NovelToon NovelToon
Doctor Mafia

Doctor Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Duniahiburan / Mafia / Dark Romance / Enemy to Lovers / Obsesi
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yuan La

Elaine seorang mahasiswi kedokteran memiliki perasaan yang mendalam pada seorang pria adi kuasa, Killian. Salah satu pria dari kaum elite global. Yang bekerja sama dengan para mafia untuk menjalankan bisnis kotornya.

Damian. Kakaknya bekerja di interpol untuk menyelidiki masa lalu kematian orang tua mereka. Saat ia mengetahui adiknya memiliki hubungan khusus dengan anggota elite global dan mafia. Elaine harus memutuskan akan berdiri melindungi kekasihnya atau kakaknya, keluarga satu-satunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuan La, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

“Kenapa tidak mengakuinya sejak kita bertemu?” Tanya Lian menuang wine dalam slokinya.

“Aku tidak minum itu.” El menepis gelas pemberian Lian.

Kembali pria itu membuka kulkas dan mengambil botol mineral, membuka tutupnya dan menyerahkannya pada Elaine.

El menenggak minuman itu. Ia cukup haus hanya untuk menahan rasa gugupnya.

“Aku mengakui atau tidak itu tidak penting.” Ujar El, “Lagipula untuk apa kau bersusah payah mencari ku?”

“Ya, kau benar.” Tawa pelan Lian dengan menenggak wine nya, “Aku juga tidak tahu kenapa mencari mu.”

“Lalu untuk apa kau masuk ke kamarku saat itu?” Tanya balik Lian.

“Aku mendengar keributan sebelum kebakaran itu.”

“Lalu?” Tanya Lian kembali melangkah pelan mendekati wanita itu.

Eil terdiam. Ia masih berdiri di depan sofa itu. Tatapannya menunduk. Ia tahu bahwa Lyxan pria yang menyeramkan, pria itu mafia kejam. Ia hanya khawatir perbuatan Lian saat di tangga darurat yang membuat Lyxan mengambil sikap nekat.

“Kenapa kau membantuku?” Tanya lagi Lian yang entah sejak kapan pria itu kini berdiri tepat di hadapan Elaine.

“Kau terluka parah saat itu. Aku tidak bisa mengabaikanmu.”

“Ya. Kau benar. Mungkin dari itu kau menjadi seorang dokter.”

El terdorong duduk diatas sofa itu kembali saat tubuh Lian semakin mendekatinya.

“Aku melihatmu kembali saat itu mencari ku?” Ujarnya yang kini duduk bersimpuh dihadapan El, ia menyentuh lembut pergelangan kaki wanita itu, “Kau menahan sakit saat itu. Apa sekarang…”

“Aku baik-baik saja.” El mendorong kedua pundak Lian untuk memberi jarak.

El tidak tahu jika Daniel merupakan dokter pribadi Killian. Dokter yang sama saat mengobati Elaine. Killian tahu dengan pasti bahwa pergelangan kaki wanita itu retak dan bengkak dari Daniel.

“Jadi kau hanya ingin mengetahui hal itu saja, apa aku sudah bisa pulang?”

“Untuk apa kau datang ke pesta itu?” Tanya Lian kembali nada bicaranya terdengar serius, karena yang dapat menghadiri pesta tersebut jelas bukan orang biasa. Terlebih Elaine berada di lantai tamu VVIP.

“Apa tujuan mu dan dengan siapa kau datang kesana?” Lian bertanya tanpa henti.

“Heh?! Apa sekarang kau menginterogasi ku?”

“Jawab.”

“Aku tidak perlu menjawab semua pertanyaan mu.”

Lian menatap kedua bola mata wanita itu dengan dingin. Wanita yang ia ketahui tidak pernah takut akan hal apapun.

“Kau tahu tempat apa itu?”

El terdiam. Ia tidak tahu harus mengarang cerita seperti apa. Sedangkan identitas kakaknya sangat rahasia untuk dipublikasikan.

“Aku ada hutang pada Lyxan.” Jelas El, “Kau bertemu dengannya saat di tangga darurat.”

“Jadi kau wanitanya?”

“Apa aku terlihat seperti wanitanya?”

“Entahlah. Mungkin simpanannya.”

“Kau menganggapku murahan?” Kesal El.

“Maka dari itu jelaskan semuanya.”

“Aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya, aku bertemu dengannya karena kecelakaan mobil. Dan aku perlu melunasi kerusakan mobilnya.”

“Kau datang bersama siapa ke pesta itu?”

“Kakak ku.”

“Kakakmu bekerja di legal hukum. Untuk dapat masuk ke tempat itu…”

“Kau mencari tahu tentang keluarga ku?” El terperanjat mendengarnya.

“Lian…” El mencoba tenang, Lian bahkan langsung terdiam. Saat namanya disebut oleh El, bagai mantra membuatnya mematung terdiam, “Dengar kau bukan kekasih atau kakak ku. Jadi berhenti bertanya tentang kehidupan ku. Hubungan kita hanya sebatas atasan dan bawahan, tidak ada yang spesial untuk mengetahui kehidupan masing-masing.”

