NovelToon NovelToon
Gavino ( Sistem Mafia )

Gavino ( Sistem Mafia )

Status: tamat
Genre:Mafia / Sistem / Tamat
Popularitas:677.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: tompealla kriweall

Kehidupan seorang anak yang terus diremehkan. Di bully, karena miskin. Berpenampilan tidak menarik dan tampak tidak sehat.

Gavino adalah nama anak laki-laki tersebut. Yang secara kebetulan, mendapatkan keberuntungan dengan adanya sistem mafia yang hadir dalam otaknya.

Apakah Gavino bisa menjadi kuat, sama seperti seorang mafia yang hebat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Simpati Dan Empati

Sementara Gavino dengan rencananya untuk membawa kedua orang tuanya untuk ikut tinggal bersama dengannya di kota, beberapa teman Alano mulai bersimpati pada Gavino.

Musuh dari ketua geng mereka, yaitu Alano.

Dante dan Jeffrie, ternyata mulai menyukai musuhnya sendiri. Dalam artian kata, yaitu suka dengan sifat dan karakter Gavino.

Hal yang sebenarnya sudah di sukai oleh Bianca, sejak awal pertama ketemu Gavino.

"Ternyata, Gavino itu tidak sombong ya Bi. Meskipun sebenarnya dia punya kemampuan untuk melawan."

Dante berbicara dengan Bianca, saat Bianca datang menyambanginya di rumah sakit sepulang sekolah.

"Oh, Kamu baru sadar ya, jika Gavino memang baik. Gak seperti teman sekaligus Bos Kamu itu." tanya Bianca, yang sebenarnya juga tidak tahu. Jika Gavino memiliki kekuatan seperti itu.

"Apa Kamu sudah mendengar tentang kejadian Alano yang terakhir kalinya?" tanya Bianca lagi, saat Dante terdiam dan tidak menjawab pertanyaan darinya tadi.

"Apa?" tanya Dante ingin tahu.

Sejak dia dirawat di rumah sakit ini, malam itu, dia tidak lagi tahu kabar tentang Alano dan kawan-kawannya yang lain.

Dia hanya tahu jika, Jeffrie ada di rumah sakit ini juga. Karena dirawat, sama seperti dirinya. Akibat cidera yang ada pada tubuhnya malam itu. Sedangkan Alano, tidak pernah datang untuk menjenguknya di rumah sakit ini.

Akhirnya, Bianca menceritakan tentang kejadian sepulang sekolah kemarin. Dengan apa yang dia lihat sendiri.

"Apa menurutmu, Gavino punya kekuatan yang seperti sihir atau sejenisnya?" tanya Bianca penasaran. Dia ingin tahu juga, bagaimana pemikiran Dante. Yang saat itu terkena serangan balasan dari Gavino secara langsung.

"Aku pikir dia seperti ninja. Tidak tahu bagaimana caranya, tiba-tiba bisa dalam keadaan seperti itu. Dan tau-tau, Aku sudah terjatuh dalam keadaan terluka."

"Aku tidak sempat untuk berpikir hal yang lain. Karena rasa sakit yang ada pada badanku saat itu."

Bianca pun mengangguk mengerti, dengan apa yang dialami oleh sepupunya ini.

"Lalu, bagaimana keadaan Jeffrie sekarang?"

Dante menanyakan tentang keadaan temannya, Jeffrie, yang pada malam itu juga mengalami hal yang sama seperti dirinya.

"Aku baru saja akan menjenguknya setelah menjenguk mu. Aku belum tahu keadaannya untuk terakhir kali."

"Oh..."

Dante tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Dia mulai makan makanan yang dibawakan oleh sepupunya tersebut.

"Kamu jenguk dia Bi. Bilang padanya, jika tidak usah mengikuti Alano lagi. Dia itu tidak bisa melakukan apa-apa. Hanya bisa memberi perintah!"

Perkataan Dante yang penuh tekanan, terlihat jelas jika sedang menahan amarahnya.

