Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua
Hari ini senin pun tiba, Tania yang sudah di ingatkan dari semalam oleh Bella untuk besok pagi ke hotel dan Tania dengan semangat mengucapkan terima kasih atas bantuan Bella selama ini dan pekerjaan yang dia dapatkan dari Bella walau hanya bekerja di hotel Tania tidak mau membuang sia – sia apa yang di berikan Bella. Tania pagi sudah tiba di hotel dan sudah di arahkan oleh manajer hotel milik om Bella yang percayakan pada manajer tersebut. Selama Bekerja Tania bekerja dengan baik dan sudah sebulan Tania bekerja dan sudah mendapatkan gajinya dan Tania tak lupa mengirim uang untuk Ibu Retno panti asuhan yang sudah merawatnya dari kecil. Tania selalu mengirim pesan bahkan menelpon Tasya walau handpone Tasya masih jadul tapi tak pernah sedikitpun Tasya mengeluh pada Tania begitu juga Tania yang penting bisa mengirim pesan dan telpon itu sudah cukup bagi Tasya dan Tania.
Saat istirahat makan di kantin yang di khususkan untuk para pegawai hotel Tania yang mendapat telpon dari Tasya
Hingga tiga bulan lebih selalu bekerja dengan baik dan selalu mengirimkan uang pada Retno. Tania selama bekerja juga mendapatkan teman baik di hotel tempat ia bekerja dan Bella selalu datang di kostnya Tania bahkan menjemput ketika Tania pulang di saat Bella libur kuliah,
“Nia kamu udah tau sebentar malam ada syukuran ulang tahun Hotel ini .. kita di wajibkan untuk hadir di acara syukuran “ Ucap Mia salah satu teman baik Tania di hotel saat mereka sedang bersih – bersih kamar hotel yang baru saja di tinggalkan oleh pelanggan hotel.
“Nanti biar aku yang jemput kalian berdua” Ucap Hendra
“Gak usah Dra.. aku berangkat sendiri aja... kamu jemput Mia aja kan arah kita berbeda “ Ucap Tania
Hendra pun tak memaksakan kehendaknya jika Tania sudah berkata demikian. Dan mereka melanjutkan pekerjaan sambil berbicara dan bercanda gak habis – habisnya hingga pekerjaan selesai.
Waktu pulang pun Tania langsung pulang dan ketika sampai di kos handponenya berbunyi ada pesan masuk ketika dia beranjak ingin ke kamar mandi. Melihat siapa yang mengirim pesan langsung membacanya
‘Sebentar gue jemput lu kita ke acara syukuran hotel .. Gue tidak mau tau tetap gue jemput lu. Setengah jam lagi gue jemput’
Tania yang membaca pesan dari sahabatnya langsung tersenyum dan membalas pesan tersebut lalu ke kamar mandi untuk bersiap – siap.
Setelah menunggu Tania mendengar suara mobil yang berhenti di depan kosnya dan Tania yang sudah siap menantikan Bella menjemputnya langsung tersenyum ketika Tania membuka pintu saat Bella sudah di depan pintu kost tapi tidak dengan Bella yang memandang Tania dengan keheranan membuat Tania menjadi malu
“Ada apa memandang gue kaya gitu ? Ada yang aneh dengan penampikan gue ?” Tanya Tania
“Gak ada.. ini beneran sahabat gue Tania ?” Ucap Bella membuat Tania memutar mataya malas
“Emang siapa lagi Bella Anastasya “ Ucap Tania kesel Bella terkekeh dengar Tania Kesel
“Udah ah.. reseh .. Ayo” Ajak Tania langsung pada Bella dan di anggukin oleh Bella.
Bella dan Tania pun berangkat ke acara syukuran Hotel. Ketika sampai Bella dan Tania masuk ke ruangan yang sudah di siapkan, Tania masuk ke ruangan memandang ke sekeliling mencari teman – temannya karena Bella di minta untuk bergabung dengan keluarganya dan Bella mengajak Tania tapi tak mau karena Tania berfikir tidak pantas bergabung dengan keluarga Bella. Bella pun mengikuti kemana Tania ingin bergabung dengan teman- temannya. Dan ketika Tania melihat Mia dan Hendra langsung berjalan mengikuti mereka berdua begitu juga dengan Bella.
