NovelToon NovelToon
Transmigrasi Dunia Novel Menjadi Suami Villain

Transmigrasi Dunia Novel Menjadi Suami Villain

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Sistem / Fantasi Timur / Epik Petualangan / Fantasi / Harem
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: EGGY ARIYA WINANDA

Wu Xuan mahasiswa elite jurusan bisnis, hukum dan manajemen tanpa sadar memasuki dunia novel kultivasi yang baru saja dibacanya, bukan sebagai mc, bukan juga villain, tapi menjadi karakter pendukung yang akan mati pada arc awal. Dengan bantuan sistem, Wu Xuan berusaha mengubah cerita.

Ia masuk ke tubuh patriark tua, namun karena sistem membantunya menerobos, tubuh tuanya berubah menjadi muda dan tampan.

Dia melamar wanita (Villain) yang harusnya menjadi menantunya, karena pembatalan pertunangan sepihak yang dilakukan oleh anaknya.

Demi menghindari masalah di masa depan, ini adalah jalan yang harus di ambil oleh Wu Xuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EGGY ARIYA WINANDA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tambang Kristal Merah 5

Di dalam Domain Primordial Darah ini, segala serangan bukan hanya menghancurkan fisik, tetapi juga merobek mental dan jiwa. Tekanan killing intent (niat membunuh) dari kedua naga itu menekan jiwa Wu Xuan dari segala arah, mencoba membuat kewarasannya retak sebelum pertarungan fisik dimulai.

"Menarik," suara Wu Xuan menggema di seluruh galaksi darah, beresonansi melalui Avatar Dharma-nya, terdengar tenang, berat, dan sama sekali tidak terpengaruh oleh intimidasi visual tersebut. "Kalian memperbesar tubuh kalian untuk menakutiku? Seekor anjing yang menggonggong di balik pagar tinggi tetaplah seekor anjing."

Wu Xuan tidak berniat membuang waktu bermain pedang dalam skala kosmik ini. Tujuannya sejak awal bukanlah untuk membunuh, melainkan untuk menaklukkan.

Ia mengangkat kedua tangan Avatar Dharma-nya yang seukuran matahari. Jari-jari emasnya kembali menari, melanjutkan formasi Teknik Kutukan Pengunci yang sebelumnya terputus di dunia nyata. Rantai-rantai cahaya emas bermanifestasi di ruang hampa, memanjang jutaan kilometer, melesat ke arah kedua kepala naga raksasa tersebut.

HROOOOAAARRR!!!

Menyadari bahwa musuh mereka masih mencoba mengikat jiwa mereka, kedua naga itu mengamuk secara total. Mereka bertarung habis-habisan.

Dua hempasan ekor naga, yang masing-masing panjangnya mencapai setengah ukuran galaksi, melesat membelah ruang hampa.

Huzzzz!!!

Krakk! Kraakk!!

Setiap inci lesatan dari ekor naga darah itu adalah remukan ruang spasial.

Kecepatan ayunan ekor raksasa itu melebihi kecepatan cahaya, menciptakan distorsi ruang-waktu yang mengerikan. Planet-planet seukuran jupiter yang berada di jalur ayunan ekor itu hancur menjadi debu kosmik tanpa sempat memberikan perlawanan.

BLLLLLAAAMMMMM!!!

Kedua ekor raksasa itu menghantam tubuh Avatar Dharma Wu Xuan secara bersamaan dari sisi kiri dan kanan. Ledakan energi dari benturan itu menciptakan gelombang kejut yang menghapus ratusan bintang dari peta galaksi darah.

Namun, di tengah pusat ledakan kosmik yang menyilaukan itu, sebuah fenomena yang membuat frustrasi kedua naga terjadi.

Tubuh Avatar Dharma berzirah emas itu sama sekali tidak bergeming dari posisinya! Zirah bawaan dari Tubuh Domain Kuno miliknya, yang ditenagai oleh esensi dunia mikro di dalam dirinya, memiliki pertahanan yang tidak bisa digoyahkan hanya dengan kekuatan tumbukan fisik. Kaki Avatar Dharma-nya tertanam kuat di ruang hampa, seolah ia adalah pilar penyangga alam semesta itu sendiri.

