NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ratu

Mendadak Jadi Ratu

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Time Travel / Anak Genius / Anak Kembar
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Maya Melinda Damayanty

seorang gadis yang terbangun dari tidur dan mendapatkan dirinya berada di tubuh wanita lain.

Geishana Deborah, tujuh belas tahun terkejut ketika bangun dan mendapatkan dirinya di tempat yang asing. Sosok gadis bar-bar hidup sebagai ratu yang dikucilkan karena kebodohannya. Terlebih ia sudah memiliki suami yang tidak mencintainya.

Geisha yang pintar, cekatan dan jago bela diri merubah tubuh kurus dan lemah. Hingga ia sadar jika sang ratu ternyata terlalu baik hati, makanya dimanfaatkan orang banyak.

"Aku bukan ratu kalian yang dulu. Bersiaplah!" gumamnya menyeringai dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Melinda Damayanty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEBUAH RENCANA

Pagi menjelang, kali ini istana begitu sibuk raja mereka memanggil beberapa bangsawan dari empat kerajaan di bawah kepemimpinannya untuk mengisi kementerian dan juga staf-staf kosong di istananya.

Bahkan raja cukup terkejut ketika mendengar kerajaan Jones, Kerajaan Raymon dan Kerajaan Darly telah melaporkan pajak mereka setiap tiga bulan sekali. Kecuali kerajaan Namont yang baru saja ditaklukkan.

“Kenapa perwakilan kerajaan Namont tidak datang?” tanya Henry bingung.

“Mereka menolak di bawah kendali Yang Mulia!” sebut Sir Richard, juru bicara kerajaan.

“Kurang ajar!” maki Henry.

“Yang Mulia, sabarlah,” pinta Raisa.

“Katakan kenapa mereka menolak di bawah kendali kita? Bukan Raja mereka telah dikalahkan?” tanyanya.

“Maaf Yang Mulia, menurut laporan yang kami terima. Rakyat memulai pergerakan untuk membebaskan sang raja. Mereka beranggapan jika Raja berhak penuh atas harta kekayaan dan menikmatinya seperti apa!” jawab Sir Richard.

“Wah, lalu jika semua sumber daya manusia habis. Raja Namont meminta siapa yang bekerja jika begitu?” tanya Raisa heran.

“Rakyat kerajaan Namont mempercayai keabadian ketika menyembah raja mereka Yang Mulia Ratu!” jawab Sir Richard lagi.

Raisa mengangguk, ia mulai berpikir bagaimana caranya mengembalikan pikiran rakyat yang sudah terdoktrin demikian. Wilayah Namont memang banyak sekali tambang mineral juga olahan bumi yang terbaik. Di sana juga terdapat air terjun yang sangat bisa menghasilkan listrik jika dikelola.

“Mereka katakan abadi jika menyembah rajanya bukan?” tanya Raisa lagi.

“Bagaimana jika mereka ada yang sakit?” tanyanya.

“Mereka percaya jika para dewa menghukum mereka karena lalai pada rajanya,” jawab pria berambut serba putih itu.

“Jadi era kegelapan itu masih ada,” gumam Raisa pelan.

“Apa mereka memiliki cenayang atau ahli nujum yang dianggap sakti?” tanyanya lagi.

“Punya Yang Mulia. Bahkan Raja Namont juga adalah cenayang, semua tabib atau cenayang sangat hidup berkecupan di banding rakyatnya,” jawab Sir Richard miris.

“Yang Mulia Raja, kapan musim dingin tiba?” tanya Raisa.

“Kenapa kau menanyakan itu Ratu?” tanya Henry bingung.

“Hamba punya ide yang bisa mengubah pandangan masyarakat jika mereka salah menyembah,” jawab Raisa.

“Apa itu?” tanya Duke Jordan dari kerajaan Jones.

“Sebuah trik sulap yang membongkar jika mereka adalah cenayang palsu!” jawab Raisa dengan kilatan mata sadis.

