Alice Seraphia joy adalah siswi SMA kelas 12 yang bar bar,riang,dan suka menolong.
ia juga terkenal sebagai siswi yang suka bolos, terlambat dan suka membuat masalah yang jadi langganan guru BK dan OSIS juga menjadi langganan berdiri di depan bendera merah putih.
namun di balik itu dia juga siswi yang berprestasi dan memiliki banyak bakat non-akademik.
suatu hari dia membuat masalah dengan anak kepala sekolah yang membuat masalah dengannya yang membuat dia harus di hukum menghormati bendera lagi.
namun kali ini malah mengantarnya ke dunia lain di dalam novel yang baru selesai dia baca semalam dan parahnya dia masuk ke tubuh putri antagonis yang berakhir tragis karena mencelakai tokoh utama wanita yang di cintai Duke.
bagaimana kah perjalanan Alice di dunia novel untuk mempertahankan hidupnya?akankah Alice kembali ke dunia nyata atau malah.....
mari kita ikuti kisahnya.
jangan lupa like, coment, subscribe and beri penilaian.
love sekebooooonnnn buattt kalian semua🌳🌲🌴❤️❤️🌴❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
"gara-gara kau mood ku rusak, gara-gara Duke brengsek itu juga aaahhhh"ucap Alice yang melampiaskan kekesalannya kepada Alistair.
Alistair langsung memutar keadaan kini ia yang menahan Alice yang bagaikan orang kerasukan.
"apa mau mu memangnya Alice??"ucap Alistair sambil ngos-ngosan.
"aku?? tentu saja aku tidak ingin menikah dengan duke itu,duke sialan itu aku tidak mau menikah dengannya"ucap Alice yang membuat Alistair bingung.
Pasalnya ia mengetahui bahwa yang meminta pertunangan itu adalah Alice sendiri yang memaksa duke melalui ayah mereka,bahkan duke saja seakan-akan jijik dengan Alice namun terpaksa menerimanya.
"apa maksud mu,bukankah kamu yang menginginkan pertunangan itu terjadi??"ucap Alistair.
"huh, sekarang aku tidak menginginkan nya,aku tidak mau menikah dengannya ataupun bertunangan lama-lama dengannya!!"ucap Alice.
"apa otak mu bermasalah??"ucap Alistair.
Plak
Tangan Alice melayang secara reflek dan menampar Alistair.
Alistair mengaduh dan kemudian menyingkir dari tubuh Alice namun Alice malah kembali bangkit dan menerkamnya melampiaskan kekesalannya.
Bahkan kini Alice malah mengigit bahu nya.
"akhhh,apa yang kau lakukan bodoh??!lepaskan"ucap Alistair.
Namun gigitan Alice tidak lepas begitu saja.
saat ingin mengumpat Alice lagi Alistair mengurungkan niatnya karena merasakan aliran hangat di bahunya.
"darah??" batin Alistair.
Hiks
Hiks
Alistair terkejut saat mendengar suara isakan tangis itu dan juga gigitan Alice mulai melepas.
"kau..."ucap Alistair lalu mengangkat tubuh Alice dari tubuhnya sedangkan Alice menunduk menutupi wajahnya.
"hey,kau menangis??"ucap Alistair.
"........"
Entah mengapa melihat Alice menangis hati nurani Alistair tergerak.
Alistair menghela napas lalu kemudian membawa Alice masuk ke dalam pelukannya.
"maafkan aku jika salah,jangan menangis suara mu jelek"ucap Alistair dengan suara yang lembut.
Sedangkan di ruang makan raja,ratu dan rosalyn menatap keduanya melalui sihir cermin air yang di ciptakan oleh ratu.
"benar bukan kata ku kalau mereka tidak apa-apa"ucap Ratu tersenyum.
"kenapa ibu tau?"ucap Rosalyn.
"kau seperti tidak tau ibu, lagipula dari saling bertengkar seperti itu mendekat kan mereka pada rasa saling mengasihi,itulah sebabnya aku mengatakan kepada kalian agar tidak membenci Alice,karena aku yelah melihat masa depannya"ucap Ratu.
"hum, Ratu ku memang luar biasa,kalau begitu tugas ku hanya lah untuk melindungi dan memberikan kasih sayang pada anak-anak kita"ucap Raja.
********
Alice merasa nyaman dengan pelukan Alistair lalu menurunkan tangannya dari wajahnya dan memeluk erah Alistair dan saat itu tangisannya pecah.
"huhuhu aku tidak ingin menikah huhu aku tidak ingin mati huhu"tangis Alice.
"Aku benci Duke sialan itu huhu,aku ingin bebas,aku ingin mencari cinta ku sendiri huhu"ucap Alice meluapkan isi hatinya.
"hidup ku tidak tenang huhu aku tidak ingin menikah aku tidak punya cara lagi huhu"ucap Alice.
Alistair terdiam mendengar semua yang di katakan Alice dia membiarkan Alice meluapkan unek-uneknya meskipun Alistair bingung kenapa Alice begitu membenci Duke.
"aahhh!!benar juga hiks"ucap Alice sambil melepas pelukannya dari Alistair.
Alistair dapat melihat wajah sembab Alice namun kini senyuman malah terukir di wajah Alice.
Plak
Alice langsung menangkup pipi Alistair.
"kalau kamu mau hidup anatar aku ke kediaman Baron Elric"ucap Alice.
"ini perintah mutlak"ucap Alice.
TBC