Isya adalah anak yatim piatu yang hidup sederhana bersama nenek dan adiknya. Sejak kecil ia dibekali ilmu agama, dan ketika kehilangan datang, ia dipaksa dewasa sebelum waktunya.
Ia sekolah sambil bekerja. Ia menjadi kakak, sekaligus ibu di rumah kecil yang penuh keterbatasan.
Banyak yang terpikat oleh wajahnya.
Namun yang membuat orang benar-benar jatuh hati adalah akhlaknya.
Ia tidak mudah didekati.
Bukan harta, bukan popularitas yang bisa mendapatkannya.
Hanya satu jalan.
Temukan dia dengan Bismillah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Namira Ahsya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Prolog - Chapter 0.0 Bidadari dalam Kesederhanaan
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillāhirraḥmānirraḥīm.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Tidak semua bunga tumbuh di taman yang indah. Sebagian mekar di tanah yang retak, ditempa panas dan hujan tanpa perlindungan.
Begitulah Isya.
Isya bukan sekadar gadis biasa.
Di balik senyumnya yang tenang, ada kisah panjang tentang kehilangan dan keteguhan.
Ia adalah anak yatim piatu. Kedua orang tuanya telah lebih dulu kembali kepada Allah, meninggalkan ia dan adiknya dalam pelukan seorang nenek tua yang sederhana. Rumah mereka kecil. Dindingnya tak selalu kokoh, atapnya tak selalu ramah ketika hujan datang. Namun di dalam rumah itu, ada sesuatu yang jauh lebih berharga daripada kemewahan: iman dan kasih sayang.
Sejak kecil, orang tuanya telah membekalinya dengan ilmu agama. Bukan hanya sekadar hafalan, tetapi pemahaman. Bukan hanya kata-kata, tetapi teladan hidup.
Ketika takdir membuatnya kehilangan tempat bersandar, ilmu itulah yang menjadi penopang langkahnya.
Isya tumbuh lebih cepat dari usianya.
Di saat anak lain bebas bermain, ia belajar memahami arti tanggung jawab.
Di saat remaja lain sibuk memikirkan kesenangan, ia memikirkan bagaimana membantu neneknya dan menjaga adiknya.
Ia bekerja sambil sekolah.
Ia memasak, membersihkan rumah, mengatur keuangan seadanya, sekaligus menjadi sosok ibu bagi Ba'daa.
Bukan karena ia ingin terlihat kuat.
Tetapi karena keadaan memaksanya untuk dewasa.
Namun anehnya, beban itu tidak membuatnya keras.
Justru dari keterbatasan itulah lahir kelembutan.
Sikapnya yang santun, lisannya yang terjaga, serta kesabarannya yang jarang ditemukan pada gadis seusianya, membuat banyak orang diam-diam terpanah.
Ia tidak pernah meninggikan suara.
Ia tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan.
Ia memilih mendoakan ketika disakiti.
Ia memilih memaafkan ketika diremehkan.
Banyak orang mengagumi wajahnya.
Namun mereka yang benar-benar mengenalnya tahu—
Kecantikannya hanyalah bonus.
Yang membuat hati jatuh bukan parasnya, tetapi akhlaknya.
Bukan matanya, tetapi cara ia memandang kehidupan.
Bukan senyumnya, tetapi keteguhannya dalam menjaga kehormatan.
Dari Isya, orang belajar tentang sabar.
Tentang tawakal.
Tentang bagaimana tetap lembut meski dunia tak selalu ramah.
Dan karena ia begitu istimewa—
Tidak semua orang bisa mendapatkannya begitu saja.
Bukan harta yang mampu membelinya.
Bukan popularitas yang mampu memikatnya.
Bukan keberanian kosong yang bisa menaklukkannya.
Hanya ada satu jalan.
Datanglah dengan niat yang lurus.
Datanglah dengan kesungguhan.
Datanglah dengan menyebut nama Allah di awal langkah.
Temukanlah dia dengan Bismillah.
Karena hanya dengan cara itulah, jalan akan dibukakan.
Untuk mendapatkan seorang bidadari dunia…
di jalan yang halal.
🌸 Biodata Tokoh Utama
Nama Lengkap: .....
