NovelToon NovelToon
Bukan Salahku Selingkuh

Bukan Salahku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Cintapertama / Tamat
Popularitas:190.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ni R

WARNING...!! SIAPKAN KOMENTAR TERPEDAS KALIAN YA😁

Novel ini di angkat dari kisah nyata mungkin pada awalnya si pihak perempuan bisa di bilang bodoh, kalau penasaran yuk lanjut baca kalau gak skip aja ya😁




"Tidak, bukan aku yang memulai. Kau yang lebih dulu mengkhianati ku. Lalu kenapa sekarang kau merasa paling tersakiti?" Winda menatap wajah suaminya dengan sesak di dadanya.

"Maafkan aku, aku khilaf. Tapi, kenapa kau malah berselingkuh dari ku?"

Lelaki yang tidak memiliki perasaan ini dengan entengnya melontarkan pertanyaan yang membuat Winda tertawa geli.

Bukan kesalahan Winda berselingkuh, sejak mereka menjalin hubungan di saat kuliah, Tama lah yang sudah mengkhianatinya terlebih dahulu.

Memaafkan berulang kali, begitu seterusnya hingga mereka menikah. Hati Winda benar-benar patah, wanita ini membalas pengkhianat suaminya. Mempertahankan rumah tangga demi nama baik masing-masing dari keluarga mereka. Linda dan Tama, hidup dalam kemunafikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

"Kalau pun aku berselingkuh, menangnya kenapa?" tanya Winda dengan tatapan sinis.

"Kenapa kau berselingkuh dari ku hah?" wajah Tama memerah tidak terima.

"Tidak, bukan aku yang memulai. Kau yang lebih dulu memulai. Lalu kenapa kau merasa seolah paling tersakiti?" Winda semakin menatap wajah suaminya dengan dada yang sesak.

"Maafkan aku, aku khilaf. Tapi kenapa kau malah berselingkuh dari ku?"

Winda tertawa renyah, air matanya mengalir begitu saja. Begitu egoisnya lelaki di hadapannya ini.

"Apa itu sakit?" tanya Winda, tapi Tama hanya diam, "dengan entengnya kau mengucapkan kata maaf dan khilaf. Berulang kali kau menghancurkan hati ku, di tambah lagi tekanan dari orangtua ku dan orangtua mu yang selalu membela mu. Kau pikir aku bisa dengan mudah memaafkan mu?"

"Tapi kenapa harus membalas ku seperti ini Win, aku tidak bisa menerima ini semua. Anak itu,....!"

"Kau tenang saja suami ku, meskipun aku menduakan mu tapi aku tahu batasan ku. Anak ini tetap anak mu, lagian aku berselingkuh juga baru!" Winda berkata Jujur.

"Hentikan semua ini sebelum merusak rumah tangga Kita Win. Aku sudah berubah, masa lalu biarkanlah menjadi masa lalu. Aku akan tetap mempertahankan rumah tangga ini sampai kapan pun!"

Winda tertawa, keras sekali tawa wanita ini. Tama masih pada pemikirannya, keras kepala lelaki ini masih sama seperti semula.

"Di mana letak hati mu Tama?" tanya Winda geli, "kau menyuruh ku agar melupakan semua pengkhianatan mu dan meminta ku untuk bersikap seperti awal. Mungkin aku bisa memaafkan mu, tapi luka di hati ku yang kau tancapkan sungguh sangat dalam. Kau tidak berhak melarang ku!"

Winda masuk ke dalam kamar, mengacuhkan suaminya yang terduduk lemas di ruang tamu. Tama tidak menyangka jika Winda bisa berubah sejauh ini.

Tama memukul dirinya sendiri, menyalahkan diri atas segala yang terjadi. Pria ini menangis, tidak tahu lagi ingin berbuat apa. Winda benar membuatnya merasakan bagaimana sakitnya yang di rasakan Winda selama ini.

Di dalam kamar, Winda juga menangis. Entah apa yang ia rasakan sekarang, Winda sudah tidak peduli lagi pada orang-orang yang selalu menyalahkannya. Semua keluarga sama sekali tidak ada yang mengerti akan perasaannya.

Mendengar suara Winda yang menangis, Tama mengusap wajahnya. Pergi ke dapur untuk membuatkan jus melon untuk istrinya.

