NovelToon NovelToon
KULEPAS DENGAN BISMILLAH

KULEPAS DENGAN BISMILLAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cerai / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Jihan Fahera

Dara memimpikan indahnya kehidupan setelah menikah. Dara mengira menikah dengan orang yang di cintai akan membuat hidupnya bahagia. namun kenyataannya nasib buruk yang didapatkan di rumah suaminya. dia dilakukan bak babu bahkan sering dara mendapatkan caci maki dari mertua ketika pekerjaan rumah ada yang terlewatkan. tidak hanya diperlakukan seperti babu, ketika dara ada selisih paham dengan mertua nya suaminya tidak membela dara bahkan ikut menyudutkan Dara. hal yang paling menyakitkan lagi ketika dara mendapatkan kabar dari temannya jika suaminya selingkuh dibelakang nya. bagaimana kisah Dara selanjutnya. yuk mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jihan Fahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fitnah Mertua

Dara pulang dari pasar seperti biasa dia berjalan kaki. Sesampainya di rumah ketika pintu di buka tiba- tiba.

Wus shh

Sapu terbang tiba-tiba datang reflek Dara menghindari sapu terbang. Dara mengelus dadanya.

Tak

Bunyi sapu terbang yang sudah mendarat dengan sempurna tepat disamping kaki Dara.

"Sabar- sabar gini amat punya mertua suka tantrum. Tantrum dikit barang- barang pada terbang" batin Dara.

"Darimana kamu?, pagi- pagi bukanya masak buat sarapan malah kluyuran. Dasar menantu gak tahu diri" ucap Bu Dewi yang matanya melotot

Dara menghampiri ibu mertuanya, lalu duduk berhadapan dengan ibu mertuanya.

"Habis jalan- jalan Bu,, cari brondong tajir yang gak pelit bin medit" jawab Dara seenaknya.

"Kamu itu kalau ditanya sama orang tua jawab yang benar, kualat baru tau rasa" ucap Bu Dewi yang meninggikan suaranya.

"Mau jawab gimana bu, orang masuk rumah bukannya di ingetin suruh ucap salam malah disambut dengan barang yang terbang, kemarin piring terbang sekarang sapu terbang besok apalagi Bu?" Kata Dara yang sebenarnya mulai lelah menghadapi kelakuan ibu mertuanya yang diluar nalar.

"Kamu itu ngejawab terus kalau dibilangin. Harusnya kamu diam aja, kalau ditanya baru jawab, eh, tapi itu kan udah jadi kebiasaan kamu berani sama orang tua soalnya gak diajarin sama orang tua tata krama" sahut Bu Dewi. Dara menarik nafasnya pelan.

"Udahlah Bu, Dara mau masuk kamar dulu ya, Dara capek kalau ketemu ibu adanya debat terus. Yang dibahas sopan santun muluk" pamit Dara tapi ditahan dengan Bu Dewi.

"Enak aja mau ke kamar, mau ngapain kamu dikamar? Mau tidur?. Mending kamu masak sana buat makan siang" ucap Bu Dewi.

"Mau masak apa Bu? Mas Farhan belum kasih aku uang belanja, jadi aku gak bisa masak karena gak ada bahan buat di masak kalau pun belanja aku juga gak punya uang" kata Dara seadanya.

"Makanya jadi istri harus bisa ngatur keuangan, kalau si Bagas belum kasih uang bulanan kan bisa pakai uang bulan kemarin, boros banget sih kamu" jawab Bu Dewi seenaknya.

Dara merasa gemas mendengar jawaban Bu Dewi. Rasanya pingin Dara beliin kain kafan sekarang juga, mumpung tadi waktu lihat di aplikasi tok tok lagi diskon lima puluh persen.

"Nih nenek peyot harus di cek out tin kain kafan sekarang kayaknya. Eh,, tapi doa in orang cepet ninggal dosa gak ya?" Batin Dara.

"Heh,, kamu itu dibilangin ibu malah melamun" teriak Bu Dewi yang sukses mengangetkan Dara yang sedikit melamun.

"Astaghfirullah Bu,, bisa gak sih gak bikin orang kaget. Untung jantung aku kuat. Kalau lemah gimana?. Oh ya masalah uang, ibu bilang Dara boros?. Ibu lupa ya uang yang dikasih mas Bagas juga ibu ambil 400 ribu. Coba ibu bayangin uang 200 ribu apa cukup buat 1 bulan?. Gak akan cukup Bu, atau gini aja mulai sekarang ibu yang pegang uang lalu ibu yang belanja nanti urusan masak biar aku intinya ibu yang beli semua kebutuhan rumah jadi sekalian deh ibu atur itu jatah uang bulanan yang dikasih mas Bagas, katanya ibu pinter ngatur keuangan ruman" ucap Dara yang sedikit meninggikan suaranya. Mendengar ucapan Dara membuat Bu Dewi seketika gelagapan.

"Dasar menantu durhaka, udah gak usah bawel ini ibu kasih uang buat beli ayam 1 kg" kata Bu Dewi sambil memberi uang 25 ribu. Dara hanya melihat uang yang diberikan ibu mertuanya. Dara berfikir mana cukup uang 25 ribu buat beli 1 kg ayam.

"Ibu aja yang beli ayamnya. Dara mau mandi dulu" pamit Dara langsung menuju kamarnya dan jawaban Dara sukses membuat ibu mertuanya melotot.

Didalam kamar Dara menggerutu.

