NovelToon NovelToon
Dinikahi Tuan Mafia

Dinikahi Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alif Irma

Andreas, sosok mafia berdarah dingin yang bergelar duda tampan dan kaya raya. Dia sudah bercerai sebanyak tiga kali karena ulah putra semata wayangnya. Hingga suatu hari, dia bertemu dengan seorang penari striptis di sebuah club malam. Andreas pun memutuskan untuk menikahinya secara kontrak.

Di satu sisi, Sophia juga sosok single mom yang pekerja keras. Sophia bekerja sebagai penari striptis di sebuah club malam. Pertemuannya dengan Andreas mendatangkan masalah baginya, hingga Sophia memilih menerima segala skenario yang dijalankan oleh Andreas dengan menjadi istri kontraknya.

Lantas apa yang membuat Andreas ingin menikah kontrak dengan Sophia, sosok penari striptis!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Sophia tampak melamun berada dalam mobil yang sedang melaju kencang membelah jalan. Dia duduk di kursi samping kemudi, lebih tepatnya di sebelah Andreas. Sedangkan Kenzo sudah tertidur pulas dalam pangkuannya.

Wajah Sophia tampak murung, dia begitu sedih, untuk pertama kalinya dia tidak menginap di rumah sakit menjaga anak tersayangnya. Semua itu karena perbuatan Andreas. Hatinya begitu hancur jika kembali teringat dengan ucapan Andreas.

Flashback on

"Aku akan memberikan penawaran menarik untuk mu. Jadi kau tidak perlu khawatir mengenai pengobatan putramu. Tapi, jika kau tidak menerima penawaran ku, akan ku pastikan anakmu mati di tanganku malam ini juga." ucap Andreas dengan ancamannya.

Ancaman Andreas terus terngiang-ngiang di pikirannya. Sungguh pria itu begitu kejam dan tidak ada kata penolakan jika pria itu sudah berbicara dengannya, dirinya seolah-olah berada dalam cengkeramannya dan siapa membunuhnya kapan saja.

Kenapa Tuhan harus mempertemukannya dengan pria kejam dan tidak berperikemanusiaan seperti Andreas. Dia sungguh tidak ingin berada di situasi seperti ini.

"Dengar, aku akan menanggung seluruh biaya pengobatan anakmu dan aku juga akan memindahkannya ke rumah sakit terbaik negeri ini. Dan ku pastikan anakmu menempati kamar VVIP dengan penjagaan khusus dokter spesialis kanker (Onkologi) dan perawat selama 24 jam. Tapi semua itu tidak cuma-cuma, ada syarat khusus yang harus kau lakukan. Pertama, fokuslah mengurus putraku, kedua...kau harus mematuhi segala ucapan dan peraturan yang sudah ku buat untukmu. Ketiga, jika putramu sepenuhnya sembuh dari penyakitnya, aku akan menjadikannya sebagai anggota dari kelompok ku, dia akan menjadi pengedar barang-barang ilegal termasuk pengedar narkob@. Bagaimana? Apa kau tertarik dengan penawaran menarik ku?" tanya Andreas tanpa basa-basi.

Sophia hanya diam membisu tanpa menjawab pertanyaan Andreas yang seolah membuatnya terbang ke angkasa lalu menjatuhkannya sedalam-dalamnya ke jurang kehancuran.

Aku harus pintar-pintar menghadapi pria kejam ini. Jika dia memanfaatkan ku, aku pun akan memanfaatkannya balik. Semangat untuk diriku, aku pasti bisa melewati masalah ini, aku tidak boleh menyerah. Demi melindungi keselamatan putraku, aku akan melakukan apa saja. Batin Sophia dengan tekadnya.

"Hanya itu syaratnya ?" tanya Sophia dengan sinis nya dan sengaja menantang Andreas.

Andreas mengepalkan tangannya mendengar pertanyaan Sophia. Wanita penari itu benar-benar sedang menantangnya, pikirnya.

"Kau masih ingin syarat yang lebih dari itu. Baiklah, nanti sekretaris ku yang mengurusnya. Aku pastikan hidupmu bagaikan neraka yang ku ciptakan." ucap Andreas dengan seringai licik diwajahnya.

