Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang mencintai seorang teman kelas nya, namun cinta nya hanya bertepuk sebelah tangan, dan novel ini juga menceritakan tentang perubahan sikap kedua orang tua nya yang berubah semenjak kedatangan sepupu nya yang ikut tinggal bersama keluarga nya, ia sangat sakit dan terluka namun ia di sambut dengan hangat oleh lelaki yang selama ini melindungi nya dari kejauhan dan ia pun pergi tinggal bersama laki laki itu, ternyata laki laki itu adalah seorang CEO dan MAFIA, pada akhirnya laki laki yang ia cintai dan orang tua nya menyesal
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7 BUKAN SALAH KAMU
"dis aku takut, aku gk tau kalau Nathanael alergi udang, dan di makanan yang ku pesan ada campuran udang nya". Ucap alletha
Ya sekarang mereka sedang menuju ke puskesmas terdekat karena kalau ke rumah sakit itu cukup jauh, ya yang ikut hanya alletha disha dan Rinaldi untuk menjelaskan apa yang terjadi
"Itu semua bukan kesalahan kamu alen, salah Nathanael kenapa dia tidak kasi tau kalau dia ada alergi makanan". Jawab disha
alletha hanya diam ,terus memikirkan keadaan Nathanael dia
sangat khawatir
Setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai, dan Nathanael langsung di tangani oleh bidan yang ada di puskesmas
"Ini di puskesmas mana pah, kok lama banget si". Ucap mama Clara yang sangat khawatir
"Sabar mbak sebentar lagi kita sampai". Jawab mama iris
"Tapi kok bisa Nathanael makan makanan yang bisa buat dia alergi! Padahal dia tau makanan apa saja yang bikin dia alergi". Tanya mama iris
Sedikit cerita :
Meskipun selama ini raider dan cakkra sahabatan, hanya mereka yang sering bertemu karna urusan pekerjaan, sedangkan istri mereka hanya sesekali saja bertemu, jika di tanya Nathanael dan alletha? Tentu saja mereka bertemu di saat mereka Masi kecil, mangkanya ketika mereka sudah dewasa mereka tidak saling mengenal, karna di sibukkan dengan urusan masing masing, namun org tua mereka lah yang sering bercerita tentang Nathanael dan alletha.
"Nanti di jelaskan jika kita sudah sampai". Ucap pak cakkra
Akhirnya mereka hanya diam, ya tadi rencana nya mereka ingin memakai kendaraan mereka
masing masing namun tidak jadi.
Setelah beberapa lama di jalan akhirnya mereka sampai ke puskesmas yang tidak jauh dari sekolahan anak anak mereka
"Ayo pak buk masuk ke dalam Nathanael sedang di periksa". Ucap pak Subarjo selaku wali kelas Nathanael
"Terimakasih pak". Ucap mereka serempak, dan berjalan menuju ke ruangan Nathanael yang sedang terbaring lemah
"Buk bagaimana kondisi anak saya". Tanya mama nya Nathanael khawatir
"Alhamdulillah sekarang kondisi anak ibuk sudah membaik,
tidak separah tadi, karna sudah saya berikan obat antihistamin obat penawar alergi udang". Jawab ibu bidan itu
"Terimakasih buk". Jawab mama Clara dan langsung melihat ke arah Nathanael
Sedangkan pak cakkra pak raider dan Bu iris sedang mengobrol dengan pak Subarjo dan alletha, karna tadi Rinaldi dan disha sudah kembali pulang ke sekolah
"Maaf om alletha salah, alletha tidak tau kalau Nathanael alergi udang". Ucap alletha merasa bersalah
"Tidak apa apa nak, itu bukan kesalahan mu, itu kesalahan Nathanael sendiri karna tidak memberi tahu
sebelum makanan di pesan". Jawab pak cakkra
Pak raider dan mama iris hanya diam dan saling tatap
"Sepertinya alletha sudah lupa pah, sama mas cakkra". Bisik mama iris ke pada suaminya
"Iya mah seperti nya begitu". Jawab pak raider