Nama Panggilan: Isya
Umur: 15 tahun
Tempat, Tanggal Lahir: — (bisa kamu tentukan nanti sesuai kebutuhan alur)
Status: Yatim piatu
Agama: Islam
Pendidikan: Siswi kelas 10 (1 SMA)
Tempat Tinggal: Rumah sederhana bersama nenek dan adik laki-lakinya
Latar Keluarga
Anak pertama dari dua bersaudara
Menjadi tulang punggung keluarga sejak orang tuanya wafat
Membantu kebutuhan rumah tangga sambil tetap bersekolah
Berperan sebagai kakak sekaligus sosok ibu bagi adiknya
📚 Hobi & Minat
Membaca buku, terutama buku agama dan kisah inspiratif
Mengaji dan memperdalam ilmu agama
Membantu nenek memasak
Mengajari adiknya belajar
🌷 Kepribadian
Dewasa melebihi usianya
Lembut dalam berbicara
Sabar dan tidak mudah marah
Bertanggung jawab
Tegas dalam menjaga prinsip
Tidak suka dipuji berlebihan
Lebih memilih memaafkan daripada membalas
✨ Ciri Khas
Tatapan teduh dan menenangkan
Senyum sederhana namun tulus
Berjalan dengan tenang dan sopan
Tidak suka menjadi pusat perhatian
Selalu berusaha memulai sesuatu dengan Bismillah
🎯 Cita-Cita
Membahagiakan neneknya
Membesarkan adiknya hingga menjadi pribadi yang sukses dan berakhlak baik
Menjadi wanita yang diridai Allah
Ingin membangun keluarga yang sakinah di masa depan
^^^---Namira Ahsya __^^^
. 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚊𝚓𝚓 𝚛𝚞𝚙𝚊-𝙽𝚢𝚊𝚊 ,, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚎𝚛𝚗𝚊𝚑 𝚕𝚒𝚊𝚝 ,, 𝚙𝚛𝚎𝚎𝚎𝚝 .
. 𝑖𝑡𝑢-𝐿𝑎ℎℎ 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 ,, 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑎𝑗𝑗 𝑛𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢𝑢 𝑛𝑔𝑎𝑘𝑢𝑖𝑛 𝑎𝑝𝑎𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑙𝑎𝑖𝑛𝑛 ..
𝑠𝑒𝑏𝑎𝑖𝑘-𝑏𝑎𝑖𝑘 𝑁𝑦𝑎𝑎𝑎 𝑤𝑎𝑛𝑖𝑡𝑎 𝑑𝑦𝑎𝑎-𝐿𝑎ℎℎ 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑝𝑢𝑛𝑦𝑎 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑎𝑙𝑢𝑢 ..
. 𝑠𝑒𝑏𝑎𝑖𝑘-𝑏𝑎𝑖𝑘 𝑁𝑦𝑎𝑎𝑎 𝐿𝑎𝑘𝑖-𝑙𝑎𝑘𝑖 𝑑𝑦𝑎𝑎-𝐿𝑎ℎℎ 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑢𝑛𝑑𝑢𝑘-𝐾𝑎𝑛𝑛 𝑝𝑎𝑛𝑑𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛-𝑁𝑦𝑎𝑎𝑎𝑎 ..
𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐬𝐚𝐦𝐛𝐢𝐥 𝐦𝐞𝐧𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐢𝐥𝐦𝐮 ..
. 𝑠𝑢𝑘𝑎 𝑛𝑜𝑣𝑒𝑙-𝑁𝑦𝑎𝑎𝑎 . 😘
. 𝑚𝑒𝑠𝑘𝑖 𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ ,, 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑔ℎ𝑎𝑘𝑖𝑚𝑖 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑑𝑖 𝑎𝑗𝑎𝑟𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 ..
. 𝑘𝑎𝑟𝑒𝑛𝑎 𝑘𝑒𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑑𝑖 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟𝑘𝑎ℎ 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑑𝑖 𝑝𝑒𝑟𝑏𝑎𝑖𝑘𝑖 ..
. 𝐬𝐞𝐝𝐢𝐡 𝐛𝐚𝐜𝐚-𝐍𝐲𝐚𝐚𝐚𝐚𝐚 ..
. 𝐊𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚𝐧𝐠-𝐍𝐲𝐚𝐚𝐚𝐚 𝐚𝐤𝐮𝐮𝐮 ,, 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐭-𝐊𝐮𝐮𝐮 ------ 𝐧𝐨𝐧𝐠-𝐍𝐲𝐚𝐚𝐚 𝐭𝐲 .
. 𝐍𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐫𝐚𝐡 𝐢𝐧𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐀𝐥𝐚𝐫𝐦 𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩-𝐊𝐮𝐮𝐮𝐮 ..
. 𝐝𝐢 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮 𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚𝐚
. 𝐊𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐝𝐢 𝐬𝐚𝐧𝐚-𝐋𝐚𝐡𝐡𝐡 𝐛𝐚𝐢𝐭-𝐛𝐚𝐢𝐭 𝐝𝐨'𝐚 𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚-𝐊𝐮𝐮 𝐭𝐮𝐦𝐛𝐮𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤-𝐌𝐮𝐮𝐮 ..
. 𝐍𝐚𝐦𝐢𝐫𝐚 𝐀𝐡𝐬𝐲𝐚 . 🤭😘