“Kalau memang benar seperti cerita mu. Apa hutangmu pada pria itu sudah lunas?” Tanya Lian kembali dan duduk di sofa menuang lagi wine nya.

“Belum.”

“Berapa yang ia minta?”

“30.000 dollar.”

Lian kembali menenggak wine nya, “Jadi sebelum itu lunas, kau akan pergi menemuinya lagi?”

El tak menjawab. Ia juga enggan bertemu Lyxan, seingatnya pria itu sudah melepas El akan tanggung jawab untuk melunaskan biaya perbaikan mobil. Namun entah apa tujuan Lyxan mengajaknya bertemu akhir pekan ini.

“Aku dapat membantumu melunaskan biaya itu.”

“Aku tidak butuh bantuanmu.”

“Kenapa? Kau takut aku memberikan persyaratan?”

El menghela nafasnya, ia menenggak air mineral nya lagi. Pria itu terlalu ingin tahu urusan Elaine.

“Aku rasa pria itu tidak kekurangan uang untuk meminta ganti rugi padamu.” Tebak Lian membuat El tersedak saat minum, “Apa persyaratan yang diberikan olehnya?”

Elaine terdiam. Ia tak bisa mengatakan hal apapun.

“El… aku tahu semua orang dipesta topeng itu seperti apa.” Lian menyerahkan tisu pada wanita itu, “Jika kau bersikeras melunasi hutang itu, aku bisa memberikannya dengan cuma-cuma. Mungkin kau merasa keberatan saat pria itu tidak menuntut mu ganti rugi, tapi dengan ku kau tidak perlu sungkan.”

“Seperti katamu hubungan kita seperti atasan dan bawahan.” Lian memberikan cek sejumlah yang dikatakan El, “Gajimu akan ku potong.”

El terdiam lama menatap cek tersebut. Ia lebih suka penawaran Lian. Setidaknya ia tidak menanggung beban apapun lagi.

BIP BIP BIP

“Kau dimana El? Kenapa belum sampai…”

“Ah… aku sedang dirumah teman.” Ujar El menjawab panggilan Glenn.

“Sampai jam berapa?”

El terdiam menatap Lian yang sedari tadi menenggak winenya, sorot mata pria itu juga menatap dirinya tanpa berkedip.

“Kirimkan lokasi mu, aku sudah selesai biar aku sekalian menjemputmu.”

“Tidak perlu. Sebentar lagi aku akan pulang.”

“Kau yakin?”

“Iya… hati-hati dijalan.”

“Kabari aku jika terjadi sesuatu, jika sudah sampai…”

“Aku akan menghubungimu kembali.” Balas El cepat. Ia segera mengakhiri panggilan itu.

“Siapa?”

“Kakak ku.”

“Sungguh dia kakakmu?”

El kembali menatap Lian. Sama tajamnya.

“Berikan curiga mu itu hanya untuk wanita mu saja.” Ujar El menyerahkan cek tersebut tepat di dada bidang pria itu, “Terimakasih atas bantuanmu sebelumnya.” Ucap El menundukan kepalanya sebagai rasa hormat.

“Bermalamlah disini.” Pinta Lian kembali saat El berjalan menuju pintu luar, “Aku tidak dapat mengantarmu.” Lian mengayunkan gelas wine nya.

“Tidak perlu.” Jawab El membuka pintu itu. “Selamat malam Killian.”

Lian melihat El pergi meninggalkannya begitu saja. Sepasang bola mata hangat wanita itu seakan menaruh duri dalam tubuhnya, ia tidak ingin wanita itu pergi. Namun ia tidak tahu bagaimana mempertahankan wanita itu.

“Dokter El…” Sapa Hansen di lobby penthouse itu.

“Tuan Hansen.”

“Kau bisa memanggil nama ku saja.” Senyum ramah pria itu, “Tuan Vane meminta ku untuk mengantarmu pulang. Silahkan.”

El tak percaya bahkan pria itu masih memiliki adab memperlakukan seorang wanita. Ia menoleh ke arah lift tersebut, ada sedikit harapan Lian keluar dari pintu lift dan mengantarnya. El tidak tahu dari cctv ruang kerja Lian, ia dapat memperhatikan gerakan wanita tersebut.

“Dia tidak apa?”

“Apa maksud mu?”

“Dia belum makan malam tapi minum-minuman keras sebanyak itu.”

Hansen terperanjat mendengarnya. Ia melirik ke arah cctv. Melemparkan senyum yang dapat dilihat oleh Lian.

“Ya. Dia belum makan dari siang tadi. Pekerjaannya menumpuk. Ini sudah hal biasa baginya. Kau mencemaskannya?”

El tidak menjawab, “Aku dapat pulang sendiri. Kau bisa disini saja bersamanya…”

“Tuan Vane memerintahku. Aku tidak bisa menolaknya. Jika kau cemas, kau bisa kembali menemaninya.”

“Bukan posisi ku untuk melakukan itu.” Ucap El yang kini beranjak masuk kedalam mobil.

Lian yang mendengar semua percakapan itu tertunduk dalam senyuman. Ia menatap telapak tangannya, masih ia ingat rasanya saat menjamah kaki dan paha wanita itu. Ia menginginkan Elaine secara lebih.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!