NovelToon NovelToon
LENTERA SERAPHINE

LENTERA SERAPHINE

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Percintaan Konglomerat / Anak Genius / Cintapertama
Popularitas:70
Nilai: 5
Nama Author: pupybear

Dunia terlalu kejam untuk dia yang hanya terus menangis.
Bumi ini sangat jahat untuk wanita yang hanya mengandalkan dirinya sendiri, berbekalkan keberanian dan tekad untuk bisa bertahan hidup di tengah tengah gempuran kesulitan.

Haeyla Seraphine layak mendapatkan kemenangan atas hidup nya, cinta dan ketulusan layak untuk dia menangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pupybear, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 11.

Malam ini Haeyla tidak pergi kemana mana, dia hanya diam di kamar nya.

Besok waktunya pensi, aku akan tampil, sementara Arbian udah gak pernah latihan, gimana mungkin dia bisa ikut bareng sama aku?, atau aku tampil sendiri aja, mungkin Arbian lagi sibuk dan gak bisa ikut .

Karena terlalu sibuk dengan Cila, Arbian sampai lupa kalau dia harus tampil berdua besok dengan Haeyla, bahkan latihan pun Arbian sudah tidak pernah datang.

Mungkin sebaiknya kita harus mengandalkan diri kita sendiri di segala sesuatu, see, aku sekarang sama sekali gak khawatir walapun Arbian batal duet dengan aku besok, itu semua karena aku selalu mengandalkan diri aku sendiri sejak dulu.

Haeyla menelpon Niko.

" Nik, besok aku tampil sendiri aja ya, Arbian kaya nya gak bisa tampil, besok aku sendiri sambil main piano. "

" Arbian plin plan, yauda La, sampe besok ya. "

Haeyla sama sekali tidak merasa marah dengan Arbian karena tidak menepati kata kata nya, karena Haeyla sudah menerapkan tidak pernah berharap apa apa kepada siapa pun.

Pagi pukul 06:30

Morning semesta, please be happy today, i wish semua berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun.

Warung Bu Atih.

" Pagi bu. " sapa Haeyla

" Pagi mbak, mau pesan apa hari ini. "

" Aku mau gado gado ya bu, ga pake nasi."

" Siap mbak, hari ini cantik banget mbak, mau ada acara ya di sekolah? "

" Iya bu, sekolah ngadain pensi, aku tampil nyanyi nanti. "

" Wah, semangat mbak Haeyla. "

" Hehe, makasih bu. "

Rumah Cila.

" Arbian, lo udah dari tadi? "

" Ya, nunggu kamu lama. " Hari ini Arbian menjemput Cila sekolah karena permintaan Cila kemarin.

" Sory ya, ayo kita berangkat. " tanpa basa basi mereka langsung berangkat menuju sekolah.

Haeyla juga sudah selesai sarapan pagi dan dia langsung berjalan menuju sekolah. Namun di tengah jalan dia melihat mobil Arbian, dia melihat di dalam nya ada Arbian dan Cilia.

Ternyata mereka jadi juga akhirnya, syukurlah, jadi kesalahpahaman kemarin memang tidak terbukti adanya. Dan sebaiknya aku gak perlu dekat dekat lagi dengan Arbian. ( gumam Haeyla).

Gerbang sekolah 07:01

" Makin nempel aja nih kita lihat lihat. " goda Aurora melihat Arbian dan Cilia datang bersama

" Iya nih, udah jadian jangan lupa traktir Cil. " tambah Evlyn

" Shutt, nanti Arbian ilfil sama kalian. " dengan wajah yang sangat senang. Sementara Haeyla baru sampai di sekolah.

" Aduh kasihan ya, kirain kemarin di belain karena ada apa apa, eh gak tau nya cowo nya tetap sama Cila. " mereka menertawakan Haeyla

" Ya bagus dong, dari awal aku dan Arbian gak punya hubungan apa apa, see, sekarang gosip kalian itu cuma angin doang. " Haeyla mendekati dan menjawab ejekan mereka lalu pergi masuk ke dalam kelas.

Melihat itu Arbian tampak gelisah, sebenarnya dia juga gak ingin seperti ini, tapi bagaimanapun dia tetap harus bertanggung jawab.

Ruang kelas IPA 1.

" Morning Haeyla. " Bumi menyapa

" Hii, morning. " Haeyla langsung membuka buka catatan nya karena hari ini mereka ada kuis dadakan.

Bumi hanya memandangi teman sebangku nya itu, terlihat tenang dan cantik. Namun dia singkirkan pikiran itu terlebih dahulu.

" Kamu memang se fokus itu ya? "

" Ya, ini kuis untuk nambah nilai ujian nanti."

Cilia dan Arbian masuk ke dalam kelas dan membuat satu kelas menjadi berisik karena kedekatan mereka.

