NovelToon NovelToon
Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Aku Berharga Saat Ku Jatuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu / Menjadi Pengusaha / Cinta Murni
Popularitas:25.1k
Nilai: 5
Nama Author: Arias Binerkah

Aurely Tania Baskoro, dulu percaya hidup akan selalu memihaknya. Cantik, mapan, dicintai, dikagumi. Ia tak pernah mengenal kata kekurangan.

Namun ketika kebangkrutan merenggut segalanya, Aurely harus meninggalkan kota, kampus, dan orang-orang yang katanya mencintainya.

Desa menjadi rumah barunya, tempat yang tak pernah ia inginkan.

Di sana, ia melihat ayahnya berkeringat tanpa mengeluh. Anak-anak kecil bekerja tanpa kehilangan tawa, orang-orang yang tetap rendah hati meski punya segalanya... Dan Rizky Perdana Sigit, pemuda desa yang tulus menolongnya..

Pelan pelan, Aurely belajar bahwa jatuh bukan akhir segalanya. Harga diri tidak selalu lahir dari kemewahan. Dan kadang pertemuan paling penting… terjadi saat kita berada di titik paling rendah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arias Binerkah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 11.

Rizky yang duduk di kursi tidak jauh dari Aurely. Tampak sedang sibuk mencatat pesanan yang datang secara on line..

Tanpa bicara Rizky menatap Aurely yang wajahnya pucat.. wajah yang takut bercampur rasa lelah.

“Mas, aku salah nulis order. Ini barang sudah jadi.” Suara lirih Aurely menahan tangis. Sangat lirih takut jika Bu Wiwid yang duduk di kursi pojok mendengar.

Rizky mengangkat alisnya, namun tatapannya tetap tenang.

“Ibu yang beli tidak mau terima.” Ucapnya lagi kedua matanya sudah memerah.

“Kamu pesankan lagi ke bagian produksi sesuai yang diminta pelanggan. “ ucap Rizky cepat. Dan ia kembali menunduk menulis order pelanggan on line.

Namun ternyata Bu Wiwid tetap mendengar kasus yang menimpa Aurely. Ia menepuk meja pelan. “Berhenti sebentar. Tarik napas.”

Aurely menunduk. “Maaf, Bu. Saya ceroboh.”

Bu Wiwid menatapnya tenang. “Kamu belajar. Bukan lomba sempurna.”

Kalimat itu membuat tenggorokan Aurely tercekat. Ia pun segera membuat pesanan sesuai permintaan pelanggan.

Setelah pesanan sudah jadi dan diberikan pada pelanggan.. Aurely memberanikan diri menghadap Bu Wiwid sambil membawa satu kotak kue salah order.

“Iya Bu, terus bagaimana dengan barang yang salah ini?” tanya Aurely, “Apa saya harus bayar kesalahan ini Bu?” tanya Aurely dengan bibir gemetar.

Bu Wiwid menatap dirinya..

“Saya akan bertanggung jawab Bu, tapi potong gaji ya..” ucapnya lirih sambil menunduk, “saya belum punya uang.” Ucapnya lagi.

Ia tahu kue yang dipegangnya itu mahal dan uang yang dia bawa hanya dua puluh ribu. Uang ojek pemberian Ayahnya kemarin. Ia pun tidak ingin meminta lagi uang dari Ayahnya.

Bu Wiwid tersenyum.. “Taruh kue itu di etalase.” Ucap Bu Wiwid selanjutnya sambil menoleh ke arah etalase.

“Baik Bu.” Ucap Aurely sedikit lega.

Saat istirahat, ia duduk di sudut, memijat tangannya sendiri. Bajunya sedikit berbau dapur dan kue. Rambutnya lembap oleh keringat.

Tapi… anehnya, ia tidak ingin lari. Tidak ingin pergi dari tempat kerja itu.

Elin duduk di sebelahnya, menyodorkan sepotong roti.

“Ini sisprod Mbak.. sisa produksi, bukan roti basi. Aman dimakan.”

Aurely menerimanya.

“Makasih, Lin.”

“Capek ya?” tanya Elin sambil mendongak menatap wajah lelah Aurely.

“Iya.” Jawab Aurely jujur.

Elin tersenyum lebar. “Tapi nanti kalau sudah biasa, capeknya jadi biasa juga.”