"Uang 25 ribu buat beli ayam 1 kg emang cukup, haduh gini amat punya suami pelit eh ibunya juga sama meditnya, apes amat. Ya Allah pengen minta cerai tapi pengen menjalankan semboyan menikah sekali seumur hidup. Tapi kalau dipertahankan ngelunjak. Berikan petunjuk mu ya Allah" batin Dara didalam hati.

Setelah selesai ngebatin Dara memilih memainkan hp  dan tak terasa adzan dhuhur berkumandang. Dara bergegas untuk menjalankan kewajibannya yaitu sholat dhuhur. Setelah sholat dhuhur Dara tidur siang. Tak terasa jam menunjukkan pukul 15:00 Dara pun keluar kamar menuju kedapur melihat siapa tau ibu mertuanya belanja.

Kayla mencari- cari bahan untuk dimasak ternyata ibu Dewi tidak belanja, akhirnya Dara memutuskan memasak nasi putih saja. Setelah selesai masak Dara membersihkan rumah mulai menyapu, mengepel, dan mencuci pakaian. Setelah semua beres Dara mandi dan menjalankan sholat asar. Pukul 17:00 Bagas tiba di rumah sampai rumah Bagas langsung mandi setelah mandi Bagas menuju ruang tamu sambil memainkan handphone miliknya.

Ibu Dewi yang melihat anaknya di ruang tamu bergegas menghampiri. Dara yang melihat ibu Dewi mendekati anaknya langsung berguman lirih.

"Drama apa lagi yang akan dimainkan?" ucap Dara. Dara yang tak mau ambil pusing langsung menuju kekamarnya.

Diruang tamu

"Bagas" sapa ibu Dewi dengan lembut.

"Iya Bu" sahut Bagas singkat.

"Gas istrimu sekarang mulai ngelunjak, masak tadi ibu suruh masak buat makan siang gak mau. Alasannya kamu belum kasih uang emang benar?" Adu ibu Dewi kepada anaknya sekaligus memastikan kalau anaknya belum ngasih uang belanja kemantu sablengnya.

"Emang belum aku kasih Bu, dianya aja yang boros. Uang yang aku kasih selalu habis, jadi aku kasih pelajaran deh" ucap Bagas jujur.

"Kamu tuh harus tegas sama Dara udah mulai ngelunjak aja dia. Tadi pagi dia keluyuran gak bikin sarapan biarin suami kelaparan saat pergi kekantor. Terus ibu suruh masak alasan belum dikasih uang malah tadi dia minta uang sama ibu ya udah ibu kasih, tapi malah sama dia uangnya di balikin suruh ibu yang belanja " ucap Bu Dewi yang mengompori Bagas

"Iya Bu nanti Bilangin bilangin ke Dara, kalau Bagas belum kasih uang ke Kayla kan bisa ibu kasih dulu uang ibu yang Bagas kasih kemarin 5 juta loh itu juga untuk kebutuhan rumah" kata Bagas yang sukses membuat ibu Siti ketakutan.

"Anu,, itu,, uangnya  tadi pagi diminta paksa sama Dara buat foya- foya makanya setelah ibu kasih uangnya dia langsung pergi gak masak dan gak beres- beres rumah eh malah siangnya dia juga minta uang lagi buat belanja" fitnah Bu Dewi yang langsung membuat emosi Bagas memuncak.

"Dasar istri gak tau diri" gerutu Bagas langsung bergegas ke dalam kamar.

Brak....

Bagas menendang pintu kamar hingga kebuka. Dara yang mendengar pintu didobrak pun kaget.

"DARA" panggil Bagas dengan teriak

"Mas kenapa kamu marah?" Tanya Dara yang bingung karena tiba-tiba Bagas datang dengan keadaan marah.

"Kamu jadi istri gak tau diri, kamu minta semua uang ibu buat foya- foya membiarkan ibu tadi pagi kelaparan terus siang kamu disuruh masak juga gak berangkat dasar istri gak tau di untung" ucap Bagas dengan dada yang naik turun.

Dara yang mendengar ucapan suaminya hanya bisa mengejabkan matanya sungguh indah sekali drama yang diciptakan ibu mertuanya.

"Aku minta uang ibu?, heh mas siapa yang minta uang ibu?, tadi aku minta uang ke ibu buat belanja tapi sama ibu cuma dikasih 25 ribu buat ayam satu kilo. Uang 25 ribu mana cukup mas, jadi ya udah aku suruh ibu buat belanja sendiri, eh pas aku mau masak ternyata ibu gak belanja jadi aku ya gak masak" ucap Dara santai.

Plak... Bagas menampar pipi Dara.

"Kamu jangan fitnah ibu ku, mana buktinya?. oh iya, aku tanya sama kamu, tadi pagi kamu kemana hah?, keluar gak izin suami apa jangan jangan kamu di belakang aku selingkuh?, JAWAB!"

1
sunaryati jarum
xTidak usah ditangisi Dara, setelah ini kau semoga menemukan kebahagiaan bersama pasangan yang mencintai dan setia
Sunaryati
Segera sonsong kehancuran hidupmu bersama istri baru yang bergaya hidup baru dan merawat kandungan yang bukan benihmu Bagas 🤣🤣🤣🤭
Jihan Fahera: sabar menunggu kelanjutan ceritanya ya kak😍, insyaallah setiap jam tujuh malam🙏
total 1 replies
Susilawati Arum
Kenapa lah para istri di novel itu kok bodoh2 banget ya..heran aku
Jihan Fahera: biasanya karena cinta kak, orang pinter pun bisa menjadi bodoh 🤭🙏
total 1 replies
Jihan Fahera
update setiap jam 19:00 WIB🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!