Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Heri
Hari berganti dengan cepat setelah hari itu Heri dan Ais semakin dekat.
Bahkan mereka berdua selalu bersama bila pulang kerja.
Heri merasa bahagia bila melihat Ais tersenyum.
Kadang kala Ais bertingkah manja. Tapi bila ditanya pacar ,dia selalu mengalihkan pembicaraan.
Heri kadang berpkir ,mungkin Ais sudah punya pacar .
Disaat sedang asyik dalam lamunan , Heri di kagetkan dengan suara sedikit kencang.
" Heri jom kerja lagi. Jangan macam budak budak(sebutan anak kecil dalam bahasa Melayu)."
" Ehkk iya maaf saya lagi banyak pikiran." Jawab Heri sambil nyengir
" Apahal kau ni , kalau lagi sakit ,rehat sajalah dulu, jangan paksa kerja. " Ucap rekan Heri lagi. Dia adalah teman satu Genk nya dalam berkerja .
" Suryo saya hari ini rehat dulu eeehhk. esok kerja lagi ."
" Boleh lah. Dari semalam saya nampak muka kamu macam orang lagi patah hati heheheheheeh. Heri Heri, macam amoi dekat sini hanya satu saja . Masih banyak lagi dekat luar sana , lebih aduhai lebih cantik, dan hmmmmm menawan. " Ucapnya Sambil bergurau. heri diam saja tidak menimpali.
**************
POV author.
Disisi lain.
( Ini akan banyak menggunakan bahasa daerah tolaki yah guys. Mohon di maklumi hihihi. Maaf typo bertebaran dimana-mana)
" Kii po iroo i Ais . Hende tooka no mamahe.( lihat tu di Ais, sok cantik bangett sihh) " Ucap salah satu wanita entah siapa namanya
Kebetulan hari sudah sore dan seperti biasa sambil.menunggu teman teman untuk pergi mandi mereka lagi ngerumpi ala emak emak rempong. Bahkan Ais pun jadi sasaran gosip mereka.
" Oohoo dii , maroa toono umeheiii. Iroo i Heri , iroo yang Ari Pontianak . Tudu oleo no leu kee i Ais . "
( Iya ya banyak yang suka . Itu si Heri, yang dari Pontianak , setiap hari kerumah si Ais.)
Ucap yang satu lagi.
" Hmmm mbee pera ariano iro i Ais"( hmmm dari mana sih itu si Ais) tanya salah satu dari mereka .
Kalau tidak salah yang lagi kumpul bareng itu adalah orang tolaki. (Salah satu suku yang ada di provinsi Sulawesi Tenggara).
*"""
Dilain tempat . Tepatnya Ais lagi berdebat dengan salah satu pekerja laki laki, karena Ais tidak terima ketika dia di ganggu.
" Ehk kau ingat aku ini gadis apaan hee.?
Saya memang disini sendiri tanpa keluarga tanpa teman. Tapi kau harus ingat , kau tidak pantas memandang rendah diriku. Paham..!! " Bentaknya..
Orang itu pun menjawab. " Maaf maaf saya pikir kamu sama saja dengan amoi amoi lain. Mau saja di sentuh . Janji di bagi duit. " Ucapnya dengan menundukkan kepalanya. Karena rasa bersalah.
" Brengsek kau ee. Jangan samakan aku denga orang luaran sana tau. Saya kesini mau cari kerja , mau cari duit .,!! " Ucap Ais berapi api.
"Oke oke maaf saya tidak akan ganggu kamu lagi ," ucapnya sambil berlalu dari tempat itu.
Setelah kepergian orang itu Ais pun menangis tersedu sedu .
" Ya Allah ,ampuni hambamu ini ya Allah. " Ucap Ais sambil menangis.
" Dipikirnya aku ini perempuan apaan ?"
"Sial sial sial. Brengsek. " Umpat nya saking kesalnya..
" Awas saja kalau jumpa lagi Ku patahkan giginya itu hufttt" sambil menghembuskan nafas perlahan-lahan.
Saking kesalnya Ais pun jadi hilang semangatnya untuk kerja. Di jam seperti ini biasanya dia akan kerja sampai sore .
Tapi karena kejadian itu dia memutuskan untuk langsung pulang saja .
Di tengah jalan dia bertemu Heri , dia juga saat itu sedang dalam perjalanan pulang juga.