alletha kembali di tenangkan oleh pak cakkra, karna pak cakkra tau alletha tidak bersalah, ini hanya kesalahan anak nya saja yang ceroboh
alletha menatap ke kedua org tua nya yang sedang bisik bisik
"Mama sama papah lagi ngobrolin apa". Tanya alletha
Dan pak cakkra menatap ke arah kedua org tua alletha
"Hanya ngobrol biasa saja Lena". Jawab mama iris
alletha hanya mengangguk kecil lalu ia sedikit berfikir
"Oh iya mama sama papah kok bisa ikut ke sini? Mana sama org tua Nathanael lagi"? Tanya alletha heran
Mama iris dan pak raider dan juga pak cakkra saling menatap dan saling diam
"Ehem tadi om ada urusan sama kedua org tua kamu nak, membahas soal pekerjaan". Jawab pak cakkra
"Iya Alen, jadi sekalian papa sama mama ikut ke sini karna
ternyata Nathanael 1 sekolahan dan malah 1 jurusan sama kamu". Jawab pak raider
"Om gak liat Nathanael"? Tanya alletha ke pada pak cakkra
"Ya ini om mau masuk". Jawab pak cakkra
"Mah Nathanael mau pulang". Ucap Nathanael
"Loh dar, nanti dulu kondisi mu belum sepenuh nya membaik, liat nih Masi banyak merah merah di muka dan lengan tangan mu, apa mau mama di bawa ke rumah sakit saja"? Jawab mama Clara
"Nathanael udah gak papa mah". Ucap Nathanael
"Mangkanya jadi org itu jangan ceroboh, sudah tau ada alergi sama makanan bukan nya di kasi tau ke org yg mau mesan ini malah diam saja". Jawab pak cakkra yang baru masuk ke ruangan itu
"His papa, anak dapat musibah kayak gini malah di omelin". Protes mama Clara
"Kan itu memang Nathanael yang salah mah". Jawab pak cakkra tegas
Nathanael yang mendengarkan itu pun rasanya malas dan melihat ke arah lain
"Itu iris sama raider mau pamit pulang". Jawab pak cakkra
"Loh pulang? Kan mereka ke sini sama kita pah". Jawab mama
Clara
"Hm, itu mobil mereka sudah ada di depan, di bawa sama anak buah nya". Ucap pak cakkra lagi
Nathanael hanya mengernyit heran, siapa yang di maksud kedua org tua nya ini?.
"Mah Nathanael mau pulang saja, Nathanael tidak betah di sini". Ucap Nathanael
Mama Clara dan pak cakkra hanya menghela nafas melihat tingkah anak nya yang keras kepala
"Ayo mah kita keluar dulu kita antar dulu raider dan iris ke depan". Jawab pak cakkra dan di angguki oleh isti nya dan mereka berlalu pergi "Ntah siapa yang di bahas oleh papa". Ucap Nathanael heran sambil melihat punggung kedua org tua nya
"Makasi ya mbak, sudah mau ikut jenguk Nathanael ". Ucap mama Clara
"Iya mbak, mohon maaf atas kesalahan alletha". Jawab mama nya alletha
"alletha gak salah mbak kan dia tidak tahu dan Nathanael Tidak memberi tahu". Jawab mama nya Nathanael
"alletha nya mana mbak"? Tanya mama nya Nathanael
"alletha tadi pamit untuk pergi
ke sekolah lagi sama wali kelas nya mbak". Jawab mama nya alletha
"Huff padahal saya belum ketemu sama alletha mbak". Jawab mama nya Nathanael sendu
"Nanti kapan kapan kan bisa mah". Ucap pak cakkra
Bu Clara hanya mengangguk saja
"Yaudah mba kalau gitu saya sama suami saya pamit dulu ya". Ucap Bu iris
"Iya pak semoga Nathanael cepat sembuh". Ucap pak raider
Bu Clara dan pak raider hanya mengangguk dan mengucapkan terimakasih
Setelah Bu iris dan pak raider pergi mereka kembali masuk ke ruangan Nathanael yang di rawat
"Sudah kan pah? Sekarang ayok pulang". Ucap Nathanael, ya sebenarnya Nathanael Masi marah pada kedua org tua nya, dan Bu Clara dan pak cakkra tau akan hal itu
Mereka mengangguk karna tidak ingin membuat anak mereka semakin marah terhadap mereka