“Hai .. udah dari tadi ?” Tanya Tania, Mia dan Hendra kaget memandang Tania tanpa berkedip
Tania memandang Hendra dan Mia seperti itu menjadi risih jika di tatap seperti langsung menegur mereka berdua
“Stop memandang aku seperti itu .. “ Ucap Tania membuat Hendra dan Mia kaget lalu terkekeh
“Kita gak nyangka kamu bisa secantik ini .. kita pangling tau liat kamu seperti ini” Ucap Mia
Bella mendengar itu pun mengangguk setuju dan memandang Hendra yang masih diam memandang Tania
“Kalian berdua juga gak kalah Cantik dan kamu Dra rapih banget” Ucap Tania
“Benar thu.. sampai ada yang memandang tanpa berkedip thu” Ucap Bella,
Tania serta Mia memandang Bella tak mengerti tapi ketika melihat Bella yang memandang Hendra langsung mereka berdua mengerti ucapan Bella dan acara pun di mulai.
Dalam Acara paman Bella memberikan kata sambutan dan memperkenalkan anaknya yang akan menggantikan dirinya untuk memimpin Hotel dan Paman Bella memanggil nama anaknya membuat Tania dan Mia kaget sedangkan Bella hanya tersenyum.
“Ayo Maju kak Hen ..Om Adrian manggil tu” Ucap Bella membuat Tania memandang Bella
Hendra maju ke depan mengikuti ayahnya yang menunggunya
“Kak Hendra kakak Sepupu gue.. “ ucap Bella
“Kita berdua gak nyangka selama ini Hendra gak pernah katakan pada kita tentang dia sebenarnya” Ucap Tania di anggukin oleh Mia
Setelah selesai acara dan saat istirahat Hendra bergabung dengan Bella, Tania dan Mia. Tania dan Mia yang selama ini tidak tau tentang Hendra, mereka seperti segan dan mulai menjaga kesopanan pada Hendra dan Tania serta Mia memanggil dengan sebutan Pak Hendra langsung di tegur oleh Hendra
“Gak ada ya kalian berdua memanggil dengan sebutan Pak .. apa aku setua itu “ Ucap Hendra kesal membuat Tania, Bella dan Mia terkekeh atas kesalnya Hendra
Sementara berbicara handpone Tania berbunyi dan Tania melihat siapa yang menelpon langsung tersenyum tapi tak bisa mengangkatnya karena keramaian lagu masih di dengar. Tania membiarkan berbunyi terus dan hanya memandang handponenya, begitu handponenya stop berdering dan berdering kembali membuat Bella, Mia dan Hendra memandang Tania
“Siapa?” tanya Bella berbisik pada Tania
“Tasya .. Biar aja nanti gue telpon balik kalau sudah pulang” Ucap Tania pelan tapi masih di dengar oleh Bella tapi tidak dengan Hendra dan Mia yang tak dengar. Telpon pun kembali dan Bella meminta Tania mengangkatnya takutnya penting dan Tania pasrah mengangkatnya
“Assalamualaikum.. Sayang ” salam Tania yang selalu memanggil Tasya seperti itu setelah merantau ke kota
“Waailakumsalam kak ” Jawab Tasya
“Kakak masih di acara syukuran hotel.. berisik banget ?” Tanya Tasya
“Iya sayang.. Ada Apa ?” Tanya Tania
“Gak ada apa-apa kak .. Nanti kakak telpon balik ya kalau udah Pulang “ Ucap Tasya
“Iya sayang ... Assalamualaikum” Ucap Tania
“Waailakumsalam”
Hendra dan Mia yang mendengar Tania berbicara berfikir Tania telpon dengan kekasihnya. Mia dan Hendra tak mau menanyakan karena tiddak mau ikut campur urusan pribadi Tania biarlah Tania yang nanti akan cerita kepada mereka dengannya sendirinya.
Dan masih di tempat acara syukuran perempuan beda usia memandang ke arah seorang lelaki dengan asisten pribadinya. Kedua perempuan beda usia itu merencanakan sesuatu pada lelaki tersebut. Yang terkenal dengan pengusaha hebat dan juga tampan tapi dingin. Tanpa lelaki itu sadari kedua perempuan itu sudah menjalankan rencana mereka tinggal mereka menjalankan rencana selanjutnya untuk menjebak lelaki tersebut. Dan seorang lelaki duduk dengan Asisten pribadinya mewakili kedua orang tuanya karena kedua orang tuanya sedang di luar negeri dan tak sempat datang di acara syukuran hotel.