Semua menunduk melihat kilatan itu, kecuali Henry. Sang raja cukup terkejut sikap baru ratunya itu. Ada helaan nada gusar dikeluarkan oleh Henry, ia mengingat jika malam kemarin ia gagal melakukan ritual suami istri. Raisa menyatakan dirinya mendapat siklus pertamanya.

“Maafkan aku Yang Mulia,” tangis Raisa ketika keluar dari kamar mandi.

“Kenapa Sayang?’ tanya Henry bingung. Pria itu sudah telanjang dada dan hanya memakai celana tidur yang tipis.

“Aku ... aku ... hiks ... haid ... huuwaaa!” tangis Raisa meledak seketika.

Jiwa Geisha tak mampu mengontrol emosi tubuh yang ia tempati, ia hanya mengikuti saja apa yang dikehendaki tubuhnya. Henry mengerut bingung, bukankah di usia Raisa adalah lumrah jika mendapat siklus bulanannya.

“Kemari lah sayang,” pinta pria itu akhirnya menghela napas panjang.

Raisa mendekat sambil sesenggukan. Henry bertanya apa itu adalah siklus pertama istrinya, Raisa mengangguk. Henry mengecup mesra kening sang istri dan meredam semua gairah yang tadi membakarnya.

“Tidak apa sayang, itu lumrah bagi seorang gadis dewasa,” ujar Henry menenangkan.

“Yang Mulia!” panggil Raisa membuyarkan lamunan suaminya.

Netra amber yang masih begitu polos terpampang di mata pria itu. Henry mengangguk.

“Lakukan apa yang menjadi ide dari Ratu!” titahnya.

“Baik Yang Mulia!”

Semua mengikuti apa yang menjadi ide dari ratu mereka. Di sini Henry cemburu luar biasa, ia mendapati mata-mata para bangsawan yang memandang istrinya penuh kekaguman. Raisa menjelaskan idenya begitu gamblang dan dapat dimengerti oleh semua orang.

“Jadi begitu rencana hamba Yang Mulia,” ujar gadis itu mengakhiri perkataannya.

Henry mengangguk setuju. Ia menyadari diri jika ratu atau istrinya itu memang sangat luar biasa, ia harus membiarkan sang istri dikagumi banyak orang.

‘Ratuku memang luar biasa,’ gumamnya dalam hati.

Para bangsawan langsung bekerja sesuai kemampuannya. Kali ini kecerdasan Henry diperlihatkan. Pria penguasa itu sangat cakap menentukan keahlian para bangsawan dan mereka sangat senang ditempatkan pada pekerjaan yang mereka kuasai.

“Kami akan bekerja secara jujur untuk kemakmuran rakyat dan kekaisaran ini!” sumpah mereka.

Henry mengangguk puas dengan sumpah yang diambil oleh para bangsawaan itu. Duke Jordy, Duke Leonardo, Marquez Timothy, dan Baron Franklin dalah perwakilan masing-masing kerajaan dibawah kepemimpinan Henry yang masih bergelar Raja.

“Jika Kerajaan Namont sepenuhnya dapat dikuasai, maka luas cakupan wilayah lebih besar di banding kerajaan selatan,” ujar Marquez Arthur.

“Benar, Marquez. Bagaimana data semua kekayaan para bangsawan. Apa sudah selesai?” tanya Henry sekaligus menyahuti perkataan salah satu perwiranya.

Marquez Albert masih sibuk mengurusi semua masalah yang dilakukan oleh aparatur kerajaan dan beberapa bangsawan. Belum lagi pengambil alihan lahan anggur kerajaan yang terjual. Jalur hukum adalah satu-satunya yang diambil oleh Henry dan ia telah memberi stempel pada hakim yang menangani kasus jual beli lahan itu.

“Sudah Yang Mulia, semua bersih dan sesuai, bahkan ada yang tak menikmati hasil kerja kerasnya karena membayar kerugian yang ditimbulkan oleh para koruptor,” jawab Arthur.

Henry mengangguk puas. Arthur termasuk bangsawan cerdas, kuat dan berpengaruh, lagi-lagi Geisha terkagum-kagum bagaimana suami dari tubuhnya itu memperlihatkan kepiawaiannya dalam memimpin kerajaan.

