NovelToon NovelToon
THE BLOGGER STORY

THE BLOGGER STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Fantasi Timur / Fantasi Wanita
Popularitas:253.9k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBERIKAN DUKUNGANNYA YA...!!!

Lin Yao seorang blogger makanan didunia modern Time Travel kenegeri kuno, menjadi seorang wanita muda miskin.

Berawal hanya dengan sebuah sendok, ia menghasilkan uang sepenuhnya melalui Hobby & kecerdasannya dalam makanan.

Lin Yao memanfaatkan keterampilan memasaknya untuk bisa bertahan bertahan hidup didunia yang baru ia pijaki.

Bukan cuma untuk dirinya seorang, tapi juga bagi keluarganya.

Bagaimana kah kisah perjalan Lin Yao diDunia kuno...?

Novel terjemahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

Chen Yuan memandang ketiga saudara dengan seksama. Meski pun mereka berpakaian compang-camping, namun gadis yang menegosiasikan harga itu fasih berbicara dan terlihat pintar.

Selain itu, gadis tersebut juga cantik dengan kulit putih bersih, kekurangannya cuma kurus dan bertangan kasar.

"Tuan, selain itu kami juga memiliki ini." sela Shun mengambil keranjang kecil digendongan Song.

"Woo, ini Gonaderma merah." seru rakus Chen Yuan.

Seperti kayu manis tadi, pemiliki tempat mengamati jamur dan ginseng dengan teliti guna memastikan kualitas dan memperkirakan umurnya.

"Untuk Gonaderma dua tael, sedangkan ginseng tiga tahil. Itu sudah harga pas."

Tiga saudara saling bertukar pandangan dengan senyum mengembang sempurna.

"Baik tuan, kami menerimanya." sambutan dari Shun.

Beres urusan dibalai Guang Yuan. Mereka pergi kepusat kota.

Tanpa sengaja Lin Yao melihat toko patung gula yang waktu itu mereka lewati.

Lin Yao yang pernah berjanji pada Ling Song, langsung menarik kedua saudaranya menuju ketoko tersebut.

Lin Shun, meski pun tampak polos namun ia sangat jeli. Dimasa lalu, Shun begitu fokus mencari nafkah guna menghidupi keluarga sehingga tidak terlalu memperhatikan keinginan kedua adiknya.

Dalam benak Shun, yang penting ada makanan dan perut kenyang itu sudah cukup.

"Kalian pilih patung gula mana yang kalian suka." kata Lin Shun begitu sampai didepan toko.

"Aku boleh membeli ini..?" tanya tak percaya Lin Song.

"Tentu saja..!"

Dengan suka hati, Lin Song langsung memilih patung gula yang menarik perhatiannya.

Tepat ketika Lin Yao hendak menolak, Lin Shun berucap "Yao'er, kau mau yang mana..?"

"Kakak, aku-----

"Jangan membantah, cepat pilih." potong Lin Shun tak memberi kesempatan Yao meneruskan ucapan.

Lin Yao pun patuh, ia memilih patung gula berbentuk babi.

Patung-patung gula ditoko itu tampak seperti hidup.

Ada yang berbentuk harimau dengan mulut terbuka lebar. Seekor phoenix berwarna-warni sedang membentangkan sayapnya. Ada juga seorang bayi gemuk yang menggemaskan.

Tangan kecil Lin Song mencengkeram ujung bajunya. Dengan ragu-ragu ia menunjuk patung gula harimau.

"Kakak, aku mau yang ini."

Delapan wen untuk satu patung gula, jadi total yang harus Lin Shun bayar sebanyak enam belas wen.

Lin Song tersenyum lebar saat menerima patung gula dari pemilik toko. Dengan gerakan pelit bocah itu menjilati permukan permen.

Lin Shun dan Yao sontak tergelak melihat wajah menggemaskan saudara bungsunya itu.

Lin Yao membagi patung gulanya dengan sang kakak, yang tentu tak dapat ditolak oleh remaja tampan itu.

Dikehidupan sebelumnya, Yao seorang yatim piatu yang tumbuh dipanti asuhan.

Kehidupan dipanti yang tergolong keras dan monoton, serta semua serba hemat bahkan kadang kekurangan.

Karenanya, begitu Yao memasuki masa remaja ia langsung terobsesi dengan uang.

Apa pun dikerjakan selagi itu halal.

Tersandung lalu jatuh acap kali dialami Lin Yao, sampai akhirnya ia mampu mewujudkan beberapa keinginan yang terucap saat dirinya kecil.

Namun sayangnya ia harus mati muda dan kembali menjalani hidup dalam kubangan kemiskinan.

Mengingat itu, ingin rasanya Lin Yao mengutuk takdir yang menurutnya amatlah kejam.

Dalam beberapa hal, dia iri pada pemilik tubuh asli. Memiliki seorang kakak laki-laki yang benar-benar mencintainya, adik lelaki lincah dan menggemaskan.

Kehangatan ini adalah sesuatu yang belum pernah Yao rasakan dikehidupan sebelumnya.

