NovelToon NovelToon
AKU DI USIR SUAMIKU

AKU DI USIR SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Poligami / Single Mom / Cerai / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: ridwan jujun

fatimah azzahra yang kerap di panggil fafa atau patimah oleh teman dekat maupun orang lain. fatimah sudah 3 tahun nikah bersama Hengki Affandi.dari pernikahan itu belum juga mendapatkan seorang pun anak sampai ia di usir oleh suaminya.

beberapa tahun hengki dan fatimah berpisah dan gak pernah ketemu,di suatu hari hengki bertemu dengan fatimah dan kedua anak kembar fatimah dari pernikahan mereka.


apa kelanjutannya baca ajah yah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ridwan jujun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

Tepat satu minggu Fatimah berada di rumah sakit. Hari ini ia diperbolehkan pulang oleh dokter setelah sore kemaren diberitahukan Dokter Vina. Fatimah sangat bahagia akhirnya ia bisa pulang hari ini dari tempat yang penuh dengan bau obat ini. Fatimah tidak menyukai bau obat-obatan, tapi apa boleh buat jika Allah berkehendak ia melahirkan di rumah sakit, maka semuanya harus berjalan sesuai skenario yang ditulis dalam takdir hidup Fatimah.

Sinta dan Santi sedang membereskan semua perlengkapan Fatimah dan Twins ke dalam tas besar yang memang dibawa dari rumah. Tas itu terlihat terisi setengah. Sedangkan Ibu Hilda sedang menggendong salah satu bayi Fatimah sambil menimang-nimangnya.

"Hahhh, akhirnya selesai juga," kata Sinta yang mendudukkan bokongnya di brangkar tempat Fatimah duduk.

"Ayo Kak, kita pulang!" ajak Santi yang membantu Fatimah turun dari brangkar.

Mereka semua sedang berjalan di lorong rumah sakit dengan Santi yang menggendong anak pertama Fatimah, Ibu Hilda anak keduanya, sedangkan Sinta membawa tas besar itu sambil memegang tangan Fatimah.

Sebuah taxi sudah menunggu di depan lobi rumah sakit. Sopir taxi sudah membuka pintu belakang agar memudahkan Fatimah masuk serta ke-dua bayinya. Ibu Hilda duduk di depan bersama sang sopir sedangkan Sinta dan Santi memilih di dekat Fatimah agar bisa menggendong keponakan mereka.

30 menit perjalanan, mereka akhirnya sampai di kediaman yang telah sangat dirindukan Fatimah selama seminggu ini. Ia rindu suasana rumahnya yang damai dan asri. Rumah yang penuh dengan bunga berjejer rapi di depan serta sedikit kebun disamping rumahnya.

Ke-dua putra Fatimah sudah dimasukkan ke dalam boks bayi yang sengaja dibeli untuk bayi kembar. Bayi itu terlihat mengeliatkan badannya dan mata bulat itu sudah hampir terbuka sepenuhnya. Fatimah tersenyum melihat ke-dua putranya yang sangat manis dan tampan.

"Umi akan memberi Abang nama Raqib Raikal yang akan menjadi penjaga atau kekuatan untuk umi atau adek sesuai arti nama Abang. Sedangkan adek akan umi beri nama Rafif Rayyan, dan umi berharap suatu saat adek akan menjadi seorang lelaki yang berakhlak baik sesuai arti nama Adek," ujar Fatimah yang menatap anaknya satu persatu sambil tersenyum dan mencium ke-dua putranya bergantian.

Setelah memberi nama pada ke-dua putranya, Fatimah beranjak menuju meja makan untuk makan siang dan meninggalkan ke-dua putranya yang asik bermain sendiri di dalam boksnya masing-masing.

Fatimah menyantap hidangan yang sudah tersedia di atas meja. Ia memilih makanan yang banyak mengandung protein. Di sana Fatimah hanya sendirian. Ia tak tau dimana keberadaan Ibu serta adik kembarnya.

"Kakak kenapa sendirian makan di sini? Twins mana, Kak?" Tiba-tiba Sinta dan Santi datang dan langsung mendudukkan bokong mereka pada bangku mereka masing-masing.