Tangan Wu Xuan masih terus merangkai segel. Rantai kutukan emas semakin dekat ke arah dahi kedua naga tersebut.

''Heh, kalian pikir tamparan fisik bisa mengganggu konsentrasiku?'' Teriak Wu Xuan menyeringai dingin. ''Kalian salah memilih lawan. Aku adalah orang yang terbiasa fokus membaca laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar di tengah hiruk-pikuk klub malam. Serangan fisik kalian hanyalah pijatan ringan untuk zirah emasku.''

Rantai emas itu akhirnya menyentuh sisik dahi kedua naga.

Namun, tepat pada detik itu, sebuah keanehan spiritual yang luar biasa fatal terjadi.

Ketika ujung rantai kutukan mencoba menembus masuk ke dalam inti jiwa kedua naga untuk menanamkan segel perbudakan, segel itu membentur sebuah dinding energi jiwa yang tidak terlihat.

Mata keemasan Wu Xuan terbelalak lebar. Avatar Dharma-nya bergetar hebat.

Di dalam Domain Darah ini, kedua Naga Darah Kristal itu ternyata telah memicu sebuah teknik pengorbanan rahasia. Mereka telah meleburkan inti jiwa mereka menjadi satu kesatuan yang utuh! Di alam nyata, mereka berdua hanyalah eksistensi di Ranah Primordial Suci tahap awal. Namun, dengan menggabungkan jiwa mereka di dalam domain ini, kekuatan jiwa (Soul Strength) gabungan mereka melonjak secara paksa, menembus batas, dan mencapai puncak Ranah Primordial Suci tahap menengah!

Kekuatan jiwa gabungan mereka kini setara, atau bahkan sedikit melampaui, kekuatan jiwa Wu Xuan sendiri.

Dan syarat mutlak dari Teknik Kutukan Pengunci milik Wu Xuan adalah: Kekuatan jiwa beast yang dikontrak TIDAK BOLEH melebihi batas jiwa Host, atau Host akan mengalami serangan balik (backlash) yang merusak jiwa.

CRAAAASSH!

Serangan balik (backlash) spiritual meledak!

Itu bukanlah rasa sakit fisik seperti kulit yang terbakar atau tulang yang patah. Itu adalah rasa sakit yang langsung menghantam inti kewarasan. Wu Xuan merasa seolah-olah ada jutaan jarum berkarat yang ditusukkan langsung ke dalam otaknya, diaduk, dan ditarik kembali secara berulang-ulang. Jiwa Wu Xuan yang mengendalikan tubuh Avatar Dharma itu gemetar dengan hebat.

Pertahanan konsentrasinya goyah. Aliran Qi yang menopang Avatar Dharma-nya beriak tidak stabil.

Menyadari bahwa musuh mereka sedang mengalami kelumpuhan jiwa sesaat akibat serangan balik kutukan tersebut, kedua naga itu tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Mereka mengerahkan seluruh sisa esensi darah mereka.

BAM! BAM! BAM! BAM! BAM!

Ekor raksasa sebesar setengah galaksi itu kembali menghujam tubuh Avatar Dharma Wu Xuan. Tidak hanya sekali atau dua kali, melainkan puluhan kali secara bertubi-tubi dengan kecepatan yang merobek jalinan dimensi.

Pukulan pertama membuat zirah emas Wu Xuan bergetar.

Pukulan kesepuluh membuat Dao Halo di punggungnya meredup.

Pukulan kelima puluh... retakan-retakan panjang mulai muncul di permukaan zirah emas murni tersebut.

Pecahan energi keemasan bocor dari retakan itu, melayang ke ruang hampa bagaikan kunang-kunang kosmik yang sekarat. Wu Xuan terdesak mundur beberapa juta kilometer di angkasa, setiap langkah mundurnya menghancurkan beberapa nebula di belakangnya. Rasa sakit di jiwanya akibat backlash membuat telinganya berdenging, sementara serangan fisik bertubi-tubi mulai menghancurkan cangkang pertahanannya.

