mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!
Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.
Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.
Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.
Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.
tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.
mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.
CINTA TERLARANG
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 1 Xyra....
Malam semakin larut ketika dua orang anak manusia nampak bergelut dengan hasrat dan keringat.
Seorang wanita cantik nampak pasrah di bawah kungkungan seorang laki laki yang tidak lain adalah suaminya.
" akhh....sayang....aku sampai....akhh...." laki laki itu mengerang penuh nikmat hingga kepalanya terdongak keatas ketika sesuatu yang begitu luar biasa terasa meledak di dalam tubuhnya dan akhirnya tumpah di bawah sana.
Brugh....
Seakan tak lagi mampu menahan beban bobot tubuhnya yang langsung terasa lunglai ketika gelombang dahsyat itu datang menyerangnya...
Laki laki itu ambruk di sisi wanita cantik itu setelah ia mencapai kepuasannya.
Selalu seperti itu,
Laki laki itu selalu akan sampai lebih dulu dan akan segera kehilangan tenaganya setelah itu.
Tangannya memeluk erat tubuh polos wanita di sisinya yang kemudian ia tutupi dengan selimut itu.
Cup...
Di kecupnya pipi merah merona wanita itu.
" terimakasih sayang...." bisik laki laki itu dan wanita itu hanya tersenyum tipis.
" maaf....aku..." lanjut laki laki itu tapi kata katanya tak berlanjut.
" tak apa....
jangan pikirkan aku...
aku ikhlas asal kamu puas mas..." jawab wanita itu seolah paham kemana arah perkataan sang suami.
" terima kasih sayang...." ucap laki laki itu lagi sambil membenamkan wajahnya pada ceruk leher wanita yang adalah istrinya.
Xyra...
Xyraisin Colins, itu adalah namanya...
Wanita itu sangat cantik dengan kulitnya yang putih bersih bak porselen.
Bola matanya bulat berwarna hitam dan bercahaya.
Wajahnya yang cantik dan tidak seperti orang kebanyakan sangat kentara menjelaskan jika sebenarnya ia memiliki darah campuran Jawa dan China.
Hal itu sangat terlihat dari warna kulit dan raut wajah wanita itu.
Namanya juga sedikit aneh....
Xyraisin Collins.
Bagi mereka yang tidak tahu asal usul wanita itu, pasti mereka akan mengira jika Xyra...panggilan akrab wanita itu adalah berasal dari keluarga kaya dengan latar belakang nama Collins.
Namun sebenarnya adalah, ia hanya berasal dari sebuah panti asuhan dan ia tak tahu sama sekali siapa dirinya sebenarnya dan bagaimana nama itu bisa tersemat kepadanya.
Xyra memang hanya seorang gadis yatim piatu dan tinggal di sebuah yayasan panti asuhan yang tidak resmi di sebuah desa terpencil.
Hingga ia bertemu dengan Yari tiga tahun lalu yang kemudian menikahinya hampir dua tahun yang lalu.
Pernikahannya dengan Yari sang suami tidak berjalan mulus.
Karena meski Yari begitu mencintainya, nyatanya ia tak pernah di terima sedikitpun di keluarga sang suami.
Dan laki laki itu tak pernah mampu membelanya di hadapan keluarganya terutama ibunya.
Pernikahannya dengan Yari kian terasa menyesakkannya ketika ia sadar...
Sang suami tak pernah bisa memberinya kepuasan di atas ranjang.
Namun ia memilih untuk ikhlas menerimanya.
Selama ini Yari hanya bisa mengejar dan mendapatkan kepuasannya sendiri.
Xyra bahkan seperti tak bisa dan tak pernah merasakan nikmatnya berhubungan.
Setiap kali berhubungan,
Yari hanya mengejar kepuasannya sendiri karena memang sebenarnya ia sedikit memiliki masalah akan hal itu.
Miliknya tak bisa bertahan lama, dan hal itu pula yang membuat Xyra sulit hamil.
Sperma sang suami terlalu encer dan lemah.
Tapi Yari tak berani mengakui itu di hadapan keluarganya.
Ia juga tak bisa membela sang istri ketika semua kesalahan tentang mereka yang tak kunjung memiliki momongan di timpakan seluruhnya oleh keluarganya terutama sang ibu kepadan Xyra.
" maaf...
maafkan mas sayang..."
selalu itu yang di ucapkan oleh Yari kepada Xyra ketika keluarga sang suami terutama ibu mertuanya menyalahkannya.
Sedangkan Xyra...
Ia tak bisa berbuat apa apa selain menerima semua perlakuan buruk yang di berikan keluarga Yari kepadanya.
Yari telah mau menikahinya yang hanya seorang yatim piatu dan kemudian membawanya ke dalam kehidupan yang layak seperti orang normal pada umumnya.
yakni memiliki keluarga...
Rasa terimakasih juga rasa cintanya yang besar kepada sosok sang suami membuat Xyra seolah buta dengan semua hal buruk yang telah ia terima selama ini.
" tidurlah mas....besok kita masih harus bekerja kan ?! " ucap Xyra lembut sambil mengusap rambut sang suami.
Selembut itu perlakuan seorang Xyra kepada sosok Yari Setiawan sang suami.
Yari mendongak menatap sang istri.
" sebenarnya aku berat melihatmu kerja yang....
tanpa kamu bekerjapun aku masih bisa memenuhi semua kebutuhanmu " ucap Yari pelan.
" tidak apa apa mas....
lebih baik izinkan aku bekerja saja ya mas...apa kata ibu nanti kalau aku tidak bekerja " jawab Xyra tak kalah pelan.
Yari bukanlah berasal dari keluarga miskin meski ia juga tak berasal dari keluarga kaya.
Ia memiliki sebuah showroom sepeda motor sementara orang tuanya memiliki beberapa bengkel motor dan mobil yang menyebar di beberapa desa dekat mereka tinggal.
Dan Yari adalah anak satu satunya mertuanya.
Dengan berbekal ijazah SMA nya,
Sudah hampir dua bulan ini Xyra bekerja pada sebuah vila yang berada di dekat desa tempat ia tinggal.
Ia bertugas merawat seorang wanita tua yang sakit sakitan dan hanya bisa duduk di atas kursi roda di vila itu.
Xyra terpakas bekerja karena tuntutan dari ibu mertuanya yang menyuruhnya bekerja agar ia tidak hanya bisa meminta dan meminta pada suaminya.
Jelasnya...
Bu Santi ibu Yari tidak rela Xyra memakai uang anaknya untuk keperluan wanita itu sehari hari.
Meski ia tahu, seharusnya wajar bagi Xyra memakai uang Yari karena laki laki itu telah menikahinya secara sah.
" kasih apa kamu sama Yari ?! Enak aja kamu mau makan uangnya aja....
kasih anak aja enggak bisa...
Cari kerja sana kamu,
cari uang sendiri...jangan bisanya cuma morotin anakku aja.... "
Perintah sang ibu mertua saat itu kepada Xyra.
Dan seperti biasa, Xyra hanya bisa diam tanpa berani menjawab.
" enak ya jadi kamu....udah masuk kemari nggak bawa apa apa,
sekarang kamu mau porotin anakku...jangan mimpi...
Aku nggak akan biarin harta anakku habis sama wanita mandul kayak kamu " lagi lagi cecar sang ibu mertua saat itu.
Dan kata kata wanita baya itu selalu sukses terasa menikam dan merobek kalbunya.
Tapi ia bisa apa ?!
pergi....
Pergi ke mana ?! Kembali ke panti asuhan ?! Tidak mungkin...
Di sana sudah penuh dengan penghuni baru yang rata rata anak anak kecil yang masih balita dan jelas lebih membutuhkan tempat berteduh di banding dirinya karena pada dasarnya....
Yayasan yatim piatu tempat ia di besarkan dulu itu memang lebih memprioritaskan menampung anak anak kecil berusia balita.
Itulah sebabnya dulu...
ketika Yari menawarkan pernikahan kepadanya ketika ia baru lulus sekolah SMA Xyra segera mengiyakannya tanpa berpikir panjang lagi.
Xyra berpikir,
Keluar dari panti lebih cepat itu lebih baik agar ia bisa sedikit meringankan beban panti asuhan.
Dan akhirnya....
Xyra hanya bisa menelan semua kata kata pedas sang ibu mertua.
Malam semakin larut, suara dengkur halus sang saumi mulai terdengar.
Xyra menghela nafas berat.
Netranya sulit di pejamkan.
Jam di dinding menunjuk angka tiga, itu artinya saat ini sudah pukul tiga dini hari.
Xyra tetap tak bisa memejamkan mata.
Perlahan dan dengan sangat hati hati sekali, Xyra turun dari atas tempat tidur.
Ia meraih pakaiannya yang berserakan di lantai kemudian memakainya.
Masih dengan langkah pelan seolah takut mengganggu sang suami, Xyra melangkah ke arah kamar mandi.
Butuh waktu hingga dua puluh menit, Xyra akhirnya keluar dari kamar mandi.
Xyra nampak menggelar sajadah dan menunaikan shalat malam.
Hari masih sangat gelap ketika Xyra nampak keluar dari kamar dan mulai berjibaku dengan pekerjaan rumah.
Mengelap perabotan, menyapu, mengepel bahkan mencuci pakaian seisi rumah dan kemudian ia memasak sembari mencuci piring.
Pukul enam pagi,
Makanan untuk sarapan sudah tersaji di atas meja.
Rumah nampak bersih, rapi dan wangi.
Makanan di atas meja makan pun masih nampak menguap pertanda mereka baru saja matang.
Usai menyiapkan sarapan dan membersihkan rumah,
Xyra nampak kembali masuk ke dalam kamar.
Ia harus membangunkan sang suami sekaligus bersiap siap untuk berangkat bekerja.
" mas...bangun mas, sudah pagi...bangun gih..." caranya membangunkan sang suami sangat lembut.
Jemari Xyra mengusap lembut kepala sang suami dan mengecup pelan pipi laki laki itu.
Perlahan Yari membuka matanya, seulas senyum tersungging di bibirnya ketika seraut wajah cantik sang istri tersaji di hadapannya.
" selamat pagi sayang..." sapa Yari sambil menarik Xyra ke dalam dekapannya.
" sudah mas...lepaskan aku, mandi sana...aku sudah siapkan air hangat untukmu.
Jangan lupa keramas ya..." ucap Xyra.
Yari lagi lagi tak melaksanakan kewajibannya subuh tadi.
Xyra sudah berusaha membangunkannya subuh tadi.
Tapi berdalih kelelahan, Yari terus saja melanjutkan tidurnya.
" iya sayang....istriku yang cerewet...." ucap Yari sambil mencomot bibir Xyra kemudian ia turun dari tempat tidur dengan membungkus tubuhnya yang polos dengan selimut
💜💜💜💜 Sedikit pesan buat readersku tercinta....
Di karyaku kali ini, aku membuat karakter tokoh perempuannya sedikit berbeda.
Dia terkesan lemah...
Hal itu karena memang ia tidak berdaya dalam situasi tertentu karena kondisi dan asal usulnya.
Coba pahami kondisinya lebih dulu...dan jika merasa tidak cocok dengan karakter tokoh perempuannya tinggalkan saja tanpa meninggalkan jejak yang bisa membuat rating karya ini anjlok.
Dan untuk readers setiaku....
Terimakasih atas semua dukungannya selama ini di karya karya aku sebelumnya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Ini adalah karya baru aku.....
" CINTA TERLARANG "
Selamat membaca dan semoga suka...
Love you.....💜💜💜💜
baru ini q mendukung yg namanya Pelakor
ayo kak up lagi, esmosi jiwa ini aku🤣🤣🙏🙏
Manusia seperti Yati akan sadar,ketika dia sudah di tinggalkan.
dia akan tahu kekurangannya sebagai laki laki normal.
Bener² suami yg cocok jadi hujatan netizen.
Makasih Kak Thara, hari ini udah up 3 kali. aku kasih kopi deh yah biar lancar ide dongeng dan up lagi wkwkwkw
bikin ilfil tahu kelakuan mu yariii!!!
cobalah jadi laki laki gentleman gitu nah..akui kalau km yg gak bisa menghamili istrimu.
jangan diem ajj nyari aman.
kenapa setiap part "Julid" di buku kak Tara ini bikin hati dongkol..mbayangin yg ngomong persis mulutnya ibu² komplek yg suka ghibah.
rasa pengen ku remes mulut mertuanya xhyra
emosi akuhh🤭🙏🙏
yg ada malah bikin Xyxi jengkel.