NovelToon NovelToon
Memikat Cinta Nona Arogan

Memikat Cinta Nona Arogan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Enemy to Lovers / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: wilia

Wanita Keras Kepala dan tak suka diatur selain menurut pada satu orang yaitu Kingnya, ia adalah sosok yang keras dan acuh.

Namun, ada hal dibalik sikap bengis itu muncul membuat ia dijahui banyak orang bahkan tak satupun pria yang mampu menyentuh hatinya.

Bagaimana jika ia di jodohkan dengan pria yang tak kalah Arogan dan keras kepala, kasar bahkan sama sekali tak menyukainya sedari awal bertemu?

Akankah mereka bertahan, atau malah berpisah ditengah ketidak cocokan Perasaan dan Kekerasan hati itu?

Na'as hati itu mulai mencair, masa lalu kelam datang menghampiri menerjang pondasi yang sama sekali tak kokoh karna hanya satu hati yang menopangnya. membuat goresan luka yang membekas dalam.

"Akan ku lepas, jika kau bahagia,"

Satu lirihan kata yang terucap dengan netra Elang yang menatap sendu kepergian seseorang yang sudah membuat jiwanya terbelah untuk yang kedua kalinya.

Sudah cukup rasanya Mencinta! tak ada yang menghargai hingga mereka pergi begitu saja.


Bagaimana kelanjutannya, apakah mereka tetap bersama atau malah kembali hidup keras masing-masing.

Simak ceritanya di Novel Author kesayangan ini😂..

Mohon Mampir...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat Perjanjian!

Rundingan keluarga itu terus dilakukan melalui sambungan Telfon oleh Momy Berry dan Momy Carolin, mereka memutuskan untuk menikahkan Alen dan Nareus besok karna keadaan yang tak mendukung untuk memperlama karna bisa saja kedua Manusia itu nekat melarikan diri apalagi Alen yang sudah jelas akan pergi.

"Nyonya, saya ingin Pernikahan ini dilakukan secara besar-besaran, kita harus mempersatukan mereka dulu didalam tali pernikahan!"

"Iya Nyonya! biar saya yang mengurus masalah Undangan, itu sangat mudah!"

"Baiklah! sudah dulu ya, nanti saya kabari lagi!"

"Baik, Nyonya!"

Mereka mematikan sambungan telfonnya dengan Momy Berry yang langsung menghubungi para Temannya untuk mengurus Acara besar ini tanpa sepengetahuan kedua mempelai itu.

............

Tatapan netra tajam kedua manusia itu langsung membekukan ruangan ini, seorang pria berperawakan tinggi dengan bulu mata lentik dan alis tebal itu menuai kekhasan daya pikat yang kental dari Seorang pria, netra elangnya menatap Tajam wanita yang tadinya datang dengan membawa isi Pikiran seenaknya saja.

"Aku mau kau menentang Pernikahan ini!"

"Lalu?"

"Nareus, bukankah kau juga membenciku?"

Nareus terdiam sesaat dengan raut wajah yang tak menentu, ia menatap Asistennya Buron yang mengangguk mengerti akan isyarat Tuannya ini.

"Maaf, Nona! sekalipun Tuan menentang, maka keputusan Nyonya besarlah yang berarti!"

Mendengar itu Alen menjadi semakin dikelabui rasa amarah, Nareus dengan jeli menatap wajah cantik khas Alen yang terlihat menyembunyikan sesuatu membuat ia sedikit tertantang mengetahui apa penyebab wanita ini begitu benci pada laki-laki.

"Jalan tengahnya, Setuju! kita jalani Pernikahan itu tapi bukan berarti menjalani Kewajiban didalamnya, kau dan aku hidup satu rumah tapi kita akan saling mengenal!"

Ucap Nareus yang susah memikirkan ini dengan Asisten Buron yang menyerahkan surat dimana ini bukanlah Kontrak Pernikahan, tapi ini lebih perjanjian dimana mereka hanya memiliki status bukan hak dan kewajiban didalamnya.

Sejenak Alen berfikir, kalau ia tak menikah maka Momynya benar-benar akan merobohkan isi Rumahnya dan memecahkan gendang telinganya setiap hari, sungguh ia tak punya jalan lain.

"Baiklah, tapi ingat! aku tak akan melakukan HAK dan KEWAJIBAN padamu!"

"Hm!"

Ucap Nareus datar nyaris tak berintonasi sama sekali, ia sangat ingin melihat wanita keras seperti Alen ini tunduk dengannya, sekilas seringaian licik itu muncul tanpa terlihat oleh Alen sendiri.

Wanita itu mungkin hanya mengetahui Seorang Nareus itu hanyalah seorang Pria biasa yang begitu cerdas berkuasa, namun sayangnya Nareus sudah membentuk Klannya sendiri di wilayah Barat Eropa itu sudah merajai Daratan mereka, ia berkedudukan sama dengan King Latina diwilayah kekuasaan masing-masing.