‘Mungkin kemarin Yang Mulia terlalu sibuk memperluas wilayah hingga tak sadar jika semua kekayaannya digerogoti oleh tikus-tikus tamak,’ gumamnya bermonolog dalam hati.

“Sepertinya musim dingin datang lebih cepat Ratu,” ujar Henry ketika melihat luar istana.

Nuansa putih mulai sebagian menutupi jalan-jalan, raisa menggosok tangannya, Henry langsung mengamit kedua telapak tangan istrinya dan menaruhnya di dada. Jantung sang raja yang berdecak cepat membuat hangat seketika.

Raisa tak ragu menenggelamkan tubuhnya pada rengkuhan sang suami. Henry senang mendapat kepercayaan penuh dari wanita yang kini ia cintai. Ia bersyukur tak larut dalam pesona perempuan yang kemarin ia bawa dari luar itu.

“Aku bahagia cepat sadar dari kebodohan Yang Mulia,” akunya dengan suara lirih.

“Maksudnya?” tanya Raisa tak mengerti.

“Andai kau tak berkelakuan ekstrim kemarin, aku masih bodoh dan kerajaanku hancur seiring waktu seperti katamu waktu itu,” jelas Henry.

“Apa Yang Mulia menyesal?” tanya Raisa.

Pria itu menggeleng. Ia menyampirkan jubahnya dan membungkus ratunya dalam jubah sekaligus pelukannya. Rona merah langsung menjalar di pipi hingga telinga Raisa, jiwa Geisha pun larut dalam kemesraan dari rajanya.

“Aku ingin istana ini penuh dengan semua keturunan kita sayang,” ujar Henry penuh harap.

Geisha mengamini doa suami dari tubuh yang ia tempati itu. Ia sangat ingin dirinya juga diperlakukan istimewa seperti ini, ia tak ingin kembali ke tubuhnya terdahulu.

‘Jika suatu saat nanti terjadi. Aku ingin hanya kematian yang memisahkan aku dengan dirimu Yang mulia Raja,’ harap Geisha.

Bersambung.

Next?

1
Eda Eda
🤓
Nagalery Art
sungguh Menarik...novel yg dikemas dengan balutan sejarah yg luar biasa....salut buat outhor....matur suwun...saya sangat apresiasi
Julia Juliawati
jiwa raisa menerima jiwa geisha menolak tp yg kuat jiwa pemilik raga
Julia Juliawati
jaman kerajaan blm ada kata pelakor ya Thor? 🤣🤣🤣
Julia Juliawati
mampir
y u l l i e
happy ending thoooor....makasih yaaaa .... teruslah berkarya thoooor
Amy Lestari
eh eh maen kecup az
Sity Herfa
Suka suka pokoknya dgn ratu
fitriani
ternyata di kehidupan masa depan pun mereka tetap berjodoh
fitriani
adem bacanya cerita yg gini gak ada perebutan tahta
fitriani
kirain tadinya rossa jodohnya albert eh tawnya bukan🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤭🤭🤭
fitriani
semoga doa geisha yg dikabulkan kl dy gak akan kembali k tubuhnya krn gak akan ada keadilan bwt dy disana.... skr orang tuanya lebih sayang k laura yg notabene ponakan tapi jahat
fitriani
untung lea pelayan yg baik
fitriani
istri raja namont udah gila.... gila bgt sama tahta
fitriani
no way bwt bibit pelakor..... good job ratu👍👍👍👍👍
Siti Hadijah
Luar biasa
Yuli Yanti
suka thor sma cerita nya
fitriani
dahlah belle mundur aja udah.... gak akan mampu lu bersaing sama ratu yg jenius
fitriani
kmrn pas masih jadi org gila kaisar henry yg kasih perintah k org2 bwt obatin dy eh skr udah sembuh malah jadi pelakor🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
fitriani
makanya jgn sombong pas taw org lebih maju dr dy eh malah ngamooookkkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!