NovelToon NovelToon
Love You More, Husband

Love You More, Husband

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / One Night Stand / Percintaan Konglomerat
Popularitas:456.6k
Nilai: 4.4
Nama Author: sushanty areta

Rafael Hutama, sang putra sulung keluarga Hutama terjebak one night stand dengan Milea yang datang untuk mencari sang dosen pembimbing sesuai alamat yang tertera di data kampusnya. Tentu saja Rafa yang berada dibawah pengaruh obat tak bisa berpikir jernih hingga berakhir di tempat tidur bersama Milea. Sebagai pria keluarga terpandang tentu dia berniat menikahi Milea. Tapi anehnya Milea malah menolak. Bagaimana bisa dia menerima pertanggung jawaban Rafael jika yang dia cintai adalah Richard Hutama, sang adik yang juga merupakan dosennya di kampus??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sushanty areta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Butuh

Hampir tengah malam saat Rafael terjaga. Tangannya terasa kebas karena gadis itu menggunakannya sebagai bantalan tidurnya. Ada rasa tak tega dalam diri Rafa karena melihat wajah lelahnya. Entah berapa kali mereka melakukan kegiatan panas tanpa henti semalam. Rafa bagai kesetanan dan tak memberi waktu istirahat bagi gadis itu walau beberapa kali dia sudah berteriak lelah. Benar-benar tak berprikemanusiaan. Berlahan disibaknya rambut yang menutupi wajahnya.

"Cantik." gumamnya meneliti tiap inci wajahnya yang kebulean sepertinya. Hanya rambut coklatnya saja yang menunjukkan dia beraksen Indonesia, juga manik mata sehitam jelaga yang kamarin di tatap dalam olehnya saat adegan panas mereka berlangsung. Rafa terlalu asyik memandanginya dengan batin yang terus berkecamuk saat sang gadis menggeliat dan membuka matanya. Secara refles tangannya mendorong tubuh Rafa hingga hampir terjatuh dari ranjang.

"Apa yang kau lakukan laki-laki mesum!! Pergi kau dari sini!!" bentaknya dengan wajah marah. Tampaknya gadis itu masih setengah sadar. Bukannya beralih, Rafa malah mendekat padanya. Tentu saja si gadis berteriak histeris saat Rafa berusaha memeluknya.

"Lepaskan aku om-om mesum!!" Tentu saja Rafael tidak terima dikatakan om-om mesum. Dia yang masih terlihat muda dan gagah di usia dua puluh delapan tahun malah dipanggil om oleh wanita muda ini.

"Diam kataku!! lihat, gerakanmu membuat tubuhmu telanjang. Apa kau ingin malam panas kita terulang sampai besok pagi?" Si gadis langsung berteriak kecil saat melihat tubuh telanjangnya. Rafa segera menutupi tubuh polos itu dengan mengambil selimut tebal yang sempat terjatuh saat gadis itu mengamuk.

.....glek .....

Wanita muda itu menelan ludahnya kasar saat melihat pergerakan Rafael yang meraih boxer dan memakainya. Masih tertangkap oleh penglihatannya benda yang semalam mengobrak-abrik pertahanannya hingga kehilangan keperawanannya. Benda yang juga membuatnya mendesah keras hingga meraih kenikmatan berulang kali. Masih tidur saja sudah membuatnya ngeri, bagaimana jika dia tegak berdiri??

"Apa yang kau lihat? kau mengataiku om-om mesum, tapi ternyata kau juga gadis mesum." kata Rafael menohok. Seolah tak peduli, sang gadis tetap asyik menikmati seluruh tubuhnya hingga dia merasa jengah dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Aroma percintaan mereka sudah amat mengotori tubuhnya.

"Siapa namamu?" tanya Rafa saat keluar dari kamar mandi dengan set kimono barunya. Rambutnya terlihat basah ketika tangab kekar itu bergerak mengeringkannya dengan handuk kecil ditangan.

"Tak ada gunanya kau tau. Kau sudah merusak hidupku."

"Aku akan bertanggung jawab." lirih Rafa sambil duduk di tepi ranjang menatapnya. Gadis itu menatap sinis padanya.

"Aku tidak butuh pertanggung jawabanmu bedebah. Esok andai kita bertemu anggap saja kita tak pernah bertemu." ketusnya pada Rafa yang juga menatapnya kesal. Sudah baik-baik mau tanggung jawab malah ditolak mentah-mentah. Yang benar saja...dia termasuk jajaran pria tampan dan kaya yang digandrungi para wanita. Siapapun akan bertekuk lutut dalam pesonanya. Tapi gadis aneh ini malah menolaknya. Egonya tersentil.

"Aku bukan lelaki brengsek yang akan meniduri anak gadis orang lalu membuangnya begitu saja. Bagaimana jika kau hamil?" Pada dasarnya Rafael adalah pria baik dan bertanggung jawab. Didikan keras Fernando dan kelembutan serta kasih sayang Sofia sudah membuatnya seperti sekarang. Dia berada dalam keluarga penuh cinta hingga berhati amat lembut namun disiplin.

"Hamil? aku akan mengugurkannya." Rahang Rafael dibuat mengetat karena perkataan gadis yang sudah bukan lagi gadis dihadapannya saat ini. Jemari Rafael mengepal keras.

