NovelToon NovelToon
Aku Terlahir Kembali Sebagai Bayi Jahat

Aku Terlahir Kembali Sebagai Bayi Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Isekai / Rebirth For Love / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tamyst G

Arvella terlahir kembali sebagai bayi dengan kesadaran dari kehidupan sebelumnya. Dengan ingatan masa lalunya, ia mampu melihat bahaya dan mencegah masalah sebelum terjadi. Sebagai anak tunggal dalam keluarga kerajaan, Arvella belajar menghadapi dunia yang penuh intrik, rahasia istana, dan tanggung jawab besar meski tubuhnya masih kecil.
Seiring tumbuhnya Arvella, ia menemukan lorong rahasia, ramalan kuno, dan misteri yang mengancam kerajaan. Ia belajar memecahkan masalah sosial, menghindari bencana, dan menghadapi intrik politik dengan kecerdasannya yang luar biasa.
Di tengah semua itu, sosok laki-laki misteriusKsatria Anjing kerajaan yang kelak menjadi bagian penting hidupnya muncul secara samar, membangkitkan rasa penasaran dan ikatan takdir yang halus. Bersama ingatan masa lalu dan insting alaminya, Arvella perlahan menemukan kekuatannya, belajar tentang kepercayaan, cinta, dan akhirnya menentukan jalannya sendiri dalam menghadapi takdir yang telah menunggunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tamyst G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Kelahiran dan Kesadaran Baru

Pagi itu istana dipenuhi cahaya lembut yang menembus jendela besar kamar bersalin.

Udara hangat bercampur aroma lilin dan kain bersih, sementara suara burung dari taman halaman belakang terdengar samar.

Di tengah ruangan, aku lahir ke dunia ini dengan tangisan kecil yang seolah biasa, tetapi mataku merah menyala menatap langit-langit dengan kesadaran yang luar biasa untuk seorang bayi.

Aku tahu, ini bukan pertama kaliku merasakan dunia.

Aku ingat semuanya dari kehidupan sebelumnya, segala kesalahan, kesedihan, kegembiraan, bahkan hal-hal kecil yang dulu tak pernah kulihat.

Bayi ini lahir bukan sekadar untuk menyusu dan menangis.

Aku lahir untuk mengubah jalannya takdir, sekecil atau sebesar apa pun pengaruhnya.

Bidan menaruhku di pangkuan ibuku dengan hati-hati.

“Selamat, Nyonya. Bayi perempuan Anda lahir dengan selamat,” katanya sambil tersenyum.

Aku menggeliat kecil, tangan mungilku menempel di dada ibuku, merasakan detak jantungnya yang stabil dan hangat.

Aku mulai mengamati sekeliling, dari kain yang jatuh di meja samping hingga pelayan yang berjalan tergesa-gesa.

Sekejap, tangan kecilku bergerak sendiri, menahan kain yang hampir terseret ke lantai.

Bidan menatapku heran.

“Bagaimana bayi ini bisa melakukan itu?” katanya.

Ibuku tersenyum lembut.

“Arvella… ia sudah berbeda dari bayi lain,” katanya pelan.

Ayah masuk ke kamar, wajahnya menunjukkan campuran lega dan harapan.

“Arvella… namamu akan menjadi cahaya keluarga kita,” katanya sambil menunduk, menyentuh kepalaku dengan lembut.

Bayi ini tahu.

Aku tahu bahwa setiap gerakan, sekecil apa pun, akan memiliki dampak pada orang-orang di sekitarku.

Aku menggeliat lagi, aura halus dari tubuhku menstabilkan vas bunga kecil yang hampir terjatuh.

Ibuku tersenyum kagum.

“Kau memang istimewa, Arvella,” katanya lembut.

Siang itu, sinar matahari menembus jendela, memantul di lantai marmer dan membentuk pola indah di dinding.

Aku berada di buaian, tubuh mungilku digoyang pelan.

Meski bayi, mataku tetap tajam memperhatikan setiap gerakan di aula.

Seorang pelayan baru membawa nampan makanan hampir tersandung.

Aku menggeliat, energi halus mengalir dari tubuhku, menstabilkan nampan agar tidak jatuh.

Pelayan itu menatapku, bibirnya terbuka karena terkejut.

