NovelToon NovelToon
Jodoh Dadakan

Jodoh Dadakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yuliati

Jodoh dadakan .....


Andira harus menerima jodoh yang diberikan oleh kedua orang tua angkat nya dengan terpaksa karena alasan kedua orang tua nya yang meminta balasan untuk kehidupan yang baik yang selama ini diberikan oleh kedua orang tua angkat nya, sehingga dengan terpaksa andira menerima nya.


Mereka menjalani pernikahan dengan status saja tanpa ada cinta karena si pria juga menikahi andira dengan terpaksa ,sampai suatu hari pria yang merupakan cinta pertama andira datang . Begitu juga dengan pria itu, kekasih nya yang lama pergi kembali lagi .


Akan kah pernikahan mereka berjalan dengan lancar atau berakhir dengan perceraian? yuk disimak .....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

berduka

⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘

Waktu berlalu begitu cepat, Andira sudah lulus sekolah dan akan melanjutkan sekolah keluar negri . Dia mendapatkan beasiswa kesana ,tapi baru saja dia akan berangkat ke sana . Keluarga Prasetyo mengalami penurunan saham ,perusahaan nya di tipu oleh asisten dari pak Prasetyo dan membawa semua uang perusahaan Prasetyo.

Di saat yang sama juga, nenek nya Andira meninggal . Tidak ada penyakit apa pun, karena pengobatan yang di lakukan selama ini berjalan lancar tapi ternyata kehendak Tuhan yang baik sehingga nenek nya meninggal saat sedang tidur.

"Nenek .....hu hu hu...." tangisan Andira tak bisa lagi di bendung, dia tak bisa menahan nya karena memang nenek nya orang satu satu nya yang selalu ada untuk nya sedari kecil dulu .

Jika saja keluarga Prasetyo tidak mengangkat derajat mereka ,mungkin mereka akan hidup berdua saja selama nya dan Andira tidak akan sepintar ini . Kini tak ada lagi yang bisa dia dengar nasehat nya, tapi semua kenangan dan nasehat yang sudah di berikan oleh nenek nya akan selalu dia ingat

Pak Prasetyo yang mengalami kebangkrutan harus di rawat di rumah sakit karena penyakit jantung nya yang kumat ,dia merasa kalau dirinya memang benar benar butuh istirahat. Perusahaan masih berjalan tapi mereka perlu membayar gaji karyawan, sebagian usaha lainnya pun sudah di jual sehingga mereka tak tau harus bagaimana lagi .

Andira tak bisa berdiam diri saja melihat keluarga nya yang bangkrut,dia harus bangkit dan membantu keluarga angkat nya walaupun masih berduka kehilangan nenek nya .

Tubuh nya yang lemas di paksa untuk bangkit dan berjalan menuju rumah sakit dimana papa angkat nya di rawat, mama nya juga masih disana yang selalu menjaga dan merawat papa nya.

"Nona mau kemana ? Bapak bilang nona harus istirahat di rumah saja ,biar ibu saja yang di rumah sakit " ucap salah satu pelayan yang tinggal di rumah itu ,semua pelayan sudah tak lagi bekerja di sana karena gaji mereka yang belum dibayar selama sebulan.

Yang tersisa hanya satu orang pelayan ini ,wanita paruh baya yang memang memilih untuk tinggal karena dia merasa berhutang budi pada keluarga Prasetyo . Dari dulu dia memang hanya seorang pelayan keluarga kaya ,saat dirinya di permalukan didepan umum oleh majikan nya yang lama. Nyonya Prasetyo yang membawa nya dan mempekerjakan nya disini ,pak Prasetyo pun membiayai pendidikan anak dari pelayan itu hingga kini mereka bekerja di perusahaan milik prasetyo juga.

Mereka juga masih stay di sana ,membantu dan berusaha membuat keadaan perusahaan stabil tapi tetap saja mereka butuh dana segar untuk semua nya karena dana yang seharus nya untuk gaji karyawan dan biaya produksi malah di bawa kabur oleh karyawan kepercayaan keluarga Prasetyo membuat mereka kesulitan keuangan.

"Saya ingin lihat keadaan papa bik ,saya ngak mau diam saja . Saya harus bantu sebisa nya " jawab Andira ,dia pun berjalan menuju mobil yang ada didepan rumah mewah itu

Rumah mewah itu pun sudah di lelang agar bisa membayar gaji karyawan dan biaya produksi yang sudah di pesan ,jika mereka tidak dapat membayar ganti rugi atas produksi itu maka kemungkinan mereka akan di laporkan ke kantor polisi

Tak ada supir yang stay di rumah itu karena saat ini supir mereka pun hanya tinggal satu dan saat ini stay di rumah sakit ,sehingga Andira menggunakan mobil nya sendiri. Mobil mereka tinggal dua ,satu untuk di rumah sakit dan satu lagi yang ada dirumah .