"Jangan pernah berani melakukannya karena aku bukan hanya akan menghabisimu, tapi juga seluruh keluargamu." ancam Rafael dengan wajah galaknya. Tapi lagi dan lagi si gadis mendongak berani.

"Memangnya kau ini siapa berani mengatur hidupku. Kalau kau ketahuan orang tuaku, kau juga tak akan selamat. Lagi pula walau wajahmu mirip dengan pak Richard aku tetap tak suka padamu. Yang kuinginkan pak Richard, bukan dirimu!" tegas si gadis yang juga mematik api kemarahan pada diri Rafa. Dalam sekali sentak tubuh itu sudah berada di pelukannya.

Si gadis yang awalnya meronta kembali dibuat diam seribu bahasa saat kulit mereka kembali bertemu. Ada perasaan tenang dan hangat dalam pelukan pria itu hingga dia dibuat terlena oleh rasa nyamannya. Ahh...apa dia sudah gila?

"Jangan berkata apapun, apalagi ingin membuang nyawa tak berdosa yang mungkin akan ada disana. Kau sungguh menyakiti perasaanku." lirih Rafael sambil mengelus perut gadis itu dari luar selimut. Lamat, gadis itu mengangguk, entah sadar atau tidak. Rafa hendak berkata lagi saat suara ponsel terdengar nyaring dari bawah ranjang. Rafa segera turun dan menjangkaunya.

"Apa ini ponselmu?" tanyanya seraya mengulurkan ponsel itu. Si gadis mengangguk lalu meraihnya. Gerakannnya terlihat gugup saat tau siapa yang menghubunginya. Rafa sempat melihatnya, jika papa si gadis yang meneleponnya.

"Kau dimana? kenapa belum pulang juga Milea?" walau tak berada dalam mode laoudspeaker, Rafa masih bisa mendengarnya lamat.

"Aku ..aku..akan segera pulang, pa." balas gadis yang ternyata bernama Milea itu lirih. Dia terlihat takut menjawab. Tak menunggu lama gadis itu segera menutup sambungan telepon karena menghindari pertanyaan papanya dan segera berlari ke kamar mandi, mengabaikan Rafa yang masih menatapnya intens.

"Ini bajumu. Maaf berantakan." Rafa mengulurkan pakaian Milea yang barusan dia pungut karena membuangnya asal siang tadi. Gadis itu meraupnya kasar lalu kembali menutup pintu kamar mandi.

"Aku akan mengantarmu." kata Rafa namun diabaikan Milea yang sibuk meraih tasnya juga memakaia sepatunya.

"Rumahmu dimana?"

"Kau tak perlu tau. Aku bisa pulang sendiri." sergah Milea cepat. Rafa segera menarik tangannya agar berhenti melangkah.

"Ini sudah malam...kau anak gadis dan ini berbahaya bagimu." tapi Milea menepisnya kasar.

"Apa kau lupa sudah mengambil kegadisanku? lagi pula aku sudah memesan taksi online di bawah."

"Taksi? no!! aku akan mengantarmu." Kata Rafa bersikeras. Milea menatapnya nyalang.

"Tak perlu merasa peduli padaku. Aku bukan siapa-siapa bagimu dan tak ingin jadi siapa-siapa untukmu." dan gadis itu sudah berlari keluar sebelum Rafael menyadari semuanya.

"Kita akan menikah Milea." bisiknya lirih.

1
Solhany Hany
ahh..Rafael bodoh sih..mau mau aja sama cewek jadi jadian...
Yuda Alvin
Buruk
Siti Hanafiah
milli ngga tau statusnya ya.....
Sushanty areta: kadang Milly suka amnesia😀
total 1 replies
Nurkomala Zahwa
ya Allah ko sedih y liat Rafael diperlakukan Kya gitu sm millea
Sushanty areta: sya jg sedih wktu nulisnya kak/Cry/
total 1 replies
Lilik Juhariah
penulisannya alurnya bagus , tapi..masih ada yg ngambang Krn ada zina zina ngeri juga
Sushanty areta: Terimakasih ratingnta kak. Kedepannya sya akan berusaha lebih baik lagi.
total 1 replies
Lilik Juhariah
bagus ceritanya
Lilik Juhariah
lucu aja melindungi sampe zina , gk habis pikir
Lilik Juhariah
aneh aja , Richard ini orang tuanya agamanya kuat tapi bolak balik nebarin benih , zina dimana mana
Lilik Juhariah
bkn dari keluarga , dlm agama Islam juga.sdh diatur kl anak hasil zina itu bkn dapat hak waris perwalian jg nggak
Aras Diana
bgus ceritanya
Aras Diana
Kecewa
Adinda
sikap milly aja kayak gitu sama suaminya bakalan banyk pelakor datang nangis2 tu
Sushanty areta: Blm kena batunya si Milly kak
total 1 replies
Adinda
dijaga prilaku kasihan suamimu
Tutik Rahmawati
gendeng ws rafa e
iki onok nofel kocak
Khoirotus Salamah
Thor manfa ekstra partnya
Sushanty areta: Sabar ya kakak☺☺
total 1 replies
comet
oke thor,ditunggu yaa
Wilistuti
ending ny kurang greget thor
Ilfa Yarni
gapapa Thor kloang udah end yg penting rich udah bahagia semangat ya Thor dgn karya2 lainnya
comet
tegang eoy🤣🤣
Rastika Wati
panasss....panaasss...panasss,,,,tp cuma stngh sie kak🤭😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!