NovelToon NovelToon
Penyelamatku Ternyata Seorang Mafia Kejam

Penyelamatku Ternyata Seorang Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mafia / Cintapertama
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: MY QUEEN ATRI

Pertemuan Elina dengan Alex seorang mafia kejam yang dikenal dengan julukan "Raja Iblis" memiliki kekuasaan diberbagai wilayah, Alex yang memiliki masa lalu kelam dan telah melakukan banyak kekejaman dalam mencapai kekuasaannya, tetapi ia memiliki prinsip untuk melindungi yang lemah dan tidak berdaya.

Ketika seorang wanita muda bernama Elina dikejar oleh geng rival, ia berlari menuju klub malam mewah yang terkenal dan ternyata merupakan milik Alex, untuk menghindari kejaran geng rival dan mencari perlindungan Elina pun memasuki klub malam tersebut.

Di dalam klub tersebut Elina tak sengaja bertabrakan dengan Alex, Alex yang terkejut mencoba untuk mencerna apa yang terjadi pada wanita yang menabraknya. Elina yang tak tau siapa itu Alex, langsung meminta pertolongan padanya. Pertemuan ini pun menjadi awal dari cerita yang akan penuh dengan aksi, romansa dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MY QUEEN ATRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengenal dunianya dan berlatih

Pagi itu Elina bangun lebih awal. Ia keluar dari kamar dan suasana rumah Alex terasa sangat sunyi, hanya terdengar suara langkah kaki para pengawal yang sedang berjaga di lantai bawah.

Elina turun ke ruang makan, di meja panjang itu, sarapan sudah tersedia, ada roti panggang, buah-buahan dan teh hangat. Tapi Elina merasa canggung, ia tidak terbiasa dijamu dengan kemewahan.

"Selamat pagi nona Elina" ucap bibi dengan sopan.

"Iya.... Pagi bibi" ucap Elina dengan mengangguk.

Tidak lama kemudian Alex muncul dengan pakaian rapi, jas hitam, ekspresi tenang, tapi aura kekuasaannya terasa di seluruh ruangan itu.

"Apa tidurmu nyenyak?" tanya Alex singkat.

"Ya...." jawab Elina juga singkat.

Bagus hari ini kamu akan mulai memahami sedikit tentang dunia yang akan kamu lihat ke depannya. Elina menatap bingung.

"Dunia? Maksud kamu?" tanya Elina.

Alex hanya menatap lurus ke depan "Bukan dunia yang kamu kenal, ini dunia kekuasaan, bisnis gelap dan hukum tidak selalu berpihak pada orang lemah. Selama kamu disini, kamu harus belajar, tidak banyak bicara dengan orang luar dan kamu harus tetap waspada.

Elina degdegan mendengar perkataan Alex. Ia tahu kata belajar yang dimaksud Alex bukan tentang belajar memasak ataupun membersihkan rumah, melainkan tentang bertahan di dunia yang berbahaya, dunia mafia.

Anak buah Alex mulai mengajarkannya cara menghubungi nomor darurat jika terjadi bahaya, memperkenalkan protokol keamanan dasar, bagaimana menghindari orang yang terlihat mencurigakan, dan tetap aman walau berada di dalam rumah.

Siang itu, Elina melihat Alex berbicara melalui handphone dengan nada dingin dan tegas. Ia mendengar percakapan Alex tentang wilayah, uang dan orang yang berani mengganggu dan melawannya.

Elina tertarik mendengar percakapan itu, tapi ia juga merasa takut. Tatapannya tertuju pada Alex, bukan karena kagum. Tapi karena dia terlihat berbeda. Ketenangan yang dia tunjukkan ditengah kekacauan, semua terasa menakutkan dan memikat sekaligus.

Setelah selesai menelpon Alex memerintahkan anak buahnya untuk memanggil Elina, Elina yang mendengar hal itu terkejut dan segeri berlari pergi ke kamarnya.

"Tok..tok" suara pintu kamar Elina.

"Iya tunggu" ucap Elina.

"Nona anda ditunghu oleh tuan Alex di taman belakang" ucap pengawal.

Elina menuruni tangga menuju taman, disana Elina ternyata akan diajarkan gerakan dasar untuk membela diri dari musuh atau orang yang akan berbuat jahat.

"Kemarilah, kita akan latihan bagaimana bertahan atau melindungi diri dari musuh" ucap Alex yang sudah siap lengkap dengan pakaian bela dirinya.

Alex memberi satu set pakaian bela diri untuk Elina "Ini gantilah pakaian mu, agar memudahkan mu untuk bergerak dan belajar" lanjut Alex.

Elina pergi ke kamar kecil untuk berganti pakaian. Ia berjalan menuju Alex "Aku sudah siap" ucap Elina yang berdiri gugup mengenakan pakaian bela diri berwarna hitam yang diberikan Alex.

Dia berdiri di depanku dengan sikap dingin, tenang dan mengawasi.

"Kamu benar-benar ingin aku belajar bela diri?" tanya Elina.