" Ais , kenapa menangis ?" Tanya Heri Tiba tiba . Yang membuat Ais sedikit kaget .
" Tidaklah kak Heri , bukan saya menangis , panas ini , maknya air mata tak tahu malu ini keluar dengan sendirinya" ucap Ais sedikit bercanda menutupi rasa sedihnya.
" Tumben Ais balik kerja jam segini . Kenapa? " tanya Heri lagi.
" Ummmm sekali kali lah kak Heri rehat . Esok baru kerja full day." Ucap Ais sambil menunduk menutupi rasa sedihnya.
" Kak Heri juga , tumben mau balik jam segini .?" Tanya Ais .
" Mungkin ini takdir Ais . " Ucap Heri Lagi. Dia menambahkan " contohnya Ais ingin istirahat akupun ingin istirahat"
" Kak Heri ada ada saja deh. " Ucap Ais masih dalam posisi menunduk.
" Jom kita balik . " Ucap Heri sambil menarik tangan Ais.
*************
Setelah kejadian itu Ais jadi pendiam dan jarang keluar rumah lagi.
Hari hari dia jalani hanya untuk kerja . Setelah itu dia diam saja dalam kamar.
Kalau mandi dia lebih memilih jalan kaki
.
Hari hari di lewati seperti biasa . Tapi tidak untuk Ais. Akibat kejadian itu dia semakin pendiam . Dan menjauhi orang orang.
Hal itu dirasakan oleh Heri. Dalam hati ia bertanya ada apa dengan Ais
" Kok Ais sekarang berbeda yah?" tanya Heri di suatu hari.
" tidaklah, itu perasaan kak Heri aja ." jawab Ais sambil tersenyum tipis
" Terus kenapa beberapa hari terakhir ini Ais seperti menghindar dari orang-orang ?" Tanya Heri lagi.
" Biasalah kak. Penat aku balik kerja. Ingin rehat dan tidur . Biasalah kerja target. Supaya gaji besar nanti.," Jawab Ais lagi
Dia sengaja menyembunyikan kejadian itu. Dia malu , walau sebenarnya tidak terjadi apa apa padanya .
Selang berapa menit kemudian orang yang menggangu Ais waktu itu lewat depan mereka.
Ais ketakutan dan gemetar , dia takut akan terulang lagi .
Diam diam Heri memperhatikan Ais. Dengan kening berkerut dia bertanya
" Ais kenapa ? , Ais sakit,? "
" Ti ti tidak kak Heri , aku baik baik saja " Ais menjawab dengan sedikit terbata .
Lalu orang yang menggangu Ais waktu itu pun berucap.
" Heri, apa kau buat dekat sini.?" Tanya dia lagi" Ehkk ada amoi, siapa dia Heri?"
" Pacar saya Lex _" jawab Heri datar.
" Kenalkan ini Ais pacar saya. Ais ini Alex teman kakak kami sama-sama dari Pontianak
Dan dia kerja di peringkat empat makanya jarang bertemu dia. " Heri berucap panjang lebar.
Ais hanya ber oh ria saja menanggapi ucapan Heri.
Ais mendekat dan bertanya " lalu waktu itu apa kau buat dekat blok empat jika memang kamu bukan peringkat disini? "
Heri pun jadi kaget" ada apa Ais . Cerita Sama kakak.? " Ucap Heri lagi.
" Tidak ada kak. Hanya saja waktu itu tak sengaja jumpa dengan dia dekat blok empat ." Jawab Ais datar .
Alex menjawab " maaf Heri itu tidak seperti yang kamu pikirkan. Saya tidak berniat apa apa sama Ais. Itu hanya salah paham. Ais maaf yah " ucap Alex merasa canggung.
Alex pun berlalu pergi .
Setelah Alex pergi Ais pun bertanya pada Heri.
" Sejak kapan kita pacaran kak Heri" ?
" Maaf Ais , tapi sengaja kakak mengucapkan itu , karena saya tau Alex itu kalau nampak amoi macam gila dia. Makanya kakak cakap macam itu biar tidak ganggu Ais nanti. " Ucap Alex panjang lebar.
" Lalu apa yang terjadi antara kamu dengan Alex "? Tanya Heri lagi.
" Dia dia .... Tidak jadi kakak. Jom balik.. " sengaja Ais tidak menceritakan tentang yang terjadi waktu itu.
*******