"Kau kenapa?"

"Menurutmu?"

"Cihh! lain kali suruh Penjaga Apartemen mu ini untuk mengenali baik-baik wajahku!"

Nareus mengerutkan dahinya menatap Alen yang melenturkan jari-jari tangannya membuat ia seketika mengerti.

"Kau memukulinya!"

"Lalu?"

"Cihh! lain kali cobalah berdandan seperti wanita! bukan seperti WANITA BATANGAN!"

Brakk..

Alen menggebrak meja kerja Nareus yang hanya menopang kaki angkuh menatap datar Alen yang begitu tersulut emosi, memangnya wanita sepertinya ini terlihat seperti Preman? Cihh, benar-benar menyebalkan.

"Jaga mulutmu! dan siap-siap kembali berbagi kamar!"

"Cihh, kau pikir aku akan sama seperti berbulan-bulan itu!"

Sinis Nareus yang begitu geram jika mengingat beberapa bulan lalu ia harus berbagi kamar dengan Alen karna hukuman dari kedua orang tuanya, sungguh ia ingin membalas perlakuan wanita batangan ini.

"Hm, lain kali punya anggota itu dilatih! Contoh Kingku!"

"Hm!"

Alen berdiri dari duduknya seraya memeriksa Ponselnya yang tadi berbunyi notif dari seseorang, tatapan elang Nareus tak lekang dari wajah Alen yang terlihat serius melihat Ponselnya.

"Shitt, ternyata King masih belum usai memberi kejutan untuk Nyonya!"

"Memangnya kenapa?"

"Kau di undang ke acara Akikah Tuan Muda!"

Dahi Nareus mengkerut, ia sama sekali tak mengerti dengan istilah-istilah dalam Islam itu, hanya Sian dan Shena-lah yang selalu membuatnya kagum akan adat istiadat dari Kepercayaan dan daerahnya.

"Apa acaranya di Indo?"

"Tidak!"

"Lalu?"

"Di Kediaman Alfonso!"

Nareus menganggukinya lalu berdiri menyambar jaketnya, ia juga harus menghadiri acara penting Sepupunya itu.

"Buron, kau urus Perusahaan!"

"Baik Tuan!"

Nareus mengangguk lalu memakai Jaketnya seraya menatap Alen yang sibuk mengetik sesuatu di Ponselnya, dengan satu tarikan ia sukses menyeret lengan wanita itu keluar.

"Hey! aku membawa mobil sendiri,"

"Hm!"

Nareus tak memperdulikannya, ia yakin para Momynya juga ada disana, tak mungkin ia meninggalkan Alen begitu saja, bisa-bisa satu Kota ini meledak akan omelan mereka.

Alen hanya menurut dengan umpatan kasar itu, ia menyentak tangannya dari cengkraman Nareus yang begitu kuat membuat ia pasrah hingga berjalan menuju lantai bawah dimana semua anggota Nareus berkumpul menyambut Tuannya.

"Tuan!"

"Perketat penjagaan disini! dan jangan biarkan seorangpun masuk kedalam Apartemenku!"

"Baik, Tuan!"

Nareus menganggukinya datar lalu melangkah menuju Mobilnya dengan tatapan Alen yang menusuk para Anggota Nareus yang menunduk.

Pletak..

"Kauu..!"

"Jangan menunjukan Taringmu disini!"

Ucap Nareus setelah menjitak kasar kening Alen yang langsung ia dorong masuk kedalam Mobilnya, wanita itu hanya mengumpat lalu kembali memakai kaca-matanya.

Dengan kaki yang bertopang tindih begitu angkuh membuat Nareus menggelengkan kepalanya saja dengan senyum singkat itu dan kembali ke wajah tampan datarnya.

"Kenapa mobilmu panas sekali?"

"Ini Mobil, bukan kutub utara!"

"Cihh, dasar bodoh! seharusnya kau tampah tingkatan AC nya!"

Nareus membulatkan matanya mendengar itu semua, wanita ini semakin berani mengatainya sesuai jidatnya saja.

"Kau marah?"

"Hm!"

"Tentu saja kau marah! memangnya seorang Nareus itu pernah di perlakukan begini oleh seseorang?"

Sinis Alen dengan sengaja melakukan hal yang membuat emosi Nareus tersulut, namun pria itu berusaha menahan emosi, bisa saja mereka bertengkar diatas mobil ini hingga membuat kekacauan disepanjang jalan.

Namun sayangnya, hal itulah yang ingin Alen lakukan, suatu kekacauan yang bisa saja membuat ia akan lepas dari Pernikahan ini.

"Aku yang menyetir!"

"Heyy!! Alen, kau jangan bercanda!"

