NovelToon NovelToon
Istri Jelekku

Istri Jelekku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:57.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mahdania

NOTE: SEDANG TAHAP REVISI! (Sudah tersedia versi buku cetak)

Bagaimana rasanya, saat harus menikahi seorang gadis yang tak pernah kita inginkan? Jangankan menginginkannya, memikirkannya saja tidak pernah terlintas.

Randy Sebastian, Siswa SMA berusia 18 tahun yang terkenal nakal di Sekolahnya. Memiliki wajah tampan, dan berlesung pipi, yang membuatnya terlihat semakin manis. Harus dihadapkan dengan kenyataan yang tak pernah dia harapkan, dimana dia harus menikahi Dania Hamish, seorang Siswi yang memiliki wajah jauh dari kata cantik. Berusia 17 tahun, berkulit putih, berkaca mata tebal, memiliki tompel di pipi kanannya, dan rambutnya selalu diikat dua, karena sebuah insiden.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahdania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Tengah malam, Dania terbangun dari tidurnya karena tenggorokannya terasa kering.

Dania berjalan menuju dapur, dia melihat ke arah ruang tamu, ternyata Randy sudah tertidur pulas. Dania berjalan mendekati Randy, dia menundukkan kepalanya menatap wajah Randy yang polos seperti bayi. Dania terus menatap wajah Randy dengan intens hingga tatapannya berhenti di bibir tipis Randy.

Dania menelan air liurnya.

'Dia bangun ga, ya, kalau gue cium bibirnya sedikit?' gumam Dania. Sesaat kemudian Dania menggelengkan kepalanya.

'kenapa gue jadi mesum gini, sih? Pasti ketularan ini anak, deh,' gumam Dania.

"Tapi 'kan dia suami gue, sah-sah aja dong kalau mau cium?" Dania terkekeh geli mendengar kata suami yang baru saja dia ucapkan, terdengar lucu karena dia harus menikah di saat usianya masih sangat muda.

Dania mendekatkan wajahnya ke wajah Randy, hingga terasa hembusan napas Randy di wajah Dania.

Saat akan menempelkan bibirnya di bibir Randy, tiba-tiba Randy terbangun, Dia terkejut dan Dania pun tak kalah terkejut.

"Siapa lo?" pekik Randy.

Bugh!

Dania menghantam wajah Randy dengan kepalan tangannya.

Dania mengatur napasnya, gara-gara Randy terbangun, Dania sampai dibuat jantungan.

'Apaan, sih, ini orang? Sampai segitunya, kayak lihat setan aja,' batin Randy.

Dania kembali melihat ke arah Randy, dilihatnya Randy yang ternyata tak sadarkan diri.

"Hah, gawat! Rand, Randy! Rand bangun, Rand! Randy, woy! Randy lo jangan bercanda, dong. Ga lucu tahu, Rand! Randy, Rand, bangun dong, sayangku, cintaku, suamiku, ayok bangun dong!"

Dania terus mengguncangkan tubuh Randy. Namun, Randy tak kunjung bangun.

"Duh... gawat. Dia ga bangun-bangun, gimana kalau mati? Ini gila, gue ga mau jadi janda," ucap Dania.

Dia pun jadi panik melihat Randy tak sadarkan diri.

Dania pergi ke kamarnya untuk mengambil sesuatu yang mungkin bisa membuat Randy sadar, langkahnya terhenti saat dia melihat dirinya dari pantulan cermin. Dania terkejut, ternyata dia sedang tidak menjadi Dania yang Randy kenal.

"Pantes aja Randy kaget lihat gue, gue ceroboh banget, untung gue nonjok dia sampe pingsan, kalau enggak--" Dania menggelengkan kepalanya, dia tak dapat membayangkan, apa yang akan terjadi kalau sampai Randy tahu siapa dirinya?

Dania kembali ke ruang tamu dan melihat Randy yang masih tak sadarkan diri.

"kenapa gue jadi kayak gini? Ngapain juga gue peduli sama nih orang? Ga penting banget," ucap Dania.

Dania pun kembali ke kamar dan mencoba untuk tidur kembali. Namun, dia gelisah memikirkan Randy. Dania bangun kembali dan mengambil selimut, dia pun kembali ke ruang tamu.

'Seenggaknya, gue bertanggung jawab ngasih lo selimut,' gumam Dania sambil menyelimuti Randy.

******

Keesokan harinya..

Seperti biasa, Dania sudah mandi dan berpenampilan seperti biasa yang Randy kenal.

Dania membuka yout*be dan mencari tahu tentang resep dan juga cara membuat nasi goreng, rencananya dia akan membuatkan Randy sarapan nasi goreng, Dania merasa bersalah sudah membuat Randy pingsan semalam. Dania pun mulai menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, dia menangis saat mengupas bawang.

