terlihat siluet laki laki tinggi tegap berdiri di balkon dengan kemeja hitam tertiup angin, mata tajam nya tampak melihat hamparan pohon menjulang tinggi, tampak tangannya memegang besi balkon dan tangan lainnya memegang ponsel tampak menelepon seseorang, "sudah saatnya kau kembali, aku yang akan menemuinya secara langsung" tegas tak terbantahkan "baik" sahut orang di seberang sana.
seorang gadis dengan senyum manis sedang mengobrol dengan teman sebaya nya duduk tenang di bangku taman universitas, tampak sesekali tertawa ceria.
takdir apa yang akan menemukan mereka? akan ada banyak plotwis dan intrik,ikuti kisah mereka disini. stay tune
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon er_riri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 2
seorang gadis duduk di bangku taman dengan rambut panjang di kuncir kuda dengan jins dan kaos panjang tampak cantik bernama Salsabila variana tampak tenang dengan buku yang sedang di bacanya. " bila sendirian aja Lo, kesambet Lo ntar" menggeser tas Bila dan duduk di sampingnya tanpa permisi, suara Vani mengalihkan Bila dari bukunya. Bila tersenyum " baru selesai kelas van? Semangat banget" melotot, memegang pipi Bila dengan kedua tangannya " semangat semangat, beneran deh kelas pak Rudi tuh bikin deg deg an tau, suka ada kuis dadakan dan aku gak suka titik!!" ujar Vani menggebu gebu. Celotehan Vani mengisi setiap hari hari Bila di universitas.
mobil hitam berhenti sejak pagi tak jauh dari dua sahabat tersebut, tampak sosok laki laki yang menatap lurus ke arah Bila, sesekali meremas tangannya tanda dia sedang menahan diri. Dan setiap gerakan tak luput dari perhatian sang sekretaris. Yahh orang tersebut adalah Gama dan Seth dan seperti hari hari biasa setiap pagi menjadi rutinitas mereka selama setahun untuk melihat bukan hanya melihat malah sudah seperti penguntit selalu stay di taman itu setiap pagi karna memang sudah kebiasaan Bila akan duduk di situ setiap pagi sampai agak siang.
Padahal tuan tinggal turun dan membawa nona Bila pulang selaku istrinya, tuan malah memilih jalan yang sulit. Dengan tetap menahan diri walau dia melihat nona di pegang temannya karena jangan kan di pegang orang di lirik pun tak boleh saat nona masih mendampingi tuan.
" apa tuan ingin saya memanggil nona kemari tuan?" lirikan membunuh yang Seth dapatkan " kau mau mati Seth??" seth menelan ludah. "apakah dia masih mau seth kalau ku ajak pulang?" terdengar putus asa. Seth hanya diam karena dia tau hubungan rumit yang tuan dan nona nya jalani. tidak ada obrolan lagi hanya diam dan Seth dengan ingatan nya yang masih ingat bagaimana Gama dan Bila menikah.
3 tahun lalu,
Bila mendatangi gedung Sigama group untuk menemui kakek Beni sang penolong, karena saat orang tuanya meninggal , Bila tinggal di rumah bibi nya dan mendapatkan perlakuan tidak adil dari bibi dan pamannya, karena anak bibi yang bernama Rima selalu merasa iri pada kecantikan, prestasi, dan pembawaan bila yang tenang selalu membuat hidup bila susah dan mendapat cacian hinaan dari bibinya. Saat Bila duduk di bangku SMP kakek Beni datang mengaku sebagai teman dekat ayah Bila, kakek Beni membawa Bila pindah rumah dan segala sesuatu tentang Bila di tanggung oleh kakek Beni , Bila pindah ke sekolah yang kakek Beni miliki di sekolah itu sudah lengkap dari tingkat dasar sampai universitas, dan menurut kakek Beni Bila akan aman karena satu lingkungan dengan Gama walaupun gama adalah kakak tingkat Bila selisih usia 5 tahun.
" ada yang bisa saya bantu?" ucap sekretaris kakek Beni sopan. " saya Bila mau bertemu kakek Beni" sekretaris tampak melihat gadis muda dengan rok selutut dan blazer yang tampak cantik dengan senyum ramah. " mari nona saya antar masuk, tuam beni sudah menunggu anda di ruangan nya" berjalan masuk ke ruangan Presdir, di ikuti Bila di belakang nya. " tuan, nona Bila sudah datang" kakek yang tadinya sedang mengobrol bersama Gama menoleh tampak tersenyum menyambut Bila. " Bila sayang duduk lah, kakek mau berbicara" Bila duduk di samping kakek, walau awalnya terkejut melihat Gama yang duduk bersama kakek karena setahu Bila bahwa Gama sedang mengurus cabang Sigama di luar negeri.