"Di kamar,"

"Sama siapa, Kak?" tanya Santi.

"Sendiri. Lagian mereka nggak nangis kok," jawab Fatimah santai.

"Ibu mana San, Sin?"

"Oo, Ibu pergi ke rumah lama Kak, katanya mau membersihkan rumah. Tapi entahlah," jawab Sinta dengan mulut penuh makanan.

"Ooo gitu. Kenapa kalian nggak ikut?"

"Tadi sih mau ikut, tapi Ibu melarang kita berdua. Ibu juga bilang rumah itu nggak terlalu banyak yang harus dibersihkan," jawab Santi yang hanya anggukan respon dari Fatimah.

"Yaudah, kakak ke kamar nemuin Twins dulu. Nanti mereka malah nangis," izin Fatimah.

"Iya Kak. Nanti kami akan nyusul," balas Santi.

Santi dan Sinta melanjutkan makan mereka hingga selesai. Sebelum itu mereka membersihkan meja makan dan mencuci piring kotor bekas mereka dan Fatimah.

"Twins, aunty datang Sayang," panggil Santi dan Sinta.

"Iya Aunty," balas Fatimah menirukan suara anak kecil.

"Kak siapa nama mereka?" tanya Sinta.

"Abang namanya Raqib Raikal bisa dipanggil Abang Rai sedangkan adek namanya Rafif Rayyan panggilannya Rayyan atau Iyan," jelas Fatimah.

"Nama mereka bagus-bagus Kak, Abang Rai mau digendong aunty nggak?" tanya Santi dan langsung mengambil Raikan dari boks bayinya.

"Uluh-uluh comelnya adek Iyan, ya? Sini-sini aunty Sinta gendong," ujarnya mengambil Rayyan dari boks.

Fatimah tersenyum melihat perlakuan ke-dua adik kembarnya kepada putranya. Ia bersyukur memiliki mereka jika tidak ntah bagaiamana kehidupan Fatimah saat ini.

"Kak, besok kami akan ke boutique. Sepertinya banyak yang mau ngambil pesanan mereka, Kak. Kan sudah hampir 1 minggu lebih boutique nggak dibuka," jelas Santi.

"Iya Boleh, tapi kalian hati-hati pergi dan pulang ya. Jangan ngebut-ngebut bawa motornya. Entar kecelakaan," peringat Fatimah.

"Iya, Kak," Balas mereka.

Bersambung

1
Fansuri
aku Mala kepo kalo di lanjuti ..sayangnya Uda the end
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
walaupun singkat tapi mantap sekali 👍👍
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
tamat yang cukup baik..
makasih banyak kak thor 😘❤️
Yunerty Blessa
moga Fatimah dan Ali hidup bahagia
Yunerty Blessa
penyesalan mu Hengki dah tak berguna....
Yunerty Blessa
apa memang enak Hengki..anak sendiri tidak ada yang mau mengaku
Yunerty Blessa
Hengki pasti menyesal telah menceraikan Fatimah setelah tahu ada anaknya
Yunerty Blessa
kenapa tidak jujur saja Hengki
Yunerty Blessa
pasti akan ketemu
Yunerty Blessa
padahal cuma anak angkat..ngak sadar diri Kevin nih
Yunerty Blessa
pasti mantan mertua nya heran
Yunerty Blessa
tahniah buat kelahiran baby boys nya
Yunerty Blessa
entah seperti apa perasaan Hengki bila berjumpa dengan Fatimah..yang sedang hamil.... sekarang Hengki tidak dapat memiliki anak lagi..
Yunerty Blessa
Hengki menyesal kalo dapat tau Fatimah hamil
Yunerty Blessa
apa jangan² Hengki sudah punya perempuan lain makanya dia ceraikan Fatimah
Yunerty Blessa
benar apa yang dikatakan oleh Reza... suatu masa Hengki akan menyesal
Yunerty Blessa
moga Hengki tidak menyesal dengan keputusan nya tu
dian hr
lawanlah jangan diem aja,mereka berdua kevin cuma sendiri,masa gak berani
Mei Mei
Luar biasa
AR Althafunisa
nah bagus ketemu udah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!