Di dalam kepalanya, sifat rasional pemuda Bumi itu berteriak, mencoba mempertahankan kewarasan dari gelombang rasa sakit.

'Sialan! Kesalahan perhitungan! Kesalahan perhitungan yang sangat fatal!' maki Wu Xuan dalam hati, menggigit bibir spiritualnya hingga berdarah untuk menjaga agar dirinya tidak pingsan. 'Ini ibarat mengakuisisi sebuah perusahaan saingan, hanya untuk menyadari di menit-menit terakhir penandatanganan kontrak bahwa mereka memiliki hutang tersembunyi yang ditanggung renteng dan akan membuat perusahaanku bangkrut seketika!'

Jiwa Wu Xuan bergetar hebat. Rasa sakitnya nyaris tak tertahankan. Jika ini adalah protagonis shounen klise, ini adalah momen di mana mereka akan berteriak tentang persahabatan, tekad, atau keadilan, lalu mendapatkan ledakan kekuatan misterius dari entah berantah.

Tapi Wu Xuan bukanlah protagonis cerita. Ia adalah tiran yang rasional, seorang pria kalkulatif yang tidak percaya pada keajaiban. Ia percaya pada dirinya, logika di otaknya, dan pemanfaatan sumber daya secara tepat.

'Jika kekuatan jiwa mereka saat bersatu melebihi kekuatan jiwaku, dan aku tidak bisa memaksakan kontrak ini...' otak analitis Wu Xuan berputar dengan kecepatan cahaya, mengabaikan rasa sakit yang merobek kesadarannya. 'Maka solusinya hanyalah satu. Aku harus melemahkan kekuatan jiwa mereka. Dan cara tercepat untuk melemahkan jiwa seorang dewa yang terikat pada domainnya... adalah dengan menghancurkan domain ini terlebih dahulu!'

Rasa sakit tidak membuat Wu Xuan buta; rasa sakit membuatnya semakin tajam. Senyuman yang mengerikan, penuh dengan darah dan arogansi absolut, terukir di wajah Avatar Dharma raksasanya.

"Kalian pikir," teriak Wu Xuan, suaranya bergetar karena menahan sakit, namun intonasinya adalah murni kepongahan seorang penakluk semesta, "kalian pikir menggabungkan dua ekor cacing akan membuat kalian menjadi naga sejati di hadapanku?"

Wu Xuan berhenti memaksakan Teknik Kutukan Pengunci. Ia membiarkan rantai emas itu memudar, yang seketika menghilangkan efek backlash di jiwanya. Ia mengambil napas dalam-dalam, menstabilkan retakan di zirah emasnya.

Kemudian, ia menutup matanya, menyelam ke dalam pusat dantiannya, ke arah tata surya mikro yang menjadi inti kekuatan Tubuh Domain Kuno-nya, dan menyentuh Akar Spiritual Samudra Terdalam.

"Kalian membawaku ke ruang angkasa hampa yang kalian sebut galaksi," ucap Wu Xuan, perlahan membuka mata emasnya yang kini memancarkan cahaya biru samudra yang luar biasa terang. "Maka, izinkan aku mengajari kalian sedikit tentang hukum universal. Tentang massa, kepadatan, dan berat sebuah elemen."

Wu Xuan mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi.

SLRRPPP!

Di dalam perut Avatar Dharma Wu Xuan, elemen air yang ditarik dari esensi paling murni di alam semesta mulai dimanipulasi pada tingkat atomik. Wu Xuan tidak memanggil air biasa. Ia menciptakan air dengan kepadatan absolut—air heavy water tingkat Primordial di mana miliaran ton air dikompresi menjadi satu tetes tunggal.

Lalu, dari telapak tangan Avatar Dharma-nya yang seukuran planet, sebuah manifestasi teknik meledak keluar menuju ke tengah galaksi Domain Darah tersebut.

Itu adalah sebuah Naga Air.

Namun, ukurannya membuat kedua Naga Darah Kristal itu terkejut mata raksasa mereka dalam kebingungan.