" Kapan jadian nya nih?, kok gak bilang bilang ya. " celetuk Adit

" Mereka main diam diaman kaya nya dit. " sambung Retno

" Ah gak seru lo Cil. " jawab Adit

Entah kenapa Arbian tidak pernah mau membantah ejekan dari murid murid yang lain, kalau memang dirinya takut jika Haeyla salah paham seharusnya dia bisa mengelak dari ejekan ejekan itu, atau mungkin Arbian juga mulai menyukai Cilia? .

" Kamu sama Arbian pernah dekat? "

" Hah?, engga. " tegas Haeyla

" Kenapa mereka terus mengejek mereka berdua sambil melirik kamu?. "

" Udah, biarin aja mereka Bumi, mending kamu baca catatan kamu. " Haeyla mengalihkan pembicaraan.

" Kalian kenapa ngelirik ngelirik Haeyla terus, kalau kalian mau ledekin couple baru kalian gak perlu bawa bawa Haeyla, kesan nya norak. " tegas Bumi kepada semua siswa siswi yang ada di dalam kelas.

" Bumi, udah jangan di perduliin. " hela Haeyla

Entah kenapa rasanya aneh menurut Bumi karena Haeyla terus jadi bahan julid tan anak anak, padahal Haeyla sendiri sama sekali gak dekat dengan Arbian.

Pukul 10:00

Pensi akan di mulai.

Pengumuman !!

Untuk siswa siswi Adiraha 17 mohon segera berkumpul ke aula sekolah karena pensi sekolah akan segera di mulai.

Mendengar itu Haeyla langsung segera pergi menuju ruang ganti untuk persiapan nanti. Sementara Arbian hanya bisa melihat Haeyla yang berlalu pergi tanpa bertanya apapun pada dirinya.

" Bantu gue ke aula ya, gue masih susah jalan. " pinta Cila

" Ayo. " ajak Arbian

Sementara di sisi lain ada Bumi yang terus memperhatikan mereka berdua, pandangan nya tampak tidak suka melihat Arbian dan Cilia.

Panggung pensi.

Baiklah semua, pensi sudah akan kita mulai, untuk penampilan pertama di buka oleh tarian dari IPS 3.

Hampir 30 menit pensi berlangsung, sekarang waktunya Haeyla untuk tampil.

Penampilan berikutnya datang dari IPA 1, penampilam solo dari Haeyla Seraphine.

Haeyla naik ke panggung dengan menggunakan dress putih elegan milik nya, dia tampak sangat cantik dan anggun.

" Buset, bidadari bener ini sih. " ucap Bento

" Asli sih ini. " sahut ifar

" Diem aja udah. " tegas Divo

" Indah banget. " batin Arbian

" Cantik. " ucap Bumi

Haeyla benar benar naik ke atas panggung seorang diri, bahkan Arbian pun sama sekali tidak berkata apapun mengenai ketidak bisaan dirinya untuk tampil bersama Haeyla.

Haeyla turun dari atas panggung dan sorakan tepung tangan banyak di berikan untuk nya.

" Wah gila sih La, suara lo oke banget, gak nyangka ternyata lo sejago itu ya main piano. " puji Niko kepada Haeyla

" Iya nih, lo kaya udah terbiasa main piano sejak kecil kelihatan nya La. " timbal Karin

" Makasih semuanya, itu gak seberapa kok, aku permisi dulu ya. " Haeyla pergi menuju ruang kelas untuk mengambil botol minum milikknya, namun Haeyla merasa seperti ada langkah kaki yang mengikuti langkah nya.

Haeyla berbalik.

" Astaga!!!, kamu ngapain ngikutin aku?. " Haeyla terkejut setelah melihat Divo tepat ada di belakang dirinya.

" Kaget banget lo, gue bukan hantu kali. " Divo mendahului Haeyla masuk ke dalam kelas.

" Kamu ngapain?, ini bukan ruangan kelas kamu kan. "

" Gue temenin, nanti lo di culik. " singkat Divo

" Siapa juga yang mau nyulik aku, rugi banget dia. "

" Gue sih mau. " ucap Divo spontan membuat Haeyla tidak terlalu mendengar jelas.

" Gimana? " tanya Haeyla memastikan

" Kaga, yaudah cepetan lo mau apa tadi. "

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikan mereka dari luar kelas.

' Kenapa dia?, kenapa lo harus dekati dia Divo, kenapa harus dia dari sekian banyak perempuan di dunia ini?, lo keliatan setulus itu dengan Haeyla, sementara lo gak pernah begitu saat lo masih sama gue. ' Orang itu adalah Cilia, dia tidak sengaja melihat Divo pergi dari tempat acara dan dia mengikuti nya.

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!