NovelToon NovelToon
Di Antara Sepasang Kembar

Di Antara Sepasang Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Murni
Popularitas:374
Nilai: 5
Nama Author: HniHndyni

Cinta, sebuah anugerah yang tak selalu mudah didapatkan. Apalagi ketika harus memilih di antara dua hati yang begitu dekat, dua jiwa yang begitu mirip. Kisah mengharukan tentang cinta, pengorbanan, dan pencarian jati diri di tengah pusaran emosi yang membingungkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HniHndyni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang Bareng Gue

Setelah bel pulang berbunyi dengan sangat nyaring,Migo pun berniat untuk mengajak Anya untuk pulang bersamanya.Namun tentu saja Anya pun menolak ajakannya, meskipun Migo tetap memaksanya tetap saja Anya pun selalu menolak ajakannya secara berani dan terang terangan.Tentu saja hal itu pun membuat Migo sangat merasa tertantang dan terus memaksanya untuk pulang bersamanya.

"Lo pulang bareng sama gue sekarang"ajaknya kepada Anya yang memutar bola matanya malas

"Ogah gue bisa pulang sendiri"ucapnya sambil menolak ajakannya Migo tersebut

"Gue nggak mau nerima bantahan apapun"ucapnya sambil tersenyum menyeringai

"Gue nggak peduli,lebih baik gue pulang sendiri daripada harus pulang sama Lo paham?"tolaknya lagi dengan tegas kepada Migo, kemudian melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Migo di tempatnya

"Emang keras kepala dan susah di bantah banget tuh cewek,emang Lo pikir gue bakal nyerah gitu aja setelah Lo terang terangan nolak ajakan gue buat pulang bareng?"batinnya sambil tersenyum menyeringai

Namun saat Anya hendak mengendarai sepeda motornya tiba tiba saja langit pun mulai mendung, seakan akan sebentar lagi hujan akan turun dengan lebat.Tentu saja hal itu membuat Migo kembali tersenyum menyeringai,ia sangat yakin jika saja saat ini akan turun hujan Anya pun tidak akan menolak ajakannya lagi untuk pulang bersamanya.Dan benar saja tak berselang lama pun akhirnya gerimis pun turun dengan lebatnya, meskipun hanya gerimis tentu saja itu akan akan tetap membuat Anya basah kuyup.Apalagi perlahan lahan gerimis itu pun makin lebat, akhirnya mau tidak mau akhirnya Anya pun tidak punya pilihan lain selain mengikuti ajakannya Migo untuk pulang bersamanya.Memang rasanya berat,namun daripada ia harus pulang dalam keadaan basah kuyup karena kehujanan pikirnya dalam hati.

"Lo yakin nggak mau pulang bareng sama gue?noh liat sekarang udah mendung banget, bentar lagi juga bakalan hujan"ajaknya kembali sambil menunjuk ke atas langit yang lumayan mendung karena sebentar lagi hujan akan turun

"Nggak,udah Lo nggak usah maksa terus.gue bisa pulang send..."ucapannya pun terpotong saat Migo lebih dulu menyela ucapannya

"Tuh liat sekarang aja udah gerimis, bentar lagi juga bakalan makin gede gerimisnya.masih kekeh nggak mau pulang sama gue juga ya?"tanyanya sambil menyela ucapannya Anya

"Yaudah iya tapi awas aja kalo sampe Lo macem²sama gue"ucapnya sambil menghela nafasnya, mengikut ajakannya Migo untuk pulang bersamanya

"Nah gitu dong dari tadi kek,kalo gitu kan enak gue nggak harus maksa²lo lagi"ucapnya lagi membuat Anya memutar bola matanya malas

"Terserah Lo,yaudah cepetan.kalo lama lebih baik gue pulang sendiri"ucapnya sambil memutar bola matanya malas

Sesampainya di rumah Anya,ia pun langsung berterima dan segera menyuruh Migo untuk pulang ke rumahnya.Namun Migo pun ingin sekali mampir ke rumahnya Anya, mungkin saja ia bisa mendekati Anya dengan cara itu agar ia bisa membuatnya luluh dan takluk kepada dirinya.Mungkin dengan cara itu juga Anya tidak akan berani berbicara seperti itu lagi kepada dirinya, namun tentu saja Anya pun tidak mengizinkannya untuk mampir ke rumahnya.Mungkin karena Anya sangat malas jika harus berlama lama berhadapan dengan Migo, apalagi ia juga tidak ingin menerima tamu dari orang yang barusan ia kenal.

