Belum selesai Revisi
Bagaimana rasanya jika dijodohkan dengan orang yang tidak kita Cintai? Bisakah Kita menerima perjodohan dengan menunggu kepastian masa lalu yang menghilang tanpa kabar?
Siapakah yang akan Muti pilih? Renald atau Rizky?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Melupakan Renald
Renald masih mendengarkan Muti yang sedang mengajak suaminya bicara.
"Mas... cepat bangunlah hiks... hiks..., aku berjanji padamu, jika kau sudah sembuh nanti, aku akan berusaha mencintaimu dan melupakan Renald, ku mohon bangunlah... jangan membuatku terus merasa bersalah seperti ini...." Muti masih terus menangisi suaminya yang masih terpejam.
Sedangkan Renald yang sudah tidak tahan dengan ucapan Muti, langsung pergi begitu saja tanpa berniat menemui gadis itu.
Renald mengendarai mobilnya sendiri karna Reno langsung di suruh kembali ke perusahaan setelah mengantar Rizky ke rumah sakit.
Rizky menangis sambil mengendarai mobilnya saat mengingat ucapan Muti, bahwa selama ini Muti tidak menerima Rizky karna menunggu dirinya, Renald merasa bersalah karna Renald tidak mampu membuat Muti bahagia.
"Aku mencintaimu Muti, Aku sudah kembali, tapi semuanya kini telah terlambat, kau harus bahagia tanpa aku, aku berjanji padamu, aku tidak akan muncul di hadapanmu lagi demi kebahagiaan kita masing-masing."
"Arghhhhh..... "
Renald berteriak sambil memukul kemudi setirnya, setelah sampai di taman kenangan mereka.
"Tring...."
"Kakak jadi kan makan siang denganku?" pesan Yunda.
"Jadi.... aku masih di jalan menuju kesana" pesan jawaban Renald.
"Renald hanya memandang taman itu tanpa berniat untuk turun, setelah mendapat pesan dari Yunda, Renald kemudian langsung melajukan mobilnya untuk menemui Yunda di Restoran tempat mereka janjian.
"Aku nggak nyangka kalau hidup kita akan terpisah kayak gini Muti, tapi aku harus melupakanmu meskipun rasanya sulit, kau cinta pertamaku, dan denganmulah aku pernah merasakan kebahagiaan karna rasa cinta, tapi sekarang aku nggak tau lagi apa artinya cinta.
"Yang aku tau, aku hanya ingin kau hidup bahagia meskipun tanpa aku." Renald membatin sambil tersenyum kecut.
*********
Di rumah sakit, kini kedua orang tua Rizky telah sampai, mereka langsung menuju ke ruang rawat Rizky.
"Muti, Rizky kenapa nak?" Ucap Bunda Rizky setelah melihat anaknya belum juga siuman.
"Aku juga nggak tau kenapa Bun... tiba-tiba saja aku di telfon dari kantornya, kalau Mas Rizky tidak sadarkan diri." Muti menjawab sambil menatap Rizky sendu.
Setelah beberapa saat, dokter datang untuk memeriksa Rizky, dan menyuruh semua anggota keluarga supaya keluar.
Setelah dokter selesai memeriksa Rizky, dokter tersebut keluar dari ruang rawat Rizky, Muti langsung menyambut dokter itu dengan menanyakan keadaan Rizky.
"Bagaimana dengan keadaan suami saya dok?"
"Silahkan datang ke ruangan saya." Dokter tersebut langsung pergi menuju ruangannya.
"Bunda dan Ayah temani mas Rizky saja, biar Muti yang ke ruangan dokter.
"Baiklah nak, Bunda tunggu kabar darimu." Bunda Rizky tersenyum dan langsung membuka pintu ruang rawat Rizky untuk menemani putranya.
Muti langsung pergi untuk menemui dokter. setelah sampai di ruangan dokter tersebut, Muti mengetok pintu dan sang dokter langsung menyuruhnya masuk. Muti duduk di sebrang meja dokter tersebut.
"Bagaimana dengan ke adaan suami saya dok?" Muti menatap dokter tersebut dengan sendu.
"Suami Anda mengalami serangan jantung."
"Apa? Tapi selama ini suami saya baik-baik saja dok." Muti kaget dengan pernyataan sang dokter .
"Tapi, memang benar suami Anda terkena serangan jantung, saran saya agar penyakitnya tidak kambuh, jagalah pola makannya dan jangan sampai telat minum obat, jangan biarkan suami anda stres dan jangan memberi kabar yang mengejutkan karna semua itu bisa berakibat fatal."
"Apa akibat buruk yg bisa terjadi pada suami saya dok?" Muti bertanya dengan menatap sang dokter sendu.
"Akibatnya bisa menyebabkan kematian."
DEG.
Muti terkejut dengan apa yg di sampaikan Dokter tersebut. dan tanpa terasa cairan bening langsung lolos begitu saja dari kelopak matanya.
"Apakah suami saya bisa sembuh dok?"
"Saya tidak bisa menjamin."
Deg.....
Tubuh Muti lemas seketika setelah tau tentang penyakit suaminya.
"Nama saya Dicky, jika Anda ada yg perlu di tanyakan lagi, silahkan hubungi saya." Dokter Dicky memberi Muti kartu nama.
"Baiklah Dok... terima kasih, saya permisi dulu." Muti berdiri dan membungkukkan badannya, lalu keluar dari ruangan itu.
Muti berjalan lunglai menuju ruangan suaminya, Entah bagaimana ia akan menjelaskan penyakit suaminya terhadap kedua orang tua Rizky.
🍁🍁🍁🍁🍁
Bersambung.....
sukses
semngat
mksh
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa