NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 1 Xyra....

Malam semakin larut ketika dua orang anak manusia nampak bergelut dengan hasrat dan keringat.

Seorang wanita cantik nampak pasrah di bawah kungkungan seorang laki laki yang tidak lain adalah suaminya.

" akhh....sayang....aku sampai....akhh...." laki laki itu mengerang penuh nikmat hingga kepalanya terdongak keatas ketika sesuatu yang begitu luar biasa terasa meledak di dalam tubuhnya dan akhirnya tumpah di bawah sana.

Brugh....

Seakan tak lagi mampu menahan beban bobot tubuhnya yang langsung terasa lunglai ketika gelombang dahsyat itu datang menyerangnya...

Laki laki itu ambruk di sisi wanita cantik itu setelah ia mencapai kepuasannya.

Selalu seperti itu,

Laki laki itu selalu akan sampai lebih dulu dan akan segera kehilangan tenaganya setelah itu.

Tangannya memeluk erat tubuh polos wanita di sisinya yang kemudian ia tutupi dengan selimut itu.

Cup...

Di kecupnya pipi merah merona wanita itu.

" terimakasih sayang...." bisik laki laki itu dan wanita itu hanya tersenyum tipis.

" maaf....aku..." lanjut laki laki itu tapi kata katanya tak berlanjut.

" tak apa....

jangan pikirkan aku...

aku ikhlas asal kamu puas mas..." jawab wanita itu seolah paham kemana arah perkataan sang suami.

" terima kasih sayang...." ucap laki laki itu lagi sambil membenamkan wajahnya pada ceruk leher wanita yang adalah istrinya.

Xyra...

Xyraisin Colins, itu adalah namanya...

Wanita itu sangat cantik dengan kulitnya yang putih bersih bak porselen.

Bola matanya bulat berwarna hitam dan bercahaya.

Wajahnya yang cantik dan tidak seperti orang kebanyakan sangat kentara menjelaskan jika sebenarnya ia memiliki darah campuran Jawa dan China.

Hal itu sangat terlihat dari warna kulit dan raut wajah wanita itu.

Namanya juga sedikit aneh....

Xyraisin Collins.

Bagi mereka yang tidak tahu asal usul wanita itu, pasti mereka akan mengira jika Xyra...panggilan akrab wanita itu adalah berasal dari keluarga kaya dengan latar belakang nama Collins.

Namun sebenarnya adalah, ia hanya berasal dari sebuah panti asuhan dan ia tak tahu sama sekali siapa dirinya sebenarnya dan bagaimana nama itu bisa tersemat kepadanya.

Xyra memang hanya seorang gadis yatim piatu dan tinggal di sebuah yayasan panti asuhan yang tidak resmi di sebuah desa terpencil.

Hingga ia bertemu dengan Yari tiga tahun lalu yang kemudian menikahinya hampir dua tahun yang lalu.

Pernikahannya dengan Yari sang suami tidak berjalan mulus.

Karena meski Yari begitu mencintainya, nyatanya ia tak pernah di terima sedikitpun di keluarga sang suami.

Dan laki laki itu tak pernah mampu membelanya di hadapan keluarganya terutama ibunya.

Pernikahannya dengan Yari kian terasa menyesakkannya ketika ia sadar...

Sang suami tak pernah bisa memberinya kepuasan di atas ranjang.

Namun ia memilih untuk ikhlas menerimanya.

Selama ini Yari hanya bisa mengejar dan mendapatkan kepuasannya sendiri.

Xyra bahkan seperti tak bisa dan tak pernah merasakan nikmatnya berhubungan.

Setiap kali berhubungan,

Yari hanya mengejar kepuasannya sendiri karena memang sebenarnya ia sedikit memiliki masalah akan hal itu.

Miliknya tak bisa bertahan lama, dan hal itu pula yang membuat Xyra sulit hamil.

Sperma sang suami terlalu encer dan lemah.

Tapi Yari tak berani mengakui itu di hadapan keluarganya.

Ia juga tak bisa membela sang istri ketika semua kesalahan tentang mereka yang tak kunjung memiliki momongan di timpakan seluruhnya oleh keluarganya terutama sang ibu kepadan Xyra.

" maaf...

maafkan mas sayang..."

selalu itu yang di ucapkan oleh Yari kepada Xyra ketika keluarga sang suami terutama ibu mertuanya menyalahkannya.

Sedangkan Xyra...

Ia tak bisa berbuat apa apa selain menerima semua perlakuan buruk yang di berikan keluarga Yari kepadanya.

Yari telah mau menikahinya yang hanya seorang yatim piatu dan kemudian membawanya ke dalam kehidupan yang layak seperti orang normal pada umumnya.

yakni memiliki keluarga...

Rasa terimakasih juga rasa cintanya yang besar kepada sosok sang suami membuat Xyra seolah buta dengan semua hal buruk yang telah ia terima selama ini.

" tidurlah mas....besok kita masih harus bekerja kan ?! " ucap Xyra lembut sambil mengusap rambut sang suami.

Selembut itu perlakuan seorang Xyra kepada sosok Yari Setiawan sang suami.

Yari mendongak menatap sang istri.

" sebenarnya aku berat melihatmu kerja yang....

tanpa kamu bekerjapun aku masih bisa memenuhi semua kebutuhanmu " ucap Yari pelan.

" tidak apa apa mas....

lebih baik izinkan aku bekerja saja ya mas...apa kata ibu nanti kalau aku tidak bekerja " jawab Xyra tak kalah pelan.

Yari bukanlah berasal dari keluarga miskin meski ia juga tak berasal dari keluarga kaya.

Ia memiliki sebuah showroom sepeda motor sementara orang tuanya memiliki beberapa bengkel motor dan mobil yang menyebar di beberapa desa dekat mereka tinggal.

Dan Yari adalah anak satu satunya mertuanya.

Dengan berbekal ijazah SMA nya,

Sudah hampir dua bulan ini Xyra bekerja pada sebuah vila yang berada di dekat desa tempat ia tinggal.

Ia bertugas merawat seorang wanita tua yang sakit sakitan dan hanya bisa duduk di atas kursi roda di vila itu.

Xyra terpakas bekerja karena tuntutan dari ibu mertuanya yang menyuruhnya bekerja agar ia tidak hanya bisa meminta dan meminta pada suaminya.

Jelasnya...

Bu Santi ibu Yari tidak rela Xyra memakai uang anaknya untuk keperluan wanita itu sehari hari.

Meski ia tahu, seharusnya wajar bagi Xyra memakai uang Yari karena laki laki itu telah menikahinya secara sah.

" kasih apa kamu sama Yari ?! Enak aja kamu mau makan uangnya aja....

kasih anak aja enggak bisa...

Cari kerja sana kamu,

cari uang sendiri...jangan bisanya cuma morotin anakku aja.... "

Perintah sang ibu mertua saat itu kepada Xyra.

Dan seperti biasa, Xyra hanya bisa diam tanpa berani menjawab.

" enak ya jadi kamu....udah masuk kemari nggak bawa apa apa,

sekarang kamu mau porotin anakku...jangan mimpi...

Aku nggak akan biarin harta anakku habis sama wanita mandul kayak kamu " lagi lagi cecar sang ibu mertua saat itu.

Dan kata kata wanita baya itu selalu sukses terasa menikam dan merobek kalbunya.

Tapi ia bisa apa ?!

pergi....

Pergi ke mana ?! Kembali ke panti asuhan ?! Tidak mungkin...

Di sana sudah penuh dengan penghuni baru yang rata rata anak anak kecil yang masih balita dan jelas lebih membutuhkan tempat berteduh di banding dirinya karena pada dasarnya....

Yayasan yatim piatu tempat ia di besarkan dulu itu memang lebih memprioritaskan menampung anak anak kecil berusia balita.

Itulah sebabnya dulu...

ketika Yari menawarkan pernikahan kepadanya ketika ia baru lulus sekolah SMA Xyra segera mengiyakannya tanpa berpikir panjang lagi.

Xyra berpikir,

Keluar dari panti lebih cepat itu lebih baik agar ia bisa sedikit meringankan beban panti asuhan.

Dan akhirnya....

Xyra hanya bisa menelan semua kata kata pedas sang ibu mertua.

Malam semakin larut, suara dengkur halus sang saumi mulai terdengar.

Xyra menghela nafas berat.

Netranya sulit di pejamkan.

Jam di dinding menunjuk angka tiga, itu artinya saat ini sudah pukul tiga dini hari.

Xyra tetap tak bisa memejamkan mata.

Perlahan dan dengan sangat hati hati sekali, Xyra turun dari atas tempat tidur.

Ia meraih pakaiannya yang berserakan di lantai kemudian memakainya.

Masih dengan langkah pelan seolah takut mengganggu sang suami, Xyra melangkah ke arah kamar mandi.

Butuh waktu hingga dua puluh menit, Xyra akhirnya keluar dari kamar mandi.

Xyra nampak menggelar sajadah dan menunaikan shalat malam.

Hari masih sangat gelap ketika Xyra nampak keluar dari kamar dan mulai berjibaku dengan pekerjaan rumah.

Mengelap perabotan, menyapu, mengepel bahkan mencuci pakaian seisi rumah dan kemudian ia memasak sembari mencuci piring.

Pukul enam pagi,

Makanan untuk sarapan sudah tersaji di atas meja.

Rumah nampak bersih, rapi dan wangi.

Makanan di atas meja makan pun masih nampak menguap pertanda mereka baru saja matang.

Usai menyiapkan sarapan dan membersihkan rumah,

Xyra nampak kembali masuk ke dalam kamar.

Ia harus membangunkan sang suami sekaligus bersiap siap untuk berangkat bekerja.

" mas...bangun mas, sudah pagi...bangun gih..." caranya membangunkan sang suami sangat lembut.

Jemari Xyra mengusap lembut kepala sang suami dan mengecup pelan pipi laki laki itu.

Perlahan Yari membuka matanya, seulas senyum tersungging di bibirnya ketika seraut wajah cantik sang istri tersaji di hadapannya.

" selamat pagi sayang..." sapa Yari sambil menarik Xyra ke dalam dekapannya.

" sudah mas...lepaskan aku, mandi sana...aku sudah siapkan air hangat untukmu.

Jangan lupa keramas ya..." ucap Xyra.

Yari lagi lagi tak melaksanakan kewajibannya subuh tadi.

Xyra sudah berusaha membangunkannya subuh tadi.

Tapi berdalih kelelahan, Yari terus saja melanjutkan tidurnya.

" iya sayang....istriku yang cerewet...." ucap Yari sambil mencomot bibir Xyra kemudian ia turun dari tempat tidur dengan membungkus tubuhnya yang polos dengan selimut

💜💜💜💜 Sedikit pesan buat readersku tercinta....

Di karyaku kali ini, aku membuat karakter tokoh perempuannya sedikit berbeda.

Dia terkesan lemah...

Hal itu karena memang ia tidak berdaya dalam situasi tertentu karena kondisi dan asal usulnya.

Coba pahami kondisinya lebih dulu...dan jika merasa tidak cocok dengan karakter tokoh perempuannya tinggalkan saja tanpa meninggalkan jejak yang bisa membuat rating karya ini anjlok.

Dan untuk readers setiaku....

Terimakasih atas semua dukungannya selama ini di karya karya aku sebelumnya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Ini adalah karya baru aku.....

" CINTA TERLARANG "

Selamat membaca dan semoga suka...

Love you.....💜💜💜💜

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵💪
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘳𝘺
shinta
waduh degdegan nih, dimana mereka akan bertemu, rumah sakit atau di pertemuan perusahaan. ahhhh kak Thara, gantung kita kayak jemuran iniiihhh
Widia Aldiev
jika Bryan ketemu baby Syakil jangan di persulit ya kak Tara 🙏🙏
Widia Aldiev
ayo Bryan selangkah lagi kamu bakal ketemu anak kamu ❤️❤️❤️
Titin Rosediana
wah.. nanggung bnyk up donkzz❤️❤️❤️🙏🙏🤭
nur hayati
makin seru
Widia Aldiev
ayo Bryan sedikit lagi kamu akan bertemu benihmu yg kini tumbuh menjadi Batuta yg tampan seperti kamu,semoga mereka bertemu di rumah sakit ❤️❤️❤️ g sabar nunggu nanti siang 🔥🔥
novi💜💜
berjuang bry,,,, ada bocil juga yg harus di perjuangin tuh
shinta
sepertinya perjuangan Bryan akan dimulai😍😍😍😍
novi💜💜
waaah suasana desa tempt tinggal xyra mengingatkanku di desa saat masa kecil thor, disana juga pada garap lahan milik perhutani di tanami jagung, ketela padi dan banyak lainnya.banyak tengkulak datng kesana untuk beli hasil panennya.tetep semangat thor
novi💜💜: aku orang jawa tengah ka, desa masa kecil persis banget kayak yg d cerita kaka ini
total 2 replies
Susanti
suka
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢🤔
Widia Aldiev
takdir benang merah masih terikat antara Xyra dan Bryan kalau sudah terhubung sejauh apapun Xyra berlari maka benang merah itu yg akan menuntun ya Kembali pada Bryan...yg buruk akan Tuhan singkirkan dan yg baik akan Tuhan dekatkan..karena semua sudah ada pada garis masing-masing ❤️❤️❤️
Siti Nurhasanah
aduuuhh...takdir oh takdir
takdir menuntun Xyra bertemu Bryan melalui kerjasama bisnis komoditi hasil pertanian Xyra dengan perusahaan Bryan, PT. YU SNACK & FOOD
shinta
bukankah itu perusahaan Bryan??
indy
senangnya Xyra sudah sukses. darah bisnis keluarganya mengalir deras pada xyra
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘶𝘬𝘴𝘦𝘴 𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢💪
Siti Nurhasanah
benar. uang dari Yari berhasil membangun harga firi dan kehormatan Xyra. Semangat Xyra.
Semangat, Author, secangkir kopi halu untukmu ☕😘😍😘
khitara: makasih kakak🙏
total 1 replies
shinta
Xyra tetaplah kuat.... semoga Klian cepat dipertemukan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!