Mungkin dia merasa diabaikan begitu saja oleh Alano, yang tidak mau menunggui dan menolongnya. Tapi justru langsung pergi begitu saja, saat dia sedang ditangani di IGD.

"Itu bukan jiwa pemimpin. Aku tidak tertarik untuk ikut serta bersama dengannya lagi."

Bianca mengangguk setuju, dengan apa yang dikatakan oleh Dante. Karena dia memang tidak menyukai Alano, yang sok jagoan dan berkuasa. Hanya karena mengandalkan keluarganya yang punya pengaruh besar di kota ini.

Pada saat Bianca pergi untuk menjenguk Jeffrie, dia juga menemukan bahwa, Jeffrie tidak lagi bersimpati pada Alano. Tapi berbalik jadi ke kubunya Gavino.

Dia pikir, Gavino jauh lebih baik daripada Alano yang pengecut.

"Ternyata Gavino itu baik. Nyatanya, dia mau menjenguk Ku tadi pagi-pagi. Sebelum dia berangkat ke sekolah."

"Apa, dia menjenguk Mu?" tanya Bianca cepat.

Dia tidak menyangka jika, Gavino menjenguk orang yang berbuat jahat kepadanya.

"Iya. Tapi dia tidak sempat untuk menjenguk Dante. Karena pada saat dia ingin ke sana, waktu sudah tinggal sedikit lagi untuk masuk sekolah."

Bianca kembali menganggukkan kepalanya, paham dengan apa yang dikatakan oleh Jeffrie. Dalam hatinya, dia semakin tahu, jika Gavino memang orang yang baik dan tidak pendendam.

*****

Di rumah sakit yang lain. Di mana Alano dan kawan-kawannya dirawat.

Mereka berkumpul di satu ruangan rawat inap yang besar, di mana teman mereka baru saja selesai di operasi pada bagian kakinya.

Orang tersebut do operasi, untuk pemasangan gips pada tulang kering kaki yang retak. Sedangkan teman-temannya yang berada di ruangannya itu, duduk di kursi roda masing-masing.

Mereka semua berkumpul untuk merencanakan sesuatu, pada Gavino.

Rencana itu, mereka ingin membalas dendam atas semua yang sudah dilakukan oleh Gavino pada mereka semua. Sehingga saat ini, mereka harus berada di rumah sakit.

"Pokoknya Aku mau dia habis!" ucap Alano berapi-api.

Matanya mengecil sehingga tampak jelas, jika dia sedang dalam keadaan marah yang tertahan.

Begitu juga dengan kawan-kawannya. Mereka semua juga ingin membalas dendam, atas semua yang sudah mereka alami sekarang ini.

"Kita harus meminta batuan pada Bos. Kita tidak mungkin bisa melawannya sendiri," usul salah satu dari mereka.

"Bos mau gak ngurusi cecunguk Gavin itu? Secara, Bos itu skalanya besar. Gak macam anak SMA seperti Gavino itu."

"Kita atur strategi aja. Bagaimana jika kita buat dia tidak berkutik lagi. Dengan mengunakan umpan," usul Alano, yang sepertinya merasa punya rencana yang bagus dan bisa dilaksanakan segera. Setelah mereka semua keluar dari rumah sakit ini.

Temannya yang terbaring karena operasi pada kakinya, hanya bisa diam dan mendengarkan semua pembicaraan mereka. Dia juga tidak bisa melakukan apa-apa, meskipun dia sudah keluar dari rumah sakit.

Karena dokter berpesan agar dia tidak berjalan terlebih dahulu, selama dua bulan lamanya. Tapi tentu saja, dia setuju dengan rencana dan niatan teman-temannya itu.

"Maksud Kamu?" tanyanya pada Alano.

"Aku mau menggunakan Bianca sebagai umpan. Bukankah dia gadis cantik yang dekat dengan Gavino saat ini? Padahal, Bianca bisa menjadi kekasihku. Jika dia mau. Tidak perlulah, mendekati Gavino yang bukan siapa-siapa di kota ini."