Tama mengetuk pintu, membujuk Winda untuk keluar. Cukup lama Winda mengunci diri, pada akhirnya wanita ini mau juga membuka pintu kamar.

"Sudahlah, jangan menangis lagi. Minum dulu jusnya!" ujar Tama yang mengalah.

Winda mengambil segelas jus tersebut lalu duduk di ruang keluarga. Keduanya hanya diam, tidak berniat untuk memulai obrolan.

"Terimakasih untuk jusnya!" ucap Winda kembali masuk kedalam kamarnya.

Tama menyusul, berdiri di ambang pintu.

"Siapa lelaki itu?" tanya Tama penasaran.

"Urus saja urusan mu!" ketus Winda.

"Win, kau istri ku. Jauhi lelaki itu, kau sedang hamil." Suara Tama kembali keras.

"Aku hanya mencari kebahagiaan ku, apa itu salah?" tanya Winda kesal.

"Jika kau masih seperti ini juga, aku akan melaporkan mu pada orangtua mu!" ancam Tama membuat Winda tertawa.

"Silahkan, silahkan lapor wahai suami ku. Itu akan jauh lebih baik, kita bisa bercerai. Itu memang yang aku mau!" Winda semakin menantang.

Tama mengacak rambutnya frustasi, pria ini tidak menyangka jika Winda bisa memiliki keberanian sejauh ini.

Pada akhirnya, Tama memutuskan pergi. Memutari jalanan untuk sekedar mencari angin. Kepalanya begitu sakit, Tama masih tidak percaya jika Winda bisa bertindak sejauh ini.

Ponsel Tama berdering, ternyata Tania yang menghubunginya. Bukan Tania yang bicara, seorang pria yang mengatakan jika Tania sedang mabuk di salah satu tempat karoke.

Mau tidak mau Tama menyusul Tania. Membawa wanita tersebut pulang. Tania sudah tinggal sendiri karena suaminya memilih selingkuh darinya. Entahlah, masalah rumah tangga seperti apa yang sedang di hadapi Tania sekarang.

"Tan, kau mau apa?"

Tama menyingkirkan tangan Tania yang mulai berani menggerayangi tubuhnya.

Tania seperti orang mabuk, berusaha melepas semua pakaiannya lalu memeluk Tama.

"Aku butuh pelukan!" ucap Tania meracau.

"Tan, jangan seperti ini. Kau mabuk!" ujar Tama berusaha menahan Tania agar tidak melepas semua pakaiannya.

Tania terus memeluk Tama, menyentuh pada area terlarang milik Tama. Tama terus menolak, tapi pada akhirnya kalah juga. Nafsu Tama naik juga, Tania begitu pintar membuat Tama menggila.

Malam itu, Tama dan Tania saling bercinta. Tania tersenyum menang dalam hati, wanita ini bisa merasakan juga kenikmatan tubuh Tama. Pura-pura mabuk ternyata bisa membuat Tama masuk dalam perangkapnya. Lelaki mana yang tidak tahan godaan jika di buat liar oleh Tania.

Terus melakukannya, hingga keduanya saling terhempas lelap karena lelah. Mengintip sebentar, Tania memastikan jika Tama sudah tidur. Senyum wanita ini lebar, turun dari atas tempat tidur lalu mengambil alat perekam yang sengaja ia sembunyikan di kamar.

Dengan gilanya Tania mengirimkan rekaman bercintanya dengan Tama pada Winda. Entah dapat nomor ponsel Winda dari mana, nyatanya rekaman tersebut terkirim.

Setelah puas memanjakan rencananya, Tania kembali ke atas tempat tidur lalu memeluk Tama dengan sengaja.

Malam berganti pagi, Winda sangat malas untuk pergi bekerja. Winda sadar jika suaminya tidak pulang semalaman. Masa bodoh, Winda tidak peduli.

Winda mengambil ponselnya, matanya terbelalak ketika melihat rekaman menjijikan suaminya dan Tania yang di kirim dari nomor tidak di kenal.

"Munafik,....!" ucap Winda.

Semakin bertambah kebencian Winda, di matanya Tama masih sama juga.