Meski mereka terlalu miskin, itu bukan masalah bagi Lin Yao. Ia akan kembali berjuang untuk mengumpulkan pundi-pundi harta agar hidupnya dimasa ini sejahteran.

Ketiganya terus berjalan-jalan dikota.

Perhatian ketiganya serempak tertuju pada antrean panjang didepan warung kue wijen.

Lin Yao melirik papan namanya.

Ini adalah kedai makanan keluarga Qian yang disebutkan oleh ketua Wu pagi tadi.

Kue-kue yang baru keluar dari oven pemanggang membentuk warna cokelat keemasan yang menggoda. Biji wijen tertanam dengan kuat dipermukaan roti yang tampak montok dan lezat.

Warung bubur disebelahnya tak kalah menarik perhatian.

Panci-panci besar bersi bubur nasi dengan uap mengepul, menebarkan wangi beras yang harum bercampur dengan aroma manis kurma merah, lengkeng dan pembakaran kayu pinus.

Sangat sedap menggoda iman.

Lin Yao terpesona oleh pemandangan yang tersuguhkan, pikirannya berpacu dengan perhitungan.

Diam-diam Lin Yao merenungkan harga berikut biaya bahan-bahan masakan tersebut.

Dalam hati Yao bertanya-tanya, apakah ia mampu menciptakan nilai jual unik dan menarik pelanggan jika kelak membuka tokonya sendiri.

Lima langkah kedepan, mereka mendapati sebuah kedai mie yang tampak cukup bersih. Ada beberapa pelanggan sedang menyeruput kuah mie langsung dari mangkuknya.

Itu terlihat tak sopan, namun bagi tiga saudara Lin justru malah menggoda mata mereka.

"Bagaimana kalau kita makan mie itu..? kebetulan ini juga sudah hampir petang." tanya Shun.

Yao dan Song kompak menjawab "setuju..!"

Lin Yao masuk kekedai terlebih dahulu, diikuti oleh Lin Shun dan Lin Song.

Pelayan menyambut mereka dengan hangat, mengantarkan ketable kosong disudut ruangan.

"Tuan, nona..! apa yang ingin kalian pesan..?"

"Aku mau semangkuk mie dan pangsit." balas Yao

"Aku semangkuk mie daging." kata Song.

"Kalau aku mie pangsit." jawab Shun.

Hari ini Shun tidak akan berhemat, mereka sudah menghasilkan uang dalam tiga hari terakhir. Jadi ia mau kedua adiknya menikmati makanan enak, sesuatu yang sudah lama tak mereka dapati.

Tak lama kemudian, pesanan mereka datang.

Kuah jernih dengan kaldu yang wangi, menyeruak masuk kelubang penciuman.

Tekstur mie yang kenyal dengan taburan bawang daun, menjadi magnet yang menarik nafsu makan mereka.

Lin Yao menjejalkan pangsit kemulutnya.

"Ah, ini enak sekali. Ketebalan kulitnya sangat pas, isinya melimpah. Lembut dengan tingkat kematangan yang tepat." oceh Lin Yao yang terbawa kebiasaan didunia modern kala menjadi blogger.

Meski pun rasanya tidak seistimewa hidangan modern yang rumit, namun ada sedikit memiliki perbedaan unik didalamnya.

Untuk zaman ini, mie pangsit itu sudah tergolong paling enak.

1
Osie
yaaakkk ngad8 ngadi nak jodohin lin yao ma kadal bandung dongong modelan si li siliang.....mending sam xu fang zhi lah
Amriati Plg
Coba satu bab khusus perjalanan ayahnya lin bersaudara dijelaskan thor, biar cerita berkembang
Ari Peny
lapaaaaar🤣🤣🤣
Ari Peny
terkenal tp lupa ank istri buat apa
Ai
bpk e masih hidup
Dewiendahsetiowati
semoga segera berkumpul dengan Li kang
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
akhirnya ayah ketiga saudara ini muncul walau di balik kegelapan
gendhis jawi
jgn lama2 thor.. segera pertemukan bapak dan anak itu...
Iyus Iyus
bagusss
Ari Peny
lanjut thor
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⒋ⷨ͢⚤Aisyah³
hadir thor.. baru mulai baca, sementara menunggu karya dsbelah dupdate.
The Way
yang ditunggu akhirnya up
Ari Peny
d tunggu 🤣🤣🤣
Fitria Arifianto
semangat thor😍
Erina Almayra16
kapan up kak..
Ai
semangat fang zhi... 💪
Alexioporto87 Alexis
ini gak ada sistem atau ruang apa gitu di kehidupan moderen ikut ke jaman ini
Ari Peny
kasihan keluarga xu
Erina Almayra16
iya kak aku akan sabar menunggu,dan selamat atas pindahan ke rumah barunya.semoga acara pindahan rumahnya berjalan dengan lancar amin..
Delia ATA: amin ya Alalh, makasih gaes 🫰
total 1 replies
Mydar Diamond
iya Thor..moga pindah rumahnya di beri kemudahan dan jalan lancar ya..amiinn
Delia ATA: amin ya Allah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!