NovelToon NovelToon
Diamnya Seorang Istri

Diamnya Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Poligami / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 3.8
Nama Author: gustikhafida

Cahaya, wanita berusia 21 tahun. Sikapnya yang ceria dan periang, kini seketika menjadi diam pada suaminya yang bernama Rian Pamungkas.

Pernikahan yang selama 3 tahun mereka hiasi dengan kebahagiaan, seketika sinar di mata Cahaya.

Air mata terus mengalir saat tak sengaja melihat suaminya bermesraan dengan sahabatnya yang bernama Vina.

Sahabat yang tidak pernah dia sangka akan menjadi duri di dalam rumah tangganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gustikhafida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

"Apa yang sedang kamu pikirkan, Vin? Kenapa tiba-tiba melamun?" tanya Rian membelokkan mobilnya ke jalan menuju rumahnya.

"Aku tidak memikirkan apapun, Mas. Aku hanya shok saja saat mendengar semua kabar buruk darimu!" ucap Vina dengan senyum terpaksanya.

Sedangkan di satu sisi. Aya tersenyum getir setelah melihat kedekatan pria yang masih berstatus suaminya dengan sahabatnya yang kini berstatus sebagai madunya.

'Aku pikir, kamu menunggu taksi online, Mas. Ternyata kamu menunggu Vina. Kenapa juga, aku mau di bohongi Mas Rian. Seharusnya, aku tidak mempercayai setiap ucapannya lagi! Huh, ya sudahlah. Sekarang aku pulang saja. Dari pada mengemudi tidak jelas.' batin Aya sambil menghembuskan napasnya kasar.

Setelah beberapa menit mobilnya membelah jalanan ibu kota. Akhirnya mobil Aya terparkir mulus di depan halaman rumahnya.

Kelopak mata Aya membulat sempurna saat melihat pria yang tengah tertidur di teras rumahnya. "Mas fajar! Kenapa Mas fajar ada di sini?" gumam Aya turun dari mobil dan berlari ke teras rumahnya. "Mas, bangun!" ucap Aya menepuk pundak fajar ringan, membuat fajar menggeliat dan terbangun dari tidurnya.

"Ay, kamu sudah pulang?" tanya Fajar sambil mengucek ke dua matanya. "Kamu kemana saja, Ay. Semalaman tidak pulang. Aku sangat mencemaskanmu. Aku takut terjadi sesuatu denganmu." titahnya lagi.

"Kamu ngapain di sini, Mas? Kenapa menunggu di luar? Bukankah, aku sudah berikan kunci cadangan rumahku kepadamu. Kamu tinggal menungguku di dalam. Di sini dingin." ujar Aya membuka pintu rumahnya dan mempersilahkan fajar masuk ke dalam rumahnya, "Masuk, Mas!"

Fajar mengangguk lirih, lalu masuk ke dalam rumah. "Kamu belum jawab pertanyaanku, Ay. Kamu dari mana saja? Kenapa telfonku tidak di angkat dan pesanku tidak di balas. Aku takut terjadi sesuatu denganmu. Lain kali, balaslah pesanku agar aku tidak mencemaskanmu berlebihan!" kesal Fajar sambil melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. "Masih jam setengah 4 pagi. Memangnya, kamu habis dari mana, Hem? Kamu tidak mencoba bunuh diri, kan?"

"Mas fajar kalau ngomong suka kelewatan batas. Siapa juga yang mau bunuh diri. Aku habis pulang dari hotel, Mas." jawab Aya.

"Hotel? Untuk apa ke hotel? Jangan bilang, kamu menemui suamimu di hotel? Kalian sudah berbaikan?"

"Singkat cerita seperti ini. Semalam, aku mendapat pesan dari Mas Pras jika Mas Rian mabuk di sebuah club dan dia mengamuk tidak jelas. Jadi, aku di minta untuk membawa Mas Rian pulang. Karena Mas Pras tahu, aku lah istrinya."

"Lalu, kamu bawa suamimu ke hotel?" tanya fajar yang mendapat anggukkan dari teman wanitanya.

"Iya. Aku tidak bisa membawanya pulang ke rumahnya atau rumahku, Mas. Jadi, aku bawa dia ke hotel. Dan kebetulan, Mas Rian sudah sadar. Jadi, aku putuskan untuk pulang. Aku lelah, Mas. Ngantuk juga. Kamu tidur di kamar tamu, Mas. Aku mau tidur, hoam!" titah Aya sambil menguap.

"Hem, kalian tidak melakukan apapun, kan? Maksudku, di saat Rian mabuk, dia tidak meminta apapun darimu? Atau--"

"Tidak, Mas. Aku dan dia dalam proses perceraian. Mana mungkin, aku dan Mas Rian melakukan aneh-aneh. Lagi pula, kita berdua sudah sepakat untuk mengikhlaskan semua ini perlahan-lahan." jawab Aya.

"Apa maksudmu, Ay? Rian mau menceraikanmu atau kamu yang akan menceraikannya? Bukankah, kamu pernah menggugat cerai Rian?" tanya fajar bingung.

"Kita sudah sepakat untuk berdamai dengan keadaan. Lalu yang akan menggugat cerai itu Mas Rian sendiri."

"Kapan, Ay?" tanya fajar.

"Aku tidak tahu, Mas. Aku juga tidak mau tahu. Sekarang, aku akan fokus ke butik. Aku mau mengembangkan butikku ini. Untuk urusan Mas Rian, aku pasrah Mas. Mau dia menceraikanku atau tidak. Aku pasrah. Mungkin, tadi aku sempat tidak terima dan frustrasi. Tapi, aku berpikir berulang kali. Mau sampai kapan aku terus frustrasi sedangkan mereka tertawa bahagia. Aku harus bangkit. Aku berniat membuka cabang di kota lain. Agar kesibukanku semakin bertambah!" ucap Aya.