"Makasih udah nganterin gue"ucapnya sambil berterimakasih kepada Migo

"Tumben bilang makasih sama gue, waktu itu aja ngomongnya ketus banget sama gue"ucapnya membuat Anya sedikit kesal dengan dirinya

"Terserah Lo"ucapnya sambil melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam rumahnya, namun Migo pun lebih dulu mencekal pergelangan tangannya

"Gue mau mampir ke rumah Lo boleh kan? tanyanya sambil mencekal pergelangan tangannya Anya

"Nggak bisa,gue nggak mau nerima tamu dari siapapun kalo barusan kenal.jadi lebih baik sekarang Lo pulang"ucapnya sambil mengusir Migo secara halus

"Gue nggak mau pulang,apa salahnya kalo cuma mampir sebentar?"tanyanya membuat Anya merasa sedikit jengkel

"Gue bilang pulang sekarang,gue juga kan udah bilang makasih juga sama Lo"ucapnya sambil berdengus

"Yaudah iya deh gue pulang sekarang,tapi lain kali gue boleh mampir kan? tanyanya kembali kepada Anya

"Terserah Lo"ucapnya sambil mengiyakan ucapannya Migo,lalu melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumahnya.Sehingga tak berselang lama pun akhirnya Migo langsung mengendarai mobilnya untuk segera pulang ke rumahnya

Keesokan harinya tanggal merah tertampang jelas di kalender hingga mau tidak mau semua mahasiswa di universitas Mitra Pratama pun harus libur selama 1 hari,membuat siapapun tersenyum bahagia saat hari libur tersebut tiba.Namun saat Anya sedang berkutat di dapur untuk membuatkan sarapan pagi untuk di makan,tiba tiba Kanaya pun pingsan dalam kamarnya saat dirinya ingin mengambil segelas air putih di meja nakas kamar mikirnya.Namun saat Anya membawakan nampan berisi makanan untuk Kanaya,tentu saja hal itu pun membuat Anya sangat terkejut saat melihat kakak kembarnya itu terbaring pingsan tak sadarkan diri di tempatnya.

"Astaghfirullah Kanaya kenapa?"tanyanya sambil membawakan nampan berisi makanan tersebut

"Kak bangun kak"ucapnya sambil menggoyangkan tumbuh Kanaya yang terbaring pingsan tersebut

"Ya Allah aku harus bawa Kanaya ke rumah sakit sekarang"ucapnya lagi sambil membopong tubuh Kanaya yang pingsan tersebut menuju ke RS

Sesampainya di RS Anya pun langsung membawa Kanaya untuk masuk ke dalam ruang rawat dengan menggunakan brankar RS, kemudian ia pun menunggu dokter  memeriksa Kakak kembarnya tersebut.Setelah dokter selesai memeriksa kondisi nya Kanaya ,ia pun langsung memberi tau Anya tentang kondisinya pasiennya tersebut.Dan setelah di periksa lebih lanjut, ternyata Kanaya memang hanya kelelahan saja.Itulah mengapa saat ia mengambil segelas air minum,ia pun langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri.Mungkin juga karena memang jarak gelas tersebut memang sangat jauh di tangannya, sehingga ia pun kehilangan keseimbangannya dan jatuh pingsan di tempat.

"Dok gimana keadaan kakak kembar saya dok"tanyanya sambil terlihat sangat khawatir

"Alhamdulillah kondisinya sekarang baik²aja kok,kakak kembar kamu hanya kecapean saja makanya tadi dia pingsan dan sekarang dia udah sadar"jawabnya sambil menjelaskan kondisi pasiennya tersebut

"Syukurlah kalo gitu, terus sekarang saya boleh liat keadaan kakak kembar saya kan dok?"tanyanya lagi

"Iya boleh kok, tapi inget kakak kembar kamu nggak boleh sampe kecapean lagi"ucapnya lagi kepada Anya

"Iya baik dok, permisi"ucapnya sambil melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam ruangan rawatnya Kanaya

Sesampainya di dalam ruang rawat Kanaya,Anya pun langsung menghampirinya dengan tatapan mata yang sangat khawatir.

1
Jiwa Samudera
Karyanya lumayan bagus
HniHndyni: THANKYOu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!