NovelToon NovelToon
Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Selingkuh / Romansa / Cintapertama
Popularitas:506
Nilai: 5
Nama Author: Jaena19

Bagaimana rasanya mengetahui jika kekasihmu selingkuh dengan adikmu sendiri? Kayla terkejut mendengar pembicaraan Arga dan Kanaya adiknya di UKS,ia tak menyangka jika selama ini keduanya menjalin hubungan di belakangnya.Walaupun merasa sakit,ia memilih untuk diam dan berpura-pura tidak tahu.Selain belum siap melepaskan Arga,ia juga ingin melihat sejauh mana keduanya dapat menyembunyikan hubungan itu.Tapi lama-lama Kayla tak tahan, terlebih ketika ayahnya meninggal Arga lebih mementingkan Kanaya di banding dirinya. "Kalau dari awal lo suka Kanaya,kenapa lo harus deketin gue dan jadiin gue kekasih lo Arga?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaena19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sembilan belas

Kayla merapihkan dasi serta topi abu nya, setelah di rasa rapih ia segera menghampiri Meta dan Sasha yang juga sedang bersiap. Hari ini ada upacara peringatan hari pahlawan, mereka dan para siswa lainnya berhamburan menuju lapangan.

"Eh, kamu kok masih di sini?"tanya Kayla pada Arga yang kini tengah bersandar di tembok teras kelasnya.

"Nungguin kamu."

Kayla tersenyum lalu menggandeng Arga menuju lapangan.

"Biasa kalau udah sama pacar, sahabatnya ditinggal."Sindir Sasha pada Kayla.

"Sini-sini aku temenin kamu, kesian banget si yang cowoknya beda jurusan." Ujar Meta, gadis menggandeng tangan Sasha sambil terkekeh.

Kayla menoleh ke belakang lalu terkekeh melihat kedua sahabatnya. "Maaf ya teman-teman ku tercinta aku mau sama ayang dulu, nanti kalau udah di kelas baru balik lagi ke kalian."

Arga ikut terkekeh mendengar ucapan Kayla, gadisnya ternyata lebih terlihat ceria sekarang.

"Maaf ya, Kayla nya gue pinjem dulu." Ujar Arga pada kedua sahabat Kayla.

Meta dan Sasha mengangguk. "Iya, gak dibalikin juga gapapa, bawa pulang aja sekalian Ga." ujar Sasha

Ucapan Sasha semakin membuat mereka terkekeh.

Setelah sampai di lapangan Arga memisahkan diri menuju barisan kelasnya.

"Akhir-akhir ini kalian makin lengket aja ya." Ujar Meta pada Kayla.

Kayla tersenyum, "iya, sebenarnya dari awal pacaran kami selalu seperti ini tapi dulu aku gak mau terlalu memperlihatkan ke publik aja."

"Bener banget, sebenarnya dari dulu mereka itu bucin, cuma Kayla selalu gak mau terlalu nunjukin hubungannya ke orang-orang."Ujar Sasha

"Oh begitu ya, sebelumnya Arga pernah berhubungan dengan perempuan lain?emm maksudnya dia punya mantan gak?"

Kayla mengangkat kedua bahunya. "Entah, aku gak pernah bertanya mengenai masa lalu dia, dia juga gak pernah cerita tentang masa lalu dia. Kenapa memangnya?"

Meta menggeleng. "Gak apa-apa, aku cuma tanya aja."

Pembicaraan selesai berbarengan dengan upacara di mulai.

"Upacara selesai barisan dibubarkan."

Riuh para siswa-siswi di lapangan terdengar ketika pemimpin upacara membubarkan barisan, artinya upacara telah selesai di laksanakan.

Kayla membuka topinya, ia mengibaskan topi pada wajahnya yang sudah dibanjiri keringat, ini masih pukul setengah delapan pagi tapi cuacanya sudah cukup panas.

"Mau beli minum dulu gak?" tanya Arga yang entah sejak kapan sudah berada di sampingnya. Ia mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Sasha dan Meta.

"Kamu nyari siapa?aku nanya loh ini."

"Eh maaf, aku nyari Sasha dan Meta mana ya mereka?"

Arga menggeleng. "Gak tau, aku gak liat mereka."

Kayla membuang nafas kesal, bisa-bisanya mereka meninggalkan dirinya sendiri.

"Gak apa-apa, lapangan tadi ramai mungkin mereka gak sengaja ninggalin kamu, jadi mau beli minum dulu gak?"

"Iya deh."

Keduanya berjalan menuju kantin untuk membeli minum.

___

Kayla menatap kesal ke arah Arga yang kini tengah bersandar di mobilnya dengan dikelilingi beberapa wanita yang merupakan fans berat laki-laki itu, ralat fans gila. Ya ia menjuluki fans fanatik Arga gila, karena mereka terkadang berbuat hal diluar nalar jika sudah menyangkut Arga.

