pak Budi dengan akrab . " iya pak, ini istri saya mulai hari ini kami akan tinggal di sini."

Pak Budi mengangguk paham " Alhamdulillah, selamat menikmati rumah baru nya Bu, semoga ibu betah dan nyaman ."

Rea hanya membalas dengan senyum lembut, sementara hati nya mulai berdebar, memulai babak baru di rumah yang kini resmi menjadi tempat tinggal bersama sang suami.

" Ayok masuk Dek, aku tunjukkan kamar kita berdua." ucap Dean sambil tersenyum menggenggam tangan Rea dengan lembut. " Biar barang barangnya nanti pak Budi yang bawa masuk ke dalam."

Rea mengangguk dan mengikuti langkah sang suami menuju pintu utama, namun baru beberapa langkah masuk, Dean tiba tiba berhenti.

Tubuh nya menegang seketika, pandangannya terpaku pada sosok yang berdiri di dekat ruang tamu, salah satu pelayan rumah dan seorang wanita mudah yang kini menatap tajam ke arah nya.

Wajah wanita itu cantik namun ekspresi nya penuh amarah yang di tahan, tatapan mata nya menusuk, seolah menahan ribuan kata yang belum sempat terucap.

Dean mengepalkan tangannya kuat kuat di sisi tubuh, rahangnya mengeras.

Dia tidak menyangka wanita itu benar benar menepati janji nya datang ke rumah ini.

Sementara Rea yang belum sepenuh nya memahami situasi, hanya

Menatap ke arah suami nya dengan bingung, dia bisa merasakan perubahan drastis dalam sikap Dean, tapi belum tau apa yang sebenarnya telah terjadi.

Suasana yang tadi nya hangat kini berubah mendadak terasa tegang dan berat.

Beberapa saat kemudian wanita itu perlahan mengubah ekspresi nya, senyum tipis muncul di wajahnya, seolah sedang menutupi sesuatu yang baru saja terbaca dari tatapannya, dia merapikan rambutnya lalu menunduk sedikit dengan sikap manis yang di buat buat.

" Selamat datang Nyonya dan Tuan ." ucap nya lembut, suaranya terdengar tenang tetapi menyimpan nada sinis dan samar.

Di samping nya mba Susan pelayan lama di rumah itu, ikut membungkuk kan kepala dengan gugup, wajahnya tampak pucat mata nya menatap Dean sekilas lalu cepat cepat menunduk, dia tau benar tatapan wajah sang majikan nya, berarti satu hal : ada sesuatu hal yang tidak seharus nya terjadi di sini.

Dean hanya diam , rahang nya masih mengeras, dan genggaman tangan nya pada Rea sedikit menenggang, dia mencoba tersenyum tipis, meski dari mata nya ada ketegangan yang berusaha dia tutupi.

Rea menatap antara suami dan wanita muda itu seperti ada yang tidak beres, namun dia memilih diam, berusaha menjaga sikap sopan di hadapan pelayan pelayan suaminya.

" Selamat sore nyonya." ucap pelayan muda itu sambil tersenyum manis. " perkenalkan, nama saya Jule ."

" Dan saya citra nyonya." sambung mbak citra dengan nada sopan, sedikit membungkuk di hadapan Rea.

Rea membalas dengan senyum manis " salam kenal juga, nama saya Rea." dia menatap ke dua nya bergantian, namun pandangan nya berhenti pada Jule.

" Kamu masih muda sekali ya, umur kamu berapa kalo boleh tau." tanya Rea pelan, nada nya terdengar hangat tetapi matanya menyimpan rasa penasaran yang sangat Sulit di sembunyikan.

Sebab dari cara Jule berdiri, cara bicara, dari penampilan nya yang rapi dan elegan, Rea merasa ada sesuatu yang janggal, wajah gadis itu begitu halus, posturnya tegak dan cara menatapnya penuh percaya diri untuk ukuran seorang pelayan.

Dalam hati Rea, gadis ini lebih pantas menjadi nyonya dari pada bekerja menjadi pembantu rumah tangga.

Sementara itu, Dean berdiri kaku di samping nya, jelas tidak nyaman dengan arah pembicaraan yang mulai mengarah ke sesuatu yang ingin dia hindari.

" Mbak Citra, tolong bantu pak Budi mengeluarkan koper kami dari dalam mobil, nanti bawa saja ke kamar saya, saya ingin istirahat sebentar di kamar ." ucap Dean sambil menggenggam tangan Rea erat.

Tanpa melepas genggaman itu, mata nya secara refleks melirik ke arah Jule, gadis itu menatap nya dengan tatapan tajam yang membuat jantung Dean berdebar yang sangat kencang ada rasa takut yang tiba tiba menyergap nya.

Takut Jule membongkar rahasia hubungan nya selama ini, dan menghancurkan pernikahan yang baru saja sah.

Dean menelan ludah mencoba menenangkan diri, dia tidak mau kebahagiaan yang baru saja beberapa jam dia rasakan bersama Rea hancur seketika hanya karena kehadiran wanita itu.

Namun ternyata, peringatannya kepada Jule tak di indahkan, wanita itu benar benar sudah berada di rumah itu lebih dulu, berdiri dengan sikap tenang namun penuh maksud.

Dean dan Rea berjalan pelan sambil bergenggaman tangan, menaiki tangga menuju lantai atas, setiba nya di pintu kamar Dean membuka nya dengan lembut.

" Dek, ini kamar kita mulai sekarang. " ucapnya sambil tersenyum, mata nya menatap Rea " aku harap kamu menyukai nya, kalo ada yang kurang atau ingin di ganti bilang sama mas ya ."

Namun, Rea tidak membalas senyumannya seperti biasa nya, raut wajah nya berbeda, terlihat ada kegelisahan yang mengusik pikirannya, sesuatu dari perjalanan hari ini masih terasa mengganjal membuat hati nya sedikit tak nyaman.

" Mas Dean." suara Rea terdengar lembut tapi penuh rasa penasaran. " kamu yakin Jule itu pelayan kita mas ??? Kenapa penampilan nya lebih cocok jadi nyonya di rumah ini."

Dean menghela napas, menatap Rea sejenak sebelum menjawab. " Sayang, memang benar dia pelayan di rumah ini, hanya saja dia sepupu nya mbak citra dari kampung, kalau pagi dia kuliah, dan dia bekerja di rumah ini untuk membantu orang tua nya membayar biaya kuliah nya."

Dia menambahkan " maka nya penampilannya seperti anak kuliahan pada umum nya, rapi, percaya diri dan ya agak beda dari pelayan lain."

Rea menatap suami nya dengan seksama dan dia merasakan ada sesuatu yang membuat Dean tampak gelisah saat menjelaskan ,namun dia menarik napas dalam dalam dan coba menenangkan diri, menahan rasa curiga agar tidak langsung muncul.

" Baik lah, mas, kalau begitu aku mengerti." ucap Rea akhir nya, suara nya lembut tapi masih menyimpan sedikit keraguan, dia menunduk sebentar mencoba menguasai perasaannya, sementara tatapan nya sesekali mengarah ke Jule yang kini tersenyum tipis dari jauh.

Rea menatap punggung suami nya sampai menghilang di balik pintu, baru saja dia ingin meletakkan tas nya di atas sofa, handphone di dalam tas itu berdering.

Senyum merekah di wajah nya saat melihat nama sahabat nya Sinta terpampang di layar.

1
Fani Sugihwarni
labraklah usir mereka
D_wiwied
bye bye Dean selamat menikmati kesengsaraan mu sebentar lg 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!