"Ha ha ha ha, aku jadi takut mendengarnya, tuan Andreas. Tapi aku sangat-sangat menantikan nya." ucap Sophia diiringi gelak tawa. Seolah-olah sedang menertawakan Andreas dan menganggap semuanya akan baik-baik saja.

Walaupun ancamannya begitu menyeramkan, aku sama sekali tidak takut kepadanya, dia bahkan bukan Tuhan. Hidupku sepenuhnya milikku dan aku hanya takut kepada sang pencipta. Batin Sophia pada pendiriannya.

Flashback off

Tak terasa mobil yang ditumpangi mereka tiba di kediaman mewah Andreas. Beberapa bodyguard yang berjaga-jaga segera mendekat dan salah satu dari mereka bergerak cepat membukakan pintu mobil untuk tuannya.

Andreas bergegas turun dari mobil sambil merapikan jasnya, lalu memutari mobilnya untuk menghampiri Sophia yang tampak kesulitan untuk menggendong putranya.

"Berikan padaku, jangan sampai dia terbangun." perintah Andreas dengan suara seraknya dan sedikit berbisik-bisik.

Tanpa menimpali ucapan Andreas, Sophia melakukan sesuai yang dikatakan Andreas. Namun sayangnya, Kenzo tiba-tiba terbangun saat berpindah dalam gendongan ayahnya.

"Mommy, jangan pergi. Tetap ya disini, temani Kenzo." ucap Kenzo dengan mata sayu.

Sophia hanya mampu mengangguk sambil menyentuh jemari tangan Kenzo, sembari mengikuti langkah kaki Andreas. Jujur perasaanya begitu sesak setiap kali memasuki kediaman mewah pria brengsek nan kejam itu.

Andreas melangkah masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke lantai dua, maklum rumah mewah Andreas difasilitasi lift. Kemudian disusul Sophia yang senantiasa mengekor di belakang sambil menggenggam tangan Kenzo.

Baik Sophia maupun Andreas sama-sama diam di dalam lift dengan pikirannya masing-masing. Hingga pintu lift terbuka, keduanya lalu bergegas keluar dari lift.

Andreas segera membawa putranya menuju kamarnya. Dengan ragu-ragu Sophia ikut masuk ke dalam kamar Andreas. Ini pertama kalinya dirinya memasuki kamar pria yang sudah sah menjadi suaminya.

"Malam ini, Ken mau tidur sama Mommy dan Daddy." ucap Kenzo dengan wajah mengantuk dalam gendongan ayahnya. Sementara Andreas tidak menggubris ucapan putranya.

"Cepat ambilkan handuk untuk Ken." ucap Andreas dengan tegasnya sambil membawa putranya menuju kamar mandi, mengingat mereka baru saja pulang dari rumah sakit.

"Baik" sahut Sophia cepat dan segera berjalan ke salah satu ruangan dalam kamar yang super luas tersebut.

"Aku sama sekali tidak tahu di mana lemari pakaiannya. Oh mungkin disini ruang gantinya, aku melihat banyak jas dan aksesoris di dalamnya." gumam Sophia dan terlihat kebingungan memasuki setiap ruangan tersebut.

Sophia bernafas lega setelah menemukan handuk dalam lemari. Dia mengambil satu handuk baru lalu bergegas menemui Andreas di dalam kamar mandi.

"Ini handuk....." Sophia tidak melanjutkan ucapannya, dia segera berbalik badan dengan kedua wajah tampak memerah. Tidak seharusnya dirinya masuk ke dalam kamar mandi atau setidaknya dia mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk, sungguh bodoh dirinya, pikirnya.

Bagaimana tidak, Andreas hanya mengenakan celana dalam dan tengah sibuk melepaskan baju putranya, sepertinya ayah dan anak itu akan bersih-bersih.

"Mana handuknya" ucap Andreas sambil melirik kearah Sophia yang tampak membelakanginya.

"I-ini tuan!" ucap Sophia sambil mengulurkan tangannya tanpa ingin menoleh kearah Andreas. Membuat Andreas mengerutkan keningnya hingga seringai licik terpatri di wajahnya.