Mereka semua saling pandang satu sama lain. Mereka paham dengan perkataan yang diucapkan oleh Alano. Karena sesungguhnya, Alano menyimpan rasa terhadap Bianca.

Namun sayangnya, Bianca tidak pernah merespon apapun yang dilakukan oleh Alano. Apalagi sekarang ini, semua yang dia lakukan membuat Bianca seakan-akan semakin menjauh darinya. Justru Bianca tampak lebih dekat dengan Gavino.

Ini membuat Alano semakin membenci Gavino. Karena dia menganggap bahwa, Gavino telah merebut Bianca darinya.

Padahal yang sebenarnya terjadi adalah karena Bianca sendiri, yang mendekat pada Gavino.

Bianca tidak pernah bersimpati pada Alano yang sombong dan arogan sedari dulu. Karena mereka memang satu komplek perumahan, di daerah elit.

Bahkan mereka juga selalu ada di sekolah yang sama, sejak masih berada di sekolah anak-anak.

Itulah sebabnya, Bianca sangat tahu. Bagaimana sifat dan karakter dari Alano. Lebih dari pada teman-temannya yang lain.

Karena itu juga, dia tidak mau dekat-dekat dengan teman sedari kecilnya itu. Meskipun dia juga tahu, bagaimana perasaan Alano padanya selama ini.

Tapi karena Alano bukannya bertambah baik, tapi justru sebaliknya, ini yang membuat Bianca semakin menjauhi dirinya.

Dan sikap Bianca ini, tentunya tidak disukai oleh Alano.

1
ali jumali
hhhhhhhh gak ada ndu ya 🙂‍↕️ gak tau kenapa aku tidak bisa ikut serta dan
Anonymous
mc naif = wajib ripot and skip
Louis Vert
cerdass tapii lemahh😹
Kinsun Son
Goblok punya cerita..
Larik Tinta
lambat kali alurnya
Rasul
tanda bacanya gak terlalu banyak tuh?
Hapid228 Hapid
bisa ga si iklanya di kurangin ganggu banget mana lama lagi
GEMBONG SAKTI: pakai yg bebas iklan
total 2 replies
Gede Renbounty
ndak jelas nih ceritanya... kekuatan sistem kalah juga
Gede Renbounty
terlalu banyak penjelasan cerita nih
Gede Renbounty
kasi tanda jika ada cerita di maju-mundurin thor, biar jelas ceritanya
aku jg mw🤤
dari awal novel dibuat masih GK paham sama MC ny😆
roy
Luar biasa
SweetiePancake
dikasih sistem gamau, dipaksa mau, dikasih hadiah sistem gamau lagi. MC kon
Sak. Lim
mc idioooooot klaw memilih Magdalena
Sak. Lim
bnererrrr2 goblokkkk idioooooot apa ga salh ni system uda dari 4thn nyampek usia belasan tahun tpi blum percaya sama system novel ini ga jelas ceritanya aneh
Revv~~: daripada koment gtu mending nyoba buat novel sendiri kak. siapa tw novelnya lebih bagus daripada yg kmu komen i gtu. biar setidaknya ngerasain buat sebuah novel itu gmn.
total 1 replies
Sak. Lim
la lo pke kroyokan idioooooot trus apa nma nya ngatain orang takut bnererrrr2 goblokkkk naaaaaaif
Sak. Lim
pikiran picik org yg smbong dan idioooooot sampah masyarakat
Adam Warisman
hadooooh alur mau di maju mundurin tapi berantakan
TK: maaf, gan.
ini novel sistem pertama, belum pengalaman
total 1 replies
DND
Thor cerita ini kok kaya kurang greget sih ,....ayo buat semangat reader baca nya
TK: ah ya, gan
ini novel sistem pertama kali yang TK buat. jadi belum ada pengalaman sama sekali. terima kasih sarannya 🙏
total 1 replies
PotatoBoy
ini mama sama papa nya apa gak curiga duit darimana beli rumah, cerita nya kagak jelas dan kurang penjelasan yg pasti dan banyak makna makna yg hilang.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!