"Bukan salahku selingkuh. Aku akan menunjukan apa itu rasa sakit!" ucap Winda yang hatinya sudah sangat panas.

Di rumah Tania, Tama yang baru saja bangun sangat terkejut ketika mendapati dirinya tidak mengenakan sehelai benang pun.

"Tan, kenapa kita melakukan ini hah?" Tama panik.

"Aku juga tidak tahu, aku mabuk!" bohong Tania.

"Astaga, aku harus pulang sekarang!"

Tama bergegas mengenakan semua pakaiannya. Sungguh jantungnya kali ini di buat berdebar kencang.

"Rahasiakan ini semua Tan, aku tidak mau ada orang tau terutama istri ku!" pesan Tama sebelum meninggalkan rumah Tania.

Tania hanya mengiyakan, Tama tidak tahu betapa licik teman yang di bantunya ini.

"Tama,...Tama,...bodoh sekali. Di beri enak kok minta di rahasiakan!" celetuk Tania.

Winda tidak pergi bekerja hari ini, ia sengaja menunggu Tama pulang. Tak berapa terdengar mobil Tama, hati Winda semakin sakit di buatnya.

"Masing ingat rumah?" tanya Winda dengan suara datar, "gimana, udah puas bermain dengan Tania?"

Jleb,....

Mata Tama langsung lebar, pria ini mulai sibuk mencari alasan.

"Jangan menuduh ku, aku menginap di rumah orangtua ku semalam!" bohong Tama.

Kring,...

"Buka ponsel mu!" titah Winda membuat Tama penasaran.

Buru-buru Tama membuka ponselnya, sungguh terkejut sekali saat ia melihat rekaman dirinya bersama dengan Tania.

"Menjijikan...!" ucap Winda dengan tatapan penuh kebencian.

1
Rita Juwita
bagus thor...
mak² rempong
semoga mereka sama² bertaubat dan d beri hidayah oleh Allah.. dan semoga kebahagian akan menghampiri keluarga mereka
Rani Anggraeni
syukaaa karakter winda
hajar terus win 🤣🤣🤣
komalia komalia
balasan buat si Diana nya coba sampai
komalia komalia
sampai aku skip baca bab sebelum nya saking muter cerita nya jadi gitu gitu aja yang ada tambah mendidih ujung ujung nya masih juga bertahan
komalia komalia
berbelit tak berkesudahan terus aja gitu
Fay
Luar biasa
Dyah Oktina
wah...hamil lagi kah... haduh.. anak dah 2 ngak keurus. nambah anak lagi...anak siapa tuh...hah... pd bodoh ya..
Dyah Oktina
emang keluarga sableng...herman ini
Dyah Oktina
memiliki anak
Farika Willesden
Luar biasa
☠🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🍾⃝ͩʟᷞɪͧʟᷡʏͣBinℛᵉˣ
cerita paling gila' yg pernah dibaca. serasa baca rumah tangga kucing 🗿
niat hati baca novel untuk melepas penat , eh yang ada malah bertambah bahkan max level lagi
Firgi Septia
tapi knapa sampai mengulangi perbuatannya berzinah dan hamil ke dua kalinya dengan laki2 lain
Firgi Septia
knapa mereka TDK bercerai padahal rumah tangganya sdh TDK bisa tertolong lagi
Firgi Septia
heran dgn kelakuan winda
Firgi Septia
bingung mau ngomong apa
Firgi Septia
memang ortu TDK benar ini
Firgi Septia
ayahnya ini begitu menjerumuskan anaknya ke hal yg salah bukannya menasehati malah mengajak anaknya berbuat salah
Firgi Septia
Winda jadi begitu kelakuannya sama saja dengan kelakuan suaminya dulu kalau sakit kenapa harus melakukan perbuatan zina knapa tidak berdoa dan meminta nasehat misalnya dari ustad dan ayahnya jg sebelumnya sdh mendukung perceraiannya knapa tdk bercerai saja,memikirkan kembali untuk melanjutkan pernikahan tetapi selingkuh berakhir zina dan hamil sama saja dengan kelakuan suaminya, jadi bingung mau bagaimana lagi
Firgi Septia
knapa baru sekarang pak knapa sebelum mereka menikah knapa tdk putuskan hubungannya memang dasar ayah egois
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!