Tadi nya mereka memiliki lima mobil, tapi semua nya sudah dijual dan hanya tinggal dua saja. Itu pun mobil yang biasa biasa saja ,karena memang keadaan nya tidak tau entah sampai kapan .

"Non....nona masih lemas, sebaiknya nona di rumah saja " ucap pelayan tua itu dan Andira tak mendengarkan sama sekali, dia tetap mengendarai mobil nya menuju rumah sakit besar di kota itu

Tubuh nya yang lemas dipaksa untuk tetap semangat, Andira menjalankan mobil nya menuju rumah sakit sambil memikirkan ucapan nenek nya yang selalu meminta nya untuk tetap sabar dan mengikuti apa yang dikatakan oleh kedua orang tua angkat nya.

Tak lama mobil sampai didepan rumah sakit,Andira pun turun dari mobil dan berjalan dengan cepat menuju pintu masuk rumah sakit Kemudian dia masuk dan mencari keberadaan kamar rawat papa nya, walaupun tak di ruangan vip tapi di kamar itu hanya ada satu orang saja .

"Pa.....kok bisa seperti ini ?" tanya Andira yang sudah menangis ,dia berlari kecil menuju ranjang rumah sakit dan memeluk tubuh papa angkat nya yang selalu menganggap nya anak tanpa ada batasan antara mereka .

"Sudah ngak apa apa kok ,sudah agak membaik . Kamu kenapa kesini hhmmm?Istirahat di rumah saja " jawab prasetyo dengan suara yang sedikit serak ,dia mencoba tersenyum dan membalas pelukan Andira saat ini

Saat nenek nya Andira di makam kan ,prasetyo dan istri nya menangis cukup keras . Mereka merasa kehilangan dengan sosok wanita tua itu, nenek andira sudah mereka anggap sebagai orang tua mereka sendiri. Belum lagi nenek andira yang sering kali memberikan nasehat dan membuatkan teh jahe untuk mereka jika malam hari,ramuan yang hanya di ketahui oleh andira dan nenek nya saja .

Andira sering membuatkan ramuan itu untuk nenek nya saat nenek nya sakit dulu,nenek nya mengajarkan nya sedari kecil. Karena andira yang sibuk belajar, sehingga kini nenek nya yang membuatkan mereka minuman herbal itu.

Setelah kepergian nenek nya, karyawan kepercayaan prasetyo membawa pergi uang perusahaan. Setengah dari hasil perusahaan yang akan di buat untuk bayar gaji dan produksi, semua nya tidak ada yang tau kemana pergi nya.

Prasetyo yang mendengar nya langsung jatuh pingsan, dia pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan hingga kini . Jantung nya lemah ,asisten dan sekretaris nya pun melaporkan hal ini ke pihak berwajib dan kini masih dalam penyelidikan.

Tapi tetap saja ,kalau pun karyawan itu di temukan maka uang nya juga sudah tidak ada . Karena semua uang nya sudah di pakai oleh nya keperluan pribadi dan keluarga nya, jadi kemungkinan dia hanya di penjara saja

"Papa harus sembuh, aku ngak mau papa sakit " ucap Andira yang masih menangis, mama nya pun ikut menangis

"Kenapa kamu kesini ? Istirahat saja yang di rumah ,bulan depan kamu kan akan berangkat. Jadi jangan sakit dan banyak istirahat " ucap prasetyo dengan pelan ,karena memang tubuh nya masih lemas.

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

1
Hanima
lanjuttt
Ilfa Yarni
km ga tau andira gatel itu ank Hadinata yg akan dijodohkan sama km
Hanima
lanjuttt Dira
Hanima
lanjuttt
Hanima
kerennn
Hanima
👍👍
Siti Sarifah
makin penasaran dengan lanjutannya
semangat author 💪💪💪
Hanima
oo mama mertua dan menantu 🤭
Hanima
lanjuttt
Ilfa Yarni
aku rasa andira dijodohkan dgn anknya hadinata
Hanima
lanjut Diraaaa
Ilfa Yarni
aku jg penasaran dgn siapa andira menikah nanti
Hanima
lanjut thorrr
Siti Sarifah
makin penasaran...ikut deg degan juga
semangat author 💪💪💪
Hanima
lanjut Thorrr
Hanima
semoga anak nya saja ya Thorrr 🤭
Hanima
oo tua ya Thorrr
Hanima
lanjutt kk
Hanima
lanjut Dira
Hanima
oo begituuhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!