“Ia… bayi ini… bagaimana bisa melakukan itu?” katanya.

Ibuku tersenyum lembut.

“Arvella sudah tahu sebelumnya, jadi ia bisa mencegah sebelum terjadi,” ujarnya.

Aku mulai belajar membaca lingkungan.

Aku memperhatikan bayangan daun yang jatuh, gerakan anak-anak pelayan yang bermain di halaman, bahkan suara angin yang menabrak jendela.

Satu batang bunga hampir patah karena anak-anak itu bermain terlalu dekat.

Aku menggeliat, menstabilkan bunga dengan energi halusku.

Pelayan lain yang melihatnya ternganga.

“Bayi ini… luar biasa,” bisiknya.

Aku tersenyum kecil.

Bayi ini mulai memahami satu hal penting bahwa setiap hal kecil dapat menjadi awal dari sesuatu yang besar.

Petang hari, aku dibawa keluar halaman istana dalam buaian.

Taman istana luas, penuh bunga warna-warni, pohon rindang, dan kolam kecil yang memantulkan cahaya matahari.

Aku memperhatikan setiap gerakan daun, setiap bayangan pohon, bahkan burung yang hinggap di pagar.

Seorang pelayan hampir menjatuhkan ember berisi air ke tanaman berharga.

Aku menggeliat lagi, menstabilkan ember dengan energi halus.

Pelayan itu menatapku, bingung dan takjub.

Ibuku menepuk bahunya.

“Arvella… selalu tahu,” katanya lembut.

Saat angin membawa aroma bunga ke wajahku, aku mendengar tawa anak-anak pelayan di kejauhan.

Mereka bermain bola kecil, tetapi satu bola hampir menimpa vas bunga mahal di sudut taman.

Aku menggeliat, tangan kecilku menahan bola itu di udara sejenak hingga jatuh perlahan di tanah.

Pelayan yang melihatnya terkagum, sementara anak-anak itu menatapku bingung.

“Apa bayi itu… bisa menahan bola?” salah satu anak bertanya.

Aku tersenyum kecil, bayi ini tahu, mencegah bencana lebih baik daripada menunggu menyesal.

Malam mulai menyelimuti istana, lilin-lilin menyala lembut di kamar bersalin.

Aku duduk di buaian dekat jendela, menatap halaman yang remang.

Di ujung taman, bayangan samar muncul.

Rambut hitam, mata biru, sosok laki-laki misterius yang tampak memperhatikanku dari jauh.

Bayi ini merasakan energi yang familiar, sesuatu yang kelak menjadi bagian penting dari hidupnya.

Namun malam ini, fokusku tetap pada hal-hal yang bisa aku kendalikan sekarang.

Aku harus menjaga keluargaku, istana, dan setiap benda kecil yang mungkin menjadi awal masalah.

Ibuku duduk di dekatku, membisikkan kata-kata lembut.

“Arvella… jangan takut menghadapi dunia. Kau kuat, dan kami selalu bersamamu.”

Aku menggeliat, tangan kecilku menyentuh pipinya, seakan membalas.

“Aku sudah belajar… dan aku siap,” batinku.

Saat malam semakin larut, bayi ini tertidur dengan kesadaran penuh.

Aku tahu, hari esok akan membawa tantangan baru.

Setiap pilihan, sekecil apa pun, akan membentuk takdirnya.

Dan suatu hari, ketika laki-laki misterius itu hadir sepenuhnya dalam hidupku, bayi ini akan siap menghadapi takdirnya sendiri.

Permulaan perjalanan panjang itu hanyalah malam pertama.

Perjalanan yang akan menguji keberanian, kecerdikan, dan keteguhan hati seorang bayi yang terlahir kembali.

Aku adalah Arvella, bayi yang tampak kecil tapi bijaksana sebelum waktunya.

Setiap napas, gerak tangan, dan keputusan yang aku ambil… akan menjadi awal dari kisah yang tak terlupakan.

1
Passolle
lanjut ka
LOL #555
Hebat banget ,baru lahir udah bisa buka mata ,mendengar, ngendaliin kekuatan magis , serba bisa , kayak budak koporat
LOL #555: gak sih kak , biasanya juga kalau reinkarnasi gini ,baru lahir udah bisa ngalahin naga 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!