Andreas sama sekali tidak mengambil handuk dari tangan Sophia, dia malah menarik tangan Sophia hingga membuat Sophia terkejut bukan main saat tubuhnya sudah membentur dada bidang Andreas.

"Apa kau lupa dengan tugasmu hah??" ucap Andreas dengan sorot mata tajam.

"Tidak, maksud saya..." Sophia tidak melanjutkan ucapannya karena Andreas lebih dulu memotong ucapannya.

"Dengar baik-baik supaya kau paham. Tugas utama mu adalah mengurus putraku. Sekarang bantu Kenzo membersihkan diri." ucap Andreas dengan ketusnya sambil menjitak kening Sophia.

"Awww, iya saya paham." ucap Sophia dengan kesalnya sambil mengelus keningnya yang masih terasa sakit akibat perbuatan pria kejam itu.

"Daddy, aku bisa sendiri. Aku bukan lagi anak kecil." ucap Kenzo lalu segera mencuci wajahnya didampingi oleh ibu sambungnya, setelah itu dia pun lanjut sikat gigi.

"No. Ken, kamu tetap anak kecil di mata Daddy." sahut Andreas sebelum masuk ke dalam bathtub yang sudah terisi air hangat dan aromaterapi di dalamnya. Dia sendiri yang mengisinya.

Andreas memutuskan untuk berendam air hangat, setelah seharian beraktivitas di luar. Namun anehnya, walaupun tengah asik berendam, Andreas diam-diam sedang memperhatikan Sophia yang sedang membantu putranya bersih-bersih.

"Bokongnya lumayan besar." gumam Andreas sambil mengusap-usap dada bidangnya dan matanya tak lepas dari tubuh Sophia yang menjadi pusat perhatiannya.

"Terima kasih, mommy." ucap Kenzo tersenyum.

"Sama-sama sayang." sahut Sophia diselingi senyuman.

"Sekarang mommy juga bersih-bersih sebelum tidur." ucap Kenzo dengan raut wajah lebih segar dan terlihat semakin tampan saja.

"Iya, nanti setelah Daddy mu selesai mandi." ucap Sophia cepat.

"Kenapa tidak mandi bersama, padahal biasanya Daddy selalu mandi bersama dengan mantan istrinya." ucap Kenzo memberitahu, membuat Sophia terkejut mendengar ucapan anak sambungnya

"Eemm sekarang kita keluar, mommy akan bantuin kamu..." Sophia mengalihkan pembicaraan, namun lagi-lagi Andreas memotong ucapannya.

"Hei kau mau kemana, tugasmu sebagai seorang istri baru saja dimulai." ucap Andreas tegas dengan tatapan tajam.

"Kenzo, keluar dulu ya mommy." ucap Kenzo tersenyum dan sengaja membiarkan Daddy dan mommy nya berduaan.

"Kenzo!"

Ya Tuhan, aku harus menghadapi mahluk kejam ini. Batin Sophia menghela nafas panjang.

"Kemarilah dan kerjakan tugasmu." ucap Andreas sambil menunjuk aset berharganya.

1
ardiana dili
lanjut
Mita
lanjut thor
indahlee
lanjutttt
lala
lanjut up
lala
ditunggu bucin nya andres
Ade
next
Mita
lanjut thor
Wulan Sari
ceritanya is the best banget semoga menjadi keluarga yang bahagia salam sukses selalu ya Thor semangat 💪👍 trimakasih 🙂❤️🙏
ardiana dili
lanjut
mama
gengsi mu stinggi langit Andres,yg ngerawat km selama ini tu istri km..bukan kaki tangan km..baik2 deh sm istri🤣
Mita
lanjut thor
lala
lanjut up
ardiana dili
lanjut
Valen Angelina
pasti klo Uda bangun jadi bucin sama Sovia 🤭
Ade: nahhh betul
total 2 replies
ardiana dili
lanjut
lala
lanjut up up up
lala
like
indahlee
lanjutttt
Mita
lanjut thor
ardiana dili
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!