Alen menarik Kemudi Mobil ke kiri dengan Nareus yang berusaha mengimbangi laju Mobil ini, pria itu benar-benar tak habis pikir dengan tingkat keberanian wanita ini.

"Alen, kau jangan menyesal melakukan ini!"

"Aku hanya ingin menyetir! jadi apa salahnya!"

Mobil itu terus melaju namun oleng beberapakali menabrak rerumputan yang rimbun didekat jalan kota, belum lagi umpatan para pengendara lain saat mereka seenaknya saja menerobos jalan di keramian Kota Meksiko ini.

"Alen, jangan salahkan aku jika kau terluka!"

"Hm!"

Alen terkejut saat Nareus melepas Kemudi begitu saja membuat matanya terbelalak melihat satu toko roti didekat Halte Bis Huyork yang sedang terparkir namun mereka semua berdombong keluar melihat Mobilnya yang tak terkendali.

"Na...Nareus!"

"hm!"

Nareus hanya diam dengan wajah santainya, ia terus menginjak Gas membuat Alen mulai kewalahan mengendalikan Stir Mobil.

"Re..Reus!"

"Hm!"

Alen menginjak kaki Nareus namun pria itu tetap kekeh mempertahankan laju Mobil menuju toko kecil disana.

"Re..Reus lepas Pedal Gasnya!"

"Hm!"

"Kauu..!"

Brakk..

Nareus dengan cepat membelokan Stir Mobil setelah menabrak Pot didepan Toko itu membuat Kerumunan orang bertambah banyak mengelilingi mereka dengan Nareus yang dengan lihai memutar Mobilnya kembali menghadap arah jalan dengan Liukan yang begitu gila dan terlatih.

"Mr Nareus Moureen Crops Company?"

Gumam mereka tertunduk, siapa yang tak tahu dengan seorang Pengusaha bisnis kaya raya dari Negeri Perancis itu hingga semakin mereka tahu berkat Kerjasama dan Tali keluarganya dengan Mister President AIC itu.

"Minggir!!"

Ucap Nareus membuka kaca mobilnya dengan tampan dingin itu, ia sudah sangat muak dengan keramaian ini dan sekarang ditambah para Manusia yang mengerumuni mobilnya.

"Re..Reus! kau..!"

"Kau diam!"

Tekan Nareus pada Alen yang bungkam, tapi ia tertawa didalam hati melihat wajah kelam Nareus.

"Cihh, kau pikir aku tak tahu rencana busukmu itu!"

Umpat Alen yang tak bisa diakali begitu saja hingga ia memberi sedikit pelajaran pada Pria ini.

Vote and Like Sayang..

1
Sripuan
Luar biasa
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
nareus alen🔥😁
Siti Nina
mewek lagi deh,,,😭😭😭
Siti Nina
kisah cinta segitiga yg menguras emosi dan air mata baper banget baca nya 😭👍👍👍
Siti Nina
kasian banget sama step 😭
Siti Nina
mewek lagi baca nya kisah cinta stephen sungguh menyayat hati sedih banget 😭😭😭😭
Siti Nina
sampe nangis baca nya baper banget kasian ma stephen 😭😭😭
Alfima Cahya
waaah semakin kerennn
Wirda Wati
👍
Ibelmizzel
novel author satu ini dak pernah gagal ♥️♥️♥️
SLina
jgn gegabah u pergi dr org y sgt menyanyangi mu, krn tdk ada kemungkinan 100% itu u kbaikan dia. bayangkan juga jika dia berputus asa dan menyerah. apakah kau akan bahagia jika dia sdh tiada di dunia ini? maka slama dia tdk mendua dan kasar, stay!
Lina RA
"pembantaian"? serius? jgn lebay, pemotongan thor
Awe
jelek bgt letak kata2 ini novel terlalu berat sudah di pahami, sering typo lagi parah
Febriyanti Ebi
Luar biasa
Zarin Mayresa
bhahahaha salah alen bkn di bwh kaki istri tapi diantara kaki istri upsss !!! sorryyy
Zarin Mayresa
aahhhhh baru aku ingat ini fanya saudara nya shena
Zarin Mayresa
kasian stephen
Zarin Mayresa
novel bagus thor ,,,tdk hanya membaca tapi jg fgn berfikir krn ceritanya bagai kepingan puzzel yg akan faham bila bisa menyusun nya sampai di bab ini pun masih byk teka teki siapa laki" tua yg memasuk kan sesuatu di botol susu dan siapa jg ug di tuju ,,,trus fanya dan msh byk puzzel yg lainnya ,,bagus thor bagus ,,,selain terhibur otak jg exercise terimakasih sdh berkarya ,,semangat semoga selalu sehat bahagia dan sejahtera
Husnul Kholil
bagus
Seli Yana
esmos SM karakter si lelen yg egois
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!