NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Jelek Penyembuh Tuan Impoten

Pesona Gadis Jelek Penyembuh Tuan Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Tiara seorang anak pembantu yang menyamar sebagai gadis buruk rupa tak menyangka akan berakhir di satu ranjang dengan majikan nya yang di kenal impoten dan benci dengan wanita

Kelvin seorang CEO tampan sekaligus Majikan Tiara di kenal suka tidur dengan wanita untuk menyembuhkan penyakitnya namun salah satu wanita yang pernah tidur dengan nya tak ada satupun yang membuat nya sembuh dari penyakitnya.

Namun pada saat ia mabuk dan tak sadarkan diri tanpa sengaja ia berpasangan dengan Tiara yang hanya memakai handuk saja entah kenapa membuat gairah di tubuhnya bangkit kembali dan membuat nya gelap mata lalu memperkosa Tiara dan membuat gadis itu hamil di luar nikah tanpa sepengetahuannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Garis Dua

Lagi dan lagi seorang wanita berpakaian seksi keluar dari dalam kamar hotel dengan memegangi wajah nya yang merah akibat tamparan.

Kemudian Baron menghampiri nya.“Apa kamu gagal, membuat asetnya bangun!?

“Ah sudah aku bilang kalau pria itu impoten dan tidak akan pernah sembuh!"Teriaknya sambil menghentakkan kakinya lantas pergi meninggalkan Baron.

Baron mondar-mandir tak karuan sambil menunggu seseorang pria yang di dalam sana keluar.Tak lama pria itu keluar dari kamar hotel sambil mengancingkan kemejanya.

“Saya sarap, itu adalah wanita terakhir sebagai bahan percobaan!"Pria itu tetap fokus mengancingkan kancing kemejanya.

Baron menggaruk kepalanya.“Fix berarti hanya mantan pembantu mu itulah yang bisa menaklukkan aset milik mu vin”

Kelvin menghentikan tangan yang tengah mengancingkan kemeja, matanya yang dingin sedikit menyipit. Dia perlahan menoleh ke arah Baron dengan wajah yang tidak menunjukkan emosi sama sekali.“Tolong jangan ingatkan wanita buruk rupa itu lagi!"Desisnya seraya melangkah meninggalkan Baron.

Baron terkejut mendengar kata-kata Kelvin, lalu segera mengejar langkahnya dengan cepat. "Kelvin tunggu dulu!" panggilnya dengan suara sedikit tergesa-gesa.

Kelvin hanya melambatkan langkahnya namun tidak berhenti, masih tetap melangkah menuju pintu keluar hotel dengan wajah yang semakin dingin. "Ada apa lagi Baron?" tanyanya tanpa melihat ke belakang.

"Ayolah Vin aku tidak bermaksud untuk menyakiti hati mu" ucap Baron dengan nada sopan tapi penuh kekhawatiran. "Tapi ini sudah kesekian kalinya percobaan gagal. Dokter bilang kalau tidak segera menemukan solusi, kondisi Tuan bisa jadi semakin parah”

Kelvin berhenti di depan pintu, menghela napas panjang sebelum akhirnya menoleh."aku tahu Baron, tapi aku tidak bisa menerima lagi wanita-wanita yang hanya datang karena uang dan kekuasaan ku, Dan yang lebih penting – jangan pernah lagi kamu menyebut Tiara wanita buruk rupa itu!” tegasnya dengan suara yang menegangkan.

🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸🩸

“Pak, saya sudah mendapatkan informasi di mana Tiara tinggal. Dia tinggal di sebuah kontrakan kecil di ujung jalan raya pasar"

“Apa kamu tau dia bekerja di mana sekarang?"Tanya Kelvin pada asistennya Dito.

“Dia tidak bekerja pak, melainkan dia berjualan makanan ringan kadang dia berjualan di pasar,kadang dia berjualan di taman.”

“ck.dasar wanita aneh, dia menolak bekerja sebagai sekertaris dan lebih memilih jadi pedagang kecil yang belum tentu dagangan nya laku"Kelvin menyeringai.

Dito masih berdiri dengan patuh di depan Kelvin, masih terus mendengar kata-katanya.