"Ya, aku ingin kau belajar bela diri" ucap Alex. Tatapannya berubah sedikit, ia terpukau dengan kecantikan Elina dan berusaha untuk menyadarkan diri.

"Kenapa aku harus belajar bela diri?" tanya Elina.

"Apa kamu takut" ucap Alex dengan senyum tipis.

"Orang yang belajar bela diri karena takut… biasanya tidak bertahan lama."

Elina mendengus kesal dan berkata "Aku tidak takut"

"Baik. Serang aku." ucap Alex yang berjalan mendekat pada Elina.

"Apa?!" ucap Elina.

"Cobalah serang aku dengan seluruh kekuatanmu" ucap Alex dengan nada menantang

"Ok.... siapa takut" ucap Elina. Ia menarik napas dan melayangkan pukulan ke arah dada Alex. Tapi dalam hitungan detik tanganku tertangkap. Tubuhku diputar dan tiba-tiba punggungku sudah menempel di dada Alex. Tubuh ku membeku dan tak bisa bergerak.

"Dasar lemah" bisik Alex di dekat telinga Elina.

"Bahumu tegang, pinggangmu kaku dan kamu baru saja memberitahu lawanmu ke mana arah pukulanmu" ucap Alex dengan nada meledek.

Jantung Elina berdetak sangat cepat "Lepaskan aku…"

"Bebaskan dirimu kalau kamu bisa" ucap Alex tertawa kecil.

Elina mencoba melepaskan kuncian yang dilakukan Alex, ia mengingat gerakan yang pernah dia tonton.

"Siku. Ya, siku!" ucap batin Elina.

Elina segera mempraktikkannya dan menghantamkan siku ke arah rusuk Alex. Seketika Alex mundur selangkah dan senyum tipis muncul diwajah tampan Alex.

"Lumayan" ucap Alex menyeringai.

"Sekarang fokus pada keseimbangan, lebarkan bahu dan tekuk sedikit lulutmu" ucap Alex.

Alex menyentuh pinggang Elina dan menggesernya sedikit. Jantung Elina berdetak kencang, wajahnya memerah.

"Jangan salah fokus," ucap Alex

"Aku tidak salah fokus!" jawab Elina dengan memalingkan wajahnya ke samping.

Alex mengangkat alisnya dan berkata "Tapi wajahmu mengatakan sebaliknya, pipi mu memerah" ucapnya dengan senyum tipis diwajahnya.

"Serang lagi" ucap Elina dengan percaya diri menyuruh Alex lebih dulu menyerang Elina.

Kali ini Alex menyerang lebih dulu. Gerakannya cepat, tapi tidak memberikan tenaga yang besar. Elina seketika menangkis dan terhuyung karena serangan Alex.

"Keseimbangan!" tegas Alex.

Akhirnya Elina mencoba lagi dan kali ini pertahanannya lebih stabil. Alex memberika pukulan lurus. Elina dengan sigap menunduk.

Kaki Alex menyapu rendah membuat Elina melompat kecil dan hampir jatuh. Namun, Alex berhasil menangkap tubuh Elina.

Napas mereka sama-sama memburu "Kenapa kamu mau mengajariku?" tanya Elina tiba-tiba.

Mendengar itu, Alex seketika terdiam dan memberi sikap siap. Alex pun berkata "Agar kau bisa bertahan hidup, tidak setiap detik akau bisa berada didekat mu"

"Itu saja?"

Tatapan Alex berubah menjadi tajam.

"Ya...." ucap Alex.

Ada sesuatu dalam kalimatnya, sesuatu yang tidak ia ucapkan namun terlihat jelas.

"Kalau begitu jangan pergi," ucap Elina pela.

Alex menatap Elina dan berkata "Jangan mengatakan hal yang tidak bisa kau tanggung."

Tiba-tiba Alex menyerang lagi, kali ini lebih cepat. Elina yang kaget, langsung menangkis dengan lengan kiri dan memutar tubuh seperti yang diajarkan tadi. Tanpa sengaja, kaki Elina menyapu pergelangan kaki Alex dan kehilangan keseimbangan.

BRUKKKKK!

Mereka berdua jatuh bersamaan.

Hening.

Tangan Elina menekan dadan Alex. Wajah mereka berdua sangat dekat. Jantung mereka berdua berdetak sangat cepat, untuk pertama kalinya mereka berdua terlihat terkejut.

"Yeay.... aku menang" bisik Elina.

Alex yang mendegar hal itu seketika tersenyum tipis. Senyum berbahaya itu kembali.

"Hemm.... itu karena aku mengizinkannya" ucap Alex, tersenyum dengan salah satu bibirnya naik keatas.

"Kamuuu" ucap Elina kesal.

Dengan satu gerakan cepat, ia membalikkan keadaan. Tangan Alex menahan kedua pergelangan tangan Elina.

"Aku tidak pernah benar-benar kalah" ucap Alex tersenyum licik.

Jantung Elina seperti akan melompat keluar dan meyakinkan diri "Ini latihan…" bisik Elina pada dirinya.