Kayla tak mau menghampiri ke sana, karena ia malas menghadapi fans-fans kekasihnya itu. Ia mengedarkan pandangannya mencari tempat duduk di sekitar parkiran, setelah menemukannya ia berjalan ke sana lalu duduk.

Ia menopang dagu sembari memperhatikan Arga yang tengah meladeni wanita-wanita itu. Seperti kata Arga, ini sudah resikonya menjadi kekasih pria tampan dan terkenal yaitu harus rela melihat laki-laki itu di kelilingi oleh perempuan.

Kayla berdiri ketika wanita yang mengelilingi Arga sebelumnya sudah mulai pergi karena kedatangan Kanaya, ia terdiam sejenak ketika melihat Kanaya seperti sedang berbicara sesuatu pada Arga.

Niatnya untuk menghampiri Arga ia urungkan, ia melihat interaksi keduanya dari kejauhan dilihatnya mereka seperti sedang berbicara serius. Entah apa yang mereka sedang bicarakan, ia penasaran tapi sayangnya suara mereka tak dapat ia dengar dari tempatnya.

Ia menggigit pipi dalamnya ketika melihat Arga mengusap pucuk kepala Kanaya, ia cemburu? tentu saja.

Dengan cepat ia berjalan menghampiri keduanya. Arga segera menjauhkan tangannya dari kepala Kanaya ketika melihat kedatangannya.

Kayla menarik napasnya ia berusaha menetralkan wajah dan emosinya, jika ingin merebut hati Arga jadi perempuan yang baik dan bersikap seakan tak mengetahui hubungan mereka.

"Maaf ya aku lama." Ujar Kayla.

Keduanya mengangguk, Kayla melihat kegugupan dari Arga maupun Kanaya. Pasti mereka terkejut dengan kehadirannya yang tiba-tiba.

"Ayok pulang udah mau sore ini."

Tanpa menunggu jawaban dari keduanya, Kayla segera membuka pintu mobil Arga dan masuk. Tak lama keduanya ikut masuk, Arga menyalakan mesin mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan sekolah.

___

Arga

Kay,besok ada acara gak?

Kayla mengerutkan alisnya, tak biasanya Arga bertanya seperti ini.

Anda

Gak ada,aku bukan orang penting jadi gak pernah ada acara

Kayla menatap layar ponselnya,sudah beberapa menit tak ada lagi balasan dari Arga.

Anda

Arga,kenapa kamu tanya gitu?

Arga

Gak apa-apa,cuma tanya aja

Kayla menyimpan ponselnya tanpa membalas pesan Arga. Ia dan Arga memang jarang sekali berkomunikasi melalui ponsel karena Arga selalu sibuk belajar dan ia lebih suka berinteraksi secara langsung dibandingkan dengan melalui ponsel. Mereka akan berkomunikasi melalui ponsel jika benar-benar tidak bertemu, namun hal itu jarang sekali terjadi.

Tak lama ponselnya berdering kembali, ia segera memeriksa ponselnya.

Arga

Tidur Kay, aku tau sekarang kamu belum tidur

Tidur ya sudah malam

Good night ❤️ sampai ketemu besok

Kayla tak bisa menahan senyumnya mendapat pesan yang begitu manis dari Arga, walaupun ia cukup heran kenapa Arga tiba-tiba mengirim pesan seperti ini.

Kayla hanya membalas pesan Arga dengan stiker bertuliskan kata 'oke', setelah pesan terkirim Kaya menaruh kembali ponselnya di nakas.

Ia berbaring, mencari posisi nyaman untuk tidur.

Kayla menelantangkan tubuhnya, matanya memandang langit-langit kamar. Jika waktu malam sebelum tidur sering kali ia terpikir mengenai hubungannya dengan Arga. Akhir-akhir ini memang hubungannya dengan Arga semakin membaik dan laki-laki itu juga semakin bersikap manis. Kanaya juga sekarang lebih sering di rumah dan itu artinya Arga dan adiknya sudah tidak lagi bertemu di belakangnya, walaupun begitu ia harus tetap waspada hubungan mereka mungkin masih tetap berjalan.

Ia mengambil pigura di nakas samping tempat tidurnya, ia melihat foto dirinya dan Arga yang berdiri canggung. Kayla tersenyum mengingat momen kenapa foto itu bisa ada dan foto inilah awal dari kisah cinta mereka.

Kayla mengusap foto Arga, laki-laki itu kini jauh lebih tinggi dari pertama kali mereka bertemu dan juga lebih tampan sekarang.

"Gara-gara lo si kita di hukum kan, semoga gue gak ketemu Lo lagi deh."

Masih teringat kata-kata serta raut kesal Arga pada saat itu. Kayla memeluk foto itu dan tak sadar dirinya sudah terbawa ke alam mimpi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!