'Duh... Apa harus sedrama ini mengupas bawang aja? kenapa perih banget, sih? Kalau orang lain lihat, pasti dikira gue ngalamin sesuatu yang menyedihkan,' gumam Dania.

Beberapa menit kemudian, jadilah nasi goreng kecap dengan telur ceplok yang dihiasi dengan garnish.

'Oke, selesai. Penampilannya, sih oke. Rasanya pasti oke juga,' gumam Dania.

Dania berjalan menuju ruang tamu, dia menunudukkan kepalanya dan mencoba membangunkan Randy.

"Rand bangun. Ayo mandi, gue udah siapin sarapan," ucap Dania.

Randy terbangun dan langsung menarik tengkuk Dania.

Cup!

Dania terkejut, dia terdiam saat Randy mengecup bibirnya sekilas.

"Morning kiss," ucap Randy sambil tersenyum manis.

Dania pun berlari ke kamarnya dan langsung mengunci pintu kamarnya. Dania memegang bibir dan dadanya.

'Kenapa gue jadi deg-degan?' gumam Dania.

Dania segera mengganti bajunya dengan seragam sekolahnya, setelah selesai dia kembali ke ruang makan. Dilihatnya Randy yang sudah rapi dengan memakai seragam sekolahnya.

"Ini lo yang buat?" tanya Randy sambil menatap tak percaya pada nasi goreng itu.

"Hem..." Dania hanya berdehem sambil menganggukan kepalanya.

"Tampilannya, sih, menarik. Ga tahu deh rasanya," ucap Randy.

"Pasti enaklah, gue 'kan bikinnya pake hati," ucap Dania sambil memakan sarapan roti bakarnya.

Randy pun mencoba nasi gorengnya.

Uhuk, uhuk, uhuk!

Randy pun tersedak saat mencoba memakan nasi goreng itu. Bagaimana tidak? Rasanya sudah seperti dia sedang memakan garam saja, terlalu asin.

"Rand, lo kenapa? Makanya pelan-pelan, gue tahu itu enak banget, tapi pelan-pelan aja makannya, gue bikin spesial buat lo, kok. Jadi, gue ga bakal minta," ucap Dania. Dia pun memberikan segelas air minum pada Randy.

'Enak banget apanya? Asin banget begini di bilang enak, bisa darah tinggi gue,' batin Randy.

Randy tersenyum manis pada Dania, dia mulai memakan lagi nasi gorengnya walau dengan terpaksa. Sebetulnya, Randy sudah bangun sejak Dania sedang memasak nasi goreng tadi dan juga melihat saat tadi Dania menangis gara-gara mengupas bawang.

1
Mafie Rumiedhy
Kecewa
Mafie Rumiedhy
Buruk
Mafie Rumiedhy
Kecewa
Mafie Rumiedhy
Buruk
fitriani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣ayak2 wae
fitriani
udah sampai bab 73 bacanya tapi kok makin kesini makin kesono y ceritanya😏
fitriani
hahahahahahahaha si mama jadi nonton live deh🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
fitriani
konfliknya lama2 bikin pusing.... awalnya krn ada riko trz cerita riko hilang nonggol keguguran trz mertua yg tiba2 gak suka sama menantu trz nanti yg lagi waiting konflik kemunculan erick🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
fitriani
erick kyknya suka k dania
fitriani
sebenarnya tahayul2 jaman dulu itu bnr adanya... dipercaya aneh gak dipercaya malah kejadian.... itu terbukti dgn dania yg keguguran
fitriani
riko lagi riko lagi😏😏😏😏😏😏😏😏
fitriani
dih gak jls bgt si riko😏😏😏😏😏😏😏dania juga pake segala nanya2 kyk gitu k riko org ma cuek aja
fitriani
berarti dokter yg waktu itu blg dania cuma masuk angin salah dnx??? kan hamilnya udah 4 minggu
fitriani
salah paham mulu gara2 si riko😏😏😏😏😏😏
fitriani
dahlah ini ma fix dania hamil
fitriani
tuh nenek tadi marah krn dy gak bisa kyk gitu sama si kakek🤣🤣🤣🤣🤣🤣
fitriani
hadeh ini bapak benar2 tololl y katanya pengusaha tapi tololl terlalu egois😏😏😏😏😏
fitriani
riko ini emang sialan😡😡😡😡
fitriani
pemikiran bapaknya dania pendek bgt.... dmn2 org tua jg pasti mikirnya gitu takut anaknya hidup susah setelah nikah tapi kan harusnya dy percaya kl randy akan tepati janjinya bwt bahagiain dania
fitriani
bisa gak sih dania kamu tuh tegas gitu loh sama riko itu jgn diam aja ketika dy peluk2 kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!