Naga Air yang diciptakan oleh Wu Xuan tidaklah sebesar mereka. Malahan, ukuran Naga Air itu hanya sebesar satu Tata Surya tunggal. Di dalam skala galaksi Domain Darah ini, naga air sebesar tata surya itu terlihat seperti seekor ular piton biru yang dilepaskan di tengah lautan luas. Secara visual, itu sama sekali tidak mengintimidasi.

Kedua Naga Darah itu bahkan sempat mendengus meremehkan, mengira itu adalah serangan sihir rendahan. Mereka melesat maju, bersiap untuk menghancurkan naga air kecil itu dengan satu jepitan rahang mereka.

Namun, kebodohan binatang buas adalah ketidaktahuan mereka terhadap ilmu massa jenis.

Begitu Naga Air sebesar tata surya itu bermanifestasi sepenuhnya di tengah-tengah ruang Domain Darah, sebuah kehancuran gravitasi terjadi.

Naga Air itu tidak bergerak menyerang. Ia hanya melingkar di tengah ruang hampa. Namun, berat dari Naga Air itu—yang tercipta dari elemen air yang dikompresi ekstrem oleh Akar Spiritual Samudra Terdalam dipadukan dengan Tubuh Domain Kuno—jauh lebih berat dari massa keseluruhan galaksi Domain Darah milik kedua naga tersebut!

Ini setara dengan meletakkan sebuah lubang hitam (black hole) supermasif di atas selembar jaring laba-laba.

KRAAAK... KRAAAK... KRRRKKK...

Ruang angkasa di dalam Domain Darah itu menjerit kesakitan. Garis-garis retakan dimensi menyebar dengan liar ke segala penjuru. Gravitasi dari Naga Air itu begitu masif dan tak terbantahkan hingga planet-planet kristal, nebula-nebula darah, dan gugusan bintang di dalam domain itu mulai tersedot, tertarik, dan hancur berkeping-keping karena tidak mampu menahan tarikan massanya.

Kedua Naga Darah Kristal yang berukuran raksasa itu tiba-tiba merasakan tubuh mereka membeku. Gerakan mereka melambat hingga terhenti total. Mereka ditarik dengan paksa ke arah Naga Air tersebut oleh gravitasi yang tidak masuk akal.

Rasa sakit jiwa yang tak terbayangkan menghantam kedua Naga Darah itu! Domain Primordial adalah perpanjangan langsung dari jiwa mereka. Ketika ruang domain ini diremukkan secara fisik oleh berat benda asing, jiwa mereka ikut remuk!

HROOAAAAARRRRR—GGHCKK!

Raungan arogansi mereka berubah menjadi jeritan keputusasaan dan siksaan batin. Di bawah tekanan gravitasi air yang lebih berat dari satu galaksi penuh, dimensi ruang super galaksi mereka dipaksa mengerut dan mengecil. Dari yang tadinya membentang sejauh mata memandang, kini runtuh, terkompresi menjadi ukuran yang lebih kecil, lebih padat, dan dipenuhi oleh retakan dimensi yang siap meledak.

Seiring dengan hancurnya domain mereka, kekuatan jiwa gabungan kedua naga itu anjlok drastis. Dari puncak tahap menengah, merosot ke tahap awal.

Melihat momen kelemahan absolut itu, mata Wu Xuan berkilat mematikan. Ia tidak akan membiarkan mangsanya lepas untuk kedua kalinya.

Avatar Dharma Wu Xuan mengangkat kedua tangannya lagi. Simbol-simbol Teknik Kutukan Pengunci kembali berputar. Rantai emas bermanifestasi kembali, kali ini melesat menembus ruang yang retak dengan kecepatan tanpa hambatan, dan langsung menancap tepat ke tengah dahi kedua Naga Darah yang sedang menjerit kesakitan karena domain mereka hancur.

CRASH!

Kali ini tidak ada dinding penahan. Rantai kutukan itu menembus masuk, mengikat inti jiwa mereka dengan segel kontrak perbudakan. Proses kontrak telah dimulai!

Namun, memanipulasi naga air seberat galaksi sekaligus memaksakan pembentukan kutukan tingkat Primordial pada dua dewa monster bukanlah hal yang bisa dilakukan tanpa bayaran. Tubuh Avatar Dharma Wu Xuan bergetar hebat. Di alam kesadarannya, Wu Xuan merasakan meridiannya terbakar dan energi dantiannya terkuras hingga ke tetes terakhir.

"Uhukk...!"

Di dalam zirah emasnya, Wu Xuan memuntahkan seteguk darah segar yang bercahaya keemasan. Bibirnya dihiasi oleh cairan merah, napasnya memburu. Ia memaksakan batas tubuh dan jiwanya hingga ke jurang kehancuran untuk mengendalikan kedua kekuatan yang luar biasa masif ini secara bersamaan. Jika ia gagal menyelesaikan segel ini sebelum energinya habis total, backlash kedua akan membuat kerusakan jiwa permanen.

Sembilan puluh persen... sembilan puluh lima persen...

Pandangan Wu Xuan mulai kabur. Energi spiritual di dalam tata surya mikronya nyaris padam, berubah menjadi bintang katai yang redup. Ia membutuhkan tambahan energi, atau kontrak ini akan gagal.

"Memperbudak lebih sulit dari membunuh." Gumamnya.

"SELESAI!" raung Wu Xuan, mengepalkan tangan kanannya dengan kekuatan yang tersisa.

Rantai emas itu mengunci dengan suara klik mekanis yang bergema di seluruh jiwa kedua naga. Segel kutukan perbudakan telah tertanam permanen. Tidak bisa dihapus, tidak bisa dilawan. Kontrak selesai!

Tepat pada detik sepersekian napas terakhir, di saat itu... sebuah jendela notifikasi biru neon meledak di depan retinanya dengan bunyi denting yang terasa bagaikan musik surgawi.

[Ding!]

[Peringatan Kritis: Energi Host mencapai titik fatal di bawah 1%!]

[Mendeteksi pencapaian luar biasa: Menghancurkan Domain Primordial monster kuno dengan pemahaman Fisika Massa!]

*[Tindakan Penyelamatan Darurat Aktif: Hadiah Pemulihan Energi Penuh (Full Energy Restoration) diberikan!] *

Seolah disuntik oleh adrenalin murni, seluruh energi di dalam dantian Wu Xuan pulih seketika seratus persen. Bintang di dalam perutnya kembali menyala dengan terang benderang. Rasa sakit yang menyiksa meridiannya menguap.

Mata Wu Xuan terbuka lebar, memancarkan dominasi yang absolut.

BOOOOOOOOOOOMMMM!!!

Di detik yang sama kontrak itu selesai, kedua naga raksasa itu berhenti memberontak. Mata merah saga mereka kehilangan kilatan liarnya, digantikan oleh pendaran emas kebingungan, dan kemudian... ketundukan yang mutlak.

Di bawah tekanan dari naga air Wu Xuan, kedua Naga Darah Kristal itu menundukkan kepala raksasa mereka di ruang hampa, merendahkan diri di hadapan Avatar Dharma sang tuan baru.

Wu Xuan tidak membuang waktu. Ia membuka celah dimensi menuju Inner World (Dunia dalam tubuh) miliknya—dunia mikro yang berada di dalam dantiannya. Sebuah pusaran gravitasi yang menenangkan terbuka. Kedua Naga Darah itu melesat masuk ke dalam tubuh Wu Xuan, menemukan sarang baru mereka di salah satu planet yang memiliki esensi kayu surgawi murni di dalam tubuh sang Archduke.

Dengan hilangnya jiwa dan eksistensi tuan rumah dari dimensi ini, ditambah dengan beban naga air seberat galaksi yang masih meremukkan ruang, Domain Darah tersebut mencapai titik kritis kehancuran.

Galaksi merah itu runtuh ke dalam dirinya sendiri. Retakan meluas menelan bintang-bintang.

ZWWUUUOSSHH! BAAAAM!

Domain Darah raksasa itu meledak dan hancur berkeping-keping, lenyap seolah dihapus oleh penghapus kosmik raksasa.

Kilatan cahaya putih membutakan segalanya. Sensasi tarikan dimensi menarik tubuh Wu Xuan dengan kasar, mengembalikannya ke realitas yang sesungguhnya.

BRUK!

Sepatu bot emas Wu Xuan kembali menghantam lantai batu kristal merah yang keras. Gravitasi ekstrem tambang dan formasi anti-penerbangan kembali menyambutnya. Ia telah kembali ke dalam Tambang Kristal Merah di Benua Tianlan.

Avatar Dharma-nya telah nonaktif. Zirah emasnya kembali mulus tanpa cacat, memancarkan cahaya yang elegan di tengah kegelapan gua. Udara masih dipenuhi debu pasir merah.

Wu Xuan berdiri tegak. Ia mengusap sisa darah keemasan dari sudut bibirnya dengan ibu jari. Napasnya perlahan menjadi teratur. Sebuah senyuman puas terukir di wajahnya. Ia telah memenangkan pertaruhan terbesarnya malam ini. Dua beast Primordial Suci kini tertidur manis sebagai anjing penjaga di dalam perutnya.

Namun, sebelum ia sempat merapikan jubah putihnya dan memanggil Mandou untuk bersantai, suara lembut yang putus asa dan panggilan namanya terdengar dari ujung ruangan.

"Kakak Xuan!?!"

Dari balik debu kemerahan yang perlahan menipis, terlihat bayangan Xu Mei yang berlari ke arahnya, mengabaikan sisa wibawa dan aturan kesopanan duniawi.

Bersambung...

1
Fajar Fathur rizky
bikin wuxuan menunjukkan kekuatan alkemisnya thor bikin kedua leluhur itu ketakutan bikin kedua leluhur itu menjadi boneka perang wuxuan
Fajar Fathur rizky
di tunggu updatenya thor bab 50
Fajar Fathur rizky
cepat bikin bab 48 bikin wuxuan dapat hadiah besar thor protagonis itu gagal
Fajar Fathur rizky
thor gambar yan meli mana thor
EGGY ARIYA WINANDA: Nanti kalau wu xuan udah pulang ke selatan dinasti.
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
cepat update bab 46
Fajar Fathur rizky
cepat update bab 45 thor
Fajar Fathur rizky
thor bikin wuxuan licik orang yang mau meracuni klanya bikin bantai bikin orang yang mau meruntuhkan tambang spritual juga di bantal semua sampai tak tersisa bikin faksi ibu kota ketakutan bikin wuxuan meracuni semua anggota Kekaisaran great yan termasuk kedua leluhur itu bikin ranah kultivasi mereka turun sampai ranah primordial suci tahap awal bikin mereka menua
Fajar Fathur rizky
thor bikin wuxuan bikin pil racun yang menurunkan ranah kultivasi kedua leluhur itu sampai ranah primordial suci tahap awal thor bikin wuxuan licik
Fajar Fathur rizky
bikin semua orang yang di suruh itu mati oleh wuxuan
Fajar Fathur rizky
yan maier yang ada elu yg bakal di taklukkan oleh wuxuan
Fajar Fathur rizky
bikin Kekaisaran great yan bangkrut thor
Fajar Fathur rizky
bikin nanti bantai leluhur itu dan kaisar Kekaisaran great yan dengan cara paling kejam thor
Fajar Fathur rizky
cepat bikin wuxuan bantai para pembunuh itu dengan cara paling kejam thor bikin tubuh mereka jadi makanan hewan kontraknya
Fajar Fathur rizky
di tunggu updatenya thor bab 44 thor
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 43 thor
Fajar Fathur rizky
cepat naikin ranah kultivasi wuxuan sampai ranah tinggi thor pengen liat dia bantai kaisar Kekaisaran great yan termasuk dua leluhur itu dan taklukin ibu suri itu thor
Fajar Fathur rizky
cepat bikin ranah kultivasi yan dobu dan yan chaoran turun sampai ranah primordial suci tahap awal
Fajar Fathur rizky
cepat update bab 43 thor
Fajar Fathur rizky
nanti jika wuxuan jika sudah berada di ranah tribulasi dunia tahap puncak bantai kedua leluhur Kekaisaran great yan itu dengan cara paling kejam Dan keji thor
Fajar Fathur rizky
chapter 42 bikin wuxuan kejam kepada musuhnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!