Alex mendegar bisikan Elina "Benar..... dan kau harus belajar satu hal lagi."

"Apa?" tanya Elina.

"Jangan pernah lengah hanya karena kau merasa sudah menang" ucap tegas Alex.

Mereka saling menatap cukup lama, beberapa detik terasa seperti selamanya.

Alex melepaskan Elina dan berdiri "Untuk hari ini cukup sampai disini saja" ucap Alex berbalik meninggalkan Elina. Elina bangkit perlahan dan berdiri.

"Tunggu" teriak Elina.

Mendengar Elina memanggilnya Alex berhenti sejenak dan berbalik melihatnya "Kalau suatu hari aku harus melawan seseorang sepertimu… apakah aku punya peluang untuk bisa menang?" ucap Elina.

"Ya mungkin saja?" ucap Alex.

"Bagaimana jika orang yang harus aku lawan itu adalah kamu" ucap Elina pelan.

Alex berjalan mendekat lagi, kali ini wajahnya tanpa ekspresi.

"Kau tidak perlu menang" ucap Alex

"Maksudmu?" tanya Elina

"Aku tidak akan pernah menjadi lawanmu" ucap Alex, nada suaranya lembut… tapi tegas.

Dan untuk pertama kalinya sejak Elina mengenalnya, ia menyadari sesuatu, dibalik teknik mematikan dan tatapan dinginnya. Ia tidak hanya melatihnya untuk bertahan hidup, tapi sedang menyiapkan Elina untuk dunia gelapnya dan mungkin untuk berdiri di sisinya.

"Apakah aku harus berlatih lagi?" tanya Elina pelan.

"Ya, karena pelatihanmu tidak akan pernah cukup. Dunia ini tidak pernah memberi kita kesempatan kedua. Tapi hari ini kamu sudah menunjukkan kemauan untuk berlatih dan berusaha" jawab Alex.

Sore harinya, Elina pergi ke balkon rumah, ia menatap kota yang berkilau. Ia merasa sangat lelah hari ini, tapi pikirannya masih sibuk memproses pelatihan hari ini. Ia mulai memahami dunia baru yang ia masuki, dunia yang kejam, penuh ancaman, tapi juga ada seseorang yang mampu melindunginya dan menuntunnya untuk bertahan.

Ponsel Elina bergetar, Alex menghubunginya hanya untuk mengucapkan sesuatu yang tidak sempat ia ucapkan saat latihan hari ini selesai.

"Hari ini bagus. Tapi ingat, ini baru awal. Musuh akan terus menguji kita dan kamu harus tetap waspada" ucap Alex.

Elina menyadari bahwa ia harus belajar dengan cepat, memahami aturan dan beradaptasi dengan dunia yang keras ini.

Disudut pikirannya, rasa takut yang ia rasakan selama ini, kini bersampur dengan rasa kagum pada Alex. Pria itu kejam, protektif dan misterius, tetapi juga satu-satunya yang bisa memberikannya kesempatan untuk bertahan.

Malam itu, Elina menutup mata, mencoba menenangkan diri. Ia mengingat kembali latihan tadi sore, jantungnya kembali berdebar mengingat saat ia jatuh bersamaan dengan Alex dimana tatapannya bertemu sangat dekat dan cukup lama. Elina menggelengkan kepala dan menyadarkan diri.

"Apa yang kamu pikirkan Elina, sadarlah, kamu tidak boleh menyukainya" ucapnya sambil menepuk pelang kedua pipinya.

Elina kembali berusaha tidur dan bertekad akan terus berlatih agar bisa bertahan dalam menghadapi setiap badai yang akan datang. Karena ia sadar takdirnya sudah terikat dengan pria itu. Ia harus siap menghadapi perjalanan berbahaya itu.

1
MY QUEEN ATRI
🤭
Dame Manalu
Marco punya mata2 didekat Alex,apakah Alex blm menyadarinya..
Dame Manalu
ceritanya bbangus cm nanayanya msh suka salah Thor.....
MY QUEEN ATRI: Terimakasih sudah diingatkan 🤗
total 1 replies
Nur Linda
🤭
Liliy08 09
kak lanjut lagi dong 🔥
MY QUEEN ATRI: ditunggu yah🤗
total 1 replies
Nur Linda
Cerita bagus, Aku suka banget. Alurnya jelas, visual tokohnya keren, terus kapan nih thorrr eps selanjutnya, gak sabar nih
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Virgo♍
ditunggu kelanjutannya
Virgo♍
lanjutkan🔥🔥🔥
Hasmi Ami
cerita bagus, menurutku rekomend deh 🥰
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Hasmi Ami
iii cerita seruuuu, lanjutkan thor🔥🔥🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Virgo♍
keren bangett kakak, lanjut dong🔥🔥🔥
Virgo♍
wahh ceritanya keren banget, ditunggu kelanjutannya🔥🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Liliy08 09
sangat menarik🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Liliy08 09
cerita nya keren
kak lanjut epsd 3 dong 🔥🔥
Liliy08 09
🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!