Aurely menatap anak kecil itu lama. Ia sadar… selama ini ia takut kehilangan kenyamanan. Padahal kenyamanan sejati justru muncul saat ia berhenti berpura-pura kuat.

“Mbak Aurely tadi salah order ya?” tanya Elin selanjutnya memecah keheningan.

“Iya Lin, kuenya masih di etalase.. kalau tidak ada yang beli, Apa aku harus bayar?” tanya Aurely sambil menatap wajah imut Elin, dengan serius.

“Emangnya, Mbak Aurely salah order apa?” ucap Elin malah ganti bertanya.

“Dia minta double keju, aku tulis triple keju..” jawab Aurely datar, ada rasa kesal pada dirinya sendiri .. “entahlah kenapa bisa begitu.”

“Mungkin karena capek dan gugup Mbak..” ucap Elin.. “Tapi tenang saja Mbak, Mbak tidak harus bayar kok. Pasti ada yang beli.” Ucap Elin dengan suara ringan.

“Pasti?” tanya Aurely sambil menunduk menatap Elin yang sedang mengunyah roti.

Elin mengangguk.. “Kalau sampai malam tidak ada yang beli, akan di posting pegawai atau Mas Rizky.. “ ucap Elin setelah menelan makanannya.

“Kalau masih tidak ada yang beli?” tanya Aurely lagi.

“Hhhhmmm kalau sampai tiga hari tidak ada yang beli, dijual dengan diskon Mbak.. Pasti laris... “ ucap Elin sambil tertawa lebar.

Saat pulang sore itu, kakinya gemetar, bahunya pegal, tangannya lengket oleh sisa minyak. Tapi hatinya… tenang. Di tangannya membawa satu kantong makanan.. oleh oleh buat Ayah dan Bunda nya.. Bukan kue yang salah order. Tapi sayur, lauk dan kue sisa produksi, yang ia dapat secara cuma cuma.

Ayahnya yang menunggu, duduk di bangku depan kios Bu Ridwan.. menatapnya. “Capek?”

Aurely mengangguk sambil tersenyum kecil. “Iya, Yah.”

“Nyaman?” tanya Ayahnya lagi

Aurely terdiam sesaat.. lalu mengangguk lagi.

“Aneh… tapi iya.” Ucapnya sambil tersenyum, “Mereka sangat baik Yah. Aku tadi salah order, tapi Bu Wiwid tidak marah.” Ucap Aurely lagi.. lalu mengangkat tangannya menunjukkan kantong makanan.

“Dan lihat Yah, aku dapat makanan enak gratis.”

Ayahnya bangkit berdiri menatap Aurely dan mengusap rambut kusut Aurely karena keringat, “Tapi jangan diulang lagi ya.. meskipun kamu tidak mendapat hukuman.”

Malam itu, saat ia berbaring, satu hal ia sadari dengan jujur: Hari ini, untuk pertama kalinya… ia merasa berguna... Dan tidak ditinggalkan..

☀️☀️☀️

Keesokan paginya Aurely datang lebih awal ke kios. Untuk menebus kesalahan yang dia buat kemarin.

Apron sudah terpasang rapi, rambut diikat sederhana. Lututnya masih terasa ngilu, tapi tidak separah kemarin. Ia melihat Bu Wiwid baru saja melangkah masuk dan langsung menuju ke show room toko roti.

Namun ia hanya datang seorang diri. Tidak ada Elin. Tidak ada Elang.

Dan… tidak ada Rizky.

Entah kenapa hati Aurely merasa sepi. Dadanya terasa kosong.

Hanya suara rolling door yang baru dibuka oleh karyawan. Dan kursi kursi yang diatur oleh karyawan.di rumah makan.

Biasanya Elin dan Elang sudah berlarian sambil bertanya macam-macam. Suara Elang yang sibuk menghitung kotak. Rizky yang mengangguk dan tersenyum menyapa dirinya.

Aurely menoleh ke jam dinding. "Masih pagi." gumamnya.. Ia memberanikan diri melangkah mendekati Bu Widowati..

“Mereka belum datang ya, Bu?” tanyanya pelan pada Bu Widowati

Bu Wiwid tersenyum sambil menatap Aurely, “Siapa?”

“Elin dan Elang.” Jawab Aurely sambil tersenyum.. pipi nya sedikit merona.. ia tidak menyebut nama Rizky, meskipun sebenarnya ia juga mencari Rizky.

