NovelToon NovelToon
ASTRALAKSANA

ASTRALAKSANA

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy
Popularitas:200
Nilai: 5
Nama Author: Im Astiyy_12

Sedikit tentang Arderos, geng motor dengan 172 kepala di dalamnya. Geng yang menjunjung tinggi solidaritas, pertemanan, dan persaudaraan di atas segalanya. Sama seperti slogan mereka yang berbunyi "Life in solidarity, solidarity for life." Kuat dan tangguh itulah mereka. Selain itu makna logo Arderos juga tak kalah keren dari slogannya.

• Sayap, yang memiliki simbol kebebasan, kekuatan, dan kecepatan. Bisa juga mewakili perlindungan atau penjagaan.
• Pedang, simbol kekuatan, keberanian, dan ketegasan.

Semua elemen itu saling melengkapi, dan tak akan lengkap jika salah satunya hilang. Sama halnya dengan Arderos yang tidak akan lengkap jika tak bersama.

"Solidaritas tanpa syarat, persaudaraan tanpa batas!"

"Riding bebas, tapi jangan kebablasan!"

Dengan lima pilar utama yang menjadikan pondasi itu kokoh. Guna mempertahankan rumah mereka dari segala macam badai.

Akankah lima pilar itu bisa bertahan hingga akhir tanpa luka atau kehilangan?.

~novel yang ku pindah dari wp ke sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Im Astiyy_12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Arderos Gang

THE ETERNALLY ; our home¹⭐

Typo bertebaran dimana-mana:-D

Happy reading...

...Teman sejati, saudara sehidup....

...Bersama kita, tak terkalahkan....

..._arderos gang_...

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

.......

.......

.......

...⭐🎻🎻⭐...

Jam sudah hampir menunjukan pukul setengah delapan pagi, namun seorang pemuda dengan jaket kebesaran geng nya masih santai mengendarai motornya di jalan yang mulai padat.

"WOYYY, BURUAN, LELET AMATT!," seru seorang pemuda sedikit berteriak pada para sahabatnya yang tertinggal cukup jauh di belakang.

"MENIKMATI KEINDAHAN ALAM ITU PENTING, JANGAN SAMPAI NYESEL, KARENA NGAK BISA MENIKMATI KEINDAHAN ALAM INI LAGI NANTI," balasnya tak masuk akal.

"ALAH BACOT, BURUAN! MALES GUE DI CERAMAHIN PAK NURDIN," seru nya lagi dengan sedikit memelankan laju motornya.

"GIMANA KALO KITA BALAPAN? SIAPA YANG KALAH, DIA YANG TRAKTIR MAKAN SIANG HARI INI," usul pemuda yang berada di sebelah kanan Astra.

"BOLEH TU, GASS!" seru yang lain menyetujui.

Mereka berempat berakhir kebut kebutan di jalan untuk sampai lebih dulu ke SMA ASA BUANA. Banyak umpatan serta sumpah serapah yang di lontarkan para pengguna jalan lain pada mereka berempat.

Astra sampai lebih dulu di SMA asa buana yang hampir di kunci dari dalam, di susul oleh Bumi, Satya dan yang paling terakhir si bungsu Arka.

"Ah, elahh. Kalah mulu guee!," ucapnya sebal. Arkasa Bintangaswara. Pemuda tampan yang memiliki wajah sedikit imut, bibir tipis serta hidung mancung menghiasai wajah tampannya. Sifatnya mudah ngambek. Dan sedikit manja jika sudah bersama orang yang membuatnya nyaman, terkesan menyebalkan bagi mereka namun apalah daya, rasa ingin membuang anak itu ke Amazon hanya sekedar rasa yang tak akan terwujud.

"Calm down broo, uang lo nggak akan abis kok, buat traktir kita bertiga," ucap satya dengan sedikit menepuk nepuk bahu Arka. Alfkara Satyagalaksi. pemuda rupawan yang sedang mengedarkan pandangannya menyapu seluruh penjuru SMA asa buana, dia menatap para siswi yang sedari tadi menunggu mereka datang, apalagi yang dia perbuat? Tentu saja tebar pesona. Sebagai pemegang predikat Playboy sejati dia harus mencari mangsa baru setiap harinya untuk di baperi dan di jadikan koleksi dalam list book nya.

"Tobat. Kadal, keburu mati belum tobat lo." ujar tajam Bumi yang berada di samping Satya dengan meraup Wajah tampan si playboy sejati itu. Sagara Bumiaksara. Wakil dari perkumpulan besar bernama Arderos. Wajah tampan yang minim ekspresi itu mendapatkan julukan Batu es dari kedua teman durjananya, siapa lagi kalau bukan Arka dan Satya. Wajah tampan serta ke cool an nya tidak akan ada harga dirinya jika sudah berada di markas besar mereka.

Satya menepis tangan Bumi, "Dasar batu es, suka-suka gue lah!."

"Cabut." ujar Astra pada teman temannya untuk meninggalkan parkiran. Arutala Astralaksana. Pemuda tampan dengan Kalung silver yang selalu menghiasi lehernya. Menjadi ciri khas seorang Astra. Sifatnya yang sebelas dua belas dengan sang wakil datar dan minim ekspresi mendapatkan julukan tembok dari teman temannya.

Astra, ketua dari geng motor terbesar di kota dengan nama ARDEROS. Geng yang selalu menjunjung tinggi solidaritas dan persaudaraan di atas segalanya.

Mereka berempat merupakan inti dari Arderos. Banyak pujian pujian serta pekikan ke kaguman yang tertuju pada mereka.

Seperti biasa hanya Satya yang sibuk tebar pesona, Arka dengan wajah sebalnya berjalan di samping Satya. (Arka muak sebenarnya guys π~π), sedangkan dua muka datar hanya berjalan santai sembari memasukan tangannya ke saku celana.

Penampilan mereka yang menyalahi aturan sekolah semakin membuat para kaum hawa kelojotan dengan aura ketampanan keempat pemuda itu.

"Bolos atau masuk bos?" tanya Satya saat hampir sampai ke kelas.

"Roftop." balasnya singkat, membuat mereka tersenyum sumringah kecuali Bumi, si wakil ketua OSIS yang harus selalu masuk kelas dan berpakaian rapi untuk menjadi contoh yang baik.

"Jangan keseringan bolos," peringatnya sebelum masuk ke dalam kelasnya.

"Iya, ya, si wakil osis mah beda," cibir Satya pada si wakil OSIS taat aturan itu.

Ketiga pemuda tampan itu tetap melanjutkan rencana mereka untuk membolos meski tanpa bumi. Mereka tidak akan memaksa, jika memang tidak mau ya tidak apa-apa, tapi kalau mau hayukk lah katanya si gitu.

Tinggal pilih mau ke jalan yang gelap atau terang aja si kalo kata ku hehe.

Sesuai kesepakatan mereka pagi tadi, makan siang kali ini full di traktir oleh si bungsu. Arka. Pemuda manis itu hanya memandangi dompetnya yang sudah mulai menipis, teman temannya ini sangat tidak tahu diri memoroti dirinya.

"Berdosa kalian mendzolimi anak yatim," gerutunya.

"Sekali kali nggak papa kali," ucap Satya dengan lahap memakan makanan yang biasa mereka makan, tapi kali ini terasa lebih nikmat karena gratis.

Astra menatap Arka yang sedang memanyunkan bibirnya. "Berapa? Biar gue ganti."

" E-eh nggak usah, gue ikhlas kok. "

Astra tak mendengar ucapan Arka dia tetap men transfer uang ke rekening Arka dan nominal nya 3 kali lipat dari total makanan yang mereka makan. " Tra, ini kebanyakan."

"Gue nggak terima penolakan." katanya lalu pergi ke taman belakang untuk melanjutkan tidur siangnya.

...⭐⭐⭐...

Astra melangkahkan kakinya ke rumah mewah bergaya clasic moderen dengan santai.

Interior mewah langsung terlihat kala melangkahkan kakinya memasuki rumah itu, guci guci bermerek seharga dua ginjal berada di sudut-sudut ruangan, lukisan dari pelukis terkenal terpasang indah di tembok.

Serta ornamen tumbuhan kering menambah kesan elegan pada rumah itu.

Astra melangkahkan kakinya menuju kamarnya yang berada di lantai 2, dia berjalan dengan santai sesekali memutar mutar kunci motor yang berada di genggamannya.

"ABANGGG SURPRISE!!!!," seru seorang gadis saat Astra baru saja membuka pintu kamarnya.

Astra hampir saja terjungkal Karena kaget, untung dia tidak refleks menghantam wajah gadis cantik dengan rambut panjang hitam itu. "Ck. Ngapain lo di sini?" ucapnya tak suka.

Gadis itu menunjukan ekspresi cemberutnya. "Abang nggak suka Calya balik ke sini?" ucapnya lirih menundukkan kepalanya.

Dalam diam Astra terkekeh melihat tingkah adiknya yang tak pernah berubah. "I'm so happy," katanya sembari menarik adiknya ke dalam pelukannya.

Calya Anggun Syahila gadis cantik si pemilik mata indah dan menenangkan. Siapapun yang menatap mata itu akan langsung terperosok ke dalam pesonanya. Adik kesayangan dari king Arderos yakni Astra. Dia baru saja kembali dari London setelah 2 th menetap di sana.

"Gimana kondisi lo?" bisiknya lembut.

"Seperti yang lo lihat bang, gue sehat walafiat." balasnya dengan tersenyum cerah di pelukan abangnya.

"Jangan pernah tinggalin abang lagi hmm."

"Iya bang."

Setelah adegan pertemuan yang mengharukan, keduanya terlelap di kamar milik Astra.

'Setelah ini, gue nggak akan biarin seorangpun nyentuh orang terdekat gue.' ucapnya dalam hati.

Pagi harinya adalah weekend, suasana rumah Astra yang biasanya sepi kini ramai karena kedatangan ke tiga inti Arderos.

"Ehh- loh neng Calyaa? kapan Lo balik?" ucap Satya kaget karena melihat gadis yang sudah lama tidak mereka lihat sedang duduk di sofa.

"Hai bang sat, gue balik semalam," balasnya menatap teman abangnya, usia Calya memang terpaut 1th di bawah mereka.

"Ohh, terus abang Lo mana?" tanya Arka yang tak melihat eksistensi ketuanya.

"Masih molor. sana, bangunin aja gue udah cepek bangunin tu anak." ucapnya dengan nada kesal meningkat abangnya yang sangat sulit di bangunkan padahal sudah pukul 10 pagi.

"Kirana nggak Lo ajak bang?."

"Dia tadi ada kerja kelompok, nanti nyusul kok kalo udah selesai," balas Satya.

Calya kembali duduk di sofa setelah menyajikan minuman dan camilan yang seadanya itu. Abangnya sangat pemalas untuk sekedar berbelanja bahkan kulkasnya saja kosong. Meskipun ada pembantu, tapi itu hanya datang 1 minggu sekali sesuai permintaan Astra.

Astra turun dari lantai dua dengan wajah khas bangun tidurnya, " Ngapain si kalian ke sini? Nggak punya rumah," ucapnya ngegas sembari mendudukan dirinya di samping Calya.

"Hehe numpang makan bos." ujar Satya di sertai Cengiran kudanya.

"Ingat bos, berbagi itu indah." kata Arka sok bijak.

"Cih. Ada maunya aja sok manis." cibir nya. Meski kesal dia tetap meng orderkan makanan untuk sarapan mereka semua.

"HALOOO ASSALAMUALAIKUM WAHAI PENGHUNI NERAKA!!" seru seorang gadis dengan barbar nya.

" CALYAA "

" KIRANN " seru keduanya di saat bersamaan lalu saling berpelukan.

"Kapan lo balik anjir? Kenapa nggak ngabarin gue? " ucap kirana dengan sejuta pertanyaannya

" Gue balik semalam hehe. "

Arunika Vana Kirana. Gadis cantik dengan gaya tomboy itu merupakan adik dari Satya si playboy sejati.

.......

........

.........

...⭐🎻🎻⭐...

Visual untuk mereka 💞

1. Arutala Astralaksana (ketua Arderos)

2. Sagara Bumiaksara (wakil ketua Arderos)

3. Alfkara Satyagalaksi (Satya)

4. Terantara Jayabausastra

5. Arkasa Bintangaswara

!!!! VISUAL HANYA UNTUK PEMANIS, TIDAK ADA SANGKUTAN NYA DENGAN KEHIDUPAN ASLI PARA VISUAL.!!! BIJAK DALAM MENANGGAPI.

1
KHAI SENPAI
sok cantik 😭
Nischaaa_
lu belum muncul lu bukan ubi kan??!
Nischaaa_: biasa ... trauma
total 2 replies
Nischaaa_
Gue kira Taehyun ternyata Soobin tohhh😭
ChocoMint!: samaaa aku jugaaaa😭
total 3 replies
Nischaaa_
astaga ... Sagara dan Aksara. Dua nama itu ....
Nischaaa_
INI NYELEKIT NYA YANG LANGSUNG BIKIN SEMUA BADAN GUE MERINDING ANJING😭
Nischaaa_: ohh enggak-enggak, aku cuma iya sedikit ... hehe, tapi aku memaklumi jika sudah lulus kontrak
total 6 replies
Nischaaa_
suka banget narasi kamu 😭
ChocoMint!: terimakasih, aku seneng dengernya 😭💞
total 1 replies
Nischaaa_
namanya agak sulit dibaca yah ...
ChocoMint!: kalo sering di baca pasti nanti terbiasa, mudah kok😊🙄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!