Aku terlibat satu malam panas dengan calon adik iparku, hingga aku harus mengandung benih lelaki itu.
Tentang Kiara, yang di benci oleh semua keluarganya karena di tuduh menggoda calon suami adiknya hingga mengandung.
semenjak malam itu hidup Kiara berubah, kini dia dan anaknya harus menerima kebencian dari seluruh keluarganya. Semua menyalahkan Kiara atas kejadian malam itu. padahal, ada rahasia di balik malam panas Kiara bersama calon adik iparnya.
akankah Kiara mampu menghadapi tekanan yang di berikan oleh keluarganya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memeluk.Luka
AKU UPDATE DUA BAB GENGS, TINGGALIN KOMEN YANG BANYAK YAA
"Bagaimana, paman?" Tanya Kiara ketika penjaga sudah mematikan panggilan, jantung Kiara berdetak sangat kencang ketika penjaga di depannya akan membuka mulut, sungguh dia takut keluarganya menolaknya.
"Maaf, Nona. Tuan Ken tidak mengizinkan Anda masuk."
Kiara memejamkan matanya ketika mendengar itu, seluruh tubuh wanita itu terasa lemas, bahkan dalam kondisi dia seperti ini pun ayahnya masih tidak terketuk.
"Mama jadi kita tidak bisa tinggal di sini?" Tanya Heana, hingga Kiara menoleh. Batinya semakin teriris pedih ketika melihat wajah Henna yang lebih pucat dari sebelumnya.
"Kita cari tempat lain dulu ya." Kata Kiara, tidak mungkin dia terus menunggu di sini karena kehadirannya tidak diizinkan, sekarang Kiara benar-benar pasrah, hanya mengikuti langkah kakinya, karena Dia dan anaknya tidak mempunyai tujuan.
"Baik paman, kalau begitu permisi." Kiara langsung membungkuk kemudian dia menggendong tubuh heana, karena Heana sudah tidak kuat berjalan.
Kiara berjalan dengan langkah yang pelan, tubuhnya terasa nyeri tapi hatinya jauh lebih nyeri. Tidak mungkin dia kembali ke rumah keluarga mantan suaminya, karena pasti respon keluarga mantan suaminya akan sama.
"Tuhan, apa kau melimpahkan semua Karma ibuku padaku." Kiara membatin sedetik kemudian, bulir dibening langsung terjatuh dari pelupuk mata Kiara, wanita itu merasa bahwa seluruh hidupnya telah hancur.
Tidak ada tempat pulang, tidak ada tempat untuk mengadu. Semua benar-benar hancur, tidak ada yang menginginkan dia, apalagi menginginkan putrinya. Memberikan penjelasan atas masa lalu pun percuma, semua orang sudah percaya dengan apa yang mereka percayai bukan apa yang sebenarnya terjadi.
"Kita berteduh dulu di sini ya," kata Kiara ketika mereka berada di depan rumah kosong, rumah yang tampak tidak berpenghuni namun masih dijaga oleh satpam.
"Paman aku ikut berteduh ya,"kata Kiara hingga penjaga itu mengangguk, dan benar saja setelah Kiara beristirahat hujan mulai turun membasahi bumi, hingga Kiara memeluk Heana yang sedang di pangkuannya dengan sangat erat, dia bisa merasa bahwa tubuh Heana sangat panas.
"Mama dingin." Heana berbicara dengan pelan, tapi Kiara bisa mendengar suara putrinya. Hingga Kiara mengeratkan pelukannya
Agatha memarkirkan mobilnya di sisi, dia yang baru saja pulang dari kantor menghentikan sejenak laju mobilnya saat melihat Kiara sedang berada di depan pos penjaga rumah kosong sambil memeluk Heana.
Sungguh batin wanita itu sekarang berkecamuk, ada rasa iba menusuk hatinya ketika melihat Kiara sedang memeluk Heana. Karena Dia teringat dengan masa lalu yang juga sama pahitnya.
baru saja Agatha akan membuka jendela untuk memanggil anak tirinya, tiba-tiba Agatha menghentikan niatnya kalau mengingat tentang apa yang dilakukan Kiara pada Ane, teringat tentang kesakitan Ane yang bahkan hampir gila karena ulah Kiara.
Hingga pada akhirnya, wanita itu menyalaka dan menjalankan mobilnya kembali, dia masih mempertahankan amarahnya. Dulu Ibu Kiara yang merebut Ken darinya dan sekarang Kiara yang merebut kekasih putrinya. Bagi Agatha itu benar-benar sangat tidak bisa dimaafkan, hingga sekarang Dia memutuskan untuk tidak memperdulikan lagi Kiara dan anaknya.
***
"Mama!" Kiara berbicara dengan lirih ketika melihat mobil Agatha terparkir di depannya, tentu saja Kiara masih mengingat itu mobil ibu tirinya, besar harapan ibu tirinya melihatnya dan iba. bahkan barusan Kiara berniat untuk menghampiri ibu tirinya, tapi sayang belum dia bangkit dari duduknya mobil Agata sudah melaju, dan
harapan Kiara pun pupus.
jamuran nungguin... terpikir niat gak yach nulis nya... coz gak jelas upnya kapan...
kasih konfirmasi donk Thor....
lm x lah up nya ya 🤦♀️
smg kali ini kiara bahagia