"Aku bantu kamu, Ay. Kita teman! Sekarang, kamu tidur. Sebelumnya ganti pakaian dan cuci kakimu!" titah fajar.

"Kamu juga tidur, Mas. Terimakasih sudah menjaga rumahku. Hehehe ...." ucap Aya masuk ke dalam kamarnya.

Di saat Aya berjalan masuk ke dalam kamar. Tak sengaja Fajar melihat bekas merah di leher Aya, 'Aya bilang, mereka tidak melakukan hal aneh. Tapi kenapa aku melihat bekas itu? Bekas yang sangat familiar. Apa jangan-jangan Aya berbohong padaku. Ah, tidak perlu di pikirkan. Mereka masih suami istri dan mereka bebas melakukan apa saja. Tapi kenapa aku tidak terima mereka bersatu lagi? Aku kasihan dengan Aya.' batin fajar melangkahkan kakinya ke dalam kamar tamu.

Sedangkan di satu sisi. Setelah mobil yang dikendarai Rian berhenti di halaman rumahnya. Rian segera meminta Vina untuk turun. "Turunlah. Tapi aku mohon ... jangan bicarakan kabar kebangkrutanku ke ibu. Aku tidak mau, ibu shok dan penyakitnya kambuh, Vin!"

"Iya, Mas. Kamu tidak perlu khawatir, aku juga tidak mau melihat ibu masuk rumah sakit. Karena mulai sekarang, kita harus berhemat!" jawab Vina, 'Dan aku tidak mau, Mas Rian keluar banyak uang untuk mengobati ibunya yang tua itu!' batin Vina.

'Aku rasa, Vina percaya dengan drama ku. Setelah ini, aku bisa melihat ketulusan Vina yang sebenarnya.' batin Rian membuka pintu mobil dan turun di ikuti oleh Vina di sampingnya.

Mereka melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah yang begitu besar dan mewah.

Baru beberapa langkah, Rian dan Vina sudah di sambut dengan Iris yang sedang menunggunya.

"Vina, bukankah ibu sudah bilang. Jangan keluar rumah gelap-gelap seperti ini. Kamu sedang hamil!" ketus Iris.

"Aku jemput Mas Rian, Bu." jawab Vina.

"Iya, Vina menjemputku. Aku yang minta. Sekarang, kita semua masuk kamar masing-masing." titah Rian.

"Vina satu kamar denganmu, kan? Kamarmu dengan Aya dulu?" tanya Iris pada putranya.

"Tidak. Itu kamarku dengan Aya. Aku akan pakai kamar sebelah untukku dan Vina. Aku tidak mau, kamarku dengan Aya di huni selain--"

"Tapi aku sudah memasukkan beberapa pakaianku di kamarmu itu, Mas!" potong Vina lirih, "Semua itu permintaan ibu!" sambungnya lagi membuat Rian tercengang.

"Apa! Lancang sekali kalian! Lalu, pakaian Aya? Kamu letakkan di mana pakaianmu, Vin! Aku tidak mau, ada satu pakaian Aya yang keluar dari lemariku!" pekik Rian lalu menaiki tangga menuju kamarnya.

"Mas! Tunggu dulu. Aku belum selesai bicara! Tunggu aku, Mas!" teriak Vina menyusul suaminya.

Melihat menantunya bertengkar, Iris tersenyum tipis, 'Rasakan. Itu akibatnya tidak mau menuruti ucapanku. Aku tidak akan membelamu, Vin!' batin Iris masuk ke dalam kamarnya.

1
Kirana Mahestri
kayak sinothor nya juga menderita soalnya ceritanya dari awal sampai dah masuk selesai itu mulu, lelet
Kirana Mahestri
kenapa wanitanya dibikin bodoh ya
SisAzalea
larhhh..bodohnya berganda-ganda
SisAzalea
banyak cakap,banyak fikiran..kurang bertindak,isteri bodoh
Han Han
eh bodoh c Aya jadi malas deh
Han Han
Aya kenapa kurang berfikir,mau2 nya bersama lelaki lain sebelum finish dgn suami😂
Han Han
aduh di awal Aya sudah pamer bego🤣
Katherina Ajawaila
jijik amat liat suami pecundang dan mumafik
Katherina Ajawaila
jgn mau mojok bekas pelacur 😆
Katherina Ajawaila
bego tingkat tinggi Aya kejebak sediri dlm dramanya 🤭
Katherina Ajawaila
Aya tegas donk., jgn mau di cium bekas jalangnya mau aja. gemes liat Aya
Katherina Ajawaila
bego Aya, meeting mu tau laki mu selingkuh 🤭
Katherina Ajawaila
bego ya Aya, nmnya cahaya hrs brani, jgn mau di bodokin sm jalang, ada fajar yg nolongin ko bego, gemes kalau liat cewek, modal mewek doank 😎
Katherina Ajawaila
Tuan mittinvg, mijit yg penting" smp udh melendung 4 bln, dasar Aya bego aja bukan di labrak langsung minta talak. jgn mau di begoin laki"🤭
Katherina Ajawaila
cerai aja Aya, kalau ngk labrak tu jaksng yg ngk tau diri sama ja suami mu juga payah si Aya, paling ujung" nya hanya anak, aku mampir thour, sepertinya seru juga 🤭
Intan
liat ulasan yg baca yg endingnya bikin kecewa ya begitulah ga jd baca😁
Tutik Sekawan
Luar biasa
Agia Berkah
dari bab 1sampe 64 cerita bulet aja g ada ujungnya.
Linda Muslimah
enaknya pelakor menang
Linda Muslimah
dibelai gak tidur tamat
karma Rian dan Vina Thor biar seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!