“Hari ini mereka sekolah.” Ucap Bu Wiwid sambil membuka laci meja, “Kalau Rizky ada kuliah pagi.”

“Oh…” gumam Aurely..

Jawaban sederhana itu justru membuat Aurely terdiam lama. Sekolah. Kuliah. Tentu saja. Namun ada sesuatu yang hilang di hati Aurely.

Ia lalu membalikkan tubuhnya, akan kembali melangkah menuju ke ruang packing. Namun sebelumnya ia melirik ke etalase.. melihat deretan kue kue. Hatinya lega. Kue yang salah order sudah tidak ada.

“Semoga sudah ada yang membeli.” Gumamnya di dalam hati.

Ia kembali ke ruang packing , membungkus pesanan, dengan karyawan lainnya. Tangannya bergerak lebih rapi dari kemarin, tapi suasana terasa sunyi.

Tanpa suara tawa anak-anak. Tanpa celetukan polos. Tanpa tatapan tenang Rizky.

Ia baru sadar… kehadiran mereka kemarin bukan sekadar kebetulan. Mereka membuat kios itu terasa hidup.

“Kamu kelihatan kosong,” ujar seorang karyawan di dekatnya.

1
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lha dalah kenapa mlh jd 2 orang yg menjatuhan sih
ohh ndak kapok2 nya
apa mau dekam di pe jara lebih lama lagi
boar di intilin om wowo di teroro bru tau
Arieee
😡😡😡Nurul si biang kerok yang gak kapok kalo belum masuk penjara
Arias Binerkah: Iya tuh Nurul anak Pak Sastro pelit bin licik
total 1 replies
Lisa
Moga setelah diadakan pengajian org² yg biasa makan.di warung itu lebih yakin bahwa warung itu bersih dr hal² mistis
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
ini si Nenek Lyncah kenapa jadi ikut2an Nurul 🙄🙄
Ai Emy Ningrum: bikin duet maut 😹😹 nyanyi dangdut sambil ngedebus 👻👻
total 12 replies
Siti Naimah
woalah..itu kok ada aja orang yg mau disuruh sama Nurul dan Nelly..maklum mungkin diberi upah yg banyak ya?
nurul supiati
masuk penjara om wowo sekalian 🤣🤣🤣 nurul dan bpknya🤣🤣
Arieee
Nurul kalo gak masuk penjara gak mungkin kapokkkkkkK 😡😡😡😡😡
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lahfalah piye too iki
mlh dadi kocar kacir
mg2 wae dang di out ben dang kapok
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ehhh hayoo siapa neror itu

nahh udh di pringatin kok mlh ttp ngeyel aja
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lhaaa udh mimpi kek gtu malah masih di terusin lagi mau nyebar rumor klo pake pesugihan .blm kapok rupanya
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ehh di bilang om wowo nanti ya kok pake pesugihan segala hadehh cari mati rupanya
udh kalah tp g ngaku mlah mau bikin masalh baru lagi wis iki fix dek e ora waras utek e
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
pas para mahasiswa ngecek dapur dan gudang harusnya sekalian di videoin, biar ada bukti tuuh /Shy/
Ai Emy Ningrum: hmm 🧐🤔 ada mungkin seksi video2 nya ...sungguh sangat ngeselin 😕🫤
total 1 replies
Lisa
Moga rumor itu terkalahkan oleh pernyataan dr mahasiswa² yg udh liat ke dapur.
Lisa
Wah jgn sampe para mahasiswa itu percaya pd rumor itu..
Lisa
Pak Sastro ini udh tau anaknya salah eh malah dibelain dgn cara spt itu..liat aj tuh mana yg akhirnya kalah..
Siti Naimah
hari gini masih percaya sama hal2 klenik.ingat lho Nurul..kamu itu mahasiswi.. seharusnya logika dipakai😄
Nancy Nurwezia
fitnah emang kejam ya..
Thewie
manusia Dajjal si Nurul ini ya. untung bacanya pas HBS magrib KLO gak hampir batallah puasa
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
gak mungkin ini om wowo kan..? om wowo kan gak punya hape 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🤣🤣🤣 atau skrg om wowo udah melek teknologi, udh punya akun efbi, igoy, dll 🙄
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉andiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ: yoi.. om wowo kan siaga selalu 👻👻👻
total 7 replies
Nancy Nurwezia
dasar anak dan bapak sama2 sifatnya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!