"Mungkin itu jalan yang dipilihnya sendiri Pak," ucap Dito dengan suara lembut. "Dari informasi yang saya dapatkan, dagangannya cukup banyak diminati oleh warga sekitar, terutama anak-anak yang suka dengan keripik pisang, dan susu jelly yang dibuatnya sendiri."

“Apapun yang wanita itu jual saya tidak perduli Dito! saya hanya menilai kalau dia itu wanita bodoh yang menolak tawaran bekerja sebagai sekretaris saya!"

Dito menyentuh tengkuknya dan mulai bertanya hati-hati.“Mungkin dia hanya takut dengan bapak makanya dia menolak untuk menjadi sekretaris bapak"

"Takut dengan saya?" desisnya dengan suara rendah namun penuh kekerasan. "Apa yang membuatnya harus takut saya hanya menawarkan kesempatan yang baik baginya!"

Kelvin menghela napas panjang, matanya menatap jauh-jauh ke arah jendela tanpa fokus pada apapun. Ingatan tentang hari wawancara itu kembali jelas di benaknya bagaimana Tiara selalu menunduk dan memalingkan wajah setiap kali ia melihatnya, tangannya yang gemetar saat menjawab pertanyaannya.

Kelvin mengangkat bahu perlahan, matanya menunjukkan rasa kebingungan yang dalam. "Pertama kali bertemu tapi dia sudah takut padaku,lalu apa aku pernah melakukan kesalahan padanya ?" gumamnya pelan, lalu mengerutkan kening seolah mencoba mengingat sesuatu yang hilang.

*

*

*

*

*

*

*

Akhir-akhir ini entah kenapa Tiara merasa tubuhnya selalu tidak enak badan ia sering pusing kadang, kadang juga mual. Tapi Tiara berpikir kedua penyakit itu di karenakan ia telat makan, atau memakan makanan pedas makanya asam lambungnya naik.

Setelah melakukan retunitas mandi, Tiara pun berdiri tepat di depan lamari ia mengambil pakaiannya di sana. Namun matanya terpaku pada suatu benda, yaitu sebuah pembalut yang masih utuh belum terpakai sama sekali.

"Sudah berapa hari ya..." bisiknya pelan sambil mencoba menghitung kapan terakhir kali masa menstruasinya datang. Ia mengerutkan kening, mencoba mengingat dengan cermat – sudah lebih dari sebulan, bahkan hampir dua bulan.

Hatinya mulai berdebar kencang. Semua gejala yang ia rasakan akhir-akhir ini pusing, mual, bahkan kadang merasa mudah lelah tiba-tiba muncul kembali dalam ingatannya.

Tiara mengambil pembalut itu dengan hati-hati, lalu menaruhnya kembali di tempatnya. Ia duduk pelan di tepi kasur, tangan terus menyentuh perutnya yang kini terasa sedikit kembung. Pikirannya mulai berkecamuk memikirkan kejadian di mana Tuan Kelvin memperkosa nya.

Tiara menutup wajahnya dengan kedua tangan, tubuhnya sedikit gemetar saat kenangan itu kembali menghantui dirinya."tidak itu tidak mungkin..” bisiknya berulang-ulang.“Aku pasti hanya masuk angin biasa,”Ucapnya menyakinkan.“Tapi ba-bagaimana kalau aku benar-benar hamil karena pria itu?!"

...----------------...

Tiara berada di sebuah apotek,tanpa ragu-ragu ia mendekati kasir, matanya sedikit merah karena rasa malu namun tetap menunjukkan keberanian. Dia menoleh ke sekeliling untuk memastikan tidak ada orang yang dikenalnya sebelum akhirnya membuka mulut.

"Permisi mas, saya mau beli tes kehamilan," ucapnya dengan suara pelan namun jelas terdengar.

Kasir mengangguk dengan ramah tanpa perlu curiga dan segera mengambil kotak tes dari rak di belakangnya. "Ini ya mbak, ada dua jenis yang tes urine dan yang lebih cepat menunjukkan hasilnya. atau yang satu bungkus isinya dua!"

"Yang satu bungkus isinya dua saja mas!"Jawab Tiara dengan tegas.

Setelah membayar dan menerima kotak tes kehamilan yang sudah dibungkus rapi, Tiara segera menyembunyikannya di dalam tasnya. Ia berjalan cepat keluar dari apotek, hati yang berdebar semakin kencang saat berpikir tentang apa yang akan ditemukan nanti.

Sebelum pulang ke kontrakan, Tiara berhenti sebentar di warung kecil untuk membeli air mineral dan beberapa kebutuhan sehari-hari. Ia mencoba mengingatkan diri untuk tetap tenang apa pun hasilnya, semoga saja apa yang di takutin nya tidak terjadi.

Tiara berjalan kaki menuju ke kontrakan nya, karena letak apotek tak jauh dari lokasi kontrakan nya Selama perjalanan pulang, tangannya selalu menyentuh tasnya seperti ingin memastikan kotak tesnya tidak hilang.

Setelah sampai di kontrakan, dia langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mengunci pintu rapat-rapat. Ia menaruh tas di atas meja, mengambil kotak tes dengan hati-hati lalu membukanya perlahan.

Dengan tangan yang sedikit gemetar, Tiara membaca petunjuk penggunaannya berulang-ulang hingga benar-benar paham. Setelah itu, dia masuk ke kamar mandi dan mengikuti langkah demi langkah yang tertera.

Setelah selesai, dia menempatkan alat tes di atas wastafel dan menutup mata sambil menghitung waktu 10,9,8...Saat waktu sudah cukup, dia perlahan membuka mata dan melihat ke arah alat tes. Dua garis merah jelas terlihat hasilnya POSITIF.

Tiara terkejut dan tubuhnya melemas merosot di lantai kamar mandi, tangannya menyentuh perutnya yang masih sedikit kembung. Air mata mulai menetes tanpa dia sadari. "Tidak mungkin... tidak mungkin..." ucapnya berulang kali bergetar menahan tangis.

1
Uthie
Asliiii... sukkkkaaa BANGETTTT sama cerita ini 👍👍👍🤩🤩🤩
Uswatun Hasanah
lanjut
Uthie
Makin seruuuuu 😂😂😂👍
Lucy
wah hampir ketauan rupanya Tiara pernah mau jadi sekretaris nya tapi gak jadi skrg ketemu malah jadi anak majikannya😄jodoh gak ada yg tau tapi Kelvin sangat arogan🤣
Uthie
Dasar Kelvin.. nyesel baru tau rasa nanti kamu 😡
Uthie
Jadinya bagaimana kau Vin??
Uthie
Gregetan bacanya 😁
Lucy
kelvin gila blg ank nya tapi ma Tiara GK mau kan aneh mmng dasar gila🤣
Tri Rahayu Amoorea
😄
Uswatun Hasanah
up
Lucy
bukti test DNA dah kluar apa kau masih mau menyangkal kelvin😄
Uswatun Hasanah
lanjut
Lucy
jgn kabur Tiara hadapi manusia dingin itu dengan berani krna ank yg kau kandung anknya itu kenyataan nya🤣
Uthie
Lagiiii.... yg banyak 👍👍👍🤩🤩
Uthie
makin sukkkaaaa ceritanya 👍👍👍
Muppin🌻: ✨ Halo Sahabat Pembaca! ✨
Aku baru saja merilis cerita terbaru berjudul “SCARLET MEMORIES” 🖤

Diusir, dikhianati, dan ditinggalkan dalam kondisi hamil.

Diana Rosemary Falika memilih lari demi melindungi bayinya. Namun, pelarian yang ia harap membawa damai justru menjebaknya dalam pusaran nasib yang lebih gila dan penuh intrik!

✨ Ikuti perjuangan gila Diana sekarang melawan nasib yang naik turun seperti rollercoaster! ✨

Jangan lupa tinggalkan jejak (vote & comment) ya! ❤️
total 1 replies
Uswatun Hasanah
up lagi
Uswatun Hasanah
lanjut
Uthie
biar tau tuhh 😡
Uthie
Semoga Tiara bisa dapat meraih kebahagiaan nya karena baktinya tsb 👍
Uswatun Hasanah
mantul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!