NovelToon NovelToon
AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

AKU BUKAN PENJAHAT YANG MULIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Obsesi / Romansa / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: sang pengomen

Udah Tamat, lagi di Revisi.

Di sebuah kerajaan yang makmur, tinggallah seorang ratu yang bernama Rose Margaretta, dirinya sangat di benci oleh suaminya yang merupakan raja kerjaaan tersebut.

Rose berharap dia tidak di benci oleh suaminya, karena dia tahu bahwa orang yang akan di nikahinya merupakan sahabat lamanya sewaktu kecil.

Namun harapan itu musnah, dia di benci oleh teman masa kecilnya.

Wanita itu di hina, di tuduh, di benci, dan di siksa secara mental oleh suaminya.

Suaminya berharap, bahwa istrinya mati.

Rose bertahan cukup lama, dia bertahan karena sesuatu yang memberinya semangat.

Suatu ketika, dia mendengar kabar bahwa seseorang yang membuat dia bertahan, telah tewas di bunuh, rose pun semakin depresi dan dia memutuskan untuk pergi dari kerajaan tersebut.

Setelah kepergiannya, suaminya pun mengetahui bahwa perempuan yang dia siksa adalah orang yang dia cari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang pengomen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 11 (Revisi)

" Apa yang kau bicarakan, aku cemburu? " Brayen dengan sorot mata serius menanggapi Tensis.

" Biar ku ingatkan kepadamu Tensis!! selamanya aku tidak akan mencintai wanita itu, bahkan sampai mati pun!! aku akan terus membencinya!!! " Brayen berbicara lagi.

Brayen menambahkan kata-katanya lagi.

" Jadi, aku tidak mungkin cemburu pada dia!!! " Jawabnya pelan.

Tensis hanya terdiam, sedangkan Brayen, dia kembali ke tempat duduknya bersama Viona.

Viona bertanya kepada Brayen dengan hati-hati, dia tahu bahwa brayen sedang dalam suasana hati yang buruk.

" Yang mulia? " Tanya Viona hati-hati.

" Apa? " Jawab Brayen ketus.

" Apa anda yakin, bahwa anda tidak mencintai yang mulia ratu? " Viona dengan berani bertanya.

" Haaaaaaaaaah......" Brayen menghela nafas kasar.

" Jika kau memang berfikir seperti itu, enyahlah dari hadapanku, kau hanya perempuan yang ku sewa, jadi tidak usah ikut campur dan bertanya macam-macam!! " Brayen menanggapi dengan nada marah.

" Maafkan saya yang mulia. " Jawab Viona rendah.

Brayen sangat marah, dia kemudian melihat lagi ke arah Rose yang sedang berdansa dengan Alex.

|Aku jelas sekali tidak peduli kepadanya, tapi ketika aku melihatnya bersama dengan laki-laki lain, rasanya seperti ada sesuatu yang mengganjal.Tapi tidak tahu apa. | Pikir Brayen gundah.

" Yang mulia, apa anda yakin akan melakukan itu nanti? " Viona bertanya lagi.

" Aku akan melakukannya, itu yang ku tunggu-tunggu dari pesta ini. " Brayen menjawab.

...----------------...

| Uhhhhh, aku sudah lama tidak berdansa jadi terlihat kaku.| Pikirku malu.

" Yang mulia, anda tidak perlu canggung dan kaku, jika anda tidak bisa mengimbangi langkah kaki saya, silahkan anda injak saja sepatu saya. " Alex berkata seolah menenangkan.

" Mana berani saya menginjak sepatu raja leopard, lagi pula saya sudah berusaha mengimbangi langkah kaki anda. " Jawabku.

" Yaaaaa, tidak buruk untuk seseorang yang sudah lama tidak berdansa, sebentar lagi dansanya akan selesai, jadi anda tahan saja sebentar lagi. " Alex berbicara dengan senyum di bibirnya.

" Anda benar. " Jawabku.

Akhirnya dansanya sudah selesai.

Alex menunduk dan berkata.

" Terima kasih, sudah mau berdansa dengan saya yang mulia." Ucapnya sopan.

" Saya pun merasa terhormat, bisa berdansa dengan anda. " Ucapku sopan.

" Jika anda berkenan bolehkah saya minum teh dengan anda nanti? " Alex mengatakan jika dia ingin minum teh.

" Tentu saja yang mulia, tidak baik menolak tamu kehormatan seperti anda. " Jawabku ramah.

" Terima kasih, kalau begitu saya undur diri bulan kekaisaran Turnatara, semoga anda di berkahi. " Alex sedikit menunduk sopan.

" Salam juga kepada raja leopard, semoga kerajaan anda di berkahi. " Aku juga menunduk layaknya putri.

Kami kembali ke tempat masing-masing.

Ketika aku akan duduk, aku sekilas melihat wajah Brayen yang ketus.

Dia pun membuka mulutnya dan bertanya.

" Apa kau senang, setelah sekian lama ada yang mengajakmu bedansa? " Ucapnya sinis.

" ........." Aku diam.

" Apa kau tuli !! "

"........"

" Beraninya kamu mengabaikanku, jawab pertanyaaku!! "

" ......."

Aku tidak menjawab satu pun pertanyaan yang di lontarkan oleh Brayen.

" Baiklah, jika kau tidak mau menjawabnya, jadi dengarkan saja aku." Ucapnya tinggi.

Brayen bangkit dari tempat duduknya begitu pula dengan Viona, mereka berdua maju ke depan.

" Tensis!! " Brayen memberi kode.

" Baik yang mulia. " Tensis maju lebih depan dari brayen.

Dia kemudian berteriak, entah apa yang akan Brayen lakukan sampai menyuruh Tensis untuk mengalihkan perhatian kepadanya.

" Perhatian semuanya!!!!!! " Teriak Tensis.

Teriakan tensis, membuat para bangsawan diam dan mereka melihat ke arah Brayen berada.

" Silahkan yang mulia. " Tensis mundur ke belakang.

|Sekarang apa lagi yang akan dia lakukan untuk mencoba menyakitiku.| Pikirku tidak sabar.

" Aku sudah memutuskan, bahwa aku akan mengambil Lady Viona sebagai salah satu ratuku!! " Di mengatakan itu secara lantang.

Semua orang tercengang dengan keputusan Brayen. Salah satu bangsawan bertanya, itu adalah Marquess Palax.

" Apa anda sudah memikirkannya dengan benar, yang mulia? " Tanya Marquess Palax.

" Aku sudah memikirkannya dengan benar dari sebelum-sebelumnya. " Jawab Brayen tegas.

" Tapi, anda sudah memiliki ratu yang mulia? " Marquess masih bertanya.

" Bukankah, di dalam peraturan kerajaan, Raja boleh memiliki dua Ratu!! " Brayen menjawab dengan mengaitkan peraturan kerajaan.

" Itu benar yang mulia." Jawab Marquess Palax.

" Jadi, apa kau menentang keputusanku?! " Tanya brayen tegas.

" Tidak yang mulia, saya juga mendukung keputusan anda ini. " Marquess Palax yang tadinya terlihat tidak setuju, dia mundur begitu saja.

Tiba-tiba alex, menyela pembicaraan mereka.

" Kau tidak akan bisa mengangkat Ratu lagi, jika Ratu pertama tidak setuju, aku yakin istrimu tidak akan setuju!! " Alex terlihat tidak setuju dengan keputusan temannya.

" Itulah sebabnya aku tidak mau mengundangmu, karena kau selalu ikut campur. " Brayen bergumam kesal.

" Tapi kau memang benar, dia (ratu) tidak akan setuju, karena aku tahu dia akan berpikir bahwa posisinya akan terancam, Ratu yang aku nikahi itu hanya peduli dengan posisinya. Dia sama sekali tidak berguna dan aku sama sekali tidak mencintainya!!! Bukanlah begitu alasan mu tidak setuju, Ratu? " Brayen menatap ke arahku.

Namun dia kaget akan reaksiku yang datar.

|Apa-apaan ekspresinya itu!!| Pikir Brayen.

Beberapa dari kita berpikir bahwa bertahan akan membuat kita kuat, padahal terkadang melepaskanlah yang membuat kita kuat.

Aku sudah mendengar ocehanmu dari tadi Brayen, jika ini keinginan mu, maka akan aku akan menyetujuinya.

" Anda salah yang mulia!! "

Ruangan, seketika hening dan tatapan mulai tertuju padaku yang sedari tadi diam membisu.

" Aku...

" Menyetujui hubungan kalian!!

...---------------...

1
Livi Maydelle
makamm nya 😭🗿
💜 OT7 💜
🤣🤣🤣 jadi ngelawak
💜 OT7 💜
tiba tiba ada kodok air mata yg turun jd naik lagi
Siti S
Luar biasa
MashMellow🍭
🤣🤣🤣
Pichaacha
taro bawangnya kebanyakan nih si authornya, jadi pedih kan mataku 😭😭😭
MFay
g'sabar nunggu kaisar menyesal
Santhi Agung
cerita nya bagus apalagi ada gambar hidupnya
rika comell
tunggu kau bocah tengik 😆
rika comell
wkwkwk rasain ibu suri jahat👻
rika comell
ibu suri memang sadis ygy😮‍💨
rika comell
count berengsek😡
rika comell
penasaran deh siapa ya yang membunuh adik brayen🤔
Isty Haruharunyan
keren
ciplut
msak raja gk bsa nemuin istri dan anak²nya,aku ttp gk rela sama leon 😭😭😭
ciplut
aku gk ikhlas thor sm hdupnya leon 😭😭
Ni Ketut Patmiari
ya ampuuun ku menangiiiiiisssss.....😭😭😭
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Fitriyah
Kecewa
Siti Masruroh
bagus , biarkan bintang yg bicara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!