NovelToon NovelToon
Snow In Paris

Snow In Paris

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:77k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Snow Tierra Arashi, seorang host terkenal yang menikah dengan seorang arsitek muda bernama Panutan Aaric Semesta.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, jika kehidupan pernikahannya ternyata jauh dari kata bahagia, lantara ibu mertua dan adik iparnya selalu ikut campur dalam persoalan rumah tangganya.

Akankah Snow akan bertahan dengan rumah tangganya atau ia justru akan kembali pada Calla Nirwana, mantan kekasihnya yang masih begitu mencintai Snow?

Selengkapnya hanya di novel Snow in Paris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 11

Berita kehamilan Snow tak lantas membuat sang ibu mertua berbaik hati pada Snow, di tengah masa ngidam yang Snow lalui di awal kehamilannya Astrid masih saja ingin mengerjai menantunya dengan menyuruhnya berkebun.

Namun sebelum menyuruh Snow berkebun, terlebih dahulu Astrid menyuruh security rumahnya untuk mencopot CCTV yang berada di halaman belakang kediamannya, ia tak ingin mengambil resiko Aaric menegurnya lantaran mengetahui dirinya menyuruh Snow berkebun, terlebih saat ini Snow tengah mengandung.

Setelah semua di rasa aman, Astrid berteriak memanggil Snow yang baru saja menutup pintu depan setelah dirinya mengantarkan Aaric yang hendak berangkat kerja.

"Snowww....." teriak Astrid.

"Iya mom," Snow bergegas menghampiri ibu mertuanya di belakang. 'Ada apa lagi sih pagi-pagi begini,' gumamnya. Padahal tadinya ia ingin membantu Sky, adiknya mengedit foto dan video barang dagangannya.

Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, ia mulai memberanikan diri untuk memulai bisnis makan ringan mulai dari basreng, cilok kuah istan dan makanan pedas lainnya. Ia meminta kakaknya untuk membantunya mengedit foto dan video yang akan ia pajang di akun media sosialnya, namun agaknya Snow belum bisa memenuhi permintaan adiknya lantaran ibu mertuanya sudah memanggilnya ke kebun.

"Kamu ini kemana saja sih? Dari tadi di panggilin tidak dengar!!" bentak Astrid.

"Aku dari depan mom, mengantar mas Aaric berangkat kerja," jawab Snow.

"Alasan saja, mengantar suami kerja hanya ke teras sampai tiga puluh menit di depan." Omel Astrid.

Jika bukan karena Aaric harus menemui clientnya, ia enggan meninggalkan kediamannya, ia masih ingin berlama-lama bersama istrinya. Sedari pagi tadi Aaric enggan untuk melepaskan Snow, karena itulah Snow sagat lama berada di teras meladeni Aaric yang terus menempel padanya. 'Harusnya pertanyaan itu mommy tanyakan kepada anak mommy, mengapa terus menempel padaku,' gumam Snow.

"Ada apa mom?"

"Kamu masih tanya ada apa?" Astrid menunjuk pada kebunnya yang kosong setelah di oanen kemarin. "Kau tak lihat jika kebun ku kosong? Cepat kau tanam lagi kebunku agar tidak kosong!!" perintahanya dengan nada tinggi.

Snow menggosok-gosok keningnya yang terasa sedikit agak pusing, di awal kehamilannya ini Snow mulai merasakan morning sickness, meski dokter telah memberikan obat mual kepadanya namun hanya sedikit saja mampu meredakan mual yang dirasanya. "Maaf mom, aku kerjakan nanti agak siangan saja ya, aku masih sedikit mual," ucap Snow.

"Baru hamil segitu saja, kau sudah berani membantahku!!" Astrid langsung tak terima dengan bantahan Snow. "Wanita hamil itu justru jarus banyak gerak, jangan malas-malasan apa lagi memakai kehamilanmu sebagai alasan dari kemalasanmu!!" bentak Astrid, ia menaruh skop di tangan Snow. "Ayo cepat kerjakan sekarang juga!!" paksa Astrid.

"Tapi mom..." belum sempat ia melanjutkan kalimatnya, perut Snow kembali bergejolak, secara tak sengaja Snow mengeluarkan isi perutnya di pakaian ibu mertuanya.

Tentu saja hal ini membuat Astrid semakin berteriak kepada Snow. "Maaf, mom..." dengan panik Snow menyiram Astrid dengan air yang ada di ember tang tak jauh dari tempatnya berdiri.

Kemarahan Astrid semakin menjadi-jadi karena rupanya air tersebut merupakan air bekas menguras kolam, yang akan di gunakan untuk menyiram kebun. "Dasar menantu bodoh, tidak berguna..." Astrid pergi meninggalkan Snow.

Begitu Astrid pergi, beberapa orang asisten rumah tangga mendekat ke arah Snow. "Bagus mba Snow, sekali-kali nyonya memang harus di kerjai balik," bisik salah seorang asisten kepada Snow.

"Tapi tadi aku sama sekali tak bermaksud mengerjai mommy," ucap Snow, meski terlihat sedikit lucu, namun Snow sama sekali tak ada niatan membalas perbuatan ibu mertuanya, ia pun tak ada niatan untuk membantah mengerjakan kebun ibu mertuanya, ia justru berharap bisa berkebun bersama dengan suasana yang menyenangkan bersama ibu mertuanya.

"Ya sudah bik, aku ke dalam dulu ya mau ganti baju," Snow melangkahkan kakinya masuk ke kediamannya.

Saat ia hendak berjalan menuju kamarnya, samar-samar Snow mendengar suara ibu mertuanya tengah mengobrol dengan seseorang, suaranya seperti berasa dari arah ruang tamu. Snow penasaran dengan siapa Astrid mengobrol seakrab itu, pasalnya sejak awal ia tinggal bersama ibu mertuanya, belum pernah sekali pun Snow mendengar suara tawa selepas itu dari mulut ibu mertuanya. "Siapa yang sudah berhasil membuat mommy tertawa?" gumamnya penasaran. Snow mengintip dari balik dinding pembatas antara ruang keluarga dengan ruang tamu.

Snow melihat sesosok wanita cantik yang usianya terlihat tak jauh darinya, wanita tersebut berkulit putih, bermata coklat dan memiliki rambut sedikit pirang. Ia vibes yang terasa ia seperti sosok anak seorang konglomerat.

Tiba-tiba saja wanita itu melirik ke arah Snow, dan memergokinya tengah mengintip. "Hai," sapa wanita cantik itu sembari mengangkat tangannya.

Astrid pun menoleh Snow, ia melotot dan minta Snow untuk mendekat ke arahnya. Kemudian Astrid beralih menghadap wanita itu "Oh itu istrinya Aaric," ucap Astrid semabari tersenyum.

Wanita itu mengangguk, kemudian mengulurkan tangannya ke arah Snow. "Aku Bella."

"Snow," ia menerim jabatan tangan Bella dengan ramah.

"Bella ini dulu teman SMA Aaric, dia kuliah di US sehingga sudah lama tak main kemari, dia anaknya teman baik daddy yang seorang pengusaha batu bara asal Surabaya, semua orang pasti tahu siapa ayahnya." Astrid terlihat begitu sangat membangkan Bella.

"Ah tante, bisa saja," Bella tersipu malu. "Bukankah istrinya Aaric ini juga seorang entertainment kalau tidak salah seorang host," Bella terlihat seperti sedang mengingat-ingat wajah Snow. "Kalau tidak salah juga pernah jadi salah satu BA produk kecantikan, tapi kok agak berbeda dengan yang ada di TV dan sosial media ya?" tanyanya terkesan mengejek Snow, Bella memandang Snow dari atas ke bawah yang hanya mengenakan pakaian rumahan.

Seringnya berada di bawah terik sinar matahari ketika berkebun membuat kulit Snow terlihat sedikit menggelap karena itulah ia tak seputih dulu ketika masih di single, terlebih saat ini hormon kehamilannya yang membuat wajahnya sedikit berjerawat dan tak semulus dulu.

"Ah namanya juga dunia tipu-tipu, sudah lasti karena efek kamera, makanya Aaric juga jadi tertipu," ucap Astrid sembari tertawa senang. "Sudah sana kamu buatkan Bella minum," perintah Astrid kepada Snow.

Snow yang merasa sakit hati dengan ucapan Astrid dan Bella, memilih untuk kembali ke kamarnya, ia tak sudi membuatkan minum untuk Bella, namun Snow masih berbaik hati dengan menyuruh asistennya yang membuatkan minum untuk Bella.

1
Mafaza Nurnadia
bagus
Ersa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
kasih extra part nya ya thor Irma
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya ahkir nya Snow dapat kebahagiaan yg sesungguh nya
⏤͟͟͞͞R🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣѕ⍣⃝✰
wow anda gercep sekali pak👏👏👏
⏤͟͟͞͞R🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣѕ⍣⃝✰
owwwhhhhh co cweet 🥰🥰🥰
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mudah"an acara nya berjalan lancar dan sukses sampai hari h nya ya Snow Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
perjuangan mu sangat luar biasa Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
apa Calla dan Snow akan bersatu ya??
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Ternyata hanya sinetron kirain terjadi lagi kepada istri Aaric yang kedua.... Alhamdulillah akhirnya snow hamil dan bahagia.....
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Akhirnya CLBK lah yang memenangkan hati Snow....setelah penantian panjang Calla....Snow berhasil ada dalam dekapannya ..Indahnya Snow In Paris
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶
astaga mulur lentera tetep ya lemes amit😏tampan aja buat apa kalo hanya menyakiti 🤧
cinta akan tetap berpulang pada yang berhak walaupun sudah menikah kalau bukan jodohnya pastinya tetap bercerai juga
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶
happy wedding buat snow dan Calla semoga bahagia selalu 😘😘😘😘akhir yang manis sukses selalu untuk karya kak Irma❤️❤️
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
tak pikir tadi beneran istri aaric..ternyata cuma film...hadeeehh
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhir yang membahagiakan buat snow dan calla..
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
hhmmm..aku seneng liat snow bisa bahagia bersama calla..mungkin ini sudah jalanya..mengalami penderitaan demi kebahagiaan yang sesungguhnya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
perjuangan calla saat itu juga luar biasa snow..kamu jangan salah paham lagi ya
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wah hebat mommy Astrid ternyata pandai berakting juga😊
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Sudah berpikiran negatif sama mommy Astrid, ternyata ini hanya sebuah adegan dalam film yang diperankan oleh mommy Astrid🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Semoga kebahagiaan selalu menemani hari² Snow dan Calla. Kekuatan cinta akhirnya mempersatukan dalam ikatan